Hukum Kriminal    Inspirasi    Kesehatan    Ekonomi    Wisata    Komunitas    Pendidikan    Kuliner    News    Peta Situs   

Sosok Inspiratif

Intan Dituntut Multi Talenta

TERJUN ke dunia panggung hiburan zaman sekarang ini tak melulu mengandalkan para ayu dan tubuh aduhai. Sekali kelebihan yang diber...

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Google+ Followers

SILAHKAN PESAN/ORDER

SILAHKAN PESAN/ORDER

Follow by Email

SILAHKAN KUNJUNGI SITUS KAMI

Tampilkan postingan dengan label Headline. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Headline. Tampilkan semua postingan

Giliran BKK Salatiga Diapresiasi Komisi C DPRD Jateng


SALATIGA,wartosolo.com - Komsi C DPRD Jateng mengapresiasi kinerja BKK Kota Salatiga yang terus bertumbuh average di atas 10 persen selama empat tahun terakhir. Dalam dialog, anggota Komisi C Ahmad Ridwan yang memimpin kunjungan kerja mewanti-wanti penguru BKK agar menjaga, mempertahankan dan syukur-syukur biasa meningkatkan kinerjanya. 

"Jaman seperti sekarang harus waspada, pengawasan harus dilaksanakan secara berkelanjutan,  jangan sampai kreditnya banyak yang bermasalah dan kemudian merugi," saran politikus PDI Perjuangan itu. 

Senada, anggota Komisi C Muhammad Rodhi menambahkan, harus tetap pegang teguh prinsip kehati-hatian, jangan sampai tingkat kredit bermasalahnya naik lagi dari posisi per November 2018 sebesar 18,9 persen. 

Sedangkan anggota Komisi C Mustholih menanyakan berapa tahun pengelola dapat menurunkan kredit bermasalah pada level di bawah 10  persen, "dengan kondisi faktual saat ini baik personil maupun sarpras yang ada," kata politikus PAN itu. 
Baca : Mari Intip Bartender Halal di Table Manner Syariah Hotel Solo  
Baca : Ancaman Angin Puting Beliung, Waspadai Cuaca Ekstrem - 

Namun anggota Komisi C Maria Tri Mangesti berpesan, agar laporan disusun secara lengkap, masing-masing ada indikator keuangannya. "Jangan sampai ada data rasio keunangannya tapi tidak disertai indikator keuangan," tutur politikus PDI Perjuangan itu. 

Menanggapi Komisi C, Direktur BKK Agus Joko Susilo antara lain menjelaskan, tingkat kredit bermasalah bisa diturunkan di bawah 10 persen paling cepat dua tahun ke depan. 

bpr-salatiga1


BKK Sidorejo Kota Salatiga yang didirikan dengan modal dasar Rp 15 miliar itu terus bertumbuh cukup baik. Secara tahunan asetnya tumbuh 18% pada tahun 2016 namun setahun kemudian hanya 1% (2017). Sedangkan labanya periode sama berumbuh minus -66% dan mulai bangkit tahun berikutny 2017 sebesar 108%. Per November tahun 2018 ini tercatat asetnya sebesar Rp 40,6 miliar atau meningkat 16% dibanding 2017, dengan raihan laba sebanyak Rp 732,4 juta (naik 12%).

Rasio keuangannya cukup sehat,  kecukupan modalnya tahun ini 24,5%, kemampuan mencetak laba (rentabilitas) ditunjukan tingkat pengembalian asetnya 1,92% dan beaya operasionalnya masih wajar di angka 84,14% maupun cash rasionya 32,4%. Namun yang aneh tahun 2016 di mana rasio kecukupan modalnya bagus (38,3%), NPL 16,3% tapi justru tingkat pengembalian asetnya minus -0,71% dan labanya anjlok 66% dibanding tahun sebelumnya.
Kunjungi pula : Kembali Hidup Normal 40-an Penyandang Disabilitas Go Home 

Ancaman Angin Puting Beliung, Waspadai Cuaca Ekstrem

angin-kencang

BOYOLALI,wartosolo.com-Angin Punting beliung menyerang Desa Bendo, Kecamatan Nogosari, Boyolali akhir pekan lalu. Akibatnya, puting beliung menumbangkan pohon besar dan menimpa rumah milik warga bernama Agus Susilo warga RT 04/01 Bendo. Rumahnya ambruk dan dia menjadi korban luka dan saat ini dirawat di rumah sakit di Kecamatan Simo. 
Angin kencang juga menerjang dan merusak angunan SMKN Nogosari. Angin besar manyapu atap hingga berterbangan ke sawah. Bangunan tembok sekolah ikut roboh. 
Camat Nogosari Sri Hanung Mahendar menuturkan, penanganan bencana puting beliung sudah tertangani dengan baik.
Baca : Menteri Basuki Hadimuljono Tinjau Langsung Proyek Tol Salatiga-Kartasura 
Baca : Kembali Hidup Normal 40-an Penyandang Disabilitas Go Home
 membahu membantu penanganan bencana dan korban. Alhamdulillah sudah tertangani," katanya Minggu (9/12).
Camat sudah berkeliling dan mendata rumah-rumah milik warga yang terkena dampak angin puting beliung tersebut. Hanung juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar ekstra-waspada dengan kedatangan angin kencang yang bisa terjadi setiap saat. 
"Saya sudah sosialisasikan agar masyarakat waspada jika muncul gejala angin kencang. Saya juga mengimbau agar pohon-pohon tinggi yang berdekatan dengan rumah warga diremajakan," imbaunya. 
Kunjungi : Informasi Penerbangan Lion Air JT-610 Rute Soekarno-Hatta, Tangerang ke Pangkalpinang

