Hukum Kriminal    Inspirasi    Kesehatan    Ekonomi    Wisata    Komunitas    Pendidikan    Kuliner    News    Peta Situs   

Sosok Inspiratif

Intan Dituntut Multi Talenta

TERJUN ke dunia panggung hiburan zaman sekarang ini tak melulu mengandalkan para ayu dan tubuh aduhai. Sekali kelebihan yang diber...

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

SUARA MERDEKA SOLO

SILAHKAN PESAN/ORDER

SILAHKAN PESAN/ORDER

Follow by Email

SILAHKAN KUNJUNGI SITUS KAMI

Tampilkan postingan dengan label HUKUM KRIMINAL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label HUKUM KRIMINAL. Tampilkan semua postingan

Kembali, Railbus Batara Kresna Diadang Dua Sedan Sekaligus


SOLO,wartosolo.com-Laju Railbus Batara Kresna dari arah timur (Wonogiri) Jateng terhenti seketika sewaktu berjalan di atas rel di Jalan Mayor Sunaryo Solo, Selasa 28 Maret 2017.
Pasalnya dua mobil sedan dengan plat luar kota nangkring di atas rel yang hendak di lewati railbus.
Kontan saja, warga yang sedari awal melihat kejadian itu menghentikan laju kereta perintis agar tidak menerjang dua mobil di depannya. Jika tidak dihentikan maka bisa dipastikan hal-hal yang tidak diinginkan bakal terjadi. Beruntung kereta api berwarna merah putih ini memang melaju pelan saat memasuki wilayah perkotaan. Apalagi si masinis mengetahui ketika melintasi Jalan Mayor Sunaryo dan Jalan Slamet Riyadi Solo penuh dengan halangan kendaraan yang melintas. 
railbus diadang dua mobil
Railbus diadang dua sedan/medsos
Lihat berita terkait : http://www.wartosolo.com/2017/02/railbus-vs-avanza-kembali-jalur-railbus-dihalangi-mobil-pribadi.html

Informasi mengenai adegan terhalangnya laju railbus di depan Pusat Grosir Solo (PGS) ini diupload netizen di akun fanpage Dinas Perhubungan Surakarta,   https://www.facebook.com/groups/DinasPerhubunganKotaSurakarta/
Netizen bernama Victor Ario Bimo menyampaikan tanggapannya disertai foto di fanpage tersebut. " Terjadi lg..mohon yg berwenang menindak dan menertibkan..ktnya ada yg markirin alias ada tukang parkirnya."
Sementara itu pihak berwenang atau menyatakan, bahwa parkir mobil di atas rel tidak diperkenankan.
- Kasi Manajemen dan Rekayasa Lalu Lintas Dishub Solo, Ari Wibowo menyatakan, parkir di atas rel aktif dilarang undang-undang. Hal itu juga dia sampaikan di fanpage Dinas Perhubungan Surakarta.
"Kalau jukir resmi tdk ad di lokasi tsb..karena parkir diatas rel KA menurut UU dilarang... Cc: Moch Usman, Henry Sagara, Denbaguse," kata Ari.
Adapun Victor Ario Bimo menimpali, " Siap mas Ari Azka Maula Wibowo..mungkin krn pas libur panjang jd ada jukir jadi2an yg iseng2 berhadiah memanfaatkan moment tanpa pikir panjang..bayar di awal trus ngilang deh..hahahaha," ungkapnya.
Sementara Ari juga menjawab bahwa kejadian di depan PGS merupakan potret riil di masyarakat. "Itulah potret masyarakat kita.. Sdh ad rambu&larangan parkir..jg ad yg memanfaatkan situasi... Trmksh infonya," tegasnya. 


diadang-dua-mobil-railbus
Jadi tontonan warga/medsos

Kejadian railbus nyaris menyeruduk kendaraan yang parkir di atas rel Jalan Mayor Sunaryo merupakan kejadian yang kesekian kalinya. Sejumlah media massa baik cetak dan elektronik sering mengunggahnya. Padahal di atas rambu tersebut sudah dipasangi rambu larangan parkir di atas rel. Namun tetap saja pengguna jalan tidak sadar dan tetap parkir. (*/)
diadang-dua-railbus-mobil

Sambil Jaga Keamanan, Satpam Ini Malah Konsumsi Sabu


SOLO,wartosolo.com-Bukanya menggunakan waktu luang untuk beristirahat atau melakukan aktivitas yang positif. Salah satu  petugas keamanan di Sukoharjo, Jawa Tengah ini malah melakukan kegiatan negatif. Uang yang diperoleh dengan begadang di pabrik tidak ditabung atau dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari malah dipakai membeli barang haram. 
satpam-konsumsi-narkoba
Satpam diperiksa aparat

Hal ini terungkap dalam gelar perkara di Kepolisian Sektor Jebres Kota Solo. 
Aparat setempat menangkap seorang petugas satpam yang kedapatan asyik mengkonsumsi sabu-sabu. Dari penangkapan ini petugas menyita barang bukti berupa satu paket kecil sabu-sabu seharga Rp 150.000.


