Hukum Kriminal    Inspirasi    Kesehatan    Ekonomi    Wisata    Komunitas    Pendidikan    Kuliner    News    Peta Situs   

Sosok Inspiratif

Intan Dituntut Multi Talenta

TERJUN ke dunia panggung hiburan zaman sekarang ini tak melulu mengandalkan para ayu dan tubuh aduhai. Sekali kelebihan yang diber...

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

SUARA MERDEKA SOLO

SILAHKAN PESAN/ORDER

SILAHKAN PESAN/ORDER

Follow by Email

SILAHKAN KUNJUNGI SITUS KAMI

Tampilkan postingan dengan label NEWS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label NEWS. Tampilkan semua postingan

Unik Cara Warga Dibal, Boyolali Meriahkan Kemerdekaan Indonesia

pitulasan-dibal1


BOYOLALI,wartosolo.com-Kemeriahan menyambut hari Kemerdekaan ke-73 RI di Boyolali masih bisa dirasakan hingga Minggu, 19 Agustus 2018. Seperti kegembiraan dan kemeriahan yang ditunjukkan warga RW 04 Dibal, Ngemplak, Boyolali dalam menyambut hari jadi Republik Indonesia.
Minggu pagi, lapisan warga baik anak-anak, tua dan muda berkumpul di RT 01/04 untuk menyambut hari lahirnya negara ini. 
Aneka macam kegiatan lomba, bakti sosial dan pengobatan gratis diselenggarakan oleh panitia setempat cukup memberikan hiburan pada akhir pekan. Seperti kegiatan guyup rukun yang diadakan yakni senam massal, jalan sehat, dan panggung kesenian. Acara yang melibatkan seluruh warga RW 04, khususnya pemuda dan orang tua disambut antusias. 
Bagi anak-anak, lomba pecah air dengan mata tertutup memberikan kelucuan dan hiburan tersendiri. Peserta lomba dibekali kayu untuk memecahkan air yang diwadahi plastik dan digantung. Lomba membawa tampah di kepala juga cukup membuat terpingkal-pingkal, karena adu cepat ini butuh keseimbangan bila tidak ingin tampah terbalik.
Event lain yang menarik perhatian adalah bekam gratis. Terapi kesehatan ini, cukup disambut warga yang ingin mendapatkan layanan membersihkan racun tubuh dengan cara dibekam.   
Kunjungi : PT Pertamina TBBM Boyolali Launching Motif Batik "Lembu Patra" 
Ketua RW 04 juga ketua panitia, Heri Suroto kepada Suara Merdeka menuturkan, aneka macam perlombaan, kegiatan sosial dan kesehatan ini memang ditujukan untuk memeriahkan HUT RI dan mengguyubkan warga. 
"Ada macam-macam kegiatan seperti aneka macam lomba, bekam,dan pengobatan gratis. Tujuannya agar warga sini terus guyub rukun" ungkapnya. 
Sementara itu, Ketua RT 01 RW 04, Wiranto mendata ada ribuan warga yang memeriahkan acara tahunan ini. Mereka turut serta menghadiri acara kampung ini. Apalagi warga mengetahui ratusan hadiah hadir yang disediakan cukup menggiurkan seperti, sepeda gunung, kipas angin, dispenser, blender dan banyak lagi. 
"Nah, malamnya masih ada acara pentas seni hadrah, kesenian warga RW 04 di lanjutkan puncak acara 17-an pengajian akbar," imbuhnya. 

pitulasan-dibal2

Ia berharap, setiap tahun warga RW 04 bisa rutin melaksanakan acara-acara  positif seperti ini. Selain menjalin kekeluargaan yang semakin erat, warga jadi semakin guyup rukun dan kompak. 
Sebelumnya, pada 16 Agustus 2018 malam, seluruh penduduk Indonesia berkumpul di gang-gang kampung untuk melakukan acara tirakatan. 
Keesokan harinya, pada 17 Agustus 2018, penduduk Indonesia mengikut upacara bendera. Instansi pemerintahan, swasta, dan anak sekolah mengikuti upcara bendera. 
Presiden RI Joko Widodo dan jajaran kabinet beserta tamu undangan mengikuti upacara bendera di Istana Negara, pada 17 Agustus pagi pukul 10.00. Di sana proses upacara bendera berlangsung lebih sakral. 
Perayaan Kemerdekaan RI ini setiap tahunnya dirayakan dengan beraneka macam warna. Seluruh rakyat Indonesia. (*)

Silahkan kunjungi : Usai Bantu Bantu Pengungsi Gempa Lombok, Enam Personil KRI Dipulangkan 


Wakil Rakyat di Komisi C DPRD Jateng Di Tengah-tengah Pembukaan Asian Games

asian-games-rodhi3


PALEMBANG,wartosolo.com - Perhelatan Asian Games ke-19 tahun 2018 Jakarta-Palembang resmi dibuka, Sabtu (18/8). Pusat pembukaan ajang olahraga se Asia ini digelar di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta. 
Seperti dikutip dari wikipedia, acara olahraga multi-event regional Asia yang diselenggarakan di Indonesia pada tanggal 18 Agustus - 2 September 2018. Jumlah cabang olahraga yang akan dipertandingkan sebanyak 40 cabang, terdiri dari 32 cabang olahraga olimpiade dan 8 cabang olahraga non olimpiade.
Ini merupakan kedua kalinya Indonesia menjadi tuan rumah perhelatan Asian Games setelah Asian Games IV yang diadakan di Jakarta pada tahun 1962. Sebagian fasilitas yang dibangun untuk Asian Games IV akan kembali digunakan dalam Asian Games XVIII ini. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Asian Games akan diadakan di dua kota sekaligus.
Simak : Lion Air, Koneksikan Bali-Sulut ke Zhengzhou
Meskipun acara pembukaan dipusatkan di Jakarta, tapi di Palembang juga diadakan acara pesta pembukaan (opening party). Pada kesempatan itu, Pimpinan dan Anggota Komisi C DPRD Jateng ikut hadir dalam pembukaan di Asian Games di Palembang.
Anggota Komisi C Muhammad Rodhi dalam website rodhisolo.info mengatakan, "Semua tim official dan masyarakat bisa datang di acara pesta pembukaan di Jakabaring Palembang.," katanya. 
Pada kesempatan itu, wakil rakyat dari Jateng ini sempat menyaksikan beach volley antara China dengan China Taipei
 di Jakabaring Palembang.

