Hukum Kriminal    Inspirasi    Kesehatan    Ekonomi    Wisata    Komunitas    Pendidikan    Kuliner    News    Peta Situs   
Home » » SIPA Dari Masa ke Masa

SIPA Dari Masa ke Masa

Posted by WARTO SOLO on Minggu, 09 September 2018

solo-sipa1


SOLO,wartosolo.net - SIPA atau Solo International Performing Arts adalah sebuah ajang pergelaran seni budaya berskala international dengan materi berupa seni pertunjukan. Sedangkan pertunjukan yang dimaksud wilayah genre seninya mulai dari seni tari, seni musik, hingga seni teater, bahkan tidak menutup kemungkinan melebar ke wilayah seni yang lain.

SIPA akan terus mencari dan mencari bentuk idealnya. Proses pencarian masih akan terus berlanjut hingga akan menemukan bentuk terbaiknya. Namun satu hal yang tidak akan pernah ditinggalkan adalah Spirit Solo sebagai ajang interaksi kultural yaitu konsep Solo Kota Budaya. Inilah yang akan selalu menjadi semangat dari proses pencarian bentuk yang ideal dari SIPA.

SIPA 2015 

SIPA tahun 2015 diselenggarakan pada 10-12 September 2015  mengangkat tema Live in The Contemporary World yang bermakna membawa seni tradisi ke masa modern. Dipilihnya Fajar Satriadi sebagai maskot SIPA, karena eksistensi dan keahliannya di bidang tari dari tahun 1990, sehingga beliau punya banyak pengalaman. Merupakan lulusan Institut Seni Indonesia Surakarta Program Studi S2. Beliau memulai kariernya dibidang seni tari pada tahun 1990 di Taman Budaya Jawa Tengah, dengan koreografer S. Pamardi “On and On”.

SIPA 2016 

Tahun 2016 ini SIPA hadir dengan tema Mahaswara. Tema tersebut sengaja diusung sebagai pesan kemanusiaan yang ditebarkan dalam panggung melalui keindahan seni pertunjukan yang menghadirkan beragam budaya bangsa dari berbagai penjuru dunia. Dunia membutuhkan swara atau suara. Apalagi jika itu menyangkut dengan suara kemanusiaan; seperti tentang suara perdamaian, pelestarian alam, persahabatan dan suara-suara kemanusiaan yang lain. Dari sanalah sesungguhnya harmonisasi kehidupan itu akan terus terjaga. 
SIPA 2016 kali ini mengusung sosok Peni Candra Rini sebagai maskot. Dosen ISI Surakarta ini merupakan komposer, pencipta lagu dan penyanyi tradisional.
Simaklah : Lion Air, Koneksikan Bali-Sulut ke Zhengzhou

SIPA 2017 

Bahari Kencana Maestro Karya adalah tema yang diusung dalam pagelaran SIPA 2017.  Sebuah persembahan pergelaran maha karya seni pertunjukan berskala internasional untuk gerakan menjaga, merawat dan mencintai laut (tentu juga samudera) untuk masyarakat Indonesia.
Demi mengusung semangat bahari, panggung SIPA: Bahari Kencana Maestro Karya akan menghadirkan panggung berbentuk kapal layar kebanggan Indonesia KRI DEWA RUCI. 
Maskot untuk pagelaran ini adalah Eko Supriyanto atau dikenal gengan Eko Pace.

SIPA Tahun ini

Dan di tahun 2018 ini, Perhelatan ini nantinya akan mengusung tema 'We Are The World-We Are The Nation'. Kegiatan akan digelar pada 6- 8 September 2018 di Benteng Vastenburg Solo.
Direktur SIPA Irawati Kusumorasri mengatakan SIPA telah diselenggarakan setiap tahun.
"Tahun ini merupaka gelaran ke sepuluh kalinya," katanya.
Kunjungilah : Intan Dituntut Multi Talenta 

SHARE :
CB Blogger
 
Copyright © 2015 WARTO SOLO. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger
>