 Dalam gelar perkara yang dilakukan di Polsek Jebres Solo, pelaku mengaku sudah sejak tahun 2016 mengkonsumsi obat terlarang tersebut. Dari kasus ini pelaku menyampaikan bahwa dirinya mendapat sabu-sabu dari seseorang berinisial SW yang kini masih dalam pengejaran petugas. 
Tersangka PS mendapat sabu-sabu dari SW dengan cara melakukan transaksi melalui telefon genggam. Kemudian keduanya berjanjian untuk bertemu disuatu tempat dan melakukan transaksi jual beli sabu-sabu. Tersangka PS membeli barang haram secara paket hemat seharga seratus lima puluh ribu rupiah.
Kini barang bukti berupa paket narkotika yang dibeli oleh tersangka juga telah diamankan oleh petugas untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Akibat perbuatannya ini tersangka dijerat pasal112 dan 127 tentang penyalahgunaan narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara. (*/

Isu BC Penculikan anak : Waspada Boleh, Paranoid Jangan



WARTOSOLO.COM - Maraknya isu penculikan anak yang masiv tersebar di media sosial baik Whatsapp, BBM, Fanpage dan facebook cukup disesalkan. Di Solo,  Polresta Solo meminta masyarakat waspada menyusul maraknya informasi penculikan anak tersebut.
Polisi meminta masyarakat tak mudah mempercaya isu tersebut, karena bisa saja informasi itu hoax. Polresta sudah meminta lima kapolsek di Solo agar meningkatkan keamanan untuk memberikan rasa aman kepada warga. Menanggapi informasi penculikan itu cukup menarik perhatian. Baik khawatir, was-was dan bersikap protektif. Salah satu ibu yang juga karyawan swasta dalam akun facebooknya membuat tulisan yang cukup menarik dan perlu disimak. Berikut paparan tulisanya :


BC-isu-penculikan-anak
foto ilustrasi


"Kabar maraknya penculikan anak tentu membuat orangtua resah. Parahnya banyak broadcast (hoax) yang membuat sebagian (besar) jadi parno.

Mereka hajar aja copas dan kirim ke wa grup tanpa kompromi..

Itu beneran nggak sih?

"Aduh saya takut anak saya kenapa2 nih..
Dan deretan komentar yang intinya emak2 RESAH GELISAH! "
Betul sekali kita harus waspada atas upaya (dugaan) penculikan tapi jangan paranoid ya moms..
Saya punya dua anak perempuan tentu saya juga punya rasa khawatir. Muna kalo kagak
Tapi saya berusaha realistis dan tidak parno berlebihan
Kita perlu membentengi anak-anak dengan memberikan pemahaman yang mudah diterima apa itu culik menculik
Dan tentu saja sekolah perlu menjaga betul anak didiknya.. kalau orangtua terlambat menjemput infokan ke sekolah supaya guru bisa tahu dan mendampingi
Siapa penjemput anak, guru juga harus diinformasikan..
Dan upaya dugaan penculikan ini bukan hanya di sekolah.. Jadi waktu jalan di mall pastikan si anak di dekat kita jangan sampai lengah. Di kereta api atau transportasi umum misalkan perlu waspada juga tapi sekali lagi jangan paranoid
Mungkin dampak positifnya kini orangtua makin dekat dengan si anak. Yang biasa ga bisa jemput sekarang sebaliknya
Dan bagi orangtua atau penjemput ada baiknya saling mengenal satu sama lain..
Ini mama A anaknya si B, ini kakung C jemput cucunya si D.. dengan mengenal satu sama lain paling tidak kita bisa meminimalisir upaya penculikan itu di lingkungan sekolah
Dan ingattt saring betul informasi yang diterima kalau memang mama nggak yakin jangan sebarkan.. cari tahu dulu kebenarannya jangan sampai kita jadi salah satu penyebar hoax
Be a smart parents!
Semoga bermanfaat ya moms dad akung uti"
 Menarik untuk menjadi perhatian bersama baik masyarakat, orang tua untuk memperhatikan dengan seksama keberadaan isu penculikan itu. Isu penculikan jelas membuat warga resah dan takut. Kembali lagi di Solo dan kota kota lainnya aparat-aparat di daerah agar meningkatkan keamanan untuk memberikan rasa aman kepada warga. Terutama terhadap isu-isu penculikan yang tidak jelas sumbernya.

