Hukum Kriminal    Inspirasi    Kesehatan    Ekonomi    Wisata    Komunitas    Pendidikan    Kuliner    News    Peta Situs   

Sosok Inspiratif

Intan Dituntut Multi Talenta

TERJUN ke dunia panggung hiburan zaman sekarang ini tak melulu mengandalkan para ayu dan tubuh aduhai. Sekali kelebihan yang diber...

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

SUARA MERDEKA SOLO

SILAHKAN PESAN/ORDER

SILAHKAN PESAN/ORDER

Follow by Email

SILAHKAN KUNJUNGI SITUS KAMI

Tampilkan postingan dengan label HUKUM KRIMINAL. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label HUKUM KRIMINAL. Tampilkan semua postingan

Kapok ! Pelaku Penipuan Bermodus Undian Berhadiah Dibekuk Aparat



SOLO,wartosolo.net- Pelaku penipuan dengan modus mendapatkan undian berhadiah digulung jajaran Satreskrim Polresta Solo. Empat pelaku ditangkap di kawasan Daerah Istimewa Yogyakarta. 
Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan keempat pelaku memiliki peran masing-masing mulai dari otak pelaku. Penerima telefon dari korban orang yang meyakinkan korban hingga pembuat undian berhadiah. Tak hanya itu, pelaku juga merupakan residivis dan terkenal lihai dalam melakukan penipuan.
jaringan penipuan berhadiah terbongkar
Rilis Penipu berhadiah

Menurut pemaparan petugas empat pelaku ini dibekuk dari hasil penelusuran laporan korban yang merasa dirugikan dengan ulah para pelaku. Empat pelaku yang ditangkap di antaranya, Nukman, Wahyu, Junaidi, dan Gunasis. 
Dalam kasus ini Nukman berperan sebagai koordinator atau ketua kelompok kejahatan tersebut. Sedangkan Wahyu memiliki peran penerima telefon dari korban yang berhasil dijerat melalui modus penipuan undian berhadiah. 
Gunasis perannya sebagai orang yang meyakinkan korban. Dalam hal ini Gunasis mengaku kepada korban sebagai Dirlantas Polda Metro Jaya.  Sementara Junaidi berperan sebagai orang yang membuat kupon undian berhadiah palsu. Atas perbuatannya keempat pelaku dijerat dengan pasal 378 tentang penipuan dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara. (*/)

Hilang Dua Bulan, Jumadi Ditemukan Tinggal Kerangka


BOYOLALI,wartosolo.com-Keheningan Desa Sumber, Simo, Boyolali, Jateng langsung sirna setelah warga melaporkan adanya temuan kerangka utuh manusia di sebuah tegalan di Dukuh Ngadirejo RT 15 RW 03 Sumber, Kecamatan Simo sekitar pukul 10.30, Jumat 10 Februari 2017. Kerangka utuh yang dibalut baju berwarna putih itu, nampak tergeletak di parit atau bawah tebing
simo-boyolali-wujud-kerangka
Kerangka manusia
Menurut saksi mata Daliyem (38), warga Dukuh Karanggayam Rt 04/01 Sumber, Simo. Sepulang ambil rumput dan berjalan pulang di jalan setapak, ia melihat benda bulat mencurigakan berwarna putih. Setelah dilihat dari dekat benda itu ternyata tengkorak kepala. Ia juga melihat masih ada baju yang masih utuh di sekitaran tengkorak tersebut. Melihat hal ganjil itu Daliyem langsung  melapor ke warga sekitar untuk dilanjutkan ke Polsek Simo.
Selang beberapa menit kemudian, petugas dari Polsek Simo dan perangkat desa setempat tiba di lokasi kejadian pegecekan. Selain itu petugas juga mengumumkan kepada warga lain apakah mengenal ciri-ciri baju dan tengkorak yang ditemukan warga. 
Tak berapa lama, ada warga bernama Parjan (42) warga Ngadirejo Rt 15/3 Sumber, Simo mengaku yang meninggal itu adalah ayahnya bernama Jumadi (75). Menurut keterangan Parjan ciri-ciri jenazah itu mirip dengan ayahnya. 
wujud-kerangka-simo-boyolali
Diperiksa aparat


Kebetulan selama dua bulan pihak keluarga melapor orang tuanya itu hilang ke kepolisian. 
Camat Simo, Sri Hanung Mahendra mengatakan, berdasarkan pengakuan Parjan, adanya ciri-ciri, baju, celana dan ikat pinggang bahwa betul adanya kerangka manusia itu adalah Jumadi. Tindakan yang diambil, muspika bersama masyarakat mengangkat kerangka tersebut. Tadi juga dilakukan visum di tempat oleh Polsek Simo. Atas meninggalnya Jumadi tersebut tidak ada tanda tanda penganiayaan karena ada keterangan Jumadi mengalami jompo dan pikun.
"Kerangka manusia tersebut dibawa pulang dan dikuburkan di pemakaman umum." (*/)