Kembali Hidup Normal 40-an Penyandang Disabilitas Go Home


BOYOLALI,wartosolo.com - Usai berhasil membina 40 penyandang disabiltas, BBRSPDI Kartini Di Temanggung mengembalikannya kepada keluarganya. Seremoni acara ini digelar di kantor Kecamatan Sawit, Boyolali disaksikan perangkat kecamatan dari Sawit dan Teras, perangkat desa dan pihak keluarga, Selasa (4/12). 
Kepala BBRSPDI Kartini, Murhardjani mengungkapkan, ke 40-an penyandang disabilitas telah mendapatkan perawatan berikut pelatihan agar bisa hidup normal seperti biasa.  Mereka masuk program terminasi yakni rehabilitasi sosial berbasis keluarga. 
"Bila dulunya ada yang susah mandi, menyisir, bersih-bersih badan. Setelah kami latih mereka bisa merawat diri sendiri. Ini yang membahagiakan, dan harapan kami mereka diterima lagi di keluarga," papar Murhardjani.
Baca : Partisipasi Pemilu Sekolah Smada Boyolali 100 Persen
Perangkat kecamatan/desa dan warga diharapkan rutin menengok penyandang disabilitas ini untuk mendapatkan pembimbingan. 
Siska, perwakilan dari Kelompok Difabel Bintang Mandiri Sawit menyambut baik kinerja lembaga pemerintahan seperti BBRSPDI Kartini dan dukungan pemerintah desa. 
"Langkah ke depan berharap lebih kepada pamerintah daerah khususnya dan desa pada umumnya untuk semakin lebih memperhatikan para penyandang disabilitas untuk lebih maju, mandiri dan berdaya guna," imbuh Siska. (red)

Menteri Basuki Hadimuljono Tinjau Langsung Proyek Tol Salatiga-Kartasura

   
tol-salatiga-boyolali


BOYOLALI,wartosolo.com - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meninjau proyek pembangunan tol Salatiga-Kartasura, Rabu (31/10) petang. Didampingi Direktur Utama PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN), David Wijayatno, menteri meninjau pembangunan Jembatan Kali Kenteng di Kabupaten Semarang. 
Di jembatan sepanjang 495 meter tersebut Basuki melihat pengerjaan akhir 3 bentang dari 12 bentang yang dibangun. Basuki berharap pembangunan jembatan tersebut cepat selesai, sehingga ruas tol Salatiga - Kartasura sepanjang 32 kilometer segera tersambung.
"Alhamdulilah tinggal 3 bentang jembatan ini sepanjang 120 meter yang belum dicor. Besok Sabtu tanggal 3 mulai ngecor, nanti tanggal 10 sudah bisa dilewati mobil kecil tapi sambil menunggu umur beton dan uji beban," ujarnya.
Baca : Indonesia Terpukul !!! Pasar Tradisional Terbesar Solo Terbakar 
Baca : Karya Bakti Daerah Tahap IV TA. 2018 Resmi Di Tutup, Target Tercapai 100 Persen 
Basuki memperkirakan akhir November pengerjaan tol Salatiga-Kartasura sudah selesai. Setelah menunggu umur beton dan uji beban ia berharap tol Salatiga-Kartasura sudah bisa digunakan untuk mudik Natal dan Tahun Baru 2019. Umur beton sesuai ketentuan adalah 28 hari, sedangkan untuk uji beton akan dilakukan oleh Balitbang PU di sejumlah titik.

kunjungn menteri pupr

Dirut PT JSN, David Wijayatno menambahkan, progres tol Salatiga-Kartasura sudah mencapai 93 persen. Sisa proyek hanya sebagian fisik jalan sepanjang 800 meter dan pengecoran jembatan Kali Kenteng sepanjang 120 meter.
"Kalau dihitung ini progrenya sudah 93 persen. Pemasangan girder juga sudah selesai. Sabtu besok kita akan lakukan pengecoran 3 bentang," imbuhnya.
Kunjungi : Informasi Penerbangan Lion Air JT-610 Rute Soekarno-Hatta, Tangerang ke Pangkalpinang

Indonesia Terpukul !!! Pasar Tradisional Terbesar Solo Terbakar

pasar-legi1

KEBAKARAN Pasar Legi Surakarta yang terjadi pada hari Jumat (30/10/2019) yang menghanguskan banyak kios dan los didalamnya membuat DPP IKAPPI IKATAN PEDAGANG PASAR INDONESIA Terpukul dan Berduka. Karena pasar tersebut adalah salah satu pasar yang menggerakkan roda ekonomi di Kota Surakarta.
 Maka IKAPPI meminta kepada Pemerintah Kota untuk mengupayakan langkah-langkah strategis dan harus menjadi perhatian utama dalam proses penangananya. 
Menyikapi kejadian tersebut, DPP IKAPPI bersama pengurus IKAPPI Jawa Tengah merumuskan 6 rekomendasi terkait kebakaran Pasar Legi Surakarta
Rekomendasi tersebut yang disampaikan oleh Ketua Umum DPP IKAPPI Abdullah Mansuri 
melalui pers rilis :
1. Pemerintah Kota Surakarta segera melakukan pendataan kepada seluruh pedagang korban kebakaran meliputi juga jumlah kerugian yang mereka terima dalam waktu sesegera mungkin. Pemerintah Kota juga harus memastikan seluruh pedagang korban kebakaran terdata dan tidak ada yang terlewatkan. Dan segera menurunkan tim psikologis dan kesehatan guna menanggulangi beban psikologis pedagang yang pasti banyak terguncang akibat musibah ini.

2. Pemerintah Kota Surakarta wajib mengupayakan dan memastikan percepatan pembangunan tempat berdagang sementara (penampungan) di lokasi sekitar Pasar Legi Surakarta, agar pedagang tidak larut dalam duka serta bisa segera kembali berdagang dan menggerakkan roda ekonomi keluarga. 

