Hukum Kriminal    Inspirasi    Kesehatan    Ekonomi    Wisata    Komunitas    Pendidikan    Kuliner    News    Peta Situs   

Sosok Inspiratif

Intan Dituntut Multi Talenta

TERJUN ke dunia panggung hiburan zaman sekarang ini tak melulu mengandalkan para ayu dan tubuh aduhai. Sekali kelebihan yang diber...

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

SUARA MERDEKA SOLO

SILAHKAN PESAN/ORDER

SILAHKAN PESAN/ORDER

Follow by Email

SILAHKAN KUNJUNGI SITUS KAMI

Tampilkan postingan dengan label INSPIRASI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label INSPIRASI. Tampilkan semua postingan

Sri Djarwanti Rela Dimutasi Demi Barhaji Bareng Mertua

haji-sri-djarwanti

WARTOSOLO.COM-Setelah menanti kabar keberangkatan selama beberapa hari, Sri Djarwanti dan suaminya Sudirno akhirnya bisa bernafas lega berangkat ke Tanah Suci untuk berhaji. 
Pasangan suami istri ini bisa terbang ke Rumah Allah, sehari setelah peringatan HUT RI 17 Agustus 2016 dengan menumpang pesawat pengangkut rombongan kelompok terbang 25 dari Bandara Adi Soemarmo Jawa Tengah. 
Pasangan asal Solo, Jawa Tengah yang tergabung dalam kelompok terbang 16 Embarkasi Solo ini terpaksa menunda keberangkatannya karena ibu dari pasangan ini yang juga terdaftar dalam jamaah haji 2016, belum menerima visa dan paspor. 
Si Ibu yang bernama Samiyem (79), tak mau berpisah dengan anak kesayangannya itu saat bertolak ke Arab Saudi. Walaupun petugas di daerah menjelaskaan, bahwa dokumen sang ibu belum jadi. Beberapa waktu lalu, nama Samiyem mencuat di media massa karena ketekunannya menabung selama bertahun-tahun dan akhirnya bisa ikut berhaji.
Atas kesepakatan bersama, akhirnya rombongan itu menanti selesainya pengurusan dokumen dari Jakarta dan berangkat bersama dengan menggunakan pesawat yang open seat. 
Menurut Sri Djarwanti, pertimbangan membatalkan penerbangan bersama kloter 16 Embarkasi Solo dikarenakan tak tega terpisah dari sang ibu mertua. 
Ia begitu hafal dengan karakter ibunya tersebut, dan bersedia menerima keluhan ibu untuk tidak berangkat lebih dulu. 
Bagi Sri Djarwanti, permintaan sang ibu menjadi sebuah cobaan yang berat karena ia pun tak bisa berpisah dengan adik kandungnya yang juga tergabung di kloter 16. Namun karena pertimbangan faktor psikologis dan kesehatan sang ibu mertua, akhirnya mundur dari jadwal yang dipilih.
"Ini cobaan bagi saya d Tanah Air sebelum berangkat ke Tanah Suci. Harus saya hadapi meskipun berat," kata dia sebelum take off. 
Karena pembatalan tersebut, ia bersama keluarganya memberanikan diri untuk tidak berangkat dulu dan mengajukan permohonan ke petugas daerah untuk bisa diikutkan rombongan daerah lain yang kursinya kosong. Atas kerja keras dan upaya petugas daerah dan embarkasi, akhirnya harapan adanya open seat terwujud. 
Pada kloter 25 dari Yogyakarta diketahui ada beberapa seat yang kosong karena pemiliknya sedang sakit dan dirujuk ke rumah sakit sehingga tidak bisa berangkatan. 
"Kebetulan ada kursi (seat) kosong di kloter 25, dan kami diizinkan bergabung menuju Tanah Suci," ungkap Sri Djarwanti.

Open Seat

Tiga orang sekeluarga dan dua orang dari kloter 16 yang juga tertahan keberangkatannya akhirna bisa diterbangkan ke Arab Saudi pada, Kamis 18 Agustus 2016 sore tergabung dengan kloter 25 asal Yogyakarta. Sehingga kelima calhaj yakni, Samiyem, Sri Djarwanti, Sudirno, Sudarto dan Larsih bisa berhaji.
djarwanti-haji-sri-

Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama (PHU Kemenag) Kota Surakarta, Rosyid Ali Safitri menyatakan, di antara jamaah ini terpisah dari rombongan besar dikarenakan ada dokumen yang belum komplit. Sementara jamaah lainnya rela tidak terbang bersama kloternya karena ingin bersama anggota keluarga yang menunggu pengurusan dokumen. Seperti keberangkatan keluarga Samiyem, karena visa yang bersangkutan baru jadi setelah kloter 16 berangkat, akhirnya keberangkatan diundur. "Anak Bu Samiyem (Sudirno), dan istrinya (Sri Djarawanti) rela membatalkan kebarangkatan dengan kloter 16 karena tak mau berpisah dengan sang ibu. Sehingga keberangkatannya ke Tanah Suci baru bisa dilaksanakan setelah dokumen (visa/paspor) sudah datang," kata Rosyid. 
Kasubbag Humas PPIH Embarkasi Solo, Agus Widagdo mengatakan, adanya mutasi calhaj dari kloter 16 ke kloter 25. Proses semacam itu memang wajar, selama ada kekosongan kursi, dan ada calhaj yang sudah siap mengisinya. "Asalkan ada kursi kosong dan calhaj siap, maka bisa dimungkinan untuk bergabung. Seperti mutasi dari kloter 16 yang tertunda keberangkatannya ke kloter 25 yang kebetulan ada kursi kosong karena calhaj dirujuk ke rumah sakit," paparnya. (*/)     