Janda Jadi Korban Pembunuhan, Usai Rumah disatroni Perampok


SUKOHARO,wartosolo.com-Warga Dukuh Ngenden RT 08 RW 07 Desa Banaran, Grogol, Sukoharjo  Jateng, digegerkan kabar salah satu warganya tewas mengenaskan di rumahnya, Sabtu 25 Maret 2017. Korban bernama Sunarmi, ditemukan cucu dan tetangganya sudah tidak bernyawan dengan kondisi tangan terikat dan mulut disumpali kain. 
janda-terbunuh-sukoharko.png
Rumah korban perampokan dan pembunuhan/medsos

Menurut keterangan saksi mata yang pertama kali melihat kejadian itu. Sekitar pukul 06.15 Wib saksi Ol mendatangi lokasi kejadian bersama temannya. Cucu korban ini hendak menengok janda berusia 67 tahun yang mana kebiasaan keseharian korban tinggal di rumah sendiri. Setelah sampai tempat kejadian korban saksi masuk ke dalam rumah korban dan mendapati korban sudah terbaring dalam keadaan tengkurep kaki tangan terikat. Melihat kejanggalan ini saksi memberitahu kepada saksi lainnya. Setelah itu kedua saksi ini mengecek kondisi korban dan ternyata korban sudah meninggal dunia.
Selang beberapa saat kemudian sebanyak 10 personil kepolisian dari Polsek Grogol dipimpin AKP Sarwoko, telah Mendatangi TKP. 
Menurut keterangan sementara dari oleh TKP, barang-barang berharga korban seperti perhiasan dan uang tunai Rp 10 juta sudah amblas digondol rampok. 
Selain itu dari hasil pemeriksaan bahwa pada pada tubuh korban ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan. Ada dugaan korban disekap dan rumahnya disatroni maling. Namun saat perampok meninggalkan korban, diduga si korban menghembuskan nafas terakhir. Korban yang sendirian dan sudah rentan menjadi korban empuk perampok. Penjahat ini leluasa menyekap korban dan menyatroni rumah korban. Sampai sekarang aparat keamanan sedang melakukan olah tempat kejadian, dan memeriksa saksi-saksi untuk meringkus pelaku. (*/)

34 Laka terjadi Selama Operasi Simpatik Candi


SOLO,wartosolo.com- Selama pelaksanaan operasi simpatik candi 2017 yang berakhir 21 Maret lalu terjadi sebanyak 34 kasus kecelakaan di Kota Solo. Meski tak menelan korban jiwa, namun mengakibatkan luka berat dan ringan dengan total kerugian mencapai belasan juta rupiah.
simpatik-polresta-solo
Korban laka 
Kecelakaan yang terjadi diakibatkan tidak tertibnya pengendara kendaraan bermotor dalam mentaati peraturan lalulintas. Berdasarkan data yang dimiliki Satlantas Polresta Solo pelanggaran penyebab terjadinya lalu lintas banyak didominasi mereka pengguna jalan yang nekat mendahului berbelok atau berpindah jalur di kawasan padat kendaraan. 
Total pelanggar yang melakukan hal penyebab kecelakaan tersebut ada 18 kasus. Sisanya ada yang berbelok tidak menyalakan lampu sein atau tidak menjaga jarak kendaraan.
Melalui Operasi Simpatik Candi 2017 yang telah dilaksanakan kesadaran masyarakat akan pentingnya mentaati peraturan lalu lintas dapat meningkat. Sehingga hal yang tak diinginkan saat berada dijalan raya tidak terjadi.

Pulang Kampung, Perantau Akhiri Hidup dengan Gantung Diri

WONOGIRI,wartosolo.com-Sungguh tragis nasib Sunarto, warga Tirisan, Tirtomoyo, Wonogiri, Jateng. Ia memilih mengakhiri hidup dengan bunuh diri. Pria berusia 46 ditemukan tak bernyawa  Rabu 22 Maret 2017, gantung diri. 
ilustrasi-gantung-diri
Ilustrasi gantung diri
Menurut keterangan dari Kapolres Wonogiri AKBP Ronald R Rumondor dan Kapolsek Tirtomoyo AKP Sarno, melalui Paur Humas Polres Aipda Iwan Sumarsono, jenazah korban ditemukan pertama kali oleh saksi mata tergantung di pohon Jamu Mete yang tumbuh di kebun milik kakek korban.
"Selama ini, korban diketahui lama merantau di Jakarta," kata aparat
Saksi mata Tukiman (47) menuturkan, saat itu dirinya tidak sengaja melintas di sebuah kebun. Tukiman bersama Karjan (65) kaget bukan kepalang melihat tetangganya itu menggantung di atas dahan. Keduanya melaporkan kepada warga yang lain dan aparat desa setempat untuk diteruskan ke aparat kepolisian.
Saat polisi mendatangi lokasi, barang bukti berupa tali plastik warna putih panjang 1,5 M, topi, sandal jepit, sabit, dan celana panjang milik korban diamankan dari tempat kejadian. Tak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban. Setelah tim medis Puskesmas Tirtomoyo bersama aparat Polsek melakukan visum, jenazah langsung diserahkan ke pihak keluarganya untuk dimakamkan. Aparat kepolisian saat ini masih melakukan penyelidikan atas kasus itu. Dugaan sementara motif korban mengakhiri hayatnya karena merasa putus asa dengan kondisi rumah tangga. (*/)