Berkat Aksi Heroik Driver Gojek, Pelaku Gendam Lintas Provinsi Berhasil Dibekuk


SOLO,wartosolo.com- Satu orang pelaku kasus gendam yang terjadi di supermarket kawasan Pasar Legi Solo ditetapkan tersangka oleh Satuan Reserse Kriminal Polresta Solo. Pelaku gendam merupakan warga Ungaran Barat Semarang, Jateng yang membawa kabur uang senilai 20 juta rupiah dari seorang wanita. Pelaku bernama Sujatmiko Aryasyah ditangkap seusai menipu seorang wanita dengan modus menawarkan jam tangan seharga Rp 20 juta rupiah.
pelaku gendam lintas provinsi dibekuk
Diperiksa aparat
Kasat Reskrim Polresta Solo Kompol Agus Puryadi mengatakan kasus gendam ini bermula saat korban dengan identitas Vony Santosa, 24 tahun warga Dawung, Danukusuman, Serengan, Solo bertemu dengan Jatmiko di supermarket Jalan Ronggowarsito Timuran, Banjarsari, Solo.
Kemudian Jatmiko mengajak bersalaman dan menepuk pundak korban hingga tak sadarkan diri. Pelaku lalu menawarkan dua jam tangan seharga Rp 20 juta rupiah. Untuk meyakinkan bahwa barang tersebut asli dan bagusc pelaku mencoba menawarkan barang tersebut kepada orang lain bernama Acin. Acin diketahui sebagai rekan Jatmiko yang berperan meyakinkankorban agar mau membeli jam tangan tersebut.
"Kemudian Acin membeli satu  jam tangan dengan menggunakan uang dollar. Korban pun tertarik kemudian mengambil uang senilai Rp 20 juta rupiah di ATM untuk membeli jam tersebut," terang Kasat Reskrim.


Menurut Kasat Reskrim pelaku Jatmiko juga mengaku kepada korban sebagai karyawan dealer mobil terbesar di Kota Solo yang memiliki uang senilai Rp 1,8 miliar rupiah dengan menunjukan buku rekening. Hasil penyidikan buku rekening tersebut palsu.
Korban gendam baru menyadari menjadi korban penipuan setelah mengecek jam yang dibeli seharga Rp 20 juta rupiah. Selanjutnya korban tidak sengaja bertemu dengan pelaku gendam tersebut di kawasan Banjarsari.
Korban teringat dengan pelaku karena masih mengenakan pakaian yang sama saat menawarkan jam seharga 20 juta rupiah tersebut. Saat itulah korban berteriak hingga akhirnya membuat pelaku panik mencoba melarikan diri dengan mengendarai mobil Toyota Camry bernopol B 1864 AA. Namun tak disangka saat berupaya kabur ada seorang driver gojek yang gagah berani mencoba mengejar pelaku hingga kawasan Purwosari Laweyan Solo. Setibanya di lokasi tersebut pelaku justru menabrak driver gojek yang mengejarnya hingga driver gojek tersebut terjatuh dari sepeda motornya.
pelaku gendang dibekuk
Wajah pelaku gendam

Mengetahui ada seorang driver gojek yang terjatuh karena tertabrak mobil warga sekitar yang mengetahui hal tersebut langsung mengepung mobil pelaku, hingga akhirnya pelaku turun dari mobil dan diamankan oleh pihak berwajib.
Kini petugas masih memburu pelaku lainnya yakni Acin yang berperan sebagai otak kasus ini. Kompoltan pelaku ini merupakan jaringan kasus penipuan dengan modus gendam lintas provinsi. Barang bukti yang diaman yakni dua jam tangan rolex palsu, ratusan uang pecahan dollar, dua telefon genggam dan tas kecil.
Pelaku kini terancam dengan jeratan pasal 378 KUHP tentang Penipuan dan Penggelapan,  dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.