Keselamatan, Operasi dan Pelayanan Angkutan Umum


Djoko-Setijowarno

WARTOSOLO.COM-Kondisi operasional angkutan umum saat ini cukup banyak tantangannya. Ruang lalu lintas jalan dan pedestrian yang semakin padat dengan bertambahnya jumlah sepeda motor dan mobil pribadi. Juga penggunaan trotoar untuk pejalan kaki, PKL, maupun pengguna lainnya.
Adanya penambahan traffic light pada beberapa persimpangan mengakibatkan bertambahnya waktu perjalanan.
kondisi jalan yang dilalui kendaraan umum, sebagian besar telag alami kerusakan jalan. Ada pemaksaan bus masuk ke dalam terminal yang tidak tercantum dalam time table bus. Rendahnya jaminan keamanan, seperti pelemparan kaca bus maupun penghadangan di Sumatera. Berkembangnya angkutan tidak resmi sebagai  dampak tidak dilakukannya penegakan hukum.
Harga suku cadang semakin naik, namun load factor kian menurun mendorong pengusaha lakukan efisiensi yang terkadang abaikan aspek keselamatan. Perilaku pengemudi sulit dikontrol, walau sudah dilakukan pembinaan. Pengusaha yang manajemennya kurang baik, cenderung tidak mentaati peraturan yang berlaku.
Adanya jalan lingkar kota di beberapa daerah, mengurangi akses pelayanan kepada penumpang. Meski tersedia terminal, tapi tidak dilengkapi akses transportasi umum lokalnya.
Ada diskriminasi bunga kredit perbankan untuk pinjaman pembelian kendaraan umum dan kendaraan pribadi. Kendaraan umum lebih tinggi ketimbang kendaraan pribadi, mestinya terbalik jika pemerintah pro angkutan umum.

Pemicu kecelakaan

Beberapa yang dapat dijadikan pembelajaran atas musibah kecelakaan transportasi umum. Adalah kewajiban pemerintah untuk sediakan dan jaminan sarana dan prasarana transportasi serta penyelenggaraan kegiatan transportasi yang aman, nyaman, lancar dan menyenangkan bagi pengguna jasa.
Setiap kecelakaan transportasi pada kenyataannya selalu libatkan beberapa faktor, seperti perangkat lunak, perangkat keras, lingkungan alam, dan manusia. Jaminan terhadap  penyelenggaraan angkutan yang aman, nyaman dan menyenangkan sangat tergantung dari kepekaan dan kepedulian atau pelaksana atau pelaku dan penentu kebijakan (regulator) terhadap situasi yang terjadi di lapangan.
Kecelakaan lalu lintas tidak terjadi secara kebetulan dan mendadak, melainkan melalui proses akumulasi dari kegagalan faktor-faktor perangkat lunak, perangkat keras, lingkungan/alam dan manusia yang pada mulanya bersifat laten, kemudian berkembang menjadi kegagalan aktif dan berakhir dengan kerugian atas harta benda dan jiwa manusia...
Perusahaan angkutan umum yang ideal harusbberbadan hukum. Menguasai kendaraan dengan umur karena relatif muda, demi keselamatan angkutan umum di perjalanan.
Menerapkan teknologi informasi dalam sistem manajemen perusahaan, sistem tiketing dan bagasi, manifest pnpng  maupun pemanfaat fas GPS/CCTV dalam pengawasan operasional.
Berperan sebagai mitra pelayanan masyarakat yang baik, adanya hubunguan yang baik antara perusahaa dan penumpang. Menerapkan sistem gaji bagi awak kendaraan, khususnya pengemudi.
Bekerjasama antara pengusaha angkutan, sehingga dapat bersaing dalam peningkatan kualitas pelayanan. Tidak mudah terprovokasi atas kondisi di lapangan. Mempersiapkan regenerasi kepengusahaan yang terencana

Penerapan Sanksi

PP Nomor 74/2014 tentang Angkutan Jalan mengatur itu.
Tugas dan tanggungjawab perusahaan angkutan umum.

1. Memeriksa kondisi kendaraan yang dimiliki sebelum berangkat dari pool atau tempat penyimpanan kendaraan, sehingga kondisi kendaraan dapat diketahui dengan baik.

2. Memberikan pengarahan dan penyuluhan kepada awak kendaraan untuk memberikan pelayanan prima dan lebih mengutamakan keselamatan di jalan.

3. Mengutamakan keselamatan dalam mengoperasikan kendaraan yang memenuhi persyaratan teknik dan laik jalan, sehingga dapat mengurangi risiko terjadinya kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan korban jiwa.

