Hukum Kriminal    Inspirasi    Kesehatan    Ekonomi    Wisata    Komunitas    Pendidikan    Kuliner    News    Peta Situs   

Sosok Inspiratif

Intan Dituntut Multi Talenta

TERJUN ke dunia panggung hiburan zaman sekarang ini tak melulu mengandalkan para ayu dan tubuh aduhai. Sekali kelebihan yang diber...

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

SILAHKAN PESAN/ORDER

SILAHKAN PESAN/ORDER

Follow by Email

SILAHKAN KUNJUNGI SITUS KAMI

Tampilkan postingan dengan label PENDIDIKAN. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PENDIDIKAN. Tampilkan semua postingan

Pentingnya Peran Serta Masyarakat dalam Pemberantasan Narkoba


SOLO,wartosolo.com- Peredaran narkoba yang kian memprihatinkan membuat aparat kepolisian terus berupaya keras untuk menghentikannya dengan menangkan para bandar dan pengguna. Dalam penangkapan tersebut, petugas juga meminta peran masyarakat untuk turut serta membantu memberantas narkoba dengan melapor ke-pihak berwajib saat mengetahui adanya transaksi jual beli narkoba. Hal ini disampaikan oleh Kasat Narkoba Polresta Surakarta, Kompol Ary Sumarwono. Dirinya mengatakan dalam pemberantasan narkoba, peran masyarakat sangatlah penting. Sehingga masyarakat diminta untuk selalu berkoordinasi dengan aparat kepolisian dalam melakukan kerja sama, untuk memberantas peredaran narkoba.


Pentingnya Peran Serta Masyarakat dalam Pemberantasan Narkoba
Sosialisasi narkoba
 Menurutnya peredaran narkoba di Indonesia sudah sangat memprihatinkan, pasalnya peredarannya sudah merambah kesemua kalangan, termasuk mahasiswa dan pelajar. Di Kota Solo sendiri, Satuan Reserse Narkoba Polresta Surakarta, kerap mengungkap kasus penyalahgunaan narkoba yang pelakunya didominasi dari kalangan bawah seperti tukang parkir, satpam, dan buruh. "Karena hal inilah petugas kepolisian terus berupaya memberantas peredaran narkoba dengan melakukan operasi baik pada siang hari maupun malam hari untuk mensterilkan masyarakat dari narkoba," terangnya. 
 Kasat juga menambahkan operasi yang dilakukan oleh pihaknya ini menyasar ke tempat hiburan malam yang mana tempat-tempat inilah yang kerap dijadikan sebagai lokasi transaksi jual-beli narkoba. Selain itu pihaknya juga memberikan pembekalan terhadap anggota linmas untuk membantu memonitor peredaran narkoba di perkampungan. Pasalnya selain di tempat hiburan malam, bandar-bandar besar ini kerap melakukan transaksi di kawasan perkampungan yang sepi dengan meletakan barang haram tersebut ditempat tersembunyi, seperti di selokan ataupun di kubur di dalam tanah.
 Seperti yang diberitakan sebelumnya, bahwa dalam kurun waktu satu bulan, Satnarkoba Polresta Surakarta berhasil menangkap dua belas pelaku penyalahgunaan narkoba yang terdiri atas kurir dan pengguna. Yang lebih unikanya lagi ada seorang pelaku yang melakukan transaksi secara terang-terangan dengan menawarkan shabu kepada pengunjung yang mampir ke warung pelaku. 
Dalam kasus ini petugas berhasil menangkap pelaku berkat kerja sama masyarakat yang sebelumnya melapor setelah mengetahui adanya aktivitas jual-beli narkoba di tempat tersebut. Sehingga petugas kepolisian langsung menuju tkp dan melakukan pengecekan, dan saat di lokasi ternyata petugas menemukan sejumlah paket shabu yang sudah terbungkus rapi diplastik klip kecil untuk diedarkan. (*/)

Bikin Gemes Tingkah Polisi Cilik Saat Diajari Tertib Berlalu lintas


SOLO,wartosolo.com-Kesadaran tertib berlalu lintas sudah seharusnya ditanamkan mulai dari sedini mungkin kepada anak-anak. Salah satu aksinya dengan memberikan sosialisasi keselamatan berlalu lintas kepada puluhan anak seperti yang dilakukan Satuan Lalu Lintas Polresta Surakarta di halaman Mapolresta Surakarta. 
Di hadapan puluhan anak-anak dari TK Bhayangkari anggota Polresta Surakarta memberikan sosialisasi terkait rambu lalulintas dan alat keselamatan berlalu lintas. Petugas juga mengajak anak-anak bernyanyi. Dari kegiatan ini nampak jelas puluhan anak tk tersebut sangat antusias mengikuti sosialisasi keselamatana berlalu lintas oleh satuan Binmas Polresta. 

olisi-Cilik-Diajari-Tertib-Berlalu-lintas
Sosialisasi tertib lalin

Wakasat Binmas Polresta Surakarta, AKP Sukidi mengatakan puluhan anak ini juga diberi pengetahuan apabila menaiki sepeda motor untuk selalu menggunakan helm. "Namun jika menaiki mobil bersama orang tua harus selalu menggunakan sabuk pengaman keselamatan.
"Tak hanya khusus untuk TK Bhayangkari semata, melainkan seluruh TK diberbagai kawasan Solo diperbolehkan untuk mengikuti sosialisasi tersebut," katanya.
Dengan dilakukannya kegiatan sosialisasi ini diharapkan anak-anak dapat memahami arti dari kegiatan yang dilakukan oleh aparat kepolisian. Agar ke depannya anak-anak ini bisa terus tumbuh menjadi dewasa dan selalu memiliki kesadaran dalam berkendara, dengan mentaati seluruh peraturan lalu lintas. 
Tertib-Berlalu--Diajari-lintas-Polisi-Cilik
Belajar sambil bermain