Usai Bantu Bantu Pengungsi Gempa Lombok, Enam Personil KRI Dipulangkan

kri-lombok4


LOMBOK,wartosolo.com-Sebanyak enam personil Komunitas Relawan Independen  (KRI) yang bertugas di kamp pengungsi gempa bumi Lombok dipulangkan oleh Markas Besar KRI. Sebagai gantinya, sebanyak enam personil dikirimkan ke lokasi yang sama. 
Mulai Minggu, 19 Agustus 2019 Mabes KRI mulai melakukan rotasi personil dan mengirimkan bantuan tambahan ke lokasi bencana gempa bumi di Lombok NTB. 
Pengurus pusat KRI, Oenteong mengungkapkan, tim pendukung diberangkatkan dengan jadwal penerbangan pukul 06.20 dari Bandara Internasional Juanda Surabaya. Ikut bergabung dalam rombongan itu, Ketum KRI Mario yang juga membawa bantuan dan peralatan yang dibutuhkan di lokasi bencana. 
"Anggota KRI yang baru aja pulang ada enam personil terbang dari Bandara Mataram. Ketua Umum (Ketum KRI Mario-red) berangkat tadi pagi (kemarin pagi-red) beserta team medis KRI. Tujuan tim ini adalah posko KRI di Tebango, Pamenang, Lombok Utara, NTB. Di posko Tebango ada sembilan personil, dan sebagian anggota KRI tersebar di beberapa titik pengungsian," kata Oentoeng.
Simak juga : Perlengkapan dan Makanan Bayi Dibutuhkan Pengungsi Gempa Lombok
kri-lombok3
Penasehat KRI Pusat ini mengungkapkan, rotasi personil merupakan operasi rutin yang sering digelar KRI. Dalam setiap misi kemanusiaan seperti operasi yang digelar di Lombok, rotasi menjadi bagian tak terpisahkaan selain pengiriman bantuan. 
"Pergantian anggota di lapangan amat diperlukan untuk menjaga kesegeran dan kebugaran personil. Rotasi amat diperlukan untuk memulihkan fisik dan mental anggota KRI," jelasnya, kemarin. 
Dikatakan, seluruh operasi kemanusiaan yang digelar KRI ini mengandalkan anggaran dari iuran anggota. Khusus biaya pemberangkatan dan kepulangan personil seluruhnya dibiayai dari uang pribadi ini. "Seluruhnya full biaya mandiri," tegasnya.
Seperti diketahui, KRI yang berpusat di Boyolali ini memiliki anggota ribuan. Tersebar di penjuru Tanah Air, komunitas ini solid dalam memberikan bantuan seperti misi kemanusiaan bencana alam dan kegiatan rescue kepada masyarakat. 
Khusus operasi kemanusiaan bencana gempa bumi Lombok, KRI konsisten mengirimkan personil, peralatan dan bantuan kebutuhan pokok, hingga proses pembangunan kembali daerah yang terkena bencana. (*/)

kri-lombok

PT Pertamina TBBM Boyolali Launching Motif Batik "Lembu Patra"

lembu-patra2

BOYOLALI,wartosolo.com - Seusai pelaksanakan upacara memperingati Hari Kemerdekaan RI ke 73, lapangan kantor PT. Pertamina (Persero) Terminal BBM Boyolali ramai khalayak. Selain para pekerja BUMN migas tersebut, juga nampak beberapa tamu spesial yang juga mengikuti upacara hari kemerdekaan.
Sembilan penyandang disabilitas yang tergabung dalam kelompok Sriekandi Patra hadir pada upacara kemerdekaan yang dilanjut dengan acara launching motif batik yang diberi nama "Lembu Patra". 
Sriekandi Patra merupakan mitra binaan program pemberdayaan disabilitas oleh CSR PT. Pertamina TBBM Boyolali. Abdul Wahid Nayu selaku operation head PT. Pertamina TBBM Boyolali menuturkan, "kami bangga pada teman-teman difabel. Mereka berhasil menunjukkan bahwa mereka bisa dan mampu. Harapannya mereka dapat mandiri."

Motif Batik Lembu Patra adalah motif baru yang dihasilkan oleh pembatik Sriekandi Patra. Motif tersebut merupakan perpaduan ikon sapi Boyolali, buah naga yang merupakan ciri khas Desa Tawangsari, Teras, dimana lokasi workshop Sriekandi Patra berada dan lambang Pertamina selaku inisiator program pemberdayaan disabilitas di area ring 1 unit kerjanya.