3. Pemerintah Kota Surakarta maupun Pemerintah Provinsi Jawa Tengah harus segera mengupayakan pemberian modal awal untuk para korban kebakaran serta berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat melalui Kementrian terkait agar para pedagang korban kebakaran dapat segera kembali berdagang dan melanjutkan roda ekonomi keluarga.

4. Pemerintah Kota Surakarta sesegera mungkin berkoordinasi dengan Bank Indonesia dan OJK untuk mengupayakan pemutihan hutang (Kredit perbankan) para pedagang korban kebakaran Pasar Legi Surakarta. Ini sebagai langkah penyelamatan aset dan meringankan beban pedagang.

5. Pemerintah Kota Surakarta diharapkan tidak menggunakan pihak ketiga (investor) dalam pembangunan kembali Pasar Legi Surakarta dengan mengupayakan dan memanfaatkan anggaran dari pemerintah pusat serta dana pendampingan dari pemerintah propinsi sehingga pedagang korban kebakaran tidak di pungut biaya apapun. Bangunan Pasar Legi Surakarta harus dibangun kembali dengan mencerminkan budaya lokal dan melibatkan pedagang dalam setiap proses perencanaanya.

6. Pemerintah Kota Surakarta wajib memastikan seluruh korban kebakaran Pasar Legi Surakarta mendapatkan tempat berdagang di pasar yang telah dibangun tanpa memungut biaya sepeserpun dari pedagang korban kebakaran dan melibat pedagang dalam setiap proses kebijakan yang terkait dengan Pasar Legi Surakarta.

IKAPPI berharap 6 rekomendasi ini dilaksanakan oleh pemerintah setempat demi kelangsungan hidup para pedagang pasar yang kehilangan tempat berdagang untuk mencari rezeki.




Informasi Penerbangan Lion Air JT-610 Rute Soekarno-Hatta, Tangerang ke Pangkalpinang



TANGERANG,wartosolo.com– Penerbangan Lion Air  nomor penenerbangan JT 610 dengan rute penerbangan Cengkareng menuju Pangkalpinang mengalami kecelakaan setelah lepas landas dari Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta pukul 06:20 WIB menuju Pangkalpinang. Setelah 13 menit mengudara pesawat jatuh di koordinat S 5’49.052” E 107’ 06.628”  (sekitar Kerawang)
Pesawat mengangakut 178 penumpang dewasa satu penumpang anak-anak dan dua penumpang bayi termasuk dalam penerbangan ini ada tiga pramugari sedang pelatihan dan satu teknisi. Pesawat dengan regitrasi PK-LQP jenis Boieng 737 MAX 8.
"Pesawat ini buatan 2018 dan baru dioperasikan oleh Lion Air sejak 15 Agustus 2018 . Pesawat dinyatakan laik operasi," kata Danang Mandala Prihantoro, Corporate Communications Strategic dalam rilisnya, Senin (29/10).
Pesawat dikomandoi Capt. Bhavye Suneja  dengan copilot Harvino  bersama enam awak kabin atas nama Shintia Melina, Citra Noivita Anggelia, Alviani Hidayatul  Solikha, Damayanti Simarmata, Mery Yulianda, dan Deny Maula. Kapten pilot sudah memiliki jam terbang lebih dari 6.000 jam terbang dan copilot telah mempunyai jam terbang lebih dari 5.000 jam terbang
Lion air sangat prihatin dengan kejadian ini dan akan berkerjasama dengan instansi terkait dan semua pihak   sehubungan dengan kejadian ini.
Terkait dengan kejadian ini kami membuka crisis center di nomor telepon  021-80820000 dan untuk infomasi penumpang di nomor telpon  021-80820002
 Kami  akan terus  memberikan informasi terbaru sesuai perkembangan  lebih lanjut.

Noor Setia Berdayakan Kaum Disabilitias

ahzarul-noor

SYARAT mutlak menjalankan tugas sebagai Community Development Officer (CDO) atau personil pengembangan masyarakat adalah memiliki mental sekeras baja. Selain itu, karakter kerja keras, pantang menyerah, dan kreatif juga harus dimiliki staf COD baik pria maupun wanita. 
Saat di lapangan bekal-bekal ini akan bermanfaat bagi staf COD. Sebab, mereka berhadapan langsung dengan beraneka ragam tipe masyarakat di antaranya kaum marjinal, penyandang disabilitas, dan tentunya kalangan menengah ke bawah. 
Salah satu staf COD Noor Azharul Fuad mengungkapkan hal demikian kepada Suara Merdeka belum lama. Semenjak menggawangi CDO di PT Pertamina Terimal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Teras, Boyolali, langsung mengampu program pemberdayaan di sejumlah desa di ring 1 TBBM Boyolali. Noor panggilan akrabnya pun mendapatkan tantangan yang tak ringan. 
"Tugas di lapangan sungguh unik dan menantang. Kami ditugasi untuk memberdayakan orang, masyarakat dan desa agar mengembangkan potensi dan produktif. Nah, sebelum terjun ke lapangan pengetahuan dan mental ini  harus," katanya kepada Suara Merdeka.  
Seperti upaya timnya dalam program pemberdayaan warga berkebutuhan khusus atau difabel (Program Difablepreneur)di Desa Tawangsari, Teras. 
Simaklah : Intan Dituntut Multi Talenta 
Bacalah : Sambut Tahun Baru Islam, Danramil 03/Serengan Dampingi Beltrand Antolin Serahkan Bantuan Al Qur'an
Singkat cerita, Noor dan teman-temannya harus mencarikan lokasi anyar sebagai pusat penggemblengan kaum disabilitas. Ia juga mengumpulkan kaum berkebutuhan khusus ini dan mengajarinya untuk bisa membatik.
"Sejak Maret 2018, kami mengenalkan dan melatih teman-teman difabel belajar membatik. Baru Agustus atau lima bulan kemudian, teman-teman bisa menghasilkan karya mumpuni," ungkapnya. 
Dara asli Yogyakarta ini terkesan dengan kemampuan kaum disabilitas. Skil mereka ternyata tidak kalah dengan orang yang fisiknya normal. Buktinya, pada 17 Agustus lalu, kaum disabilitas yang tergabung dalam Kelompok Sriekandi Patra merilis motif batik terbarunya.  
Catatan tersendiri yang dikenang Noor saat mendampingi kaum difabel butuh kesabaran dan kesetiaan ekstra. Mereka hanya butuh disemangati dan didukung penuh, tidak ada yang lain. 
Kunjungilah : Unik Cara Warga Dibal, Boyolali Meriahkan Kemerdekaan Indonesia