Praja Bhakti Taruna Akmil di Boyolali, Bukti TNI-Rakyat Solid

praja-bakti-taruna-akmil-di-boyolali

BOYOLALI,wartosolo.com-Selama enam hari ke depan 498 taruna terdiri atas 471 taruna dan 27 taruni Akademi Militer Magelang mengikuti praja bhakti di Boyolali. Selama kegiatan berlangsung, para taruna membaur dengan masyarakat khususnya di Kecamatan Simo dan Nogosari.
Menurut Gubernur Akmil, Mayjen TNI Arif Rahman kegiatan ini menjadi bukti bahwa ikatan antara TNI dan rakyat sangat lekat.
“Ini sebagai bentuk kemanunggalan TNI dan rakyat. Jadi, meskipun masih dalam pendidikan, namun para taruna sudah diajarkan untuk membaur dengan masyarakat,” terang Mayjen TNI Arif Rahman.
Jenderal bintang dua bersama rombongan pun tak segan mengecek langsung kondisi di lapangan. Bahkan wilayah yang paling pelosok pun didatangi seperti proyek yang digelar di Desa Bendo, Nogosari, dan sejumlah desa di Simo.
Mayjen TNI Arif Rahman pun nampak akrab berbincang dengan rakyat jelata, termasuk sarapan bareng di rumah warga.
"Ini yang namanya membaur, makan seadanya dengan warga," ucap jenderal yang terkenal ramah ini, Kamis 9 februari 2017.  

di--boyolali-praja-bakti-taruna-akmil

Simak Juga : http://www.wartosolo.com/2016/08/suara-detuman-berasal-dari-latihan-pesawat-tempur-f16-tni-au.html

Camat Nogosari, Wagino mengaku kehadiran para taruna memberikan suasana yang amat berbeda di wilayahnya. Kedekatan antara warga dan para calon pimpinan di tubuh TNI Angakatan Darat ini terlihat erat. 
"Buktinya warga dengan senang hati menampung mereka. Satu rumah ada enam taruan di sana," paparnya. 
akmil-di--boyolali-praja-bakti-taruna

Pun dengan yang disampaikan Camat Simo Hanung Mahaendra. Ia menuturkan, kehadiran taruan dan taruni ini juga memberikan semangat baru di Simo. Lewat atrakasi Marching Band Canka Lokananta, para putra terbaik warga ini seolah menghipnotis warga.
"Luar biasa mengangumkan atraksi para taruna ini," katanya.
boyolali-praja-bakti-taruna-akmil-di

Monumen Gempa Bumi 2006, Monumen Pengingat Bencana Gempa Cepokosawit


BOYOLALI,wartosolo.com - Nama monumen ini terbilang unik. "Monumen Gempa Bumi 2006." Berlokasi di areal persawahan Desa Cepoksawit, Sawit, Boyolali. Monumen ini dibangun atas prakarsa masyarakat dan didanai dari swadaya warga dan para perantau. "Monumen Gempa Bumi 2006", didirikan sebagai simbol kebangkitan warga atas bencana alam yang pernah terjadi di wilayahnya belasan tahun silam. Tepatnya pada, Sabtu, 27 Mei 2006 gempa bumi berkekuatan berskala 5,9 Richter melanda Cepokosawit. Dampaknya 202 rumah hancur, 499 rumah rusak parah. Sekitar 917 orang yang menjadi pengunsi karena permukiman mereka roboh atau rusak parah. Warga di 12 Dukuh menjadi korban atas peristiwa alam ini. 

monumen-gempa-bumi-2006
Monumen gempa
Menurut Soekoyo, tragedi gempa bumi tak akan dilupakan oleh para korbannya. Oleh karenanya prastasi yang dibuatnya ini bisa menjadi pengingat telah terjadi gempa bumi dahsyat yang membuat trauma warga. Monumen ini juga juga menjadi pertanda korban gempa tetap bangkit dan membangun kembali rumah mereka yang rusak. “Monumen ini sebagai kenang-kenangan bagi warga, disini pernah terjadi gempa. Ketika membangun rumah bisa membuat bangunan menyesuaikan anti gempa,” kata dia.
Keunikan lain dari monumen ini terletak dari sisi arsitekturnya. Monumen ini terdiri atas beberapa bagian dan masing-masing memiliki filosofi tersendiri. Pada bangunan depan yang tertulis angka 2006, menggambarkan tahun peristiwa gempa. Adapun bola bumi bermakna dari gempa bumi. Adapaun tanda 27 lembar daun di bagian sayap bermakna tanggal kejadian gempa, lima buah bulatan di bawah bola dunia menggambarkan bulan kejadian dan gambar lima kotak segi empat pada bagian sayap monumen mengartikan waktu kejadian gempa.
Soekoyo menambahkan, adanya 12 kotak berbentuk segi empat bermakna jumlah dukuh di Desa Cepokosawit, 12 gambar bunga sakura di tengah bermakna jumlah dukuh. Tiga pola gambar bermotif bunga di bagian bawah mengartikan tiga dukuh paling parah terkena gempa dan sembilan gambar bulatan bermakna jumlah dukuh yang terkena gempa.
Ke depan, panitia setempat bakal membangun sebuah monumen berisi beberapa benda yang menjadi saksi peristiwa gempa dan sejumlah benda milik warga. Diharapkan bangunan monumen ini bisa menjadi tempat wisata pendidikan. (*)