Silahkan baca : Siswa Kelas X SMAN 2 Boyolali Digembleng Motivasi Wirausahawan

lembu-patra1


Dalam acara launching motif batik tersebut juga dihadiri pemerintah Desa Tawangsari. Hal ini menunjukkan bahwa sinergitas antara pemerintah dan perusahaan dapat mewujudkan keberhasilan suatu program. "Ke depannya kami berharap banyak pihak dapat ikut andil dalam pemberdayaan penyandang disabilitas khususnya di Boyolali." ungkap Noor Azharul Fuad, Community Development Officer untuk program tersebut.(*)

Baca juga : Dari Kumpul Bareng Mbak Duta Wisata Boyolali 2018

Perlengkapan dan Makanan Bayi Dibutuhkan Pengungsi Gempa Lombok

   
bantuan-kri-3



BOYOLALI,wartosolo.com-Kebutuhan perlengkapan mandi cuci kakus, makanan dan perlengkapan bayi, serta makanan cepat saji amat dibutuhkan pengungsi gempa Lombok NTB. Di daerah-daerah terisolasi seperti Desa Santong, Kecamatan Kayangan, Lombok Utara, kebutuhan pokok itu amat dinanti-nanti
Oleh karena itu Markas Pusat Komunitas Relawan Independen (KRI) kembali mengirimkan tim medis/rescue berikut logistik ke lokasi gempa Lombok NTB, Sabtu (11/9). 
KRI juga sudah mengirimkan uang sekitar Rp 20 juta hasil penggalangan dan di berbagai wilayah di Jawa untuk dibelikan kebutuhan bagi korban gempa.
Ketua Umum KRI Pusat, Mario mengatakan, kebutuhan dasar MCK, perlengkapan dan bayi sangat dibutuhkan pengungsi, khususnya di titik terparah 
 "Uang hasil penggalangan dana yang dikirim relawan di lokasi bencana langsung dibelikan kebutuhan pokok pengungsi," katanya, seperti dikutip dari Suara Merdeka, Jumat (10/8). 
Terkait pengiriman logistik dan personil tambahan ke Desa Santong, Mario menginformasikan, rencananya bantuan itu akan diterbangkan bersama bantuan dari SAR HNC Lanud Adi Soemarmo dengan menggunakan pesawat Hercules. 
Baca juga : KAMMI Galang Dana Peduli Lombok 
bantuan-kri-1

Sebelumnya, KRI bergerak cepat melakukan penggalangan dana untuk korban gempa Lombok NTB. Salah satu contoh penggalangan dana digelar di sekitar Asrama Haji Donohudan, yang ramai oleh pedagang dan pengantar haji. 
Koordinator aksi penggalangan Komandan TRC KRI, Teguh alias tukimen mengatakan, anggotanya bergerak menghimpun dana.
Tak hanya donasi uang saja yang dikirim langsung ke Lombok. KRI juga sudah menggalang pengumpulan logistik kepada korban gempa. 
Sekjen KRI Wahyudi Jenggot mengatakan komunitasnya juga mengirimkan tim medis dan tim rescue terjun di lokasi bencana yang di pimpin Cak Katir anggota dari Jombang Jatim. Tim ini langsung menuju lokasi bencana terparah dan terisolasi.
Jenggot yang turut serta mengawal pengumpulan donasi juga mengkoordinasikan pengiriman personil dan logistik ke Lombok baik melalui udara, darat dan laut.  
"Belasan personil sudah berada di Lombok. Kami berusaha mencapai titik terparah gempa dan memberikan bantuan ke sana. Karena sebaik baiknya manusia adalah manusia yang bermanfaat bagi sesama," katanya.(red) 
bantuan-kri-2

Simak juga : 6 Kecamatan di Bumi Sukowati Alami Krisis Air Bersih

KAMMI Galang Dana Peduli Lombok



SUKOHARJO,wartosolo.com - Bidang Sosmas (Sosial Kemasyarakatan) Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia 'KAMMI'  mengadakan aksi galang dana yang bertempat di perempatan Kartasura, Sukoharjo pada hari Rabu 2 Agustus 2018 pukul 15.30 WIB.

Aksi galang dana yang diikuti anggota KAMMI sore itu (2/8) bertujuan untuk membantu  korban gempa di Lombok dan sekitarnya.

Gempa berkekuatan 4,2 SR telah terjadi di Lombok Timur pada hari Rabu (1/8) . Gempa tersebut merupakan gempa susulan dari sebelumnya yang terjadi pada (29/7) di daerah Lombok, Bali, dan Sumbawa. dengan kekuatan 6,4 SR. Gempa mengakibatkan 16 orang meninggal dunia , ratusan luka-luka , dan ribuan rumah milik warga hancur. 
Baca juga : 6 Kecamatan di Bumi Sukowati Alami Krisis Air Bersih 
"Aksi ini atas kepedulian kami kepada korban gempa  yang mana mereka adalah saudara kita juga." Ujar Amin Karyadi - Kepala Bidang Sosmas.
Kegiatan aksi ini disambut baik oleh masyarakat dan pengendara di ruas jalan Solo-Semarang tepatnya di Perempatan Kartasura, Sukoharjo. Terbukti dengan total dana terkumpul selama kurang lebih dua jam sebesar Rp 1.399.800 yang akan disalurkan melalui PKPU Solo.

"Korban sangat membutukan keringanan uluran tangan dari kita untuk membatu walaupun sedikit. Dan karena acara ini merupakan acara yang positif maka kami mengajak semua anggota KAMMI Al-Aqsha IAIN  Surakarta dan masyarakat untuk ikut berpartisipasi melakukan kebaikan untuk saudara kita" pungkas Amin.
Simak pula : Dibantu Alsintan, Gapoktan Diminta Tingkatkan Produktivitas Pangan