4. Mengangkut penumpang sesuai kapasitas yang  ditetapkan.

5. Mematuhi waktu kerja dan waktu istirahat pengemudi, sehingga awak kendaraan tidak mengalami kelelahan.

6. Mempekerjakan pengemudi yang memenuhi persyaratan sesuai peraturan perundangan yang berlaku dan merupakan pengemudi perusahaan yang bersangkutan.

7. Menyelenggarakan peningkatan kemampuan dan keterampilan pengemudi secara berkala, minimal 1 kali setahun.

8. Memenuhi kelengkapan peralatan standar keselamatan dan peralatan tanggap darurat kecelakaan kendaraan bermotor angkutan penumpang.

9. Melengkapi alat pemantau unjuk kerja pengemudi dan kendaraan, minimal dapat merekam kecepatan kendaraan dan perilaku pengemudi dalam mengoperasikan kendaraannya, seperti fasilitas GPS.

10. Berkaitan masih rendahnya kinerja operasional awak kendaraan angkutan umum, pimpinan perusahaan harus perhatikan beberapa hal, seperti melakukan pengawasan dan monitoring terhadap jam kerja awak kendaraan; mengasuransi awak kendaraan, kendaraan dan penumpang memperbaiki tempat istirahat awak kendaraaan dan fasilitas penunjang; menginventarisir dan mengevaluasi setiap kejadian kecelakaan; dan mengupayakan sistem penggajian secara bulanan...

Adapun kewajiban operator angkutan adalah mengangkut orang Setelah disepakati atau dilakukan pembayaran biaya angkutan oleh penumpang; mengembalikan biaya bila terjadi  pemberangakatan; mengganti kerugian yang diderita penumpang karena lalai melalui asuransi; menurunkan penumpang pada tempat perhentian terdekat; bertanggungjawab atas kerugian yang diakibatkan oleh orang yang dipekerjakan.

Ada sanksi administratif jika melanggar mulai peringatan tertulis, denda administratif, pembekuan izin hingga pencabutan izin. Berkenaan dengan waktu kerja pengemudi, paling lama 8 jam sehari. Setelah mengemudi 4 jam berturut turut, wajib istirahat paling singkat setengah jam (30 menit).
Dalam hal tertentu dapat bekerja 12 jam sehari termasuk wakti istirahat 1 jam...
Keselamatan adalah harapan bersama, baik perusahaan, awak kendaraan, penumpang maupun pengguna jalan...
14/08/16, 22.02 

Djoko Setijowarno Universitas Katolik Soegijapranata, Studied Rekayasa Transportasi at Institut Teknologi Bandung, Studied at Soegijapranata Catholic University, Studied Civil Engineering at Univesitas Diponegoro Semarang, Jawa Tengah.

Dipajangi Boneka Polisi, Pengendara Motor Langsung Tergopoh-gopoh



TASIKMALAYA,wartosolo.com-Ini peristiwa sungguhan ! Sebuah boneka dipajang di tepi jalan. Sebuah papan rambu-rambu dan kendaraan roda dua bertengger di tepi jalan itu, layaknya sebuah razia. Boneka yang mirip manusia bahkan didandani layaknya seorang polisi, berkaca mata hitam dan ada peluitnya. Kontan saja, bagi pengguna jalan yang hendak melintas dan kebetulan tak memegang surat-surat penting bakal belingsatan. Pasti balik kanan tancap gas sekencang-kencangnya menghindari ''polisi'' ini. 


boneka-polisi
Bonka polisi bikin takut
Nah, ternyata dua polisi boneka ini dipajang di pinggir Jalan Raya, Baturuyuk 13/03, Cintaraja, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Boneka ini baru dipajang Senin, 15 Agustus 2016 malam.
Usut punya usut pembuatan polisi palsu diinisiatif warga. Tentu saja tujuannya untuk memberikan peringatan pengguna jalan agar berhati-hati. Sementara tujuan lain adalamemeriahkan HUT ke-71 RI. Kabarnya dana pembuatan bonek ini iuran hingga terkumpul Rp 300 ribu, sehingga bisa diwujudkan dalam bentuk yang bisa dilihat itu. 
Lalu bagaimana kalau ada polisi sungguhan yang kebetulan melintas. Apakah pak polisi akan kaget. Nah masih jadi tandanya . Tapi yang jelas, boneka polisi adalah ide yang unik dan bikin kaget kan ? (*/)

Penerapan Sistem Ganjil Genap di Kota Beijing


WARTOSOLO.COM Pemerintah Kota Beijing telah menerapkan sistem ganjil genap untuk membatasi gerak kendaraan pribadi. Caranya yang dilarang angka akhir dari plat kendaraan. Hari Senin yang dilarang plat nomor berangka 1 dan  6, Selasa 2 dan 7, Rabu 3 dan 8, Kamis 4 dan 9, Jumat 5 dan 0. 