PARFI Solo dan KCFI Peduli Sekolah Rakyat Global Citra


SRAGEN,wartosolo.com-Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) Cabang Solo dan Komunitas Pecinta Film Indonesia (KCFI) pada Februari mendatang bakal berkunjung ke Sekolah Rakyat Global Citra. Kunjungan dua komunitas ini untuk menggelar nonton bareng (nobar) film anak Indonesia. 


sekolah-rakyat-global
Aktivitas belajar mengajar
Menurut pengelola yayasan Tri Harono, tujuan nobar ini adalah mengajak anak- agar termotivasi kecintaan terahadap produk dalam negeri serat mengenalkan seni perfilman sejak dini. "Acara ini didukung oleh PARFI Solo dan KCFI," kata Tri Harono kepada wartosolo.com. Melalui nobar lanjut Tri, anak-nak bisa refreshing juga menambah wawasan secara luas tentang kearifan lokal, potensi alam dan rasa kebangsaan. "Serta menanamkan kecintaan terhadap produk film Indonesia karya anak bangsa sendiri," imbuhnya.
Rumah Sekolah Rakyat "Global Citra" dalam kesehariannya melakukan aktivitas pendidikan bimbel SD dan SMP. Dimana mata pelajaran yang diajarkan di antaranya adalah matematika, pelajaran umum, jurnalistk anak anak. Untuk bahasa Inggris didukung oleh Chilipari Inggris program secara gratis. 

rakyat-global-sekolah
Asyik belajar
Kegiatan lain yang digelar sekolah adalah menggelar acara pengajian rutin dua minggu sekali dengan mengundang Ustadz dan ustadzah. Sejak berdiri empat tahun lalu, Sekolah Rakyat Global Citra merupakan sebagai sarana membantu anak yang tidak mampu untuk memperoleh pendidikan yang lebih baik dan memberikan ruang wadah kreativitas di luar kegiatan formal di sekolahannya. Tri menambahkan, sebulan sekali sekolah ini rutin mendapat kiriman tabloid Helo Jepang dari Japan Foundation. Sekolahan ini terletak di Jalan Raya Sukowati, Sragen Timur, Nglorog, Kabupaten Sragen, Jawa Tengah. (*/)
 rakyat-sekolah-global-
Serunya belajar bersama

Punya Usaha Onlen, Putri Politisi ini Emoh Andalkan Jabatan Ortu

wakil anak sekar rakyat

SOLO,wartosolo.com-Tak semua anak pejabat atau publik figur mengandalkan pengaruh, kekuasaan dan jabatan sang orang tua untuk hidup demi kemakmuran pribadi. Contohnya yang paling gamblang adalah bagaimana putra tertua Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka yang ngotot membuka usaha katering dan toko makanan sendiri tinimbang mendomplang keistimewaan yang dimiliki sang ayah seperti terjun berpolitik. Gibran memilih membuka warung martabak di pusat Kota Solo Jateng.
Lalu apakah ada anak pejabat negara anggota dewan, pengusaha yang membuka usaha tanpa mengandalkan orangtuanya, atau sang bapak ? Jawabnya adalah ada ! Jumlahnya pasti berjibun di Tanah Air ini.
anak rakyat wakil sekar
Nah, di Kota Solo, Jateng, yang bertetanggan dengan keluarga Presiden Jokowi. Ada anak anggota DPRD yang enggan menggunakan pengaruh ortu untuk mengeruk keuntunan. Sosok ini memiliki mengembangkan inovasi dan merintis usaha kecil-kecilan lewat jasa penjualan internet di sela-sela waktu belajarnya. 

Ia adalah putri dari Muhammad Al Amin, anggota DPRD Komisi IV Kota Surakarta bernama Sekar Azkia. Berkat ketekunan dan keuletan berjualan via internet, seperti toko onlen dan instagram ini. Sekar panggilannya malah bisa mengantongi keuntungan untuk sekadar uang jajan atau membeli peralatan sekolah sendri. Nah looh, keren kan... 
Kisah nyata yang jelas amat sangat inspiratif bagi orang tua dan tentunya para anak sekarang ini dishare sang ayah, Muhammad Al Amin di akun facebooknya yang beralamat di https://www.facebook.com/aminkaos.solo

Jualan Asongan

wakil rakyat anak sekar
Awalnya sejak empat pekan lalu, Al Amin menyampaikan aktivitas berjualan putri tercintanya ini lewat media sosial. Ia menunggah foto-foto sang putri yang kini duduk di kelas 5 sekolah dasar, saat memproduksi barang dagangan, mengemas, hingga proses penjualan khusus gantungan kunci Squeeze. 
Wakil rakyat dari Partai Amanat Nasional Kota Surakarta ini rajin mengunggah foto-foto sang putri yang didampingi ibunya saat membuak lapak di city walk Jalan Slamet Riyadi Solo, Jateng saat digelar Solo Car Free Day (CFD) tiap hari Minggu pagi. Ia pun terbuka menyampaikan hasil jualan di hari tanpa kendaraan itu.
"Hari ini tembus rekor dengan omset 736k (Rp 736.000), yang pertama 323k (Rp 323.000) yang kedua 511k, yang ketiga 476k," kata Al Amin. 
Menurut dia, ide berjualan dengan menggelar lapak di CFD Solo dikerjakan Sekar dan dibantu orang tuanya dikarenakan kebutuhan untuk berinteraksi langsung dengan pelanggan. 

anak wakil rakyat sekar
Mengingat, aktivitas berjualan onlen amat terbatas, sehingga buka lapak inilah yang dilakukan untuk meningkatkan silaturahmi dan kop darat. Hingga minggu awal di bulan September 2016 ini, sudah empat kali lapak yang dinamai  "Eiffel Slime&Squishy"  ini menyapa pelanggan dan pembeli. 
sekar wakil anak rakyat


