Hukum Kriminal    Inspirasi    Kesehatan    Ekonomi    Wisata    Komunitas    Pendidikan    Kuliner    News    Peta Situs   
Home » , » Usai Bantu Bantu Pengungsi Gempa Lombok, Enam Personil KRI Dipulangkan

Usai Bantu Bantu Pengungsi Gempa Lombok, Enam Personil KRI Dipulangkan

Posted by WARTO SOLO on Sabtu, 18 Agustus 2018

kri-lombok4


LOMBOK,wartosolo.com-Sebanyak enam personil Komunitas Relawan Independen  (KRI) yang bertugas di kamp pengungsi gempa bumi Lombok dipulangkan oleh Markas Besar KRI. Sebagai gantinya, sebanyak enam personil dikirimkan ke lokasi yang sama. 
Mulai Minggu, 19 Agustus 2019 Mabes KRI mulai melakukan rotasi personil dan mengirimkan bantuan tambahan ke lokasi bencana gempa bumi di Lombok NTB. 
Pengurus pusat KRI, Oenteong mengungkapkan, tim pendukung diberangkatkan dengan jadwal penerbangan pukul 06.20 dari Bandara Internasional Juanda Surabaya. Ikut bergabung dalam rombongan itu, Ketum KRI Mario yang juga membawa bantuan dan peralatan yang dibutuhkan di lokasi bencana. 
"Anggota KRI yang baru aja pulang ada enam personil terbang dari Bandara Mataram. Ketua Umum (Ketum KRI Mario-red) berangkat tadi pagi (kemarin pagi-red) beserta team medis KRI. Tujuan tim ini adalah posko KRI di Tebango, Pamenang, Lombok Utara, NTB. Di posko Tebango ada sembilan personil, dan sebagian anggota KRI tersebar di beberapa titik pengungsian," kata Oentoeng.
Simak juga : Perlengkapan dan Makanan Bayi Dibutuhkan Pengungsi Gempa Lombok
kri-lombok3
Penasehat KRI Pusat ini mengungkapkan, rotasi personil merupakan operasi rutin yang sering digelar KRI. Dalam setiap misi kemanusiaan seperti operasi yang digelar di Lombok, rotasi menjadi bagian tak terpisahkaan selain pengiriman bantuan. 
"Pergantian anggota di lapangan amat diperlukan untuk menjaga kesegeran dan kebugaran personil. Rotasi amat diperlukan untuk memulihkan fisik dan mental anggota KRI," jelasnya, kemarin. 
Dikatakan, seluruh operasi kemanusiaan yang digelar KRI ini mengandalkan anggaran dari iuran anggota. Khusus biaya pemberangkatan dan kepulangan personil seluruhnya dibiayai dari uang pribadi ini. "Seluruhnya full biaya mandiri," tegasnya.
Seperti diketahui, KRI yang berpusat di Boyolali ini memiliki anggota ribuan. Tersebar di penjuru Tanah Air, komunitas ini solid dalam memberikan bantuan seperti misi kemanusiaan bencana alam dan kegiatan rescue kepada masyarakat. 
Khusus operasi kemanusiaan bencana gempa bumi Lombok, KRI konsisten mengirimkan personil, peralatan dan bantuan kebutuhan pokok, hingga proses pembangunan kembali daerah yang terkena bencana. (*/)

kri-lombok

SHARE :
CB Blogger
 
Copyright © 2015 WARTO SOLO. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger
>