Dari Kumpul Bareng Mbak Duta Wisata Boyolali 2018

mbak-duta-wisata-boyolali

*Semula Tontonan, Kini Menjadi Tuntutan

BOYOLALI,wartosolo.com-Hendrawan Dwi S dan Misi Haryanti resmi dinobatkan sebagai Mas dan Mbak Duta Wisata Boyolali 2018. Di tangan mereka harapan agar potensi wisata dan nama Kabupaten Boyolali moncer di kancah nasional dan internasional. 
Sebagai dua pasangan duta wisata, Hendrawan Dwi S yang bekerja sebagai karyawan bank di Boyolali. Lalu Misi Haryanti, mahasiswi di jurusan Sastra Indonesia UNS Surakarta harus bisa menjadi pasangan yang menjadi tuntunan. Ibaratnya dulu sebagai tontonan. Kini Mbak dan Mas Boyolali harus bisa memerankan diri sebagai tuntunan.
"Ibaratnya, tontonan menjadi tuntunan," terang tokoh masyarakat Boyolali Endang Srikarti Handayani, Kamis, 2 Agustus 2018.
Tokoh masyarakat Boyolali ini saat berbicara dalam acara kumpul bareng Mbak Duta Wisata Boyolali 2018 di Desa Madu, Kecamatan Mojosongo, menyampaikan tolok ukur dari keberhasilan seorang duta wisata adalah menjalankan misi dan visi yang dititahkan kepadanya. 
Silahkan baca; Siswa Kelas X SMAN 2 Boyolali Digembleng Motivasi Wirausahawan 
Apalagi yang diemban adalah mengangkat nama daerah. Oleh karenanya Anggota DPR RI dari Partai Golkar ini berpesan agar Mbak dan Mas Duta Wisata memegang tolok ukur ini sebagai motivasi mengangkat potensi wisata Boyolali. 
"Semoga amanah yang sedang di delegasikan oleh Mbak dan Mas Duta Wisata Boyolali ini bisa diemban dengan baik. Keduanya adalah tunas bangsa harapan Boyolali dan tentunya Indonesia," imbuh Endang.
Bagi Umi Khasanah, warga Surowedanan, Pulisen Boyolali Kota. Mbak dan Mas Duta Wisata lekat dengan nama daerah. Mereka terus berkiprah dengan membawa nama baik daerah. Pada era modern ini, setiap daerah berlomba-lomba mengangkat nama wilayahnya masing-masing. "Semoga nama Boyolali, khususnya wisatanya kian terangkat dengan kehadiran mereka," kata Umi. 
Hendrawan Dwi S dan Misi Haryanti terpilih sebagai duta wisata setelah dalam babak penyisihkan ratusan peserta. Pada babak final keduanya menjadi yang terbaik versi juri dari 18 finalis. (red)
Baca juga : Dibantu Alsintan, Gapoktan Diminta Tingkatkan Produktivitas Pangan

6 Kecamatan di Bumi Sukowati Alami Krisis Air Bersih

krisis-air-sukowati


SRAGEN,wartosolo.com— Sebanyak enam kecamatan di Kabupaten Sragen mulai mengalami krisis air bersih akibat kekeringan dalam musim kemarau. Untuk kebutuhan sehari-hari, warga di wilayah tersebut terpaksa harus meminta bantuan air bersih.

“Enam kecamatan itu diantaranya Tangen, Jenar, Sumberlawang, Mondokan, Miri dan Sragen,” kata Direktur Utama PDAM Tirtonegoro Sragen, Supardi, Selasa (31/7).

Supardi menyampaikan, dibandingkan tahun lalu kekeringan kali ini lebih parah. Pasalnya ini baru berjalan dua bulan srjak Juni lalu. Padahal biasanya puncak kekeringan baru terjadi pada bulan Agustus.

Untuk mengatasi masalah tersebut pihaknya telah menerima permintaan droping air bersih sekitar 100 tangki. Jumlah itu menurutnya lebih banyak dibanding tahun lalu pada bulan yang sama.

“Lebih banyak tahun ini dibanding tahun lalu. Tahun ini dari bulan Juni sampai Juli sudah full. Bahkan satu hari bisa berit-rit. Total sudah ada 100 tangki yang kita kirim berdasarkan permintaan dari BPBD dan komunitas atau bantuan sosial,” terang Supardi.

Supardi menyatakan, meski permintaan lebih banyak, pihaknya memastikan siap untuk memenuhi permintaan droping air. Mekanismenya PDAM bekerjasama dengan BPBD memenuhi permintaan droping dari desa.

Selain dari BPBD, permintaan droping juga banyak datang dari komunitas dan pihak ketiga. Khusus untuk komunitas,  PDAM menerapkan kebijakan lebih longgar yakni airnya digratiskan dan hanya dibebani biaya transport dan sopir saja.

“Jumlah armada kita ada enam, yang dua memang sudah tua. Tapi tetap siap untuk melayani berapa pun permintaan droping,” katanya. (timlo.net)