"Sebulan lalu mulai nggeret (mengajak) ibu dan kedua kakanya untuk menemani jualan di CFD sambil lesehan. Oya sebelumnya di jual secara asongan dengan diajak asisten rumah tangga," kata Al Amin. 
sekar wakil rakyat anak


Sebagai seorang ayah, Al Amin mengaku memberikan dukungan sepenuhnya kepada kesungguhan putrinya ini mencari pengalaman dalam berniaga.
Keinginan anak untuk mandiri dan berusaha keras di atas kaki dan tangan sendiri tak bisa dibendung dan hal itu yang utamanya. Baginya hal itu malah menjadi anugerah sebagai wujud kerja kerasnya mendidik putra-putrinya. Walaupun terkadang apa yang diunggahnya itu malah mendapatkan cibiran atau pendapat bernada miring bahwa ia melakukan pembiaran dengan mengeksploitasi anak. (*/)

Beginilah Bila Polwan Cantik Suluh Siswa Sekolah

sosialisasi-polwan-polresta

SOLO,wartosolo.com-Polisi wanita (polwan) Polisi Resort Kota (Polresta) Surakarta Jawa Tengah melakukan bimbingan dan penyuluhan (binluh)  serentak ke sejumlah sekolah di Kota Solo. Dalam pembinaan tersebut, anggota polwan yang diterjunkan ke-sekolah memberikan penyuluhan kepada para pelajar terkait kenakalan remaja, dan bahaya narkoba. 
Kegiatan ini berlangsung pada Rabu 31 agustus 2016. Sejumlah materi seperti tertib berlalu lintas, bahaya narkoba, dan kenakalan remaja dipaparkan dalam binluh yang menjadi rangkaian hut polwan ke-68.
sosialisasi-polresta-polwan
Kegiatan ini merupakan rangkaian dari HUT Polwan ke-68 yang diperingati setiap 1 September  mendatang. Kabagren Polresta Surakarta, Kompol Juliana mengatakan ada sekitar 15 sekolah tingkat SMA yang didatangi.
"Materi yang diberikan kepada para siswa yakni untuk memberikan pengetahuan kepada remaja supaya tidak terjerumus dan menyesali perbuatannya," katanya 
polresta-sosialisasi--polwan
Dirinya menilai  bahwa kebanyakan usia remaja dihantui dengan masalah narkoba kenakalan remaja hingga tidak tertib berlalulintas.
Dalam hal ini para pelajar juga di beri pembinaan terkait bahayanya narkoba.  Agar mereka tak terjerumus kedunia hitam narkoba. Pasalnya narkoba dapat berdampak pada masa depan. Dengan dilakukannya pembinaan dan penyuluhan ini  pihaknya berharap  agar kedepannyakegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi para pelajar.
Waka Kesiswaan SMA Negeri 7 Surakarta Reni Ernawati menyambut positif  kegiatan yang dilakukan polwan Polresta Surakarta. Meski selama ini pihaknya telah sering mendatangkan narasumber terkait masalah yang dihadapi remaja. "Saya sangat mengapresiasi sekal bantuan dari polwan / untuk
memberikan penyuluhan," katanya. (*/)
polresta-sosialisasi-polwan


Menakjubkan, Longsor Purworejo Kuak Misteri yang Terpendam Berabad-abad




PURWOREJO,wartosolo.com- Apakah anda masih ingat dengan kejadian longsor di Kabupaten Purwoerjo, Jawa Tengah yang menelan koban jiwa dan harta benda Juni 2016 lalu. Ternyata kehendak Tuhan YME dengan memberikan cobaan berat itu ada hikmahnya.  Apa yang terjadi pasca-bencana tanah longsor itu ternyata membuka mata sejumlah ahli di Tanah Air.




penemuan-candi-di-purworejo
Susunan batu gunung
Dari penelusuran para ahli dari berbagai universitas terkenal di Indonesia. Longsor besar akibat guyuran hujan di Purworejo beberapa waktu lalu, telah memunculkan lapisan tanah yang tak lazim. Lapisan tanah ini memiliki struktur tertentu yang muncul dari dalam tanah. 
Ada perkiraan ada bangunan candi dibalik tanah yang terkelupas air !
Apabila dilihat secara kasat mata ukuran diameter bukit dan tingginya bukit yang longsor. Besarnya bahkan melebihi candi kesohor di dunia saat ini yang terletak di Magelang, Jawa Tengah, yakni Candi Borobudur. 
Bahkan, bila diyakini bentuk struktur tanah bebatuan ini berupa candi, bisa jadi candi itu akan mengalahkan ukuran Borobudur dan sekaligus umurnya.
Seperti diketahui, komposisi batu yang diperkirakan candi yang terkuak di Bukit Pajangan Dusun Makemdowo Desa Sidomulyo Kecamatan Purworejo Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah ini berupa batu langka dan unik karena berbentuk potongan balok  dengan ukuran 1,5 meter  kali 3 meter. Dipercaya batu itu jenisnya andesit dan penyusunnnya malah berundak. Dilihat dari posisinya seperti menjorok ke atas dan miring sekitar 45 derajad. Yang paling unik adalah susunan batu ini amat rapi dan hamparannya sepanjang 200 meter sementara memiliki ketinggian sekitar 150 meter.
Ada pernyataan resmi dari sembilan orang peneliti dari Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta yang yang meyakini bila struktur batu berupa candi, maka kebesarannya akan mengalahkan Borobudur. 
Apakah demikian kiranya ?
Rektor UII Yogyakarta, Dr Ir Harsoyo, M.Sc dengan sangat optimistis memastikan tumpukan bebatuan bekas tanah longsor di Bukit Pajangan, Dusun Makem Dowo RT 02 RW 06, Desa Sidomulyo Kecamatan Purworejo, Jawa Tengah benar-benar candi. "Usianya itu lebih tua dibanding Candi Borobudur," tegasnya.
Luar biasa ! 
Bila asumsi ini benar kiranya, maka satu lagi misteri alam tentang kebesaran Bangsa Indonesia akan terkuak. Itu kiranya mengapa Tuhan YME memberikan cobaan yang tak bisa dinalar manusia. Karena dibalik cobaan itu bisa dipastikan akan ada himkahnya, seperti kemunculan candi di Purworejo, Jawa Tengah itu. (*/)