Petani Wonogiri Hanyut, Ditemukan Tewas Setelah Pencarian Tiga Hari


WONOGIRI,wartosolo.com-Cuaca buruk disertai medan yang berat menyulitkan tim SAR dan relawan yang mencoba mencari korban atas nama Tukiman, petani yang beralamat di Desa Betek 2/3, Sumberagung, Batuwarno, Wonogiri, Jateng yang mengakami kecelakaan air pukul 16.00, Sabtu 18 Maret 2017. 
Petani-Wonogiri-Hanyut
Korban kecelakaan air diketemukan/foto relawan
Namun setelah pencarian yang menguras tenaga dan waktu, akhirnya pada Senin 20 Maret 2017, pukul 14.30,  tubuh kakek berusia 70 tahun ditemukan dengan kondisi meninggal dunia, di sekitaran waduk Gajah Mungkur wilayah Puthuk Tulung Wonoharja Nguntoronadi Wonogiri yang berjarak 30 km dari lokasi hanyutnya korban.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari komunitas relawan, proses pencarian dilakukan oleh Tim gabungan (PMI, SAR Kabupaten Wonogiri, Basarnas Pos Surakarta, SERI, Nelayan dan warga masyarakat, Polsek Batuwarno, Koramil Batuwarno, Perangkat Desa, TKSK dan Relawan Banyu Bening sejak diketahui korban hilang terbawa arus. Namun proses pencarian nihil, korban belum bisa ditemukan. Pada hari kedua, kembali dilakukan pencarian oleh tim gabungan. Dan hasilnya masih belum bisa menemukan korban. Pencarian oleh Tim Gabungan dilakukan kembali pada hari ke-3, pukul 13.30 WIB membuahkan hasil, korban ditemukan di Dusun Nggembol, Mboto, Baturetno, Wonogiri. Jarak penemuan dari tempat korban terbawa arus 8 km. Dari TKP kemudian korban dibawa ke Puskesmas 2 Baturetno untuk dilakukan pemeriksaan. Kemudian dibawa ke rumah duka.
"Pencarian pada hari pertama dan kedua kurang maksimal, dikarenakan cuaca yang tidak mendukung (mendung, terkadang disertai hujan) dan arus sungai yang cukup deras," kata relawan. 
Seperti diketahui, Sabtu petang (18/3), ada informasi korban hanyut saat menyeberangi di Kali Wiroko. Warga Dusun betek RT 2/RW 2, Desa Sumber Agung, Kecamatan Batuwarno, Kabupaten Wonogiri ini.
“Korban hanyut sampai sekarang belum ditemukan. Pencarian masih terus dilakukan di sepanjang alur Kali Wiroko,” tegas Kepala Desa (Kades) Sumber Agung, Edy Susanto.
Saat itu korban dalam perjalanan pulang dari bertani di sawahnya. Untuk mencari jalan pintas, Tukimin, memilih menyeberangi Kali Wiroko. Tapi malang, saat belum usai menyeberang, medadak datang arus banjir dan menghanyutkan korban.
Upaya berenang menuju tepi kali, gagal dia lakukan karena dahsyatnya arus banjir. Diduga, di bagian hulu Kali Wiroko, saat itu turun hujan deras, sehingga memicu terjadinya banjir besar ke arah hilir. (*/)

Ini Alasannya, Kenapa Penghuni Rutan Solo Dipindahkan ke Cilacap


SOLO,wartosolo.com-Kapasitas ideal Rumah Tahanan Kelas 1A Kota Surakarta adalah 225 tahanan/narapidana. Sehingga apabila ada tambahan penghuni, maka bisa dipastikan rumah tahanan (rutan) bakal kelebihan kapasitas. Ternyata, pada Jumat dan Sabtu kemarin, jumlah penghuni rutan melebih kapasitasnya. Kini jumlahnya membengkak nyaris dua kali lipat dari kapasitas ideal atau sebesar 586 orang. 
napi-rutan-solo-dipindah
Proses pemindahan napi

Guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan karena kapasitas yang overload itu, pada Jumat 17 Maret 2017 malam, puluhan penghuni dipindahkan dari Rutan Solo ke LP Nusakambangan Cilacap Jateng. Proses pemindahan penghuni rutan ini mendapatkan pengawalan ketat dari penjaga rutan dibantu aparat kepolisian. 
 Menurut Kepala Rutan 1A Solo, Oga Geovani Darmawan, sebanyak 23 tahanan dipindahkan semalam. "23 napi yang menghuni dipindah ke Lapas Nusakambangan lantaran kondisi rutan Solo mengalami overload. 22 dari 23 napi yang dipindahkan ini merupakan napi kasus narkoba, sedangan satu di antaranya merupakan napi kasus pembunuhan," kata Oga. Oga membenarkan, bila kapasitas rutan yang idealnya yakniuntuk 225 orang, namun kini justru jumlahnya mencapai 586 warga binaan.
 Dikatakan, sebanyak 23 narapidana diberangkatkan pada Jumat menjelang tengah malam. Pihaknya setiap bulan melakukan pemindahan napi ke-lapas lain untuk mengurangi jumlah warga binaan yang ada didalam rutan. Pemindahan ini ini bisa dilakukan dua hingga tiga kali.
napi-solo-rutan-dipindah
Napi diangkut kendaraan khusus

Polda Turun Tangan Tengahi Gesekan Pengemudi Gojek dan Taksi

SOLO,wartosolo.com- Sehari seusai gesekan antara pengendara Gojek-dan taksi Polda Jateng langsung turun ke Kota Solo. Pada Kamis (16/3), pukul 10.00 Dirlantas Polda Jateng melakukan mediasi kepada dua pihak yang berseteru di aula Polresta Solo. Audiensi ini juga diikuti pengayuh becak, ojek pangkalan Pertemuan ini sebagai langkah untuk menjaga kondusivitas Kota Solo agar tetap terjaga aman dan nyaman. Audiensi yang dilakukan ini juga mendatangkan dinas perhubungan se-eks Karesidenan Surakarta.

Lapor ke polisi
Terkait kehadiran Go-jek yang mulai menjamur, Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Solo, Arief Handoko menyampaikan, Solo tetap pada pijakan awal yakni menolak tegas kehadiran Go-jek. Menurutnya hal itu sesuai dengan arahan Wali Kota Solo mengacu pada audiensi yang pernah digelar di Balai Kota. Menanggapi permasalahan ini Dirlantas Polda Jateng Kombes Pol Bakharudin M Syah mengatakan gesekan terjadi diakibatkan minimnya sumber pendapatan yang didapatkan oleh masing-masing tukang ojek, baik online maupun konvensional. Pihaknya mendesak supaya manajemen pihak Go-jek untuk mentaati peraturan wilayah yang telah telah ditetapkan atau disepakati bersama. Sebelumnya, para pengemudi taksi dan Goj-ek yang bentrok, sepakat berdamai. Kedua pihak yang bertikai sejak Rabu pagi, juga setuju untuk menunggu solusi terbaik dari pemerintah atas polemik angkutan umum berbasis aplikasi online tersebut. Kapolresta Surakarta AKBP Ribut Hari Wibowo meminta, semua pihak terkait tidak terprovokasi. “Kami minta semuanya bisa menahan diri. Semuanya bersaudara,” tandas Kapolresta. (*/)

Ini Jawaban Pakar Menanggapi Kisruh Gojek Vs Taksi di Solo


SOLO,wartosolo.com-Gesekan antara operator Gojek dan taksi di Solo Jawa Tengah tak bisa terhindar lagi. Kini gesekan itu malah masuk ke ranah hukum. Menurut pendapat pengamat transportasi Djoko Setijowarno, Pemerintah Kota (Pemkot) Solo sudah bertindak benar, karena dengan membiarkan ojek beroperasi apalagi on line akan tidak mendukung program penataan transportasi umum yang sedang berlangsung.
Mobilisasi warga tidak bisa dibatasi suatu wilayah, akibatnya kawasan sekitarnya Subosukowonosraten juga terlibat dan ikut mendukung.

bentrok-gojek-taksi-solo
Tolak operasional Go-jek

Selain penataan transportasi umum di Solo, mestinya Sukoharjo, Wonogiri, Karanganyar, Boyolali dan Sragen bergerak bersama menata transportasi umum di wilayah masing-masing.
"Juga sudah dirancang tujuh rute trayek bus sistem transit (BST) aglomerasi Subosukowonosraten yang menghubungkan jaringan transportasi umum antarkota kabupaten."
Staf pengajar di Unika Salatiga ini mengatakan, sepeda motor bukan jenis angkutan umum yang berkeselamatan. Lebih baik kembangkan kendaraan roda tiga, seperti bajaj untuk pedesaan, misalnya.
"Daya angkut lebih besar dan bisa bawa barang. Lajunya tidak tinggi, kuat tanjakan. Kalau hujan tidak diguyur air, ketika panas tidak diterpa terik matahari," katanya. (*/)