Ini Foto Gadis Manis yang Menghilang 10 Hari Lalu


SOLO,wartosolo.com- Ega Septiani 17 tahun warga Bendosari, Pajang, Laweyan, Solo, Jawa Tengah dilaporkan hilang. Informasi yang menjadi berita di Solo Raya karena yang bersangkutan dilaporkan tak pulang rumah oleh orang tuanya di Polsek Laweyan. Ega diketahui pergi dari rumah sejak Minggu 26 Febuari 2017.
foto gadis 17 tahun hilang
Gadis 17 tahun hilang

Kanit Reskrim Polsek Laweyan AKP Sajimin mengatakan peristiwa tersebut bermula saat ega pamit pergi bermain ke-rumah kakaknya yang ada di Kampung Rejosari,  Jebres, Solo. 
Namun hingga malam Ega tak kunjung pulang ke rumah. Sehingga membuat keluarganya panik. Orang tua Ega yakni Mulyono juga sempat menghubungi ponsel Ega, namun nomor yang dituju justru tidak aktif.
Selanjutnya orang tua Ega mencoba mencari ke rumah kakaknya yang ada di kawasan Jebres. Namun saat dicek ternyata Ega tidak ada. Kemudian orang tua Ega melaporkan ke kantor polisi," kata Kanit Reskrim.


Berambut lurus 

Dari laporan tersebut Kanit Reskrim Polsek Laweyan AKP Sajimin menjelaskan, bahwa sebelumnya Ega pergi dari rumah naik angkutan umum. Sedangkan ciri-cirinya yakni memiliki tahi lalat di pipi sebelah kiri, rambut lurus, berat badan 70 kilogram, dan tinggi badan 160 sentimeter. Pihaknya juga sudah berupaya menginformasikan kepada ketua RT/RW di wilayah Laweyan terkait adanya laporan orang hilang. Babinkamtibmas di Laweyan juga turut mencari dengan menyebarkan foto di lokasi strategis.
hilangnya gadis 17 tahun
Foto gadis hilang
AKP Sajimin menghimbau kepada warga agar melaporkan ke Polsek Laweyan apabila menemukan orang dengan ciri-ciri tersebut. Hasil keterangan yang didapat keluarga teman dekatnya Ega kemungkinan bekerja di warung makan yang ada di kawasan Mojosongo Boyolali.
Hilangnya gadis berusia 17 tahun ini juga masih belum diketahui, pasalnya pihak orang tua saat diperiksa mengaku bahwa anaknya tersebut tak memiliki masalah baik di lingkungan keluarga maupun di luar.

Kasus Peredaran Narkoba di Solo Tertinggi


SOLO,wartosolo.com- Peredaran narkoba di Kota Solo semakin mengkhawatirkan.  Tercatat sejak awal tahun 2017 sudah sebanyak 33 kasus narkoba yang diungkap oleh pihak kepolisian. Sejak awal tahun 2017 ini Kota Solo masuk peringkat pertama dalam kasus narkoba di kawasan Jawa Tengah.
Pada Januari Satuan Reserse Narkoba Polresta Solo mengungkap sebanyak 16 kasus narkoba dengan jumlah tersangka mencapai 17 orang. Kemudian  pada Febuari 17 kasus narkoba dengan jumlah tersangka mencapai 20 orang.

solo tertinggi peredaran narkoba
Bakar barang bukti
Januari barang bukti yang berhasil diamankan sebanyak 15 gram shabu. Dan bulan Febuari sebanyak 25 gram shabu. Banyaknya kasus narkoba di Kota Solo tersebut menempatkan Kota Solo masuk peringkat teratas dalam peredaran narkoba . Disusul dengan kota semarang di posisi kedua.

Untuk tahun lalu Kota Solo diperingkat kedua. Untuk kali ini justru meningkat. Hal ini membuktikan peredaran narkoba di ksolo sangat tinggi dan semakin mengkhawatirkan," terang Kasatres Narkoba Polresta Surakarta, Kompol Ari Sumarwono.

Dikatakan, pengguna narkoba tak hanya dikonsumsi kalangan atas saja.  Tapi telah merambah ke kalangan masyarakat bawah. Dari kasus yang terungkap, pelaku kasus narkoba rata-rata dari kalangan pekerja swasta, seperti juru parkir, kuli bangunan, pekerja serabutan, satpam, dan lainnya.
Masyarakat diimbau untuk tidak mencoba-coba obat-obatan terlarang seperti narkoba karena bakal mengganggu kesehatan.. Apabila ada yang mengetahui transaksi narkoba, diharapkan masyrakat segera melaporkannya kepihak berwajib, agar segera ditangani oleh petugas. 