Wings Air Menghidupkan Mukomuko untuk Petualangan Seru

wings-air.jpg

BENGKULU,wartosolo.com– Selamat datang di Bumi Raflesia! Destinasi ini adalah kebanggaan masyarakat Bengkulu yang menawarkan karakteristik tersendiri khususnya potensi bisnis serta wisata. Beberapa spot menarik antara lain sepanjang pantai merupakan lokasi favorit penduduk lokal maupun turis untuk berselancar, bersepeda atau jogging. Pehobi sejarah, ikon Benteng Marlborough, Rumah Pengasingan Bung Karno, Parr and Hamilton Monuments adalah tempat seru. Sedangkan wisata alam memiliki beberapa danau berlatar pemandangan bukit bukit menghijau. Selain itu, kota ini mengajak pengunjung menikmati kuliner serta budaya. Sehingga kalangan travelers membutuhkan waktu lebih guna menjelajahi propinsi yang terletak di pesisir barat Pulau Sumatera ini.
Selepas dari Kota Bengkulu, menjelajahi Mukomuko yang merupakan kabupaten terjauh di Provinsi Bengkulu ialah pilihan terbaik, karena berlokasi sangat strategis berbatasan langsung Bengkulu dan Sumatera Barat. Akhirnya semakin popular sebagai salah satu spot instagramable. Pantai Indah dan Pantai Batung Bandoro ialah objek wisata andalan, berciri khas unik dan pemandangan menjorok ke arah laut. Di sisi lain, daerah ini mayoritas kawasan pertanian khususnya perkebunan dan agroindustri. Secara keseluruhan, Mukomuko dikenal sebagai tujuan yang ramah bagi pencinta alam.
Kini, saatnya menghidupkan kembali suasana Mukomuko dalam menciptakan petualangan seru tak terlupakan. Jadikan Kota Bengkulu dan Mukomuko bagian dari daftar perjalanan baru yang sayang bila terabaikan. Wings Air (kode penerbangan IW) member of Lion Air Group menyediakan cara mudah melancong menuju kedua kota mulai 25 Oktober 2018.
Pembukaan jaringan baru dalam intra wilayah yang menghubungkan Kota Bengkulu dan Mukomuko dilayani dengan frekuensi penerbangan satu kali setiap hari pergi pulang (PP). Hal ini menjadikan Wings Air sebagai maskapai satu-satunya yang menerbangi secara regular.
Simak juga : Wakil Rakyat di Komisi C DPRD Jateng Di Tengah-tengah Pembukaan Asian Games 
Baca juga : Komunitas HORE Bantu Korban Gempa Lombok
Layanan perdana Wings Air akan dimulai dari Bandar Udara Fatmawati Soekarno, Bengkulu (BKS) pukul 07.40 WIB, menggunakan nomor IW-1134 dan pesawat dijadwalkan tiba di Bandar Udara Mukomuko, terletak di Desa Bandar Ratu, Kabupaten Mukomuko, Bengkulu (MPC) pada 08.20 WIB. Untuk rute sebaliknya, Wings Air bernomor IW-1135 akan berangkat dari Mukomuko pada 08.40 WIB, kemudian diperkirakan mendarat di Fatmawati Seokarno pukul 09.20 WIB.
Dalam menarik minat traveling di era kekinian, salah satunya segmen rute baru Bengkulu ke Mukomuko, Wings Air mengajak wisatawan ataupun pebisnis merasakan terbang dengan pesawat asal Prancis tipe ATR 72-500 dan ATR 72-600. Armada berkapasitas 72 kursi ini sangat handal dikelasnya, cocok menerbangi rute pendek dan dilengkapi interior kabin terbaik, sehingga menjadikan pengalaman terbang semakin berkesan.
Operations Director of Wings Air, Capt. Redi Irawan, mengungkapkan, “Ekspansi rute baru adalah bagian strategis Wings Air dalam mengembangkan jaringan penerbangan domestik dalam upaya menghubungkan wilayah setingkat kabupaten dengan kota. Selain itu, pengembangan di Bengkulu ini menjadi bagian komitmen kami guna mempermudah mobilitas orang dan menyediakan akses percepatan distribusi barang ataupun logistik. Kami akan terus melakukan evaluasi market, apabila pasar di rute ini tumbuh secara signifikan maka tidak menutup kemungkinan Wings Air bisa meningkatkan jumlah frekuensi atau membuka rute dengan terhubung ke kota lainnya.”
Silahkan baca : PT Pertamina TBBM Boyolali Launching Motif Batik "Lembu Patra"
Layanan Bengkulu ke Mukomuko menawarkan durasi perjalanan lebih efektif berkisar 30 menit dibandingkan waktu tempuh darat sekitar 6 jam (247 km). Wings Air akan melengkapi transportasi yang ada sekarang sekaligus memberikan alternatif baru bagi penduduk lokal ketika bepergian.
Nilai lebih tersebut seiring kesungguhan Wings Air dalam menyediakan konektivitas masyarakat Mukomuko dan sekitar untuk melanjutkan penerbangan dengan singgah terlebih dahulu di Bengkulu, ke destinasi lainnya yaitu Medan, Pekanbaru, Jambi, Padang, Tanjung Pinang, Anambas, Dumai, Tanjung Karang, Palembang, Pangkalpinang, Pontianak, Jakarta (Soekarno-Hatta dan Halim Perdanakusuma), Bandung, Surabaya, Yogyakarta, Semarang, Denpasar, Lombok.
Lebih lanjut menurut Capt. Redi, “Mukomuko adalah pintu masuk ke Bengkulu bagian utara, dengan tersedianya penerbangan secara reguler diharapkan berdampak positif terhadap pengembangan berbagai sektor antara lain industri kreatif, pariwisata, bisnis, jasa, perdagangan dan lainnya sejalan upaya pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Wings Air mengharapkan rute ini dapat menunjukan tren positif sejalan berbagai inisiasi banyak pihak.”
“Wings Air berperan sebagai feeder dalam menjembatani ke kota-kota besar di Indonesia, sehingga tercipta jalur udara praktis. Bersamaan pembukaan Bengkulu ke Mukomuko pada 25 Oktober 2018, secara serentak Wings Air akan meresmikan penambahan satu frekuensi terbang dari Kupang ke Atambua di Nusa Tenggara Timur, sehingga menjadi dua kali sehari,” pungkas Capt. Redi.
Sampai saat ini, Wings Air telah terbang ke 110 destinasi dalam dan luar negeri. Untuk jaringan regional, sudah melayani ke Kuching, Malaka di Malaysia. Wings Air memiliki frekuensi yang mencapai lebih dari 350 penerbangan perhari dengan didukung 61 armada ATR 72-500/ 600. (red)
Kunjungi juga : Selama Kepulangan Jamaah, PPIH Debarkasi Solo Kerahkan 200 Satgas Terbaik