beijing-genap-ala-ganjil
Pesestrian ideal
Angka terakhir tersebut hanya berlaku tiga bulan sekali. Kemudian bergeser untuk hari Selasa 1 dan 5 dan seterusnya,sehingga dengan cara ini sulit untuk memiliki plat kendaraan ganda alias pemalsuan. 
Hari Sabtu dan Minggu serta hari libur nasional tidak berlaku sistem ini. Semua kendaraan boleh melintas. Bila ada yang melanggar, sanksinya cukup berat. Bisa dicabut izin memiliki kendaraan pribadi.
beijing-ala-ganjil-genap
Pedesterian di Beijing
Sementara untuk dapat kendaraan baru melalui sistem undian dari nomor KTOP. Dan kuota untuk mobil baru sangat terbatas. Tapi ada kemudahan menggunakan transportasi unum. Transportasi umum tersedia mulai.pukul 06.00 hingga jam 22.00. Semua kawasan pemukiman pasti dilayani akses transportasi umum. Warga tidak sulit mendapatkan transportasi umum. 
Naik angkutan umum bus cukup bayar 1 yuan setara Rp 2.000. Gunakan kereta sebelumnya cukup bayar 2 Yuan (, namun sejak 1 Januari 2016 dinaikkan jadi 3 Yuan (Rp 6.000).
Pelajar dan mahasiswa cukup bayar 40% dari tarif yang dikenakan bus (0,4 Yuan setara Rp 800) dan kereta (1,2 Yuan setara Rp 2.400).
beijing-ganjil-genap-ala
Pedestrian
Gaji terendah di Beijing 4.000 Yuan yang setara Rp 8 juta. Harga seliter bensin 6 Yuan (Rp 12.000). Tarif parkir 1 jam senilai 5 Yuan (Rp 10 ribu). Gratis jika  parkir sepeda atau sepeda listrik di sekitar kawasan stasiun kereta.
Sejak 2001, sepeda motor dilarang beroperasi di Kota Beijing. Yang dibolehkan sepeda listrik. Jalur sepeda dan sepeda listrik disediakan khusus dan diberi pembatas fisik dengan jalur mobil. Harga sepeda listrik 4.000 Yuan atau Rp 8 juta per unitnya. Kekuatan batere bisa 3 jam. Bergerak dgn laku tdk lebih 60 km per jam.Pemerintah

ganjil-ala-beijing-genap
Bus di Shanghai
Artinya, perlindungan diberikan buat pengguna kendaraan tidak bermotor. Jalur bus tidak diberi pembatas. Cukup diberi marka menerus hingga dua lapis. Dan diberi marka bertuliskan 06.00-22.00. Yang artinya, selama pukul 06.00-22.00 dilarang keberadaraan selain bus masuk atau manfaatkan lajur ini.
Jika ada yang melanggar, dapat dengan mudah terpantau. Selain ada kamera di belakang setiap bus. Juga dipasang kamera CCTV di setiap persimpangan untuk membantu memantau bagi kendaraan yang melanggar.
Sanksi atau dendanya cukup tinggi. Jika langgar tidak perlu sidang pengadiklan. Cukup bayar denda yang dapat  diambil dari debet langsung uang pemilik kendaraan yang disimpan di bank.


ganjil-beijing-genap-ala
Pedestrian nyaman
Teknologi informasi telah digunakan untuk menjaga ketertiban dan keamanan berlalu lintas. Dengan TI dapat sangat membantu dan mempermudah pengawasan pelanggar lalu lintas. Dan semuanya kejadian di jalan raya dapat terpantau dan tersimpan datanya untuk beberapa  minggu bahkan bulan lamanya. Cukup sulit dapatkan Polantas yang berdiri di tepi jalan. Pos Polisi tidak tersedia. Tapi jika ada kecelakaan, Polantas dapat segera ke TKP.
Semoga pengaturan lalu lintas di jalan raya baik Polantas maupun Dinas Perhubungan di setiap kota dapat  meniru cara ini... Memang untuk wujudkan seperti ini perlu punya Kepala Daerah yang  visioner....


*Shangai 14/08/16,

_ Djoko Setijowarno Universitas Katolik Soegijapranata, Studied Rekayasa Transportasi at Institut Teknologi Bandung, Studied at Soegijapranata Catholic University, Studied Civil Engineering at Univesitas Diponegoro Semarang, Jawa Tengah


ARTI SEBUAH NAMA oleh Agus S Dhu Kun


WARTOSOLO.COM- Nama adalah identitas sebutan untuk panggilan kepada siapa kita menginginkan untuk menyebut dan atau memanggilnya,,,  

> Nama akan selalu melekat pada diri subyek atau obyek yang menyandangnya,,, 
Namamu siapa, itu apa namanya,,, (?)
inspirasi-agus-s-dhukun
> Nama itu adalah citra karisma yang bernilai selaras dengan keberadaan yang empunya nama, maka pemberian nama itu sesungguhnya merupakan hakekat dari sebuah do'a,,, 
Dalam Pemahaman Filosofi Jawa : "Asma kuwi kinaryo jopo", artinya nama itu do'a,,, maka bukanlah nama jika tidak sesuai dengan faktanya,,, 

> Ada nama asli, ada nama samaran atau parapan pada diri seseorang, ada nama tambahan, dan ada nama perubahan atau pergantian nama,,, 
Adakah seseorang atau barang yang tanpa sebutan nama? Mungkin saja kita belum tahu namanya,,,

> Nama selain dipakai untuk identitas seseorang dan atau barang juga dipakai untuk hewan,  identitas perkantoran instansi pemerintah dan perusahaan, jalan, kampung desa kota daerah dan istilah satuan ukuran serta kejadian peristiwa, dll keperluan sesuai kepentingannya,,, 