Palsukan SIM, Warga Banyudono Boyolali Diringkus Aparat


SOLO,wartosolo.com- Warga Banyudono, Boyolali, Haryono alias Heri ditangkap petugas kepolisian Kota Solo, lantaran membuat dokumen palsu. Kejadian penangkapan terhadap pelaku kriminal ini bemula dari operasi lalulintas yang dilakukan oleh Satlantas Polresta Solo  beberapa waktu lalu. Pelaku diamankan oleh Satuan Reskrim Polresta Solo lantaran berbuat tindak pidana pemalsuan dokumen, seperti ijazah, KTP, SIM, dan KK (kartu keluarga). 
sim-palsukan
Barang bukti kejahatan
Dari keterangan Kasat Reskrim Polresta Solo Kompol Agus Puryadi, bahwa penangkapan pelaku berawal dari operasi lalulintas yang dilakukan Satlantas di Jalan Adi Sucipto atau wilayah hukum Polresta Surakarta. Dalam operasi tersebut petugas mengamankan seorang pengendara karena SIM yang digunakan tidak sesuai.


Kemudian pemilik SIM diminta untuk datang ke Satlantas Polresta Solo. Ada dugaan SIM tersebut palsu, sehingga pemilik SIM dibawa ke Satreskrim Polresta Solo. Dari hasil pengembangan pemilik SIM petugas menangkap si pembuat SIM palsu tersebut.
"Dari hasil pemeriksaan pelaku tidak hanya membuat SIM palsu. Tetapi juga membuat dokumen palsu lainnya seperti ijazah /kartu keluarga (KK), surat pemberitahuan pajak terutang (SPPT) dan KTO," terang Kasat Reskrim
Sementara dari penangkapan  pelaku, polisi menyita satu SIM C, ijazah palsu, seperangkat komputer yang digunakan untuk membuat dokumen palsu.  Atas perbuatannya ini pelaku yang memiliki kerja sampingan sebagai peternak bebek tersebut dijerat pasal 263 KUHP tentang Pemalsuan dengan ancaman hukuman enam tahun penjara. 
palsukan-sim
Diperiksa petugas

Polisi Sebar Foto dan Video Pelaku Ranmor di Dishub Solo



SOLO,wartosolo.com- Pencuri beraksi di kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surakarta. Dalam kejadian ini satu unit sepeda motor Honda Vario bernomor polisi G 4613
IZ dibawa kabur pencuri tersebut. Kasus pencurian terjadi sekitar pukul 11.45. Saat itu pemilik sepeda motor memarkirkan sepeda motornya di sisi timur kantor Dishub. Pemilik sepeda motor juga diketahui sebagai pegawai negeri sipil (PNS) Dishub.
Pelaku Ranmor
Pelaku ranmor
Peristiwa ini diketahui oleh korban ketika akan keluar dari kantor. Namun saat berada diparkiran sepeda motor korban kaget lantaran sepeda motor miliknya tak ada dilokasi.
Bingung karena tak menemukan sepeda motornya ditempat parkir. Korban bersama rekannya langsung melaporkan kasus tersebut kepihak kepolisian.
Setelah itu petugas mencoba melakukan penyelidikan, saat itulah rekaman kamera CCTV ditemukan. Dalam rekaman tersebut terlihat jelas ada seorang pria mengenakan jacket warna hitam, mondar-mandir di parkiran sepeda motor.


Begitu situasi sepi, pria tak dikenal tersebut langsung menggondol satu unit sepeda motor dengan cara menggunakan kunci ganda. Dengan cepat pelaku langsung kabur meninggalkan lokasi menggunakan sepeda motor hasil curian tersebut. Kini kasus ini masih ditangani oleh satuan reskrim polresta Solo
Informasi hari ini Kompol Agus Puryadi mengatakan, bahwa dalam kasus ini pihaknya masih terus berupaya melacak keberadaan pelaku dengan cara menyebar gambar foto dari rekaman CCTV ke sejumlah instansi kepolisian  dan instasi terkait lainnya yang ada di wilayah Surakarta.
Kasat Reskrim juga menegaskan bahwa pelaku ini sudah beraksi di lima TKP dengan jaringan pelaku lainnya yang kini masih dalam penyelidikan petugas. "Dari lima TKP tersebut dua di antaranya diketahui dilakukan oleh pelaku yang sama dengan kasus dikantor dishub solo," terang Kasat Reskrim.

Website DPRD Kota Surakarta Jadi Korban Hacker


SOLO,wartosolo.com - Website lembaga wakil rakyat di Kota Surakarta dengan alamat http://dprd-surakartakota.go.id/ dibobol oleh seorang hacker. Bahkan berita kejadian pembobolan tersebut ramai menjadi perbincangkan para netizen. Sampai kabar ini diunggah www.wartosolo.com, belum ada tindakan atas kegiatan tangan usil tersebut.
website-Korban-Hacker
Situs diretas

Halaman muka website DPRD Surakarta tersebut, masih bisa diakses. Namun tampilannya mengalami perubahan signifikan terutama pada judul artikel dan adanya banner bertuliskan ''HaCkEd By RXR HaCkEr.
Sejumlah pengamat dan ahli website menyebutkan, tak hanya situ mili DPRD Kota Surakarta saja yang menjadi di korban hacker. "Nyaris seluruh website Pemkot Surakarta rentan di hack, " kata Adrian, salah satu mastah di  facebook.  
Perlu diketahui, situs dengan domain .go.id memang kerap menjadi korban kejahilan para hacker. kasus yang laziom terjadi adalah deface, yakni penggantian tampilan beranda dengan pesan dari hacker.


