Hukum Kriminal    Inspirasi    Kesehatan    Ekonomi    Wisata    Komunitas    Pendidikan    Kuliner    News    Peta Situs   
Home » , » Cara FPRB Boyolali Demi Bantu Sesama ini Menakjubkan

Cara FPRB Boyolali Demi Bantu Sesama ini Menakjubkan

Posted by WARTO SOLO on Jumat, 11 Januari 2019

pakaian-layak-pakai2


-Flash Sale Pakaian Bekas Serba Rp 5.000 

BOYOLALI,wartosolo.com-Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Boyolali punya cara jitu dalam menghimpun dana untuk didonasikan kembali kepada korban bencana di Tanah Air. Salah satu upaya yang sekarang ditempuh adalah menyulap bantuan pakaian layak pakai (PLP) dari dermawan/donatur menjadi dana segar. Dimana dana itu siap disalurkan langsung atau diberikan kebutuhan pokok untuk membantu korban bencana alam. 
Sekretaris FPRB Boyolali Agung Nugroho mengatakan terobosan ini ditempuh karena saking banyaknya bantuan PLP yang masuk. Sementara, bantuan PLP di lokasi pengungsian biasanya tidak begitu diminati karena beberapa hal.
"Ya akhirnya kami memutar otak mencari cara, bagaimana bantuan dari dermawan/donatur ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya. Akhirnya kami mencoba mencari cara menjajakannya kepada masyarakat. Seperti yang kami lakukan sekarang ini dengan menggelar flash sale PLP seharga Rp 5.000/item," terang Agung, Jumat (11/1).
Promosi lewat media sosial seperti instagram, facebook, twitter pun digenjot. Bahkan, bas camp FPRB di Jalan Boyolali-Magelang, Tegalrejo, Winong Boyolali ditempeli spanduk berisi penawaran flash sale tadi.
Baca : Gedung Muzdalifah Asrama Haji Dioptimlakan untuk Genjot PAD 
Baca : Sungguh Menyentuh Hati, ''Orang Gila'' Ini Ikut Tunaikan Shalat di Masjid

 Sambutan antusias

Tak menunggu lama, promosi yang digelar relawan FPRB Boyolali ini langsung mendapatkan respons positif. Warga di sekitar base camp, teman-teman dari relawan banyak yang datang membeli. Ada pula orang luar yang datang dan membeli PLP ini. Hal sama terjadi di dunia maya, dimana permintaan PLP ini juga melonjak. Bahkan, transaksi penjualan PLP sampai dengan pekan ini bisa mencapai jutaan rupiah. 
"Alhamdulillah upaya kami menjajakan PLP berjalan baik. Saat ini terkumpul dana Rp 1.350.000, dana yang terkumpul kembali didonasikan kepada korban bencana alam," katanya.
pakaian-layak-pakai1
Warga yang membeli pakain ini mengaku akan memakainya di rumah. Adapun PLP yang dijual di pegunungan seperti di Selo lereng Merbabu mendapatkan ruang khusus bagai warga di sana. Peminatnya warga, lalu petani, pencari kayu bakar atau pekerja kasar. Pakaian yang dibeli tadi dipakai ke sawah, ke hutan atau bekerja di bangunan.
"Jadi semacam sebagai pakaian telesan. warga di Selo (lereng Merbabu) di pedesaan senang membeli pakain ini. Meski pakaian rusak sedikit kena noda." 
Koordinator FPRB Yanto ''Goweng'' Budiyono menambahkan, relawan FPRB dibantu pelajar/mahasiswa asal Boyolali, Solo dan Saltiga menggalang bantuan untuk korban bencana dengan cara semacam ini. Sebab komunitas tersebut anggotanya memang siswa SMA/SMK dan mahasiswa. 
"Tujuannya untuk melatih dan menumbuhkan kesadaran pelajar peduli terhadap lingkungan dan sosial kemanusiaan dari usia dini," imbuh Goweng. (red)
Kunjungi : Kembali Hidup Normal 40-an Penyandang Disabilitas Go Home

SHARE :
CB Blogger
 
Copyright © 2015 WARTO SOLO. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger
>