> Seiring dengan perbuatan perilaku sepak terjang seseorang dan perjalanan waktu jaman setiap orang melukiskan citra karisma diri masing-masing yang sangat mempengaruhi namanya,,, 
Perbuatan baik akan menorehkan citra karisma diri nama yang baik, dan perbuatan buruk akan memberi citra yang buruk pada nama seseorang,,, 

> Tidak berlebihan kita menyebutkan jika seseorang yang memiliki track record perilaku baik maka dia akan menyandang nama yang baik (goodwill) dengan sendirinya bahkan bisa termasyhur melegenda di seantero jagad raya, yang sangat lekat dengan kebagusan urusan kerejekiannya,,, dan sebaliknya pula jika nama seseorang itu jatuh maka sangat jelas akan mempengaruhi keterpurukan hidupnya, alias stempel dirinya tak lagi berharga,,, 

> Ternyata sedemikian besar arti sebuah nama dalam peradaban hidup manusia di dunia,,, 
Maka menjaga diri, mengendalikan perilaku dan mawas diri atas segala keberadaan itu sangat-lah perlu karena ada rentetan sebab akibat yang akan berdampak langsung kepada nama seseorang yang dipertaruhkannya,,, 

> Nama itu martabat sebagai referensi diri dimana pun kita berada untuk segala urusan,,, 
Kehilangan nama sama halnya kehilangan kepercayaan relasi yang terkait dengan sumber panguripan (sandang-pangan),,, 

Andai saja kita setiap hidung/kepala (manusia) ini tanpa identitas sebutan nama, kira-kira bagaimana ya kita untuk saling memanggilnya,,,,,??? 

Keterangan : 
Agus  S Dhu Kun, adalah seniman asal Solo yang tinggal di Karanganyar. Ia teman sepermainan Didi Kempot yang terkenal dengan lagunya Stasiun Balapan.
Agus S Dhukun  adalah seniman yang dibesarkan di jalanan. Sehingga kaya asam garam pengalaman hidup.

Dari Jual Nasi Aking, Nenek Samiyem Akhirnya bisa Berhaji



SOLO,wartosolo.com-Kisah kerja keras sosok yang satu ini patut dicontoh. Dari hasil jualan nasi aking selama delapan tahun. Samiyem mampu menambung dan tahun 2016  siap berangkat ke Tanah Suci. Hasil menjual nasi aking selama delapan tahun yakni total Rp 10 juta menyumbang jumlah terbesar dari ongkos haji yang dikeluarkanya.
Samiyem, warga Distrikan RT 05/01 Nusukan, Banjarsari, Solo, Jawa Tengah tergabung dalam kelompok terbang 16 Kota Surakarta. Pada Senin 15 Agustus 2016 mendatang dia sudah terbang ke Arab Saudi bersama putranya (Sudirno) dan menantunya (Sri Djarwanti).
Seperti kata pepatah, takdir, rejeki, jodoh dan kematian adalah rahasia Illah. Hal itu adalah abadi dan manusia tiada yang berdaya dengan ketentuan Illahi.
Samiyem berkata, tekad bulat untuk bertamu ke rumah Allah ini sudah diniatinya sejak 2006. Saat suaminya wafat, Samiyem terus bekerja keras mengumpulkan duit, dari jual nasi aking, rosok (barang bekas), apapun yang bisa dikerjakan dan dijual. 
nasi-aking-samiyem-haji
Penjual nasi aking
aking-samiyem-haji-nasi
Nasi aking

"Saya delapan tahun menabung dari jualan nasi aking dan rosok. Uang hasil penjualan dicelengi (ditabung). Baru mau setoran dibuka. Totalnya 10 jutaan (Rp 10 juta)," katanya, Rabu 10 Agustus 2016.


 Dibeli Pengepul

Istri Suhadi Hadi Kromo Soemito menuturkan, aktivitas mengumpulkan nasi aking ini kian rajin dilakukanya setelah suaminya itu wafat pada Maret 2016. Kegiatan itu ternyata benar-benar membunuh rasa sepinya. Setiap pagi menjemur nasi aking. Setelah berhari-hari dijemur dan kering lalu dikumpulkan di kaleng biskut dan lalu dimasukan plastik. Usai nasi aking terkumpul banyak, baru dijual ke pengepul yang datang ke rumahnya. 
Beberapa saat kemudian, menantunya Sri Djarwanti mengajak untuk berhaji. Kebetulan menantunya itu sudah mendaftarkan dan bisa diberangkatkan pada 2016.
Gayung pun bersambut, Samiyem yang lahir di Karanganyar 1 Oktober 1937 ini bersedia berhaji, meski tak bisa baca dan menulis. 
 Aktivitas mengumpulkan nasi aking dan menjualnya ke pengepul benar-benar ditekuninya hingga terkumpul uang sampai Rp 10 juta. "Celengan baru dibuka saat mau setoran ke bank. Alhamdulillah terkumpul Rp 10 juta," katanya.
Sementara sisanya yakni Rp 16 juta yang harus disetorkan ke bank. Janda tujuh anak ini lalu menyewakan rumah untuk dikontrakan. Sebelum suaminya meninggal, uang pensiun suaminya dimanfaatkan untuk membangunkan kontrakan.
Menantu Samiyem, Sri Djarwanti mengakui, ibu mertuanya itu setiti (hemat). Uang yang didapat selalu ditabung. Makan secukupnya dan tidak menghambur-hamburkan duit.
Namun demikian, saat ada orang yang membutuhkan bantuan, mertuanya itu ringan tangan.
"Mungkin saj sikap setiti dan ringan tangan inilah yang memudahkan ibu bisa berangkat ke Tanah Suci tahun ini (2016)," katanya. (*/