Data dari, Lembaga Indonesia Security Incidents Response Team on Internet Infrastructure (ID-SIRTII) 
Pada tahun 2014 menyebutkan ada 3.288 insiden serangan terhadap situs pemerintah dengan domain .go.id. Dari 12.088 insiden serangan ke situs web tahun 2014. Secara total, ID-SIRTII mencatat ada 48,4 juta serangan siber yang melanda Indonesia tahun 2014 lalu. Serangan tertinggi terjadi pada bulan Agustus dengan 18 juta serangan. Bentuk serangan terjadi dalam program jahat atau malware. Bahkan, beberapa waktu lalu pun ID-SIRTII menyebutkan bahwa .go.id tercatat sebagai domain paling banyak diserang hacker pada 2015. Ada dugaan serangan erb pemerintah ini dikerjakan karena per proyek. (*/wartosolo.com)

Butuh Waktu Lima Menit Curi Motor, Video Detik-detik Ranmor di Kantor Dishub Surakarta


SOLO,wartosolo.com-Video yang berisi detik-detik pencurian sepeda motor di kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surakarta, pada 28 Februari 2017 menyebar di dunia maya. Video yang berdurasi sekitar lima menit itu menunjukkan kelihaian pencuri dalam melakukan aksinya.  
Pelaku pencurian motor

Sebelum beraksi terlihat, pelaku mondar-mandir melihat situasi sekeliling. Pelaku pun melihat situasi sekitar dengan dalih mengangkat telpon sambil mondar-mandir.
Untuk menghilangkan kecurigaan, pelaku juga sempat mengeluarkan sebatang rokok sebelum beraksi. Tak butuh waktu lebih dari lima menit, pelaku menggondol barang curianya tersebut.
Seperti diketahui sebelumnya, aksi pencurian sepeda motor di lokasi parkir kantor Dishub Kota Surakarta mencuat, setelah di dunia maya dan halaman facebook menampilkan foto yang menunjukkan pelaku pencurian. 
Ciri-ciri pelaku pencurian berambut cepak, memakai jaket hitam, celana jins, berusia sekitar 35-40 tahun. Wajahnya terrekam jelas  di kamera pengaman (CCTV) yang dipasang di kantor Dishub. 
Saat ini kasusnya sudah dilaporkan ke Polresta Surakarta untuk kemudian dilakukan pengejaran terhadap pelaku. 
"Kalau ada yang tahu orang ini, mohon bisa hubungi nomor Dishub Surakarta 0271-717470. Karena telah mencuri sepeda motor rekan anggota Dishub kota surakarta di kantor Dishub Surakarta. Sepeda motor vario plat nomor G 4613 IZ.. Nuwun," ucap staf Dishub, Ari.
Kendaraan yang dicuri adalah jenis Honda Vario plat nomor G 4613 IZ milik pengawai Dishub.

Terekam Kamera CCTV, Pria Berambut Cepak Curi Motor di Kantor Dishub Surakarta


SOLO,wartosolo.com - Aksi pencurian sepeda motor ini terbilang nekat, Selasa 28 Februari 2017. Kejadian kriminal ini dilakukan pada siang bolong dan lokasinya kejadian di lokasi parkir kantor Dinas Perhubungan Kota Surakarta, saat kantor itu disibukkan pelayanan umum. 
Pelaku pencurian yang berambut cepak, memakai jaket hitam, celana jins, berusia sekitar 35-40 tahun terekam jelas di kamera pengaman (CCTV). 
Ranmor-Kantor-Dishub
Foto pelaku ranmor
Sebelum melakukan aksinya, pria tersebut berlaga mengangkat telpon di dekat kendaraan roda dua yang diparkir di kantor pemerintahan tersebut.  Saat konidisi aman, pria nekat ini lalu melarikan sebuah sepeda motor di lokasi parkir kantor. 
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kendaraan yang dicuri adalah jenis Honda Vario plat nomor G 4613 IZ yang tak lain milik pengawai Dishub.
Foto dan gambar pelaku yang akan melakukan aksinya itu kini sudah menyebar di media sosial dan kasusnya sudah dilaporkan ke aparat. Saat ini aparat kepolisan sedang melakukan pengejaran.  Kejadian ini menjadi perhatian serius, karena aksi tak senekat mungkin dan terlihat pelakunya amatiran karena tak menghiraukan adanya kamera pengintai.
"Kalau ada yang tahu orang ini, mohon bisa hubungi nomor Dishub Surakarta 0271-717470. Karena telah mencuri sepeda motor rekan anggota Dishub kota surakarta di kantor Dishub Surakarta. Sepeda motor vario plat nomor G 4613 IZ. Nuwun," ucap staf Dishub, Ari.
Kejadian yang masuk wilayah hukum kriminal Solo langsung ditangani Polresta Surakarta. (*wartosolo.com) 
Dishub-Ranmor-Kantor
Aksi pelaku ranmor


