Hukum Kriminal    Inspirasi    Kesehatan    Ekonomi    Wisata    Komunitas    Pendidikan    Kuliner    News    Peta Situs   
Home » » Rombongan Pertamina Diperkenalkan Kolam Keceh Desa Wisata Tawangsari

Rombongan Pertamina Diperkenalkan Kolam Keceh Desa Wisata Tawangsari

Posted by WARTO SOLO on Selasa, 10 Oktober 2017

desa-wisata

BOYOLALI,wartosolo.com- Wahana wisata air mulai dibangun di kawasan Kerambilloro, Desa Tawangsari, Teras, Boyolali. Ekskavator mulai diturunkan untuk mengeruk tanah untuk dijadikan kolam air yang diperuntukan bagi anak-anak. 
Kepala Desa Tawangsari, Yayuk Supriyanti mengatakan, rencana pembangunan kolam air di Kerambilloro ini sudah masuk dalam rencana strategis (renstra) pembangunan desa yang disusun perangkat desa dengan pihak terkait. 
"Mulai minggu depan lalu sudah dimulai pembangunannya, kami menyewa al;at berat (ekskavator-red) untuk menggali tanah yang akan dijadikan kolam. Lokasinya persis di bawah ladang buah naga," katanya, Sabtu, 12 Agustus 2017
Dikatakan pengerukan tanah secara perdana dilaksanakan pada Rabu (8/6). 
Sebulan sebelumnya Operation Head Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM) Boyolali, Soeprijantoro bersama rombongan datang ke lokasi untuk melihat dari dekat rencana pembangunan wahana air. Rombongan pejabat Pertamina yang memberikan bantuan anggaran dalam proyek ini mendapatkan penjelasan mengenai pengembangan desa wisata di Tawangsari.  
"Waktu itu pak Aan (Soeprijantoro, Operation Head TBBM Boyolali-red) setuju adanya pembangunan wahana air ini," imbuhnya.
Yayuk menambahkan, selain dibangunnya wahana wisata air, di Kerambilloro juga sudah tersedia ladang buah naga, pengolahan sampah komunal, serta kandang ternak yang terkoneksi dengan pengelolaan biogas. 
"Warga dan perangkat desa di sini berharap ada wahana khusus untuk memberikan pendidikan baik bagi warga ataupun masyartakat lain. Ya wahana edukasi kolam keceh, pengolahan sampah komunal dan pengolahan biogas di sini," katanya.   
Soeprijantoro mendambakan Desa Tawangsari, Teras bisa berkiprah lebih banyak lagi dan menjadi desa mandiri. Dengan begitu desa bisa memenuhi kebutuhan warganya sendiri tanpa bergantung kepada desa lain. Ia berharap lewat kiprah Tawangsari yang sudah maju pesat maka desa ini bisa mewakili Boyolali sebagai kandidat kuat penerima Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) Peringkat Emas tahun ini.
"Desa Tawangsari sudah mampu meraih Proper Emas LH melihat kondisi riil di lapangan. Selayaknya Boyolali bisa menerima Proper Peringat Emas," tuturnya.
Selama ini TBBM Boyolali secara kontinyu memberikan bantuan dan masukan ke Tawangsari agar bisa mengembangkan potensinya. Bantuan semacam CSR sudah dicairkan sejak 2016 sampai sekarang. Hingga pada 2021 mendatang diharpkan desa yang masuk ring satu TBBM Boyolali ini sudah mandiri. (*) 


SHARE :
CB Blogger
 
Copyright © 2015 WARTO SOLO. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger
>