bentrok-taksi-solo-gojek-
Pakar transportasi Djoko Setijowarno

Bentrok Driver Gojek-Taksi Solo Tak Terhindarkan


SOLO,wartosolo.com-Gesekan antar-operator transportasi di Kota Solo, Jawa Tengah, akhirnya pecah juga. Kali ini pihak yang terlibat gesekan adalah sopir taksi dan driver Gojek pada, Rabu 15 maret 2017. Lokasi gesekan terjadi di depan Stasiun Purwosari. Walaupun bentrokan tidak sampai meluas karena aparat kepolisian turun tangan. Namun, kondisi ini jelas menjadi keprihatinan bersama. 

solo-bentrok-gojek-taksi
Aksi protes pengemudi taksi

Dari penelusuran di lapangan disebutkan, bentrokan berawal saat kedua kubu bertemu di pangkalan depan Stasiun Purwosari Solo. Kebetulan pangakalan mereka saling berseberangan di tempat tersebut. Tiba-tiba puluhan sopir taksi yang ada ditempat tersebut mencoba mengusir para Driver Go-jek. Alasannya para ojek onlen ini dituduh menyerobot penumpang.
Tomi salah seorang sopir taksi mengatakan pihaknya menginginkan surat ijin resmi terkait keberadaan pangkalan Go-jek tersebut. Selain meminta ketua paguyuban Go-jek untuk datang menemui para sopir taksi tersebut untuk melakukan mediasi terkait pangkalan Go-jek. 

bentrok-taksi-gojek-solo
Sopir taksi turun jalan

Menurutnya Go-jek tak memiliki izin untuk beroperasi di Solo. Sehingga dirinya heran kenapa bisa mangkal di Solo.  Selain itu penghasilan para sopir taksi ditempat tersebut juga turun drastis akibat adanya Go-jek.
Sementara itu dalam laporan, ssalah seorang driver yakni Hendra Widodo mengatakan bahwa sebelumnya dirinya beserta sejumlah rekannya sempat mendapat intimidasi dari para sopir taksi. Intimidasi tersebut berupa ancaman seperti membawa linggis dan tongkat yang dibawa oleh para sopir taksi saat menghampiri pangkalan Go-jek dari sebelah utara jalan menuju ke selatan.
Karena merasa takut beberapa rekanya mencoba untuk kabur, namun satu unit sepeda motor milik seorang driver Go-jek justru tertinggal  ditempat tersebut dan diduga dirusak.  Dari sini mereka langsung melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib.
Gesekan serupa pernah terjadi antara ojek pangkalan Stasiun Purwosari dengan driver Go-jek. Perkara itu merembet hingga terjadi tindak pidana pemukulan.  (*/)

Gegara Diserang Tawon, Sepur Kelinci Nyebur Sawah



nyebur-sawah-sepur-kelinci
Mandi lumpur/medsos

SUKOHARJO,wartosolo.com-Apes. Begitulah yang dialami siswa SD Gandekan 230 Solo, Jawa Tengah. Rencana berwisata ke kawasan Umbul Cokro, Klaten, pada Rabu 15 Maret 2016 batal total, berakhir memilukan bercampur malu. Pasalnya, angkutan yang dipakai mengangkut siswa yakni sepur kelinci nyemplung ke sawah.  Hingga menyebabkan sejumlah siswa terluka ringan dan mengalami trauma

Usut punya usut, kejadian nyemplungnya sepur kelinci di Dukuh Kwojo, Gatak, Sukoharjo, bukan karena pengemudinya tidak lihai menyetir, mengantuk atau karena diseruduk kendaraan lain. 
Penyebabnya inilah yang membikin perut netizen kram. Diduga si sopir sepur kelinci diserang serangga sejenis lebah. Karena sibuk menghalau lebah dan bisa terjadi tersengat, si sopir tidak menghentikan laju sepur kelinci, malah membelokkannya ke sawah. Dan Byuuur.... 
sawah-sepur-kelinci-nyebur
Evakuasi sepur kelinci/medsos

Penumpang yang rata-rata anak sekolah dan orang tua itu tak hanya kesakitan karena tertindih atau saling tindih. Mereka ada yang mengalami luka dan trauma. Tetapi pengalaman terpahit adalah rela mandi lumpur karena sawah milik petani sedang ditanami padi. 
Sejumlah netizen di https://www.facebook.com/groups/aishi.solo/?fref=ts, secara tegas mengatakan, serangan tawon menyebabkan si sopir panik. "Sopir e di entop tawon (pengemudinya disengat lebah)," kata netizen bernama Gardhino. 
Sementara netizen lainnya mengaku prihatin dan tak bisa menahan ketawa karena penumpang sepur kelinci itu mandi lumpur. "Prihatin, tapi tidak bisa menahan tawa," ucap netizen bernama Dhanu. 
Beruntung pada saat kejadian, jalur lalu lintas yang berujung di Jalan Solo-Yogyakarta. Para pengguna jalan yang melihat kejadian itu membantu proses evakuasi termasuk membawa korban luka ke puskesmat atau klinik setempat. Kejadian yang terbilan unik ini tetap menjadi perhatian netizen. (*)
sepur-kelinci-nyebur-sawah
Sepur kelinci dievakuasi/medsos


