Hukum Kriminal    Inspirasi    Kesehatan    Ekonomi    Wisata    Komunitas    Pendidikan    Kuliner    News    Peta Situs   
Home » , » Tuntut Keadilan Kuasa Hukum Empat Warga Sawahan Ajukan Kasasi

Tuntut Keadilan Kuasa Hukum Empat Warga Sawahan Ajukan Kasasi

Posted by WARTO SOLO on Senin, 24 Juli 2017


kasasi-ma.jpg

BOYOLALI,wartosolo.com -Setelah upaya gugatan perdata ke Pengadilan Negeri (PN) Boyolali tidak diterima (Niet ontvankelijke Verklraad/NA) majelis hakim yang diputuskan dalam perkara perdata, Selasa (18/7) lalu. Empat warga Sawahan, Ngemplak Boyolali melalui kuasa hukumnya Slamet Riyadi SH mengajukan kasasi gugatan perkara perdata itu ke Mahkamah Agung RI. 
Surat memori kasasi dalam perkara perdata itu dimasukan Slamet Riyadi SH diterima dan ditandatangani kepaniteraan PN Boyolali Utaminingsih SH, pada Senin (24/7. 
Dalam memori kasasi bernomor 24/Pdt.G/2017/PN Byl tersebut, yang dibacakan kuasa hukum. Pihaknya menyertakan sejumlah alasan, dan dasar-dasar gugatan sebagai pertimbangan majelis hakim MA RI. Sejumlah pertimbangan yang diajukan yang terpenting adalah tak sependapatnya empat warga Sawahan, Saminem, Sarimo Hadi Suwito, Suprapti, dan Parti Rahayu dengan pertimbangan hukum majelis PN dalam amar putusannya tertanggal Selasa, 18 Juli 2017. 
"Upaya kasasi ini ditempuh kliennya karena berbagai pertimbangan-pertimbangan. Satu di antaranya adalah tak sependapatnya klien kami atas putusan majelis hakim PN atas gugatan perdata ganti rugi lahan," terang Slamet seperti dikutip dari Suara Merdeka. 

Simak berita terkait  : http://www.wartosolo.com/2017/05/tepati-janji-warga-tutup-paksa-pintu-tol-soker.html

Pertimbangan lain yang diajukan dan bisa menjadi pertimbangan Majelis Hakim MA RI adalah dasar hukum tidak kurang pihak yang disampaikan majelis hakim PN, saksi tergugat yang disampaikan legal PPK Lahan, bukti tergugat dan sejumlah fakta lapangan yang menguatkan posisi gugatan empat warga agar dikabulan permohonan gugatan ganti rugi lahan. 
"Semua pertimbangan itu sudah kami lampirkan dalam memori kasasi," imbuhnya. 
Slamet mengungkapkan, setelah surat memori kasasi ini diterima oleh MA. Maka sejak diterima sampai dengan 30 hari sudah ada vonis. Pihaknya tidak bisa memantau langsung sidang kasasi ini karena diselenggarakan secara tertutup melalui pleno. "Kami menunggu hasil sidangnya saja," katanya. 
Dirinya optimistis, bila majelis hakim MA RI akan memenangkan gugatan empat kliennya. Kalaupun hakim menolak kasasi itu, para pemilik lahan tetap pada pendiriannya tidak mau menjual tanahnya ke pihak pelaksana tol selama harganya masih di bawah harga pasar. (*/)

SHARE :
CB Blogger
 
Copyright © 2015 WARTO SOLO. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger
>