Dibantu Alsintan, Gapoktan Diminta Tingkatkan Produktivitas Pangan

bantuan-endang-golkar


BOYOLALI,wartosolo.com-Kelompok tani dan gabungan kelompok tani (gapoktan) dari enam kecamatan di Boyolali diminta memanfaatkan betul-betul bantuan alat mesin pertanian (alsintan). Petani yang tergabung dalam 19 kelompok tani/gapoktan yang menerima bantuan ini didesak memanfaatkan alsintan untuk meningkatkan produktivitas pertaniannya. 
Hal ini ditegaskan anggota DPR RI Endang Srikarti Handayani saat menyerahkan bantuan alsintan kepada perwakilan kelompok tani, kemarin. 
"Semoga bantuan ini meningkatkan hasil produksi pertanian di Boyolali," tegas wakil rakyat dari partai pohon beringin. 
Endang juga mengimbau kepada penerima bantuan ini untuk memelihara alat pertanian itu. Apalagi sampai alsintan mangkrak dan tiak terurus. 
"Jangan sampai mangkrak, tidak terurus dan jangan sampai di jual atau pindah tangan ya," pesan politisi asli Kota Susu ini. 
Simak pula : 
Dalam seremoni penyerahan bantuan kemarin lusa, terlebih dahul peralatan tani diregistrasi ke dinas pertanian setempat. Setelah itu dilakukan serah terima bantuan ini. 
Kepada 19 kelompok tani/gapoktan ini, wakil rakyat perempuan ini menyerahkan, traktor roda dua sebanyak 18 unit, cultivator dua unit, dan pompa air 14 unit. 
Sebelumnya pada Selasa (24/7), anggota DPR RI Dapil V Jateng ini juga menyerahkan bantuan serupa kepada kelompok tani di Kabupaten Klaten. Di Klaten sebanyak 100 kelompok tani mendapatkan bantuan traktor roda dua. 
Selama proses distribusi alat mesin pertanian ini tidak ada pemotongan, atau pungutan liar. 
Dalam proses penyerahan bantuan ini Dinas Pertanian setempat juga dilibatkan dalam proses administrasi dan pengawasan. 
Kunjungi pula : 

Layanan Lumpur Tinja Terjadwal Surakarta

sedot-tinja2


SOLO,wartosolo.com - Saat ini sudah 86,56% (sumber data dari Bapppeda Kota Surakarta) penduduk yang terlayani oleh sarana sanitasi sehat dan baik. Di Surakarta sendiri juga sudah tersedia Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang terdiri dari terpusat dan komunal. Masyarakat yang terlayani oleh IPAL Terpusat jumlahnya lebih tinggi daripada IPAL Komunal. Selain itu, sekitar 15.000 KK juga sudah memiliki tangki septik. Untuk mendukung layanan sanitasi, kapasitas Instalasi Pengolahan Limbah Tinja saat ini adalah 46 m3/hari.
Peraturan Walikota nomer 8 tahun 2016 tentang pengelolaan Lumpur Tinja menyebutkan tentang antara lain : 
•Setiap Bengunan jika belum memiliki akses ke sistem air limbah kota harus mengalirkan limbahnya ke unit setempat yang memenuhi ketentuan teknis dan administratif (pasal 3 ayat 1)
Simak : Petani di Klaten dan Boyolali Terima Bantuan Alsintan 
•Setiap unit setempat teregistrasi harus menjalani penyedotan wajib setiap 2 (dua) sampai 5 (lima) tahun (Pasal 4 ayat 1)
•Penyedotan wajib dikelola oleh PDAM dan dikenakan tarif layanan lumpur tinja ang ditetapkan oleh Walikota atas usulan PDAM (Pasal 4 ayat 2 dan 3)
•Pengangkutan Lumpur Tinja dilakukan menuju instalasi pengolahan yang ditentukan (Pasal 5 ayat 1)
Terkait tentang tarif layanan sebagaimana tersebut dalam Pasal 4 Perwal no 8 tahun 2016 termaksud diatas, telah ditetapkan dalam Peraturan Walikota Nomer 5 tahun 2018 tentang Penetapan tarif layanan lumpur tinja terjadwal dan golongan pelanggan perusahaan umum daerah air minum kota Surakarta dan Peraturan walikota nomer 6 tahun 2018 tentang penetapan tarif sistem pengelolaan air limbah domestik terpusat dan golongan pelanggan perusahaan umum daerah air minum kota Surakarta.

sedot-tinja3

Upaya penyedotan lumpur tinja dilakukan secara terjadwal yang dikenal dengan Layanan Lumpur Tinja Terjadwal (L2T2), dimana setiap Unit Rumah yang memiliki tangki septik dan terdaftar di Perumda Air minum kota Surakarta otomatis akan dilakukan penyedotan secara periodik/terjadwal setiap 2-5 tahun sekali.
Penyedotan dilakukan oleh Truk Sedot Lumpur Tinja milik Perumda Air Minum Kota Surakarta dan Truk Milik pihak Swasta yang telah bekerjasama dengan Perumda Air Minum Kota Surakarta.
Selanjutnya Truk Layanan tersebut akan membuang lumput Tinja tersebut ke Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) untuk di olah lebih lanjut.
Seluruh rangkaian mulai dari registrasi Pelanggan, Penjadwalan, Penyedotan, Pembuangan ke IPLT, dilakukan dengan bantuan teknologi Management Information System (MIS) yang dikelola terpusat oleh Perumda Air Minum Kota Surakarta, sehingga setiap proses dapat terpantau kegiatannya secara real time.
Dalam mewujudkan program L2T2, pihak Perumda Air Minum Kota Surakarta didukung oleh USAID IUWASH PLUS.(**)
Kunjungi pula : Video - TNI AD Mulai Rehab Rumah Zohri, Wujud Sinergitas Komponen Bangsa
sedot-tinja4