Misterius, Bus Garuda Mas Kesasar Masuk Hutan di Blora


BLORA, wartosolo.com-Peristiwa misterius yang tak masuk akal yakni bus berukuran besar, tanpa disadari nyelonong masuk hutan di Blora, Jawa Tengah, Senin 13 Maret 2017 terus menjadi viral di sejumlah media sosial baik, facabook, twiter, dan youtube. 
bus-garuda-mas-blora
Bus masuk hutan
Sejumlah netizen menyebutkan, periwtiwa itu magic, penuh nuansa spiritual. Adapun netizen lain menyebutkan kejadian itu dikarenakan faktor makhluk gaib dan keangkeran hutan di wilayah Jateng itu. 
Dari foto yang beredar, posisi Bus Garuda Mas itu benar-benar tidak wajar dengan kondisi bodi bus yang penyok-penyok. Bahkan bus terlihat nyangkut di dua buah pohon jati besar. 
Menurut penuturan netizen bus nahas itu menabrak pohon jati dan tiang listrik sebelum terjebak di pohon jati. "Mungkin kejadiannya malam. Pas pagi hari bus sudah tidak ada penumpangnya. Warga sempat kebingungan kenapa busnya sampai begitu," kata saksi mata. 
Keterangan saksi mata lain menyebutkan, Bus Garuda Mas meluncur secara tiba-tiba di tengah hutan jati Kalimodang Cepu Blora, pukul 03.40 dini hari tadi. "Ya terus kejadiannya seperti sekarang ini," kata saksi mata yang tak mau disebutkan namanya. 
mas-blora-bus-garuda
Meme bus masuk hutan
Berbagai keterangan tentang jumlah korban jiwa yang meninggal dan luka-luka terus berseliweran di media sosial. Namun sampai sekarang aparat kepolisian masih menyelidiki dan menanyai pemilik bus. Kendati begitu, dampak dari kejadian ini langsung dikait-kaitkan dengan keangker hutan Blora. 
Hal itu mengingatkan kembali dengan peristiwa serupa pada Oktober 2016 lalu. Dimana Bus Pahala Kencana jurusan Jakarta-Madura berisi 33 penumpang dan truk molen Jaya Mix dilaporkan terjebak di hutan. Peristiwa nyasarnya bus dan truk molen itu sempat menjadi viral baik di media cetak dan elektronika. (*/)
garuda-mas-blora-bus
Kejaidan aneh tapi nyata

Hati-hati di Jalan, Laka di Simpang Empat Warung Pelem Solo Jadi Peringatan


SOLO,wartosolo.com- Kecalakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan roda dua dan truk kontainer sangat memukul perasaan warga Solo sekitarnya. Kejadian yang merenggut nyawa Suratman, (57), warga Desa Kragilan, Kecamatan Kalijambe, Sragen, Jateng mendapatkan perhatian netizen dan jadi bahasan berita Solo Raya. Di grup fanpage https://www.facebook.com/groups/aishi.solo/ kecelakaan Jalan  Juanda, Kampung Balong, Sudiroprajan, Jebres, Solo, Sabtu 11 Maret 2017 pagi itu dilihat 1.900 netizen. Para netizen berharap kejadian tragis ini tidak terulang lagi dan menjadi pendidikan saat berlalu lintas di jalan. 
Seperti yang disampaikan netizen bernama Mimi. "Ikut berbelasungkawa hati-hati di jalan," katanya. 
Netizen lainnya bernama, Margarethacoryy. Ia mengeluh kondisi jalan yang rusak berat diduga akibat proyek galian.
"Pinggir jalan podo di gali karo proyek lha wes rampung kok mug di tinggl prung ora di apikne neh jalan ne mesak ne masyarakat setempat dan pengguna jalan,"
laka warungpelem
Laka Warungpelem/medsos