Silahkan berikan masukannya di kolom komentar. Jika anda merasa artikel ini bermanfaat, jangan lupa untuk mengKLIK tombol share agar semua orang tahu...
Klik juga 
Ikuti akun twiter  (https://twitter.com/wartosolocom)


Sedang Apes, Jambret Bengis Dibekuk Aparat


Bengis-Pelaku-Jambret.png
Bawa barang bukti


SOLO,wartosolo.com-Aparat Kepolisian Sektor Jebres Solo, Jawa Tengah, meringkus dua pelaku kriminal penjambretan yang kerap beraksi di kawasan Kota Solo. Dalam penangkapan ini petugas mengamankan satu unit sepeda motor yang digunakan sebagai sarana pelaku dan satu telepon genggam hasil kejahatan.
Dua pelaku jambret yang berhasil dibekuk oleh petugas Dedy Kristiawan selaku eksekutor dalam aksi penjambretan, dan Andreas Rusman selaku joki sepeda motor. Dua pelaku ditangkap dalam waktu bersamaan dengan lokasi yang sama. Dari keterangan petugas pelaku ini sudah melakukan aksi dua kali, di kawasan Jebres Solo, dan membuat salah satu korban mengalami luka parah setelah terjatuh dari sepeda motor.

Dari kasus ini, korban yang mengalami luka dirawat di Rumah Sakit Kustatikarena menderita patah tulang dibagian lengan kanan dan kiri. Dari dua laporan tersebut, semua korbanya merupakan seorang wanita yang sedang berkendara dijalan.


Dalam gelar perkara yang digelar di Mapolsek Jebres, salah satu tersangka yakni Dedy Kristiawan mengaku nekat melakukan aksi penjambretan lantaran terdesak kebutuhan ekonomi. Di samping itu gaji dari pekerjaanya sebagai tukang mebel tak mampu memenuhi kebutuhan hidup bersama keluarganya, sehingga dirinya nekat melakukan tindak kejahatan.

Meskipun demikian tindakan pelaku ini harus dipertanggungjawabkan, lantaran sudah membuat para korban menderita, karena mengalami luka parah setelah menjadi korban aksi kejahatan pelakum.

Pelaku-Jambret-Bengis.png
Diperiksa petugas
Kapolsek Jebres Kompol Edison Panjaitan mengatakan, kedua pelaku tersebut dalam aksinya selalu berboncengan. Begitu mendapat target atau korban pelaku langsung memepet korban, dan merampas barang berharga milik korban secara paksa begitu berhasil merampas barang milik korban, pelaku langsung tancap gas dan kabur,  sehingga pelaku tak mengetahui bahwa korban setelah itu terjatuh dari sepeda
motor karena kehilangan keseimbangan.

"Dari penangkapan ini pihaknya mengamankan beberapa barang bukti, berupa satu unit sepeda motor yang digunakan sebagai sarana kejahatan, dan satu telefon genggam milik korban yang dirampas oleh pelaku," kata kapolsek.

Ini Kata Kapolresta Surakarta Menyikapi Berita Hoax

kapolresta-berita-hoax



SOLO,wartosolo.com- Kejadian penyebaran berita hoax saat ini dinilai makin meresahkan masyarakat. Bahkan, informasi terkini penyebaran hoax dinilai mampu mengancam persatuan dan kesatuan bangsa dan negara. Kapolresta Surakarta Kombespol Ahmad Lutfi mengatakan, penyebar berita hoax dapat dikenakan pasal jika dinilai telah mengancam kedaulatan negara dan merugikan pihak-pihak tertentu.Kapolres meminta masyarakat agar jangan mudah terhasut dengan berita hoax yang disebarkan oleh pihak-pihak yang ingin mengambil keuntungan. "Tak hanya bagi masyarakat juga dimintas untuk lebih bijak dalam menyebarkan informasi yang diterimanya," terangnya, Senin 27 Fabruari 2017.