Sungguh Menyentuh Hati, ''Orang Gila'' Ini Ikut Tunaikan Shalat di Masjid


GARUT,wartosolo.com-Warga Garut, Jawa Barat dihebokan dengan tersiarnya kabar peristiwa orang yang diduga hilang ingatan ''gila'' melakukan gerakan layaknya orang shalat di sebuah masjid. Foto orang yang diduga gila itu mulai tersiar di sejumlah media sosial dan menjadi pembicaraan sampai Minggu 7 Agustus 2016.
"Di depan Masjid Agung waktu shalat Jumat tgl 05/08/2015 * Walau gila tapi dia tetap ingat sama Allah *padahal banyak orang sehat tergila-gila harta sampai lupa Allah," kata seorang netizen yang menyebarluaskan foto tersebut.  
gila-ibadah-orang
Viral di medsos
Foto yang dimuat di media facebook sekitar Jumat, 5 Agustus 2016 itu memang memajang enam frame. Dari enam frame itu nampak pria dengan baju warna gelap dan sebuah karung di sebelah kirinya. Orang ini melakukan gerakan seperti ruku, sujud bersimpuh tanpa selembar alas sekalipun. 
Frame pertama memperlihatkan pria berusia antara 4-50 tahun melakukan takbir. Frame kedua menunjukkan gerakan ruku. Frame ketiga gerakan sujud. Frame kelima, si pria mengangkat kepala dengan posisi masih nyaris sujud. Frame kelima dan keenam gerakan si pria duduk bersimpuh nampak melakukan gerakan yang sama dengan  duduk tahiyat atau gerakan terakhir mendekati shalat usai. 
Sementara para netizen memberikan tanggapan beragam atas tersiarnya foto ini. Namun dari sejumlah ungkapan netizen menunjukkan perasaan yang menyentuh kalbu usai melihat foto tersebut.
Seorang netizen bernama Al Imdar bahkan menyaksikan sosok pria tak beridentitas ini selalu mendatangi masjid di saat ada panggilan adzan. Iya, dia seiap adzan datang ke masjid," katanya.
Sementara netizen lainnya mendoakan agar pria ini disembuhkan dari sakit hilang ingatannya. Agar dengan sadar bisa datang ke masjid itu untuk shalat berjamaah bersama.
Kendati demikikan masih ada perdebatan di antara netizen dengan identitas, jati diri dan motivasi pria asing ini. Sebab, bila yang bersangkutan gila, jelas bisa dimungkinkan dia tak akan menghapal urut-urutan gerakkan shalat. Tetapi kemungkinan terdekat adalah pria misterius ini adalah pemulung yang masih memiliki keimanan tebal. Seandainya dugaan ini tepat jelas, ia tak peduli dengan kondisi sekitar. Apakah tempat yang digunakannya yang katanya untuk ibadah suci atau tidak ? Layak atau tidak ?
Yang jelas aktivitas pria asing dan misteruis ini tetap menarik untuk diperdebatkan. Dan inilah wujud riil kehidupan di sekitar kita yang mau ikut memperhatikannya. (*/)

orang-gila-ibadah
Topik bahasan di facebook

Berikuat Alasan, Pria ini Buktikan Nazar Jalan Kaki Cilacap-Jakarta

CILACAP,wartosolo.com-Sebuah nazar yang diucapkan pantang untuk ditarik lagi. Apapun nazarnya, pihak yang sudah mengatakannya dalam batin dan lisan harus menjalankan, jika keinginan itu terwujud. Sebab ikatan dalam nazar ini hanya yang bersangkutan dan Tuhan yang menjadi saksinya.
Secara harafiah nazar atau nadzar memiliki arti perbuatan semula sunnah dan tidak diwajibkan secara syariah, akhirnya menjadi perkara yang wajib. Karena niatan awal dari nazar ini adalah mendekatkan kepada Sang Pencipta. Beberapa contyoh nazar adalah berpuasa sunnah, salat sunnah, bersedekah atau aktivitas lainnya.