Partisipasi Pemilu Sekolah Smada Boyolali 100 Persen


BOYOLALI,wartosolo.com-Pelaksanaan pilpres, pileg dan pemilihan senator di Indonesia segera digelar April 2019 mendatang. Saat ini tahapan pesta demokrasi lima tahunan masuk dalam masa kampanye. Dalam rangka menyambut pemilu lima tahunan ini ikut menyosialisasikan pemilu, Sekolah Menengah Atas Negeri 2 (Smada) Boyolali menggelar pemilihan ketua dan wakil ketua OSIS secara langsung. 
Sebanyak tiga kandidat ketua dan wakil ketua OSIS sudah bertarung dalam pemilihan langsung yang digelar, Senin (15/10). Hasilnya Faqih Kuncara-Reza Ardian Dwi dari partai bahasa menjadi pemenang dengan mendapatkan 478 suara. Disusul pasangan Partai Bangsa Danar Adi Kusuma-Listya Laksana 315, dan Pandu Prasetya-Aisyah Nur Arofah dari Partai Nusa yang mengumpulkan 144 suara.  
"Total jumlah suara yang sah 937, dan suara yang rusak 37," terang Wakasek Humas Smada Boyolali, Idha Priyati, kemarin.
Kunjungi juga : 2018, Capaian Terbaik Panahan Tradisional 
Simak juga : Patut Dicontoh, MIN 5 Sukoharjo Bantu Warga Kekurangan Air Bersih
Pemilihan umum tingkat sekolah dengan mengangkat tema milenia dan ini disambut antusias penghuni sekolah baik siswa, para guru dan pegawai. Para guru dengan memakai baju adat Jawa ikut mengawasi jalannya pemilihan umum. Sementara itu Smada Boyolali yang tak jauh dari tempat wisata pemancingan Tlatar Boyolali ini dihiasi MMT besar di sudut sekolah. Fasilitas ini disediakan bagi siswa dan guru yang ingin berswafoto. 
"Pihak sekolahmenyiapkan bilik suara, bahkan surat suara untuk sarana mencoblos kandidat ketua OSIS," imbuhnya.  
Kepala SMAN 2 Boyolali Suyanta mengatakan, pemilihan umum sekolah ini merupakan ajang bagi siswa masuk gerbang demokrasi. "
Siswa menjadi penyelenggara pemilu sekolah.
 Siswa menjadi pengawa pemilu sekolah. Dan  siswa memilih pemimpin di antara mereka." 
Baca juga : Perlengkapan dan Makanan Bayi Dibutuhkan Pengungsi Gempa Lombok

