Inspirasi

Historia

Batuud Koramil 03/Serengaan Kodim Solo Ajarkan Teori Montainering Pada Anggota Baru Saka Wira Kartika.

Post by On Monday, February 12, 2018

Batuud Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta Pelda Maryana Memberikan teori Mountainering pada Anggota baru Saka Wira Kartika.
SOLO,Wartosolo.com - Aktivitas mendaki gunung akhir-akhir ini nampaknya bukan Iagi merupakan suatu kegiatan yang Iangka, artinya tidak Iagi hanya dilakukan oleh orang tertentu (yang menamakan diri sebagai kelompok Pencinta Alam, Penjelajah Alam dan semacamnya). Melainkan telah dilakukan oleh orang-orang dari kalangan umum. Namun demikian bukanlah berarti kita bisa menganggap bahwa segala sesuatu yang berkaitan dengan aktivitas mendaki gunung, menjadi bidang ketrampilan yang mudah dan tidak memiliki dasar pengetahuan teoritis. 

Terkait dengan pengetahuan pendakian gunung maka pada hari minggu tanggal 11 Februari 2018 pukul 10.00 Batuud Ramil 03 Serengan Kodim 0735 Surakarta Pelda Maryana memberikan pendidikan pengetahuan pendakian gunung ( MOUNTENERING) pada anggota Saka wira kartika dalam rangka penerimaan anggota baru saka wira kartika. Yang di ikuti oleh lk 45 anggota baru saka wira kartika. Bertempat di Aula makodim 0735 Surakarta.

Dalam kesempatan tersebut Pelda Maryana menyampaikan bahwa Didalam pendakian suatu gunung banyak hal-hal yang harus kita ketahui (sebagai seorang pencinta alam) yang berupa, aturan-aturan pendakian. perlengkapan pendakian, persiapan, cara-cara yang baik, untuk mendaki gunung dan lain-lain. Segalanya inilah yang tercakup dalam bidang Mountaineering.

Lebih lanjut Batuud menjelaskan, Mendaki gunung adalah suatu kegiatan keras, penuh petualangan, membutuhkan keterampilan, kecerdasan, kekuatan, dan daya juang yang tinggi. Bahaya dan tantangan yang seakan hendak mengungguli, merupakan daya tarik dari kegiatan ini. 
"Pada hakekatnya bahaya dan tantangan tersebut adalah menguji kemampuan dirinya untuk bersekutu dengan alam yang keras, keberhasilan suatu pendakian yang sukar dan sulit berarti keunggulan terhadap rasa takut dan kemenangan terhadap perjuangan melawan dirinya sendiri". Pungkas pelda Maryana.

Next
« Prev Post
Previous
Next Post »