watimin-cilacap-jakarta
Aksi jalan kaki
Di Dalam Islam ada sejumlah persyaratan bagi kaumnya yang mau bernazar yakni, akalnya sehat, yang jelas penganut Islam, dan nazar itu diucapkan dalam hati atau lisan.
Nah, dalam tulisan ini, sebuah nazar dilakukan seorang warga Cilacap Jawa Tengah berjalan kaki ke Ibu Kota Jakarta. Sosok ini bernama Watimin. Ia ingin berjalan kaki sejauh 400 km dari daerahnya Desa Pucung Lor, Kroya, Cilacap menuju Jakarta. Diperkirakan, perjalanan darat langkah demi langkah itu akan berlangsung selama satu bulan (30 hari).
Sosok 34 tahun ini menepati nazarnya jalan kaki, setelah orang tuanya sembuh total dari penyakit tumor yang didabnya. Diketahui, sang ibu menjalani perawatan di sebuah rumah sakit di Kota Yogyakarta. Kabar terakhir, kondisi ibundanya itu membaik dan nyaris sembuh.
"Sebelum Lebaran ibu sudah membaik. Nah saya ingin menepati nazar," katanya kepada sejumlah media massa.
Pekan lalu, perjalanan jauh Watimin sudah sampai Bogor dalam waktu beberapa hari ini diperkirakan ia akan mendekati wilayah pinggiran Kota Jakarta. Aksi yang dianggap gila ini langsung menjadi viral di sejumlah media sosial.
Bahkan, banyak netizen yang menanti kedatangan pemuda berbakti ini. Ada yang sekedar ingin memberiakan air minum, bekal atau sekedar rupiah. Sejumlah netizen mengatakan, hal seperti harus disyukuri. 
"Jangan kayak orang-orang kaya yang haus kekuasaan itu kalau nazar gak pernah di tepati," kata seorang netizen. Yang lain mengatakan, "Kebanyakan yang berani melaksanakan nazarnya orang-orang kaum bawah. Kemarin ada orang atas bernazar potong burung, jalan kaki, gantung di Monas ga dilaksanakan," tutur netizen seorang wanita. 
Sementara itu, sejumlah media sosial mengunggah posisi terakir Watimin. Nampak Watimin membawa bendera merah putih yang dipasang dikayu. Ia juga membawa tas punggung yang di atasnya ditulis'' Dari desa Pucunglor Kroya-Cilacap Menuju Jakarta Jalan Kaki Indonesia Sehat. Putra Cilacap Hebat. (*/) 
cilacap-jakarta-watimin
Ramai jadi bahasan di medsos

Kisah Bapak Berhati Mulia, Tiap Hari Gendong Anak Ke Sekolah


DEMAK,wartosolo.com-Kisah yang menusuk relung hati berkumandang dari Demak Jawa Tengah. Seorang bapak di sana rela menggendok anak gadisnya, antar jemput agar bisa bersekolah. Jarak antara rumah yang cukup jauh itu tak menyurutkan si bapak untuk memudahkan si anak mencari ilmu setinggi-tingginya. 


Foto viral di medsos
Kisah bapak yang tinggal di Dukuh Waru RT 01/06 Mranggen, Demak, Jawa Tengah mencuat berkat fotonya saat menggendong sang putri di upload di media sosial. 
Dalam foto yang dimuat di sebuah grup pada Jumat 29 Juli 2016 ini terlihat bapak separuh baya yang mengenakan topi hitam berbaju cokelat menggendong putrinya yang memakai baju putih biru dan berkerudung. Meski sedikit berat karena diperkirakan bobot si anak di atas 35 kg, namun si bapak tetap semangat menunjukkan kasih sayangnya kepada putri terkasihnya itu. 
Foto ini termasuk sebagai trending topic karena disukai 12 ribu orang dan dibagikan hampir 6.276 kali. Sang pemiki akun yang menganonimkan namanya ini mengaku ingin membagikan foto ini agar diketahui banyak orang. Sebab dari pengakuan si orang tua mengaku tak memiliki uang untuk membelikan kursi roda bagi anaknya yang mengalami cidera di tulang ekor rusuknya yang patah.
Kontan saja foto ini sangat memprihatinkan hingga sejumlah netizen mengaku tergerak hatinya untuk memberikan bantuan. Adapula netizen yang mengelurakan kata-kata keluhan karena baik pemerintah daerah, orang terkaya di daerah itu, atau tetangga hanya memandang sebelah mata kejadian ini. (*/)


setia-asal-demak-bapak
Meme bapak setia

Pulang Sambil Panggul Karung, Cara Bahtiar Tinggalkan UNS

SOLO,wartosolo.com-Bahtiar, nama ini tak akan asing di telinga awak media Solo, Jawa Tengah dan wilayah sekitarnya. Pria gesit, ramah dan sedikit selengekan ini bisa terbilang fenomenal, bahkan out of the box.
bahtiar-pensiun-uns
Bahtiar/facbook

Bagaimana tidak ? Sejak menjadi staf Humas Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) sekitar 2004-2005 hingga akhir jabatannya 2016. Pak Bah, panggilan akrabnya ini tak hanya menguasai materi apa yang perlu dipublikasikan ke awak media untuk selanjutnya disampaikan ke masyarakat. Ia bisa pun bisa menguasai psikologis awak media peliput, bahkan para nara sumber di kampusnya mulai dari dosen biasa, profesor hingga rektor.
"Saat ada acara dan di situ ada Bahtiar pasti suasana jadi seru, meski tetap fokus pada materi," kata Estu Cu dalam akun facebook knya
Pria kelahiran Makasar, 7 Juli 1958 ini juga penggemar olahraga. khususnya sepak bola. Lewat sarana ini pulalah, pria berkulit gelap ini membaur dengan wartawan yang kebetulan menggemari sepak bola dan futsal.