Petani di Klaten dan Boyolali Terima Bantuan Alsintan



BOYOLALI,wartosolo.com-Sebanyak 100 kelompok tani di Kabupaten Klaten dan 19 kelompok tani dan gabungan kelompok tani (gapoktan) di wilayah Boyolali mendapatkan bantuan alat mesin pertanian (alsintan). Bantuan alsinta ini secara simbolis diserahkan anggota DPR RI Endang Srikarti Handayani kepada perwakilan kelompok tani secara terpisah Selasa-Rabu (24-25/7). 
Bantuan alat mesin pertanian ini merupakan realisasi dari kegiatan serap aspirasi yang dilakukannya selama ini. Ia mengimbau bantuan alsintan ini dipergunakan sebaik-baiknya. 
Kepada para kelompok tani di dua kabupaten itu, Endang Srikarti Handayani berpesan agar bantuan ini dipakai sebaik-baiknya. Sehingga kelak setelah digunakan bisa meningkatkan produktivitas petani.
Baca : 
"Jangan sampai mangkrak, tidak terurus. Semoga bantuan ini meningkatkan hasil produksi pertanian di Boyolali, dan jangan sampai di jual atau pindah tangan," pesan wakil rakyat dari Partai Golkar ini. 
Anggota DPR RI Dapil V Jateng ini menambahkan bantuan alat pertanian di Klaten yakni traktor roda dua.  Adapun di Boyolali ada bantuan traktor dua roda 18 unit, cultivator dua unit dan 14 pompa air. Dalam proses penyerahan bantuan ini Dinas Pertanian setempat juga dilibatkan dalam proses administrasi dan pengawasan. 
Menurut Sujito perwakilan kelompok tani asal Simo, bantuan pompa air dan traktor roda dua amat dibutuhkan petani di daerahnya. Pasalnya pada musim kemarau seperti ini alat penyedot air amat dibutuhkan untuk menyuplai pertanian atau ladang agar petani tetap panen tanaman palawia atau padi. (dok)  
Simak juga : 

Gerindra Karanganyar Siap Tancap Gas Menangkan RODA 

Gerindra Karanganyar Siap Tancap Gas Menangkan RODA 

(KARANGANYAR,wartosolo.
com) - Pasca verifikasi vaktual (VerFak) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Karanganyar, dinyatakan lolos, partai binaan Prabowo Subianto tengah bersiap memanaskan mesin untuk memenangkan pasangan Rohadi Widodo - Ida Retno Wahyuningsih (RODA) dalam Pilkada 2018.

Terlebih, hadirnya secara langsung kedua bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati Karanganyar saat VerFak, menjadi penyemangat tersendiri bagi struktural partai dan kader untuk tancap gas memenangkan Pilkada 2018. "Saya terima kasih sekali dengan hadirnya Pak Rohadi dan Ibu Ida sebagai balon pasangan yang DPP usung. Tentu ini menjadi semangat tersendiri bagi struktur maupun kader untuk kerja cepat," papar Ketua DPC Gerindra Karanganyar, Yulianto saat ditemui awak media, Kamis (1/2/2018) kemarin. 


Kedatangan RODA sebut Yulianto, merupakan kali pertama di DPC Gerindra dan bertemu langsung dengan kader serta struktural. Kedatangan Paslon Roda, dipastikan menjadi daya dobrak mesin patai untuk segera bergerak dengan cepat. "Setelah VerFak ini selesai, kita akan lakukan konsulidasi internal untuk pemenangan RODA. Intinya dari struktural partai maupun kader semuanya siap mengawal dan memenangkan," ucapnya optimis. 
Simak : Mabes Polri Pantau Langsung Simulasi Pengamanan Pilkada Serentak 2018
Disinggung adanya isu perpecahan di internal Partai Gerindra, karena ada simpatisan yang mendukung pasangan Yuliatmono - Rober, DPC Gerindra memastikan secara struktural tidak ada perpecahan. Pihaknya menilai, adanya sebagian orang yang mengatasnamakan Garuda Bedal (Gardal) hanya merupakan simpatisan partai. 

"Mereka hanya simpatisan, tidak ada struktural maupun organisasi sayap partai resmi. Untuk sanksi kami belum sampai ke sana, baru sebatas informasi," tandasnya. (hrn) 

Bantuan Pasangan Lansia Karanganyar Yang Sempat Terlantar Mulai Mengalir

lansia-karangayar-1

KARANGANYAR,wartosolo.com- Pasangan lanjut usia (Lansia) asal Desa Tohkuning, Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, yang sempat terlantar mulai mendapat perhatian.

Tak hanya dari Jajaran Polres Karanganyar, berbagai komunitas sosial pun mulai mendatangi rumah Mulyadi - Repyoh. Pasca mendapat bantuan dari  Relawan Karangpandan atau RENDAN, kali ini giliran Pejuang Sosial Comunnity (PSC) KarangAanyar memberi bantuan. 


Kedatangan PSC  bersama Kapolres Karanganyar, AKBP Henik Maryanto ini turut membawa tim medis untuk memeriksa kesehatan kedua lansia tersebut. "Dari hasil pemeriksaan, secara umum kondisi kedua pasangan lansia ini baik dan tadi oleh tim medis sudah diberi vitamin, ujarnya Kapolres kepada awak media, Kamis (1/2/2018). 
BACA :  Bendungan Jebol, Belasan Hektar Lahan Pertanian Gagal Panen
Saat bertemu Kapolres, Mbah Repyoh menyampaikan keluh kesah tentang penyakit yang diderita suaminya. Mulyadi yang sehari-hari bekerja loper koran, sudah tidak bisa kemana-mana karena jatuh sakit. 
Sementara  tiga anaknya sudah meninggal dunia. "Mereka hidup sendirian di rumah kurang layak. Kami hadir memberikan sedikit bantuan,” tambah  Kapolres. 

Sementara itu, Humas PSC Karanganyar, Marfuah DN menjelaskan, secara umum bangunan fisik rumah pasangan Lansia ini cukup memprihatinkan. Sebab, kondisi rumah pengap dan tidak memiliki penerangan listrik.  "Rumah mbah repyoh hanya mengandalkan penerangan lilin tidak ada listrik karena tidak mampu Pasangan Lansia Terlantar, "Banjir" bantuan.