Ini Dia Sesungguhnya Makna Filosofi ''Penekan''


WARTOSOLO.COM-Filosofi Penek'an dan Plorotan :
Betapa beratnya perjuangan mencapai dan meraih yang terpuncak, butuh kebersamaan dan dukungan banyak pihak,,,,?!

pinang-aksi-panjat
Saling bantu
panjat-aksi-pinang
Adu kerjsama
Filosofi Penekkan (memanjat) dan Plorotan :
Betapa beratnya perjuangan mencapai dan meraih yang terpuncak, butuh kebersamaan dan dukungan banyak pihak,,,,?!



Filosofi Penek'an dan Plorotan Panjat Bambu/Panjat Pinang Berhadiah :
"Betapa beratnya perjuangan untuk mencapai dan meraih yang terpuncak, butuh kebersamaan dukungan banyak pihak, laksana perjuangan untuk Memimpin Keluarga, Masyarakat, Bangsa, Negara, Rakyat, 

UNICEF dan Yayasan Setara Gelar Pameran untuk Anak Berhadapan Hukum



KLATEN,wartosolo.com-UNICEF dan Yayasan Setara bekerja sama dalam pameran berjudul "One Heart for Second Hope" yang diadakan pada 20 - 27 Agustus 2016 di nest.co.logy, Jl. Tambora 5 A Candisari Semarang. Sebanyak 80 lukisan berbahan kopi karya 45 orang seniman akan ditampilkan dalam pameran tersebut. Pameran dan lelang lukisan ini merupakan wujud kepedulian para seniman lukis dan masyarakat terhadap isu perlindungan anak di Jawa Tengah.
anak-berhadapan-hukum-anak
Proses kreatif

Pemilihan bahan dasar kopi memiliki alasan tersendiri. Warna ampas kopi yang terkesan kelam ternyata dapat digunakan sebagai medium untuk menghasilkan lukisan yang indah. Perubahan kesan kelam menjadi indah inilah yang diharapkan terjadi pada anak-anak berhadapan hukum (ABH) yang menjadi tema besar dari pameran tersebut.
hukum-anak-anak-berhadapan
Persiapan pameran
Karena hasil penjualan lukisan akan didonasikan untuk mendukung pendampingan anak berhadapan hukum yang selama ini telah dilakukan oleh Sahabat Kapas - Solo, dan LPA - Klaten.Yayasan Setara - Semarang,
Selama ini, Sahabat Kapas, Yayasan Setara, LPA Klaten dan telah melakukan pendampingan anak berhadapan hukum di wilayah Jawa Tengah dengan di dukung oleh UNICEF. Kegiatan pendampingan ini diharapkan memberikan manfaat bagi anak sehingga anak mampu bangkit dari keterpurukannya dan memiliki masa depan yang cerah.


anak-anak-berhadapan-hukum
Hasil karya
Pameran Foto

Sementara Sahabat Kapas akan memerkan foto-foto tentang kehidupan anak anak didalam Rutan, Lapas Klaten dan LPKA Kutoarjo. Selama ini Sahabat Kapas adalah salah satu lembaga yang konsisten memberikan layanan bagi anak berhadapan hukum sejak tahun 2009. Khususnya anak-anak yang berada di lapas/rutan dan LPKA Kutoarjo. Karya anak dampingan Sahabat Kapas berupa foto dan kartu pos dapat dijumpai selama pameran tersebut. 
Setiap tamu undangan, termasuk Gubernur Jateng, akan mendapatkan sebuah tas kecil berisi kartu pos, pembatas buku dan slayer batik tie dye ( karya anak Klaten).  
Pameran ini akan dibuka oleh Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo pada Sabtu, 20 Agustus 2016 pukul 19.00 WIB. Mari berpartisipasi dalam upaya kreatif ini untuk mendukung rehabilitasi dan menghapus stigma anak yang berhadapan dengan hukum. Mereka masih memiliki asa dan cita-cita positif untuk berkarya di tengah masyarakat.(*/)




berhadapan-hukum-anak-anak



Unik, Warga Solo Mainkan Ular Tangga Jumbo Demi Ramaikan HUT RI

SUKOHARJO,wartosolo.comPermainan ular tangga sudah lazim menjadi permainan anak-anak. Bagi anda yang lahir di era 70-80-an permainan ini sangat populer. Permainan yang mengajarkan mengedepankan kejujuran, kesabaran, kedisplinan, dan keuletan untuk mencapai tujuan ini tetap memberikan keceriaan kepada anak-anak.


ular-tangga-jumbo
Permainan ular tangga
 Hal lain yang unik dari permainan ini adalah adanya ganjaran hukuman dan reward bagi pemainnya. Permaianan yang dimainakan beberapa orang dengan modal dadu dan bidak bisa dilakukan karena tak mengenal waktu dan tempat. 
Namun, dalam perkembangannya permainan ular tangga ini usdah dimodifikasi sedemikian rupa. Rules permaianan tetap sama, namun dalam permainan tersebut terkadang dimasukkan pesan-pesan moral khusus seperti misi kemanusiaan, hukum, peraturan lalu lintas dan lain sebagainya.
Nah, pada perayaan HUT RI kali ini, warga di Solo Jawa Tengah memanfaatkan permaianan ini untuk membuat ramai peringatakan kemerdekaan RI tersebut.
tangga-jumbo-ular
Ular tanggga jumbo