Sukses Besar, Pertunjukan 10 Dekade SIPA

solo-sipa3

SOLO,wartosolo.com - Solo International Performing Arts atau SIPA telah digelar sejak 5-8 September tahun ini. Berlangsung di Benteng Vastenburg seperti tahun-tahun sebelumnya, SIPA mampu mendatangkan lebih dari 10 ribu penonton setip harinya.
 Memasuki penyelenggraan yang ke-10, SIPA mengusung tema 'We Are The World - We Are The Nations'. Sebanyak 17 delegasi dari 7 negara hadir menyambut 10 tahun SIPA. Wow, jumlah delegasi yang fantastis karena delegasi-delegasi ini memiliki namanya di negaranya. 
Ke-17 delegasi adalah Supa Kalulu Music of Zimbabwe and Beyond (Zimbabwe), Capitol University Dance Troupe (Filipina), Stefano Fardeli (Italia), Filastine and Nova (Spanyol), Liene Roebana Dance Company Belanda dan Chinese Touth Goodwill Association (Taiwan). 
Delegasi Tanah Air tak mau kalah pamor, ada Flying Balloons Puppet (Yogyakarta), Gilang Ramadhan (Jakarta) feat Smiet (Palu), Studio Taksu (Solo), Boogie Papeda dan Komunitas Street Pass (Papua), Melati Suryodarmo (Solo), Holobis (Solo), Citra Buranteni Putri (Bandung), Komunitas Seni Jati Swara (Surabaya), Suling Bambu Dasarai Lamaknen, Belu, Atambua (NTT), Diklat Tari Anjungan Jawa Timur, TMII (Jakarta, serta Departemen Pendidikan Tari FPSD UPI (Bandung) dan Park Na Hoon (Korea). 
Bacalah : SIPA 2018 Spectacular !!! 
Hal fantastis dari puncak acara SIPA 2018 adalah durasinya. Jika biasanya SIPA dimulai sekitar pukul 19.00, kali ini pertunjukannya bisa disaksikan lebih awal, yakni pukul 16.00 WIB. Tujuannya tak lain adalah memberikan waktu lebih bagi penonton untuk menyaksikan penampilan seniman.
Bagi seniman yang tampil, memiliki waktu yang lebih longgar dalam menampilkan karya terbaiknya agar bisa memuaskan penonton. Segi non-teknis yang menguntungkan dari satu dekade SIPA ini faktor cuaca. 
Selama digelar tiga hari, langit di atas Kota Solo cerah. Kegiatan di tempat terbuka pun berlangsung tanpa kendala teknis dan non-teknis.  

Pembukaan 

Rangkaian SIPA dimulai pada awal September. Ya karen SIPA kali ini berlangsung lebih spesial. Ada event penting, SIPA Goes to Cafe digelar 4-5 September. Widya Ayu Kusumawardani dan Tutut Tuty menahkodai SIPA Goes to Cafe. Program berikutnya ada SIPA Goes to Campus yang digelar di Auditorium UNS pada Rabu (5/9) dan menghadirkan Danilla Riyadi. 
Pada pembukaan SIPA, seniman asal Solo, Melati Suryodarmo giliran menggebrak. Maskot SIPA 2018, ini berkolaborasi dengan sanggar Semarak Candrakirana, Studio Plesungan, dan SMKI. Mereka akan diiringi lebih dari 30 pemain musik dari Etnomusikologi ISI Surakarta.
Melati yang sudah belasan tahun berkesenian di Eropa, membuka acara dengan paduan seni tari dan musik kontemporer. Berkolaborasi seniman tuan rumah menyuguhkan tari kolosal bertema Jemparingan alias Panahan.
“Saya hanya ingin menampilkan karya,  yang berpesan mengenai penghargaan akan keberagaman,” ujar Melati usai tampil. 
berikutnya, tampil pertunjukan Suling Bambu Dasarai Lamaknen, dari Kabupaten Belu, Atambua, NTT. Berturut disusul penampilan Studio Taksu asal Solo, Chinese Youth Goodwill Association dari Taiwan, serta Gilang Ramadhan yang berkolaborasi dengan seniman asal Palu, Smiet.
Elisabeth (48), penonton asal Darwin Australia yang mengajak temannya dari Australia mengaku terkesan. Elisabeth mengaku sudah 3 bulan berada di Solo untuk urusan bisnis.
"Saya suka pertunjukkan seni seperti SIPA ini. Kebetulan maskot tahun ini (Melati Suryodarmo) pernah saya tonton pertunjukannya saat berada di Jerman," tuturnya dalam bahasa Indonesia.
Simaklah : Luar Biasa Festival Cheng Ho Sukses, 20.000 Tiket Terjual

Penutupan 

Tapi, sungguhan spesial yang bisa dinikmati penonton dari penjuru Indonesia adalah pada malam terakhir. Filastine and Nova yang didapuk menutup acara itu tampil menawan. Filastine and Nova merupakan duo seniman asal Spanyol yang menampilkan drapetomania. Drapetomania sendiri berupa pertunjukan musik eksperimental yang meleburkan unsur akustik dan elektronik di dalam musiknya.
Uniknya, di dalam musik Felastine and Nova akan terdengar musik khas dari berbagai negara, termasuk gamelan Jawa.
Selain itu, ada juga pertunjukan tari berjudul "Touching Unknown People" yang merupakan hasil kolaborasi koreografer asal Indonesia Ayo Sunaryo dan Korea Selatan Park Na Hoon.
Dibawakan oleh 10 mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, tarian tersebut merupakan gabungan antara gerakan khas Korean Pop (KPop) dan tarian khas Jawa Barat.
Tarian ini menceritakan tentang bertemunya orang-orang baru, tidak ada perbedaan warna kulit, perbedaan agama dan budaya tetapi kita adalah manusia. Pesan yang ingin disampaikan adalah kesatuan di dunia, satu kesatuan di dunia dan harus saling berinteraksi.
Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) RI memberikan apresiasi positif terhadap penyelenggaraan SIPA tersebut. Kepala Bekraf Triawan Munaf berharap pelaksanaan SIPA dapat mempercepat perkembangan subsektor seni pertunjukan di Indonesia. Lihat versi bahasa Inggrisnya situs wisata di visit khatulistiwa.
Berdasarkan data, kata dia, kontribusi sektor ekonomi kreatif terhadap produk domestik bruto (PDB) tahun 2017 sekitar Rp1.000 triliun. Sedangkan sumbangan industri kreatif Indonesia terhadap PDB pada 2016 mencapai Rp922 triliun.
"Artinya rata-rata kenaikan per tahun mencapai Rp70 triliun. Diharapkan melalui kegiatan seperti ini dapat meningkatkan sumbangan industri kreatif Indonesia terhadap PDB," katanya.  (Berbagai sumber)
Kunjungi juga : Macrame Lukitri Ernarayani Terbang Sampai Dubai

