Hukum Kriminal    Inspirasi    Kesehatan    Ekonomi    Wisata    Komunitas    Pendidikan    Kuliner    News    Peta Situs   
Home » » Nikmatnya Sate Lawu Tawangmangu Yang Menggoda Selera

Nikmatnya Sate Lawu Tawangmangu Yang Menggoda Selera

Posted by WARTO SOLO on Minggu, 28 Januari 2018

sate-lawu


(KARANGANYAR,wartosolo.com) - Berada diketinggian 1.878 meter di atas permukaan laut, kondisi badan cukup dingin karena  sering diselimuti kabut yang turun dari gunung. Nah, di lereng bukit Lawu, Karanganyar, Solo, Jawa Tengah, ada sajian kuliner yang sangat pas dengan udara dingin, yakni makanan yang mengandung daging dan lemak. 
Sate Lawu, yang berada di jalur tembus Tawangmangu - Magetan, Jawa Timur memiliki keistimewaan tersendiri. Selain menikmati sate kambing, pengunjung  sekaligus disuguhkan  pemandangan yang asri, karena langsung berhadapan dengan perbukitan gunung lawu. 
Tak hanya itu, Sate Lawu yang baru setahun berdiri juga memiliki daya tarik tersendiri, karena menggunakan daging kambing yang khas. 
"Kambing yang digunakan adalah kambing muda, dan asli dari Tawangmangu. Jika dibandingkan  dengan  kambing lainnya, ada  tekstur daging yang beda,"  ucap Sudarso,  pengelola sate lawu, Sabtu (27/1/2018). 
Cara penyajian sate lawu juga cukup menarik, karena menggunakan hotplate seperti halnya menyajikan steak. Bedanya, sate lawu yang disajikan melalui hotplate ini masih dengan tusuknya.Sensai makan sate serasa steak pun terlihat dengan sajian sate yang masih panas, dan diguyur dengan dengan bumbu kacang serta kecap.
BACA : 
Untuk harga, sate lawu masih standar. Dengan menggunakan konsep rumah makan yang menekankan pariwisata, harga untuk sate lawu dipatok Rp 35.000 per porsinya. Dalam satu porsi terdapat 10 tusuk sate, yang siap mengenyangkan pengunjung. Meski tergolong belum lama didirikan, respon pelanggan cukup  bagus. 
sate-lawu2

"Alhamdulillah responya bagus. Banyak wisatawan yang ingin menikmati pemandangan gunung lawu banyak yang singgah di sate lawu," ungkapnya. 

Sate spesial

Untuk bisa menyajikan sate dengan rasa yang spesial, sate lawu menggunakan tahapan dan bumbu spesial. Mulai dari mengiris daging kambing muda kecil-kecil hingga merendamnya menggunakan bumbu pilihan. Seperti gula jawa atau gula aren, kemiri, bawang putih, bawang merah,  ketumbar, dan garam. 
"Agar bumbu lebih meresap, sebelum di tusuk, daging kambing direndam di bumbu yang sudah dihaluskan. Kalau biar daging lebih empuk, bisa dicampurkan potongan nanas sedikit," terang dia. 
Lebih lanjut disebutkan, agar rasa sate semakin nikmat, tusukan sate dipanggang menggunakan tungku arang. Bara api dari arang diyakini bisa memberikan kematangan daging yang lebih merata jika dibandingkan api dari kompor maupun lainnya. "Api dari tungku arang bisa lebih nikmat. Apalagi disajikan dalam kondisi panas, semakin menggugah selera," tandasnya.
Selain sate lawu menjadi menu unggulan, rumah makan yang berada di  jalur tembus, Kelurahan Kalisoro, Kecamatan Tawangmangu ini juga menyediakan olahan kambing lainnya. Seperti tengkleng, gulai serta nasi goreng daging kambing. "Kalau tengklengnya ada dua jenis, yakni tengkleng basah yang harganya Rp 25 ribu per porsi dan juga tengkleng nyemek, per porsinya Rp 28 ribu," jelasnya.    
Harga yang diterapkan Sate Lawu jika dibandingkan dengan sate pada umumnya di Karanganyar memang sedkit lebih tinggi. Namun harga yang diterapkan karena berada di daerah wisata, dan sasaran sate lawu adalah  wisatawan dari luar daerah. 

sate-lawu3


Untuk omset Sate Lawu per bulan cukup tinggi, jika diliat dari usianya yang satu tahun berdiri di lereng gunung lawu. Rata-rata dalam sebulan, omset kotor yang didapatkan mencapai Rp 100 juta. "Itu pendapatan kotor. Belum dikurangi yang lain-lain," imbuh pria 46 tahun itu. 
Menurutnya, biaya besar justru dikeluarkan saat mendirikan Sate Lawu. Sebab, lahan yang digunakan untuk membangun rumah makan itu masih menyewa warga setempat. Sementara untuk membangun gazebo-gazebo yang digunakan untuk tempat makan vaforit pelanggan juga menghabiskan dana yang tak sedikit. 
"Karena berada di lokasi wisata, biaya sewa pun juga mahal. Tapi alhamdulillah  selama satu tahun ini lancar," pungkasnya. (hrn)


sate-lawu4

SHARE :
CB Blogger
 
Copyright © 2015 WARTO SOLO. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger
>