Menurut Ari Aizka pencetus ide permainan ini. Tujuan dari permainan ular tangga ini adalah memberikan  dan membangkitan jiwa kepahlawanan dalam mengisi kemerdekaan.
Lalu bagaimana aturan mainnya. Ari menjelaskan sebagai berikut
Aturan main :
1.sebagai bidak adalah orang/manusia
2.setiap kali main adalah 4 orang
3.siapa yang paling duluan mencapai angka tepat 64 sebagai pemenang.
"Ada pesan-pesan dalam setiap gambar yang ada tangga  dan ularnya," katanya. 
Permaian ular tangga raksasa ini rupa-rupanya disambut meriah warga Solo, Jawa Tengah. Mereka yang bermain tak hanya anak-anak, remaja. Ibu-ibu dan bapak-bapak pun ingin turut serta menjajal permainan ini. Apalagi pemenangnya mendapatkan hadiah. Sehingga serulah acara tersebut. 
Para orang tua dan mereka yang sudah dewasa ingin bernostalgia dengan permainan ular tangga yang sempat populer bagi mereka yang lahir pada 7- an -80 an. Karena permainan ini memang mengasyikan dan bisa jadi hiburan tersendiri. (*/)
jumbo-ular-tangga
Permainan dan pendidikan


Keren !! Puncak Peringatan Hakteknas Ditandai Peluncuran Pesawat Baru


SOLO,wartosolo.com-PTDI bakalan memperkenalkan simulator pesawat N219 dalam puncak peringati Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) yang dipusatkan di Solo, 7-10 Agustus.  Pesawat N219 yang dipamerkan adalah produksi anak bangsa yang saat ini memasuki masa pengujian akhir. Rencananya Presiden Joko Widodo akan menyaksikan uji terakhir pada tahap landing gear dan swing dengan naik ke simulator pesawat N219. Bila uji ini berhasil maka bisa dipastikan Indonesia siap memproduksi pesawat canggih bermesin jet. 

peringatan-hakteknas
Pesawat take off
Pada peringatan Hakteknas, ratusan karya terbaik anak bangsa juga dipamerkan. Panitia nantinya juga memperkenalkan kendaraan perintis lapis baja 
Menurut Ketua Harian Panitia Nasional Hakteknas Ophirtus Sumule masyarakat Solo sekitarnya bisa menyaksikan hasil inovasi putra terbaik Indonesia. Kendaraan taktis lapis baja Anoa/Komodo, demo statis panser Amphibi bisa disaksikan di pelaksanaan CFD (Solo Car Free Day), 7 Agustus. 
''Sementara produk teknologi dan inovasi anak bangsa bisa di lihat di halamaan parkir Stadion Manahan dan Sriwedar," katanya
Hakteknas sendiri adalah perwujudan dari kebangkitan teknologi di Indonesia. Hal itu diawali dengan penerbangan perdana pesawat terbang N-250 Gatotkaca 10 Agustus 1995 di Bandung.

UNS Tak Bedakan Agama, Calon Mahasiswa Penghafal Kitab Suci Dipriortitaskan


WARTOSOLO.COM- Netizen menyambut baik kebijakan yang diambil pihak Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) yang memperikan kemudahan bagi calon mahasiswa hafal Alquran untuk masuk kampus negeri di Kota Solo Jawa Tengah tersebut. Namun ada pula yang mendesak pihak kampus tak hanya mempermudah calon mahasiswa muslim saja. Mereka yang non-muslim dan hafal kitab sucinya juga diperlakukan yang sama. Ada juga yang memberikan pernyataan bahwa masuk kampus itu memang relatif mudah. Akan tetapi biaya perkuliahan yang sampai Rp 5- 10 juta sangat memberatkan.


uns-tak-bedakan-agama
Kampus UNS Solo
Menanggapi hal itu Prof Dr Ravik Karsidi, MS memberikan penjelasan dan pernyataannya.
"Saya perlu jelaskan bahwa mereka yang diterima di UNS karena hafal Alquran adalah bukan semata-mata itu saja tetapi juga karena prestasi sekolah/akademiknya. Mereka yang hafal 30 juz diapresiasi setara dengan pemenang olimpiade sain/seni tingkat internasional dan yang minimal 15 juz diapresiasi setingkat nasional," jelas Ravik.
Orang nomor satu di UNS itu menyebutkan, rata-rata siswa yang diterima melalui jalur tersebut memiliki prestasi yang membanggakan.
"Hasil evaluasi kami 4 tahun terakhir terhadap prestasi (IP) mereka rata-rata di atas 3.32," imbuhnya.
Lebih lanjut Ravik juga memberikan apresiasi karena terobosan yang dilakukan kampusnya juga diadobsi kampus-kampus lain di Indonesia.   
"Alhamdulillah telah banyak PTN yang mengikuti jejak UNS," katanya. Terkait perlakukan kepada calon mahasiswa non-muslim yang hafal kitab suci dan diberikan kemudahan masuk kampus tersebut, Ravik menyatakan hal tersebut bisa dipertimbangkan. 