Kisah nasib pasangan lansia asal Desa Tohkuning, Karangpandan Kabupatenkaranganyar, Mulyadi (70)-Repyoh (65) mengundang prihatin semua pihak. Setelah mendapat bantuan Relawan Karangpandan atau RENDAN, untuk kedua kalinya Pejuang Sosial Comunnity atau PSC Karanganyar memberi bantuan. 
Kedatangan PSC kali bersama Kapolres Karanganyar, AKBP Henik Maryanto. Selain membawa bantuan, jajaran POLRES juga membawa ikut serta tim medis untuk memeriksa kesehatan kedua lansia tersebut. 
"Dari hasil pemeriksaan secara umum kondisi kedua pasangan lansia ini baik dan tadi oleh tim medis sudah diberi vitamin, ujarnya

Keluh kesah 

Saat bertemu Kapolres, Mbah repyoh menyampaikan keluh kesah tentang penyakit yang diderita suaminya. “Mbah Mulyadi dulunya loper koran, tapi sekarang tak bisa kemana-mana karena sakit. Istrinya, Repyoh yang mengurusnya. Tiga anaknya sudah tiada. Mereka hidup sendirian di rumah kurang layak. Kami hadir memberikan sedikit bantuan,” jelas kapolres. 
lansia-karangayar-2

Sementara itu Humas PSC Karanganyar, Marfuah DN menjelaskan secara umum bangunan fisik rumah Mbah Mul sudah lumayan, meskipun masih jauh dari kata layak.  "Rumah Mbah Repyoh hanya mengandalkan penerangan lilin. Mereka  tidak pinya listrik karena tidak mampu membayar, kondisi ini sangat memperihatinkan," urainya.

Marfuah, kasus pasangan lansia yang senpat terlantar ini hanya gambaran kecil yang ada di Karanganyar. Sebab, tidak menutup kemungkinan kasus lansia terlantar ini masih banyak terjadi. 
"Ini mungkin hanya satu dari sekian lansia yang mengalami nasib yang sama seperti mbah Repyoh namun belum tersentuh bantuan. Kami harap pemerintah lebih sigap dan teliti dalam mencari data kemiskinan di Karanganyar," pungkasnya. (hrn)

Mabes Polri Pantau Langsung Simulasi Pengamanan Pilkada Serentak 2018

simulasi-pilkada-kra-2

(KARANGANYAR,wartosolo.com) - Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 serentak, Polda Jawa Tengah, mengintensifkan pengamanan wilayah yang masuk rawan kericuhan. Pengamanan berlapis serta atnisipasi kericuhan menjadi penekanan dalam simulasi pengamanan Pilkada  serentak yang digelar di Alun-Alun Karanganyar, Selasa (30/1/2018). 

Simulasi yang melibatkan hampir seribuan personil kepolisian Polres Karanganyar dan satu SSC personil Detasemen C Satuan Brimob Polda Jateng, menunjukkan kesiagapan mengantisipasi adanya kericuhan saat Pilkada. Berbagai simulasi kericuhan diperagakan selama hampir 3 jam. Seperti tindakan cepat reaktif menghalau kericuhan massa, serta  pengamanan KPU penyelenggara pemilu maupun calon pasangan. 

“Saya bertugas melihat kesiapan Polda Jawa Tengah untuk pengamanan Pilkada serentak. Setelah melihat simulasi ini, saya optimis Jajaran Polda Jawa Tengah dan Polres Karanganyar siap mengamankan Pilkada serentak 27 Juni 2018 nanti,” papar Kakor Sabhara Mabes Polri Irjen Pol Sudjarno kepada awak media usai menyaksikan simulasi. 
BACA : Wakil Bupati Karanganyar Ingatkan Netralitas PNS 
Dalam pengamanan Pilkada serentak, Polri masih dibackp up dengan personil TNI yang bersama-sama memastikan pemilihan berjalan dengan lancar. Kepolisian  memberikan apresiasi terhadap komitmen TNI dan Polri dalam  menjaga netralitas  di Pilkada serentak. 

Tak hanya itu, Pilakda serentak 2018 yang diikuti 171 daerah membuat Polri kian intens melakukan koordinasi, baik  pengamanan jelang kampaye maupun menjelang pencoblosan nanti. Acaman, kata Irjen Pol Sudjarno dapat muncul saat awal, proses  perhitungan maupun pasca. Oleh karena  itu, pihaknya meminta tidak memandang remeh informasi sekecil apapun. 

“Evaluasi Sispamkota kabupaten/kota ini ditangani oleh Polda setempat. Sedangkan Sispamkota Provinsi dievaluasi Mabes Polri,” tambah  Ketua Tim Asistensi dan Pamatwil Mabes Polri untuk Pilkada Jawa Tengah itu.
simulasi-pilkada-kra-1


Pantuan dalam simulasi ini,  memperagakan kesiapsiagaan petugas  dari tim gegana yang berhasil menjinakkan bom yang dipasang di depan kantor KPUD Karanganyar. bahkan, simulasi juga memperagakan  kecewa salah satu pendukung pasangan calon  terhadap hasiul pemungutan suara di TPS 04 Jungke, Karanganya yang berakhir bentrok dengan petugas.  (hrn)
SIMAK JUGA : Marsekal TNI AU Yuyu Sutisna Kunjungi Sekolah Unggulan Boyolali