Bikin Ketawa Abraham
pensiun-bahtiar-uns
medsos/facebook
Pengalaman paling mengesankan yang dituturkan bahtiar saat bertemu dengan sejumlah petinggi waktu itu seperti, Anies Baswedan (Mantan Mendiknas) dan Abraham Samad (mantan Ketua KPK).
Kesannya kepada mantan Rektor Universitas Paramadina saat ia berselfie. Saat diposting Anies Baswedan langsung me-retweet postingan tersebut melalui akun @aniesbaswedan. “Beliau benar2 aset bagi UNS”, Kata Anies.
Sementara kenangan indah saat digelar jumpa pers bersama Abaraham Samad. Seusai sesi wawancara yang juga dihadiri Rektor UNS Ravik Karsidi, Bahtiar membentangkan kertas bertuliskan, " CUKUP !!!''. Artinya sesi jumpa pers rampung karena Abarham Samad melanjutkan acara. Ide dan polah Bahtiar ini yang membentangkan kertas itu jelas membuat Samad terpingkal-pingkal.

Dijuluki DKP

Bahtiar mengakui kedekatannya dengan awak media akan dibawanya sampai mati. Rela membantu tugas-tugas wartawan dengan memberikan ide liputan atau nara sumber selalu dikerjakannya dengan tulus. Baginya melayani sesama dengan hati itu cukup menggembirakan.
Ia mengaku tak mau kalah dengan Jose Mourinho Manajer Manchaster United, klub Liga Inggris saat ini yang menjuliki dirinya sendiri''Special One''.
Bahtiar memilih julukan yang sederhana yakni DKP atau Di bawah Komando Pers, atau DiKongkon Pers (Suruhan Pers). 
uns-pensiun-bahtiar
Panggul Karung/Facebook
Saat ia mengakhiri masa kariernya sebagai humas. Bahtiar kembali membuat ulah.
Pada Jumat 29 Juli 2016, ia pamitan kepada siapa saja yang di dekatnya termasuk mengontak sejumlah wartawan. Jelas saja, salam perpisahan ini cukup mengharunkan. Namun demikian, suasana haru biru itu tiba-tiba sirna saat di akun facebook terlihat Bahtiar memakai jaket cokelat, bercelana pendek, sambil memanggul karung mengucapkan perpisahan.
Yang menjadi pertanyaan adalah apa isi karung putih yang dipanggulnya tersebut ???

"Nyeseg itu ketika menjelang waktu shalat Jumat menerima pesan WhatsApp dari pak Bahtiar Uns Solo......"

"Ini aku dah kukut barangku, hari ini aku terakhir di UNS.. Aku mohon maaf kepada semua teman - teman Pers. Kalau selama ini saya melayani tidak maksimal dikarenakan keterbatasan saya, sebagai DKP...
" kata kunindya di akun facebooknya membacakan pesan dari Bahtiar. 
bahtiar-uns-pensiun
Bahtiar Pensiun/facebook

Agus S Dhu Kun : Hakekat Harkat dan Martabat Cinta


WARTOSOLO.COM-Sebetulnya unttk apa tho ? semua orang pada berjuang dengan mati-matian kesana kemari ditempu dijelajah siapapun ditemui apa saja dijalani orang orang pinter didatangi apapun dikorbankan dan berapapun harta dana dikeluarkan utk membiayai apa yang disenangi, diingini? 


seniman-solo-agus-s-dhukun
Seniman Solo Agus S Dhu Kun
Jawab : 
Ternyata untuk meraih tataran pemahaman rasa logika pemikiran yang semakin tinggi sehingga akan menjadi lebih gamblang bagi diri ini untuk melihat dan membaca fenomen-fenomena kehidupan dan agar lebih nyaman dan ringan untuk menyangga beban menjalani dan menikmati arus perputaran roda kehidupan dunia ini dg selaras hati ,,,, 
Yang diinginkan hati dalam hidup ini adalah kenyamanan dan kenikmatan, bukan keresahan dan kesengsaraan,,,, dan di dalam proses perjuangan itu adanya pengorbanan dan penderitaan yang menyenangkan untuk dinikmati, bagi yang berjiwa besar,,,,,


Adakah cinta hanya dalam ucapan kata dan atau di angan-angan saja,,,,, tanpa kebersamaan, kemesraan, kehangatan, candaria, kesetiaan, saling pengertian, pengorbanan, kerjasama, keikhlasan, curhat penumpahan berkasih sayang, kepuasan,,,,, kah,,,,?! 
Cinta adalah penyatuan citarasa dua keinginan yang berbeda untuk berpadu mesra menyenangkan demi menciptakan keharmonisan hubungan pria-wanita dalam satu ikatan kesepakatan hati utk saling bisa menikmati menjalani dan mempertahankan keutuhan dan kelanjutannya dengan semangat bulat tekad guna mencapai satu tujuan,,,, kedamaian dan kenyamanan hidup lahir batin yang sewajarnya utk membuahkan nilai- nilai kebajikan,,,,, meskipun bercinta itu sesungguhnya perang urat saraf dan adu kekuatan emosional yang menyedot energi batin yang sangat luar biasa bessaaaarrrrr,,,,,,,,,,,
(kata seorang pujangga cinta).

 
Copyright © 2015 WARTO SOLO. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger
>