Demi Keberkahan UNS Prioritaskan Calon Mahasiswa Hafal Alquran


SOLO,wartosolo.com-Tambahan poin diberikan kepada calon mahasiwa bila memiliki sertifikat hafiz untuk masuk Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. Batas hafalan calon mahasiswa, minimal 15 juz dengan memperoleh poin tertentu. Sementara poin sebesar 250 diberikan kepada calon mahasiswa yang hafal 30 juz. Gebrakan unik dilakukan universitas negeri di Kota Solo itu demi memberikan apresiasi kepada calon mahasiswa. 


 UNS tak bedakan agama
Pintu masuk UNS Solo
Wakil Rektor Bidang Akademik UNS, Sutarno menuturkan, “Orang yang hafal 30 juz itu kan luar biasa ya, jadi kita hargai mereka. Kan seperti mereka yang menjadi juara olimpiade kan juga kita hargai. Jadi mereka kita apresiasi dengan poin tambahan.”  
Meski begitu, hafalan calon mahasiswa yang sudah masuk kriteria tetap dites. Nilai akademik calon mahasiswa juga dicek. Pihak kampus merangkul sejumlah UKM kerohanian untuk melakukan pengujian tersebut. Hal lain yang tidak boleh dilupakan adalah kemampuan calon mahasiswa di bidang akademik 
Tahun ini calon mahasiswa yang mendaftarakan diri lewat jalur SNMPTN dan bersertifikat hafiz ada 32 orang, tapi yang diterima hanya 14. "Ada pertimbangan nilai akademiknya juga. Kalau nilai akademik dijumlah dengan poin dari sertifikat hafiz tidak memenuhi passing grade, maka ya tidak diterima,” ujarnya.
Hingga saat ini tercatat, jumlah penghafal alquran di UNS yang mempunyai hafalan ≥ 10 Juz, terdiri dari 34 putra dan 33 putri. Sedangkan 23 putra dan 12 putri diantaranya sudah hafal 30 Juz. Sutarno berharap dengan memberikan apresiasi ini bisa mendorong mahasiswa lain agar bisa menghafal alquran. Selain itu, juga agar kampus menjadi berkah. (*/)

Lomba Resensi, Arpusda Surakarta Siapkan Hadiah Rp 27 Juta


SOLO,wartosolo.com- Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah (Arpusda) Kota Surakarta menjadi salah satu lembaga yang paling intens menyelenggarakan kegiatan yang bertujuan meningkatkan minat baca bagi seluruh kalangan. Salah satunya yang digeber yakni penyelenggaraan lomba resensi buku tingkat wilayah Solo Raya

surakarta-arpusda
Pelayanan publik
Nah salah satu lomba yang digelar adalah resensi buku dengan kategori, SMP/Mts, SMA/SMK/MA dan umum dibatasi 18-50 tahun.  Tak sembarangan uang yang disediakan berjumlah Rp 27.900.000. Kepala Kantor Arpusda Ismiyati menuturkan, lomba ini digelar mulai 15 Mei dan ditutup pada 8 Oktober 2016. Masyarakat yang ingin mendaftar bisa langsung mengunjungi kantor Arpusda di Jalan Hassanudin Solo secara gratis.
"Ini merupakan lomba yang kedua kali yang kami gelar. Lama pendaftaran dan pengumpulan lama karena kami ingin menjaring peminat lebih banyak," katanya.  
arpusda-surakarta
Suasan Arpusda Surakarta
Pemenang lomba diputuskan juri terdiri atas akademisi, budayawan dan kalangan pers. Pengumuman juara akan disampaikan di papan pengumuman Arpusda atau situs arperpusdasurakarta.co.id pada 17 Oktober 2016. 
Nah latar belakang lomba ini di antaranya guna mengembalikan dan meningkatkan minat baca masyarakat. Kegiatan ini juga bisa menumbuhkan daya pikir dan kreativitasan. 
Sejak Kantor Arperpusda menempati tempat yang baru di Jalan Hassanudin Solo, jumlah anggota perpuskaan mencapai 8.000 lebih dengan koleksi buku menyentu 22.000 buku. (*/)