Menurutnya baik pembuat berita hoax atau penyebar berita hoax dapat dijerat dengan undang-undang. Sehingga perlu kehati-hatian dalam menyikapi berita yang saat ini beredar luas melalui jejaring internet. Penyebar berita hoax lanjut dia, selain dapat merugikan orang lain juga tidak dianjurkan oleh agama apapun. Pasalnya berita bohong disebarkan untuk membuat kekacauan yang menguntungkan pihak-pihak tertentu.
"Hendaknya sosialisasi juga dilakukan di tingkat sekolah maupun di kalangan bawah. Sehingga masyarakat dapat mengetahui bentuk berita hoax dan tidak dengan mudah menyebarluaskan berita hoax terebut ke-sosial media." (*/wartosolo.com)

Waspadai Penipuan Via Hack BBM


SOLO,wartosolo.com -Bagi anda pengguna aplikasi Blackberry Messenger (BBM) diharapkan berhati-hati. Masyarakat diimbau jangan langsung percaya bila mendapati pesan singkat atau broadcast tak jelas, seolah-olah dari pemilik akun. Kriminal ini merupakan modus dari para pelaku kejahatan yang belakangan ini marak digunakan untuk penipuan. 
penipuan-via-hack
Waspada BBM hoax
Bahayanya dari kasus ini semua kalangan masyarakat sempat menjadi korban hack seperti yang kejadian berita terbaru di Kota Solo, salah satu petugas kepolisian juga menjadi korban hack BBM yakni mengirimlink situs internet serta username dan password.
Dari kasus ini korban yang terkena hack tak bisa membuka BBM dan milik korban dikendalikan oleh orang lain yang menyadap akun BBM tersebut dengan mengirim pesan yang isinya meminta pinjaman uang dengan cara mentransfer melalui rekening si penipu.
Peretas (hacker) akun BBM, yang ditujukan ke seluruh kontak itu menggunakan akun yang mengatasnamakan seorang petugas kepolisian di Kota Solo. Padahal saat dikonfirmasi petugas kepolisian tersebut mengaku tak pernah mengirim pesan seperti apa yang dimaksudkan peretas.

Hack-Penipuan-Via
Isi BBM hoax

Menanggapi modus tersebut Kasat Reskrim Polresta Surakarta, Kompol Agus Puryadi mengakui bahwa hal ini merupakan modus lama. Modus penipuan yang meretas pesan singkat melalui BBM memang kerap ditemukan. Namun sejauh ini pihaknya mengaku bahwa dikota solo masih belum ada korban yang sampai tertipu mengirim uang dengan jumlah banyak kepada pelaku penipuan tersebut.
"Agar kejadian penipuan melalui modus peretasan BBM tak menimpa masyarakat lainnya," kata Kasat Reskrim. Pihaknya  mengimbau seluruh masyarakat pengguna BBM, agar tidak mudah percaya dengan maksud dari pengguna BBM hoax.

Izin Cari Ketela, Sukadi Ditemukan Tewas di Sawah


BOYOLALI,wartosolo.com -Kepergiannya ke sawah untuk mencari ketela pohon, Rabu 22 Februari 2017 pukul 17.30 menjadi kepergian terakhir Sukadi. Buruh tani yang tinggal di Dukuh Pakel, Desa Teter, Simo, Boyolali itu ditemukan meninggal dunia di pematang sawah, keesokan harinya, Kamis 23 Februari 2017 pukul 08.00. 
sukadi-tewas-sawah
Proses evakuasi korban
Jasad berusia 55 tahun ditemukan tetangganya Ngatijan (45), tetangga korban yang sekaligus saksi mata. Ngatijan menuturkan, dirinya bersama Prayitno 45 tahun dan Muri diminta keluarga korban untuk mencari keberadaan Sukadi. Pasalnya sejak semalaman yang bersangkutan tidak pulang ke rumah sejak meninggalkan rumah petang. 
sawah-sukadi-tewas
Uji Forensik