Pilkada Karanganyar, Relawan FKSPN Deklarasikan Dukung RODA

FKSPN-RODA

(KARANGANYAR,wartosolo.com) - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018 Karanganyar mulai menghangat, meski KPU setempat belum menetapkan pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati periode 2018-2023. Berbagai dukungan pun mulai mengalir dari berbagai pihak, baik relawan atau komunitas. 
Salah satunya dari Kesatuan Serikat Pekerja Nasional (KSPN) Kabupaten Karanganyar yang deklarasi mendukung pasangan bakal calon Rohadi Widoso - Ida Retno Wahyuningsih (RoDa). Deklarasi ini ditandai dengan dibentuknya relawan  KSPN RODA untuk mendukung Calon Bupati dan Wakil Bupati 2018-2023 Rohadi-Ida.
Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Federasi Kesatuan Serikat Pekerja Nasional (FKSPN) Karanganyar Hariyanto mengatakan, KSPN Karanganyar yang terdiri dari 17 Pengurus Unit Kerja (PUK) sepakat mendukung RODA. Pengurus PUK itu terdapat 17-18 perusahaan yang tersebar di Karanganyar dengan jumlah anggota mencapai 10.800 pekerja. "Itu berdasarkan hasil verifikasi Desember 2017. Sebanyak lima puluh orang perwakilan relawan, memberikan dukungan kepada RODA melalui deklarasi ini," ungkapnya seperti dalam keterangan tertulisnya, Selasa (30/1/2018). 
BACA : PDIP Karanganyar Siap Jemput Bola Menangkan YuRo
Disebutkan, Relawan KSPN mendukung Rohadi sebagai bakal calon Bupati Karanganyar karena  dinilai sebagai salah satu politikus yang tulus, santun dan sederhana. Relawan KSPN juga menyesalkan pisahnya pasangan YURO (Yuliatmono - Rohadi) sebagai korban kebijakan partai di tingkat atas, karena sebenarnya KSPN tetap menginginkan duet Yuli-Rohadi.
Harapan dalam deklarasi ini, visi misi RODA nantinya bisa mendukung kaum pekerja khususnya di Kabupaten Karanganyar. "Kami harapkan bersama RODA perubahan yang lebih baik, ada peningkatan kesejahteraan terhadap kaum pekerja dan keluarganya. Penegakan aturan ketenagakerjaan secara tegas dan nyata, agar para pekerja merasa nyaman dalam bekerja", tambahnya.
Hariyanto juga menyampaikan, alasan memilih RODA dalam kontestan Pilkada Karanganyar karena kesan yang ditunjukkan sosok Rohadi adalah seorang politikus yang  santun, religius, jujur, amanah serta tidak ingkar janji. (hrn)
SIMAK JUGA : Pringgondani Outbound Gembleng Karakter Kepemimpinan IPM Se-Sragen

PDIP Karanganyar Siap Jemput Bola Menangkan YuRo


pdip-karanganyar-1

(KARANGANYAR,wartosolo.com) - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Karanganyar, menggelar rapat koordinasi pemenangan pasangan dalam Pilkada Karanganyar 2018.  Dalam Rakor itu, PDIP siap memenangkan pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati  Yuliatmono - Rober Christanto (YuRo).
Rapat konsulidasi yang digelar di gedung paripurna DPRD Karanganyar pada Sabtu (27/1) malam, turut dihadiri pimpinan partai koalisi, seperti Partai Demokrat, PPP, PAN, Hanura, PKB, dan Golkar. Tak ketinggalan pasangan balon Yuliatmono dan Robert Christanto kali pertamanya dihadirkan dalam kegiatan internal PDIP Karanganyar. 
Dalam sambutannya, Ketua DPC PDIP Karanganyar Endang Muryani menegaskan, jika seluruh kader, simpatisan, organisasi sayap partai telah siap memenangkan pasangan Yuli-Rober. "Siapkan seluruh pengurus, kader, simpatisan partai untuk memenangkan pasangan Yuli-Rober," tanya Endang yang langsung dijawab dengan uncapan siap ratusan kader yang hadir dalam konsulidasi tersebut. 

Endang juga menyatakan, jika Pilkada 2018 diibaratkan perang, maka pengecekan terhadap kesiapan seluruh prajurit menjadi hal yang sangat penting. Sebab, kunci kemenangan dalam perang salah satunya tergantung sejauh mana semangat prajurit untuk memenangkan perang. 
"Kalau mau perang pasukannya di cek dulu. Kita pastikan seluruh pengurus anak cabang (PAC) sudah benar-benar siap sampai di tingkat ranting dan anak ranting," tegasnya. 
Untuk memenangkan YuRo, PDIP siap nenggelar konsulidasi lanjutan di tingkat PAC dan Ranting. Bahkan, untuk memastikan kemenangan YuRo, pihaknya mengintruksikan jemput bola ke masyarakat. "Saat ini sayap partai juga mulai terbentuk. Saya berharap malam ini awal untuk berjuang dan memenangkan calon YuRo baru," tandasnya. 

pdip-karanganyar-2.jpg

Sementara itu, Yulitmono selaku pasangan balon yang diusung PDIP dan Golkar serta 5 Parpol lain berterimakasih kepada Ketua Umum PDIP yang telah memasangkan dengan salah satu kader terbaik PDIP Karanganyar.  Seluruh perjuangan yang akan dilalui sampai Juni mendatang untuk kemajuan Karanganyar 5 tahun ke depan. 
"Rasanya saya ingin seperti ini sejak dulu, tapi dak pernah diundang. Saya sudah kekuarga PDIP, ojo  di sio-sio ya. Masa lalu biarlah berlalu. Sejarah jangan untuk dilihat," kata Yuliatmono dalam sambutannya. 
Lebih lanjut Bupati Karanganyar itu menyatakan, secara kalkulasi di atas kertas yang diusung 7 partai polituk sudah dapat dipastikan menang jauh. Tetapi dirinya meminta semua pihak tidak menganggap remeh musuh.  "Dalam hitungan kertas kita pasti menang, tapu jangan jumawa. Biar semua tahu rahasia tuhan diturunkannya YuRo. Saya ingin Karanganyar lebh solid, kompak, karena ini bangunan demokrasi," pungkasnya. (hrn)
SIMAK JUGA : Dua Pasang Balon Pilkada Karanganyar Jalani Test Kesehatan

 
Copyright © 2015 WARTO SOLO. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger
>