Intan Dituntut Multi Talenta




TERJUN ke dunia panggung hiburan zaman sekarang ini tak melulu mengandalkan para ayu dan tubuh aduhai. Sekali kelebihan yang diberikan Tuhan itu cacat atau dimakan usia, maka panggung hiburan akan pergi dengan sendirinya, termasuk para penggemar. Beda bila seniman yang terjun di dunia entertaimen ini bersikap profesional membekali diri dengan segudang keahlian. Maka skill itulah yang bakal menolong saat selebritis tersebut saat tersudut di ruang sempit.
Filosofi semacam ini terus dipegang sosok yang bernama lengkap Intan Winda Kurnia Wardani. Selagi masih muda, lajang mahasiswa Seni Tari semester 6 ISI Surakarta terus menempa kemampuan, baik itu menari, bermusik, bahkan menjadi model. Di sela-selanya menimba ilmu, gadis yang akrab dipanggil Intan ini terus berlatih mengasah kemampuan.
Putri pasangan Darmin-Sri Winarti tak segan-segan ngangsu kaweruh langsung kepada senior atau seniman di Kota Bengawan. 
Silahkan baca : Macrame Lukitri Ernarayani Terbang Sampai Dubai
Di tempatnya berorganisasi yakni di -Seniman Remaja Sriwedari dan Ketoprak Srawung Museum Radya Pustaka Surakarta menjadi tempatnya berguru.
"Sehari bisa 4-5 jam berlatih menari atau tarik suara. Saya juga berguru kepada senior. Saya yakin bila mampu memaksimalkan dua kemampuan ini kelak bisa menjadi mata pencaharian," tuturnya.
Dara kelahiran Solo, 26 juli 1995 ini menuturkan, berbagi waktu antara kuliah, berlatih dan manggung bukanlah hal sederhana. Ia harus pandai-pandai membagi waktu agar jadwal berjalan mulus. Namun, ketika badan tak mampu bertahan, dan jatuh sakit datang, Ia pun bertekuk lutut dan beristirahat penuh di atas ranjang. "Seluruh jadwal berlatih, orderan menyanyi atau menari harus di-cancel, mau apa lagi kalau sakit," bebernya. 
intan-winda2

Sosok asli Semarang tapi dibesarkan di Solo mengaku sering diminta EO untuk manggung. Semacam menjadi penari pembukaan Bank BI Cabang Surakarta, atau menari dipembukaan ASEAN Para Games, serta menjadi maskot Solo Polah di karnaval pembangunan. "Semua itu dilakukan untuk menimba pengalaman, mengasah mental dan menambah jam terbang." 
Sosok yang pernah menjadi toko asesori terkenal di Solo ini mengungkapkan, menguri-uri budaya Jawa adalah cita-citanya sekaligus melanjutkan impian kedua orang tua yang juga bergelut di bidang sama. Namun ternyata cita-citanya sederhana saja yakni menjadi PNS. "Ya jadi abdi negara dan juga menjalankan profes seniman. Doakan, semoga terkabulkan," ucapnya terkekeh. (*/)
Simak pula : Karya Bermotif Abstrak Titi Setiawati Digandrungi Tua-Muda

TBBM Boyolali Alami ''Kebakaran Hebat'' Disertai ''Penyanderan''

simulasi-kebakaran1


BOYOLALI,wartosolo.com-Kebakaran hebat terjadi di salah satu filling shed PT Pertamina (Persero) TBBM, Teras, Boyolali, Rabu (30/8). Api dengan cepat membakar stasiun pengisian BBM. Pemicunya diduga proses pengisian BBM ke truk tangki yang tidak sempurna dan muncul percikan api. Sehingga api melalap filling shed berikut truk tangki. 
Beruntung, sopir dan kru truk tangki bisa diamankan dan dibawa ke kantor pimpinan untuk pemeriksaan. Para pekerja TBBM Boyolali juga dievakuasi oleh tim medis untuk memberikan pertolongan pertama. 
Regu operasi keadaan darurat (OKD) diperintahkan untuk segera bertindak cepat setelah terjadi kebakaran. Mobil pemadam kebakaran langsung menuju ke posisi dan menyambungkan selang ke hydrant steel untuk memadamkan api. Situasi darurat itu bertahan satu jam karena tim pemadam, dibantu Damkar dari Kabupaten Boyolali berhasil menjinakkan si jago merah.
Simak juga : Proses Hukum Dugaan Pembunuhan Pengendara Sepeda Motor Diselesaikan di Solo
Di luat dugaan, saat petugas memeriksa sopir truk tangki untuk mengetahui penyebab kebakaran. Dua sopir itu tak mau disalahkan atas kelalaian ini dan menyandera salah satu staf. 
Pimpinan TBBM Teras lalu meminta keamanan objek vital untuk melakukan negosiasi. Namun, upaya itu tak menghasilkan, bahkan dua sopir ini meminta tebusan sejumlah dan mobil untuk melarikan diri. 
Pasukan anti-teror dari kepolisian pun dipanggil berikut keluarga sopir agar mau dibujuk untuk melepas sandera. Upaya ini pun tidak berhasil hingga pasukan anti-teror dengan senjata lengkap menyerbu guna mengakhiri drama penyanderaan.
Operation Head PT Pertamina TBBM Boyolali, Abdul Wahid Nayu menjelaskan, kejadian tersebut merupakan simulasi untuk menghadapi keadaan darurat yang sesugguhnya. Simulasi ini ditujukan untuk melindungi TBBM atau objek vital nasional dalam penyaluran BBM ke masyarakat.
"Kami ingin melihat kesiagaan OKD, jika terjadi keadaan darurat yang sebenarnya," kata dia.
Kesiapan siagaan ini juga menguji prosedur organisasi, keamanan tim dalam menangani keadaan darurat maupun infrastruktur pendukungnya, termasuk pembebasan sandera.
Kapolres Boyolali AKBP Aries Andhi menambahkan, kepolisian selalu siap mendukung PT Pertamina TBBM Boyolali dalam penanganan darurat. "Saya lihat koordinasi berjalan bagus, dan semoga sinergi ini berjalan terus," katanya. (SM)