Menurut keterangan keluarga korban, Sukadi tanpa pamit almarhum pergi meninggalkan rumah menuju sawah dan diperkirakan mencari ketela pohon. Berdasarkan petunjuk keluarga, akhirnya ketiganya memutuskan mencari ke sawah. Belum sampai lokasi kejadian, dari kejauhan Ngatijan dan Muri melihat sepeda ontel yang sering dibawa Sukadi. 
Saat mendekati sepeda tersebut, keduanya melihat sosok Sukadi dengan posisi telungkup di bawah pematang sawah milik Njamjuri. Saat semakin mendekat saksi mata melihat tubuh Sukadi terbujur kaku dan hidung sudah mengeluarkan darah. 
Menurut keterangan perangkat kecamatan setempat Muspika bersama masyarakat langsung merapat tempat kejadain perkara. Lalu jenazah korban diangkat untuk divisum di tempat oleh dokter Puskesmas Simo. Atas hasil pemeriksaan dokter, meninggalnya Sukadi tidak ada tanda-tanda penganiayaan, tetapi penyakitnya kambuh. (*/wartosolo.com)
sawah-tewas-sukadi
Angkat jenazah


Mengharukan, Tersangka Pencabulan Dinikahkan di Polresta


SOLO,wartosolo.com- Suasana khimad mengiringi prosesi pernikahan yang digelar di Masjid Annur kompleks Mapolresta Surakarta, Selasa 21 Februari 2017, pagi.  Gerdemo Bola Permadi warga Laweyan, Solo secara resmi dinikahkan dengan As (16), oleh penghulu. 
Usai mengucapkan ijab kabul kedua mempelai langsung menanda tangani buku nikah yang sudah dibawa oleh pengulu selanjutnya mempelai pria menyerahkan seperangkat alat salat beserta mas kawin cincin. 
tersangka-pencabulan-polisi-dinikahan
Dinikahkan 
Disaksikan keluarga kedua mempelai, sejumlah anggota polisi dan diliput sejumlah wartawan, keduanya resmi menjadi suami istri. 
Pertanyaannya adalah mengapa kedua sejoli ini dinikahkan di dekat markas polisi, bukannya di Kantor Urusan Agama (KUA) ?

tersangka-pencabulan-dinikahan-polisi
Ijab qobul
Telisik punya telisik ternyata sang mempelai pria adalah pelaku tindak pidana pencabulan yang ditangkap polisi belum lama ini. Keduanya merupakan warga Laweyan, dimana pihak pria sebagai pelaku pencabulan dan sang putri sebagai korban.
Kasat Reskrim Polresta Surakarta Kompol Agus Puryadi mengatakan, pernikahan tersangka dilakukan di Polresta Surakarta lantaran kasus tersangka masih belum selesai. Kasat Reskrim juga menjelaskan penikahan ini dilakukan berkat kesepakatan dari kedua belah pihak keluarga untuk menikahkan tersangka gerdemo bola permadi dengan korban As. 

Aparat Bantu Bersihkan TKP Kebakaran, Tewaskan Pemilik Rumah


SOLO,wartosolo.com- Senin pagi 20 Febuari 2017 personil dari Polresta Surakarta diterjunkan untuk membantu kerja bakti membersihkan puing-puing rumah yang terbakar di Kampung Wirengan, Baluwarti Pasarkliwon, Solo, Jawa Tengah.
Polisi dilibatkan dalam kerja bakti tersebut. Personil yang diterjunkan untuk membantu membersihkan lokasi kebakaran tersebut. Ada sekitar tiga puluh lima personil yang terbagi dari 20 personil dari Polsek Pasarkliwon, dan 15 personil dari satuan Shabara Polresta Surakarta. Dalam kerja bakti tersebut turut dibantu relawan, petugas perlindungan masyarakat (linmas) dan warga sekitar.
Aparat Bantu Bersihkan TKP Kebakaran

Wakapolsek Pasarkliwon Iptu Komang Widana mengatakan ada 20 personil dari polsek dan 15 personildari satuan Sabhra yang dilibatkan. 
Di samping itu wakapolsek juga menyampaikan bahwa kegiatan ini
sebagai wujud kepedulian pihak kepolisian terhadap masyarakat. "Kerja bakti membersihkan material bekas kebakaran dapat selesai hari ini juga.

Kebakaran melanda tiga rumah di Kampung Wirengan RT 01/05, Baluwarti Pasarkliwon, Solo, pada Minggu 19 Febuari 2017.  Dalam kejadian ini dua warga meninggal dunia karena terjebak didalam kamar mandi dan tak mampun menyelamatkan diri. 
Keduanya ditemukan dalam kondisi yang mengenaskan didalam kamar mandi. 
Diduga korban tewas lantaran tak mampu menyelamatkan diri keluar dari rumah tersebut. Sehingga mereka terjebak didalam kamar mandi, dan akhirnya tewas dalam kejadian tersebut. Kedua korban adalah Umi Mawarti (56), dan Badriatun (71).

Kebakaran Aparat Bantu Bersihkan TKP

 
Copyright © 2015 WARTO SOLO. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger
>