Ketegasan Mantan Wali Kota Seoul


kota seoul wartosolo.com


WARTOSOLO - 
Biarkan saja Direktur Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI, Djoko Sasono mundur dari jabatannya. Biarlah, Djoko Sasono dengan lantang mengucapkan mundur karena bentuk tanggungjawab atas kemacetan panjang yang terjadi saat liburan akhir tahun ini di hadapan sejumlah media massa. Silahkan saja khalayak ramai menafsirkan atau menyimpulkan dirjen itu memilih mundur karena menganggap dirinya tak becus menjalankan tugas yang dibebankannya. 
Toh, siapapun tak bisa menggugat pendirian sang dirjen ini untuk mundur. Mau diperdebatkan seperti apa alasannya meletakkan jabatan, larinya tetap pada asumsi dan asumi. Sebab hanya Djoko Sasono dan Tuhan YME yang tahu mengapa takdir itu bisa terjadi. 
Saya yakin pasca-mundurnya itu ada sebuah kehilangan baik, negara yang menggajinya, pimpinannya yang memilihnya, bawahannya yang selama ini mengemban tugas-tugas yang diperintahkannya. 
Ya,  sekali lagi mundurnya Djoko Sasono dari posisinya itu bukan urusan saya. Sebagai rakyat biasa saya hanya bisa menyimaknya saja.
Tetapi bertolak dari keputusan berani seorang pejabat di negeri ini. Ingatan ini terusik untuk mengetik dan menyampaikan tulisan tentang pengalaman baru saya saat berkunjung ke sebuah negara di Asia yang saat ini sedang berbenah menjadi macan di Asia, yakni Korea Selatan (Korsel). 
Di negara penghasil ginseng itu, muncul orang biasa yang kemudian mengguncang jagat ini. Dialah Lee Myung-bak ! 
So, ada urusan apa tiba-tiba saya ''memaksa'' menyelaraskan antara berita tentang mundurnya Djoko Sasono di Indonesia dengan Lee Myung-bak yang posisinya nun jauh di sana ? 
Begini, kedua orang ini adalah pejabat publik. Keduanya sama-sama mempunyai tanggung jawab memberikan pelayanan kepada masyarakat di negara masing-masing. Hal yang sama antara keduanya adalah sama-sama masuk kategori orang yang melek tentang dunia perhubungan dan satu lagi kebetulan keduanya sama-sama mengambil keputusan tegas. Soal  Djoko Sasono sudah di bahas di awal. Lalu bagaimana dengan kisah sosok Lee Myung-bak.
Inilah yang menarik. Seperti yang saya singgung di awal Lee Myung-bak adalah tokoh fenomenal yang pernah dimilik Korsel sekarang ini. Dari pemikiran dan visi misinya yang jauh ke depan telah membuat Kota Seoul dan Korsel lebih maju selangkah dibandingkan negara-negara lainnya seperti yang kita lihat sekarang ini. Pertanyaannya adalah mengapa tokoh ini begitu dipuja dan disegani ? 
Penuturan warga Seoul, semenjak menduduki jabatan sebagai Wali Kota Seoul, Lee Myung-bak telah melakukan gebrakan maha dahsyat. Ia mencanangkan adanya transformasi secara menyeluruh sistem transportasi di Kota Seoul. Dan saya yakin Djoko Sasono mengetahui atau setidaknya mendengar kisah nyata ini. Karena gebrakan yang dilakukan Lee Myung-bak ini jadi perbincangan hangat orang-orang perhubungan di seantero jagad.
Secara frontal angkutan massal bus/subway dari sistem yang konvensional direvolusi dengan sistem modern berbasis komputerisasi dengan pusat di Seoul. Ia menghidupkan kembali Sungai Cheong Gye Chon dari keterpurukan. Serta membangun sebuah fasilitas pemantau lalu lintas melalui program Seoul Transport Operation and Information Service (TOPIS) yang tugasnya mengawasi prilaku orang dan jutaan kendaraan di jalanan, termasuk mengatur punsihment-nya. Hanya membutuhkan waktu 10 tahun, kebijakan yang diambil Lee Myung-bak ini langsung mengubah seketika wajah Seoul yang belepotan karena emisi gas buang, polusi, biangnya macet, dan semrawut menjadi kota yang ramah lingkungan dengan sistem transportasi yang meletakan manusia pada tempatnya (put people first). Waktu sepuluh tahun itu yang dibutuhkan Lee Myung-bak mampu meluluhkan hati orang-orang yang menetang keras kemauannya. Dan lewat waktu sedekade itu pulalah dari sosok yang dibenci, berbalik menjadi pria yang banjir pujian. Sampai kisah happy ending terjadi mengantarnya menduduki tampuk pimpinan sebagai orang nomor satu di Korsel alias menjadi presiden.
Warga Seoul yang menyampaikan pernyataannya bernama Christine, dan saya pun berusaha mengkroscekkan dengan kesaksiakan mantan anak buah Lee Myung-bak yang duduk di staf pemerintah kota dan kecamatan Seoul. Mereka mengakui gebrakkan kepala daerah ini menjadi berkah. Sebuah survei lokal menyebutkan, gebrakan Lee Myung-bak memuaskan 98 persen masyarakat. Akhirnya warga Seoul dan Korsel secara umum menikmati hasl karya  Lee Myung-bak. 

Konsistensi Idealisme  

Nah, keberanian dan konsistensi seorang pejabat dalam mencanangkan sebuah program demi kemaslahatan masyarakat selayaknya jalan terus tanpa memberikan ruang kompromi bagi tantangan dan kendala di lapangan. Walaupun bertahun-tahun ribuan kali adu mulut dengan rakyatnya, dan warganya. Pemimpin harus istiqmah. Tidak boleh bermental tempe. Sebab kebijakan yang sudah diputuskan kelak bakal bermanfaat tidak hanya dalam waktu pendek tapi dari generasi ke generasi. Dan Lee Myung-bak telah berhasil membuktikannya.
Sistem transportasi rancangan Lee Myung-bak bersama orang-orang berkemauan keras dan satu visi, ternyata tak dirasakan oleh warga Seoul dan Korsel saja. Tujuh negara secara tak langsung mendapatkan berkah, walaupun prosesnya lewat impor sistem transportasi. Dan dengar-dengar kota-kota di Indonesia tertarik mengadopsi sistem di Seoul, meskipun baru memasuk tahap penjajakan. 
Kembali ke kisah Lee Myung-bak di Korsel dan  Djoko Sasono di Indonesia. Keputusan tegas keduanya pastilah melahirkan konsekuensi baru. Meski berbeda kasus, alurnya tetap sama yakni upaya pejabat berusaha semaksimal mungkin memberikan pelayanan yang terbaik kepada rakyatnya. Bahwa idealisme pejabat bisa digengam dan dilaksanakan sepenuh jiwa maka ia akan berhasil  berada di puncak, seperti kisah Lee Myung-bak. Namun kebalikannya, bila seorang pejabat, publik figur tak bisa menjalankan idealismenya dan pekerjaanya, maka mundur adalah pilihan realistis, contohnya sikap yang diambil Djoko Sasono. Berprestasi adalah bicara tentang hasil akhir. Tetapi mengambil sebuah keputusan tegas dan menjalaninya untuk mencapai goal tertentu hanya bisa dilakukan oleh bervisi ke depan, bukan mereka yang hanya pasrah mengikuti arus. (*/wartosolo.com) 

 
Copyright © 2015 WARTO SOLO. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger
>