Informasi dihimpun, menyebutkan kecelakaan terjadi pukul 08.15 WIB, bermula saat korban melaju dari Jalan Urip Sumoharjo Solo menuju perempatan Warung Pelem lalu berbelok ke Jalan Juanda. Sesampainya di pertigaan Balong, pengendara sepeda motor terpelesat setelah mengindari jalan rusak bekas galian pipa sanitasi. Korban terjatuh ka arah kanan jalan, sedangkan sepeda motor jatuh sisi kiri jalan. Pada saat bersamaan truk kontainer muncul dari belakang dan langsung menabrak korban hingga tewas. 
Kasatlantas Porlesta Solo Kompol Imam Safi’i membenarkan adanya kejadian lakalantas di Jalan Juanda. (*/wartosolo.com)

Diamuk Si Jago Merah Ruko di Karangpandan Ludes Terbakar


KARANGANYAR,wartosolo.com-Setidaknya empat ruko dan satu tempat tinggal beserta isinya di Dusun Sawahan 06/03 Desa/Kecamatan Karangpandan, Karanganyar, Jateng, Sabtu 11 Maret 2017 pukul 09.20 ludes diamuk si jago merah Kerugian atas kejadian itu ditaksir mencapai Rp 100 juta rupiah. 
Saksi mata Sunarno (40, warga Sawahan 6/7 Krpandan Karanganyar mengatakan,  sekitar pukul 09.20 , saksi ia melihat kepulan asap di atas rumah toko milik Sodiq Ansory, dan saksi mengetahui ada yang terbakar. Ia lalu mendatangi Sodiq dan memberitahu kalau terjadi kebakaran di atas rumahnya. Belum sempat mencari tahu asal api, tiba-tiba sijago merah sudah semakin membesar. 
kebakaran ruko di karangpandan karanganyar
Kebakaran ruko di Karangpandan, Karanganyar

Saat itu ia membantu memgeluarkan barang-barang milik Sodiq Dalam waktu yang bersamaan warga mulai berdatangan. Sementara warga lain dibantu petugas Polsek Karangpandan ikut datang dan berusaha membatu mengeluarkan barang, sambil membantu memadamkan Api supaya tidak menjalar ke ruko yg lain dengan cara menghentikan mobil tangki air untuk disemprotkan supaya api padam. Baru pada pukul 09.45 datanglah dua Unit mobil dinas kendaraan. Api bisa dijinakan sekitar pukul 10.30.
Namun akibat kebakaran itu, Septian Adi Kuncoro, (37) warga Jembangan Ds Harjosari Karangpandan jenis saha konter Hp mengalami kerugian Rp 15 juta. Fadil warga Dusun Harjosari Karangpandan pemilik usaha FC dan alat tulis juga mengalami kerugian materi yang sama.  Muntaha Sawahan Rt 05/03 Karangpandan, jenis usaha sablon dan Sodiq Ansory, Sawahan 5/3 Karangpandan tempat tinggal mengalami kerugian yang sama yakni Rp 20 juta. Kerugian terbesar dialami korban Sugiyarto, Dukuh Telap Desa Karang, Karanngpandan  Asesoris kendaraan bermotor roda dua, senilai Rp 30 juta. (*/)

Berkat Laporan Korban, Jaringan Penipuan Berhadiah Terbongkar



SOLO,wartosolo.net- Keberhasilan penangkapan empat pelaku penipuan bermodus undian kupon berhadiah berawal dari laporan salah seorang warga Kota Solo yang menjadi korban dalam kasus tersebut. Laporan tersebut ditindaklanjuti, hingga berhasil membongkar jaringan penipu asal Sulawesi Selatan tersebut. Modus yang digunakan para pelaku yakni memasukan kupon undian berhadiah ke dalam bungkus mie instan.
rilis terbongkarnya penipuan berhadia di solo
Rilis terbongkarnya penipuan berhadiah di Solo

Untuk meyakinkan para korban, kupon undian tersebut dilengkapi dengan hologram, pin khusus serta nomor yang dapat dihubungi. Saat korban
menghubungi nomor yang tertera di kupon tersebut, salah seorang pelaku langsung menanggapi dan mengucapkan selamat kepada para korban, lantaran akan mendapatkan hadiah mobil jenis Nissan juke seharga Rp 313 juta.
Saat itulah orang yang mengaku-ngaku sebagai penjabat kepolisian tersebut menyuruh korban untuk mengirim sejumlah uang ke rekening tertentu dengan alasan untuk mengurus surat-surat kepemilikan mobil. Tak hanya itu pelaku juga meminta korban mengirim sejumlah uang ke yayasan tertentu sebagai syarat mendapatkan mobil yang berhasil dimenangkan. 
"Setelah korban mentransfer sejumlah uang hadiah berupa mobil yang dijanjikan tidak segera dikirim. Dari hal inilah korban yakin terjebak dalam modus penipuan, hingga akhirnya melapor ke pihak berwajib untuk menangani kasus tersebut. keempat pelaku dijerat dengan pasal 378 tentang penipuan dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.(*/wartosolo.net)

 
Copyright © 2015 WARTO SOLO. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger
>