simulasi-kebakaran2

Cek berita : 6 Kecamatan di Bumi Sukowati Alami Krisis Air Bersih

Karya Bermotif Abstrak Titi Setiawati Digandrungi Tua-Muda

batik-abstrak-titi1


*Bidik Pasar Mancanegara 

YOGYAKARTA - Produk asesoris dan sandang berbahan dasar tenun mulai digandrungi berbagai lapisan. Kawula muda, remaja, wanita karier dan ibu rumah tangga menyukai produk ini. Belakangan ini karya tenun, Paris Dolby Prima, dan Primisima bermotif yang paling diminati. 
Salah satu perajin ternama di Kota Yogyakarta yang ulet dan tekun memasarkan tenun bermotif ini adalah Titi Setiawati SH.  Di tangannya bahan tenun ini disulap menjadi tas, selendang, shal, topi, baju atau rompi. Nilai ekonomi-nya pun terbilang tinggi dan tentunya cocok dipakai di berbagai acara.
Titi yang tak lain owners Tarista Jaya Mandiri, memang tenar dengan produksi tenun bermotif  abstrak. Di home industri di pinggir Kota Gudeng berbagai varian kain sudah dihasilkannya. Tak hanya memajang produknya di Tarista Jaya Mandiri. Titi juga memasarkan kerajinan tangannya itu di Toko KaMU, Galeria Mall lantai satu Yogyakarta, galeri UMKM Mantrijeron Craft Jalan Pandjaitan 17 Kota Yogyakarta .
batik-abstrak-titi3

Tapi tahukan anda ? 
Bagaimana Titi mulai merintis usaha rumahan ini ?
Kepada wartosolo.com Titi membeberkan, ide kreatif mengolah kain tenun menjadi barang bernilai ini bermula dari iseng atau coba-coba. 
Kala itu ia ikut pelatihan di LPK Arimbi Kota Yogyakarta. Di sana ia diajari keahlian membuat dan mewarnai tenun. Ia juga dilatih mendesain sekaligus membuat aneka sandang/asesoris ini.
Setelah sekian lama mempelajari jenis-jenis tenun, belajar digembleng di LPK itu, Titi resmi mendapatkan sertifikat.

Simak juga : Ultah ke-73 RI, Pemanah Tanah Air Berjaya di Hungaria 

Dibawa ke Moscow 

 Titi lalu memulai melakukan eksperimen-eksperimen sendiri. Setelah yakin 100 persen dengan uji coba dan memproduksi sendiri katun bermotif abstraknya. Titi lalu menawarkan ke kolega satu demi satu. Hingga suatu ketika produknya ini di bawa salah satu temannya ke Negeri Beruang Merah untuk dijual.
"Ternyata kain abstrak saya di bawa rekan ke Moscow (Ibukota Rusia), dan laku. Satu selendang (katun ermotif abstrak) di Moscow seharga 9.000 berel kalau dirupiahkan sekitar Rp 1 juta, dari pengalaman itu saya jadi semangat dan terus produksi sampai sekarang ini," kenangnya. 
batik-abstrak-titi2
Mulai saat itulah, Titi serius dan fokus menerjuni bisnis ini. Produksinya terus meningkat. Pasar dan pelanggan juga terus bertambah. 
Apalagi Pemkot Kota Yogyakarta melalui Dinas Perdagangan dan Koperasi telah mengkurasi Titi bersama tujuh perajin lainnya. Fasilitasi itu berupa toko yang belakangan diberi nama Toko KaMU. Lokasinya di Galeria Mall lantai satu, salah satu mal terbesar di Yogyakarta tepatnya. 
Antusiasme teman dan kolega mulai berlipat-lipat untuk menjajal karyanya. Seiring bertambahnya pesanan, produksi pun ditambah. Ia pun mulai memberdayakan masyarakat di tempat tinggalnya. 
Baca juga : Siswa Kelas X SMAN 2 Boyolali Digembleng Motivasi Wirausahawan
Menjanjikan 

Titi mengungkapkan pada saat pasar ramai, keuntungan bersih dari berdagang mencapai  puluhan juta rupiah/bulan. Bila pasar sedang lesu pendapatan paling jelek belasan juta rupiah. Prospek pasar katun bermotif abstrak ini cukup menjanjikan. Harganya yang terjangkau, kualitas produknya yang mumpuni, dan tak ketinggalan zaman menjadi alasanya. 
Saat ini Titi mampu memenuhi pasar tenun baik dalam dan luar kota provinsi. "Khusus pasar luar negeri baru mulai," katanya.
batik-abstrak-titi6

Menurutnya, kelebihan dari produksinya adalah motif tdk bisa ditiru dan diulang. "Kalau pelangan pesan warna tinggal meminta dominan warna apa yang diinginkan."
Bila anda ingin mengetahui lebih pasti karya tenun bermotif produksi Titi bisa datang ke galeri UMKM Mantrijeron Craft Jalan Pandjaitan 17 Kota Yogyakarta atau Tarista Jaya Mandiri Art Gallery Yogyakarta di 082138679399, email : tarista2011@gmail.com. (*/)
batik-abstrak-titi7



batik-abstrak-titi11
Kunungi juga : Macrame Lukitri Ernarayani Terbang Sampai Dubai

 
Copyright © 2015 WARTO SOLO. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger
>