Hukum Kriminal    Inspirasi    Kesehatan    Ekonomi    Wisata    Komunitas    Pendidikan    Kuliner    News    Peta Situs   
Home » , » TBBM Boyolali Alami ''Kebakaran Hebat'' Disertai ''Penyanderan''

TBBM Boyolali Alami ''Kebakaran Hebat'' Disertai ''Penyanderan''

Posted by WARTO SOLO on Jumat, 31 Agustus 2018

simulasi-kebakaran1


BOYOLALI,wartosolo.com-Kebakaran hebat terjadi di salah satu filling shed PT Pertamina (Persero) TBBM, Teras, Boyolali, Rabu (30/8). Api dengan cepat membakar stasiun pengisian BBM. Pemicunya diduga proses pengisian BBM ke truk tangki yang tidak sempurna dan muncul percikan api. Sehingga api melalap filling shed berikut truk tangki. 
Beruntung, sopir dan kru truk tangki bisa diamankan dan dibawa ke kantor pimpinan untuk pemeriksaan. Para pekerja TBBM Boyolali juga dievakuasi oleh tim medis untuk memberikan pertolongan pertama. 
Regu operasi keadaan darurat (OKD) diperintahkan untuk segera bertindak cepat setelah terjadi kebakaran. Mobil pemadam kebakaran langsung menuju ke posisi dan menyambungkan selang ke hydrant steel untuk memadamkan api. Situasi darurat itu bertahan satu jam karena tim pemadam, dibantu Damkar dari Kabupaten Boyolali berhasil menjinakkan si jago merah.
Simak juga : Proses Hukum Dugaan Pembunuhan Pengendara Sepeda Motor Diselesaikan di Solo
Di luat dugaan, saat petugas memeriksa sopir truk tangki untuk mengetahui penyebab kebakaran. Dua sopir itu tak mau disalahkan atas kelalaian ini dan menyandera salah satu staf. 
Pimpinan TBBM Teras lalu meminta keamanan objek vital untuk melakukan negosiasi. Namun, upaya itu tak menghasilkan, bahkan dua sopir ini meminta tebusan sejumlah dan mobil untuk melarikan diri. 
Pasukan anti-teror dari kepolisian pun dipanggil berikut keluarga sopir agar mau dibujuk untuk melepas sandera. Upaya ini pun tidak berhasil hingga pasukan anti-teror dengan senjata lengkap menyerbu guna mengakhiri drama penyanderaan.
Operation Head PT Pertamina TBBM Boyolali, Abdul Wahid Nayu menjelaskan, kejadian tersebut merupakan simulasi untuk menghadapi keadaan darurat yang sesugguhnya. Simulasi ini ditujukan untuk melindungi TBBM atau objek vital nasional dalam penyaluran BBM ke masyarakat.
"Kami ingin melihat kesiagaan OKD, jika terjadi keadaan darurat yang sebenarnya," kata dia.
Kesiapan siagaan ini juga menguji prosedur organisasi, keamanan tim dalam menangani keadaan darurat maupun infrastruktur pendukungnya, termasuk pembebasan sandera.
Kapolres Boyolali AKBP Aries Andhi menambahkan, kepolisian selalu siap mendukung PT Pertamina TBBM Boyolali dalam penanganan darurat. "Saya lihat koordinasi berjalan bagus, dan semoga sinergi ini berjalan terus," katanya. (SM)

simulasi-kebakaran2

Cek berita : 6 Kecamatan di Bumi Sukowati Alami Krisis Air Bersih

SHARE :
CB Blogger
 
Copyright © 2015 WARTO SOLO. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger
>