Hukum Kriminal    Inspirasi    Kesehatan    Ekonomi    Wisata    Komunitas    Pendidikan    Kuliner    News    Peta Situs   
Home » » Tepati Janji, Warga Tutup Paksa Pintu Tol Soker Klodran

Tepati Janji, Warga Tutup Paksa Pintu Tol Soker Klodran

Posted by WARTO SOLO on Selasa, 02 Mei 2017


BOYOLALI,wartosolo.net-Warga yang terdampak proyek penambahan lahan tol Solo-Kertosono (Soker) menepati janji yakni menutup secara paksa menutup dua titik akses masuk tol, yakni pintu tol Klodran utara Jembatan Kali Pepe hingga underpass Sawahan. Aksi damai puluhan warga ini dilakukan , Selasa (2/5) di bawah pengamanan aparat TNI-Polri. Aksi kali ini dilakukan sebagi wujud kekesalan warga karena tak mendapatkan kepastian pencairan kompensasi tol. 

Tak hanya menutup tol saja, warga juga memasang spanduk berisi :

"Sampun telas sabate kalih eluhe, ngantos bingung matur malih kalih sinten?".
"Sabaripun sampun setahun, Pak Jokowi kulo dereng dibayar, diseyani mawon!".
warga-tutup-tol
Aksi warga menutup tol Soker


Koordinator aksi, Anom Suratno mengatakan, aksi blokade pintu masuk tol Soker Klodran terpaksa dilakukannya dengan warga yang terdampak tol karena menilai panita pengadaan tanah (P2T) dan pejabat pembuat komitmen (PPK) Lahan tak segera menyelesaikan pembebasan lahan tambahan di wilayah Sawahan, Ngemplak, Boyolali.
"Aksi damai ini sebagai bentuk reaksi warga terdampak tol atas kelambaan PPK Lahan Tol dan P2T dalam penyelesaian pembebasan jalan tol," tegasnya.
Ia membeberkan, sejak Agustus 2016 sesuai janji PPK Lahan akan dapat dana talangan dari PT SNJ, kemudian Desember 2016, mundur lagi Februari 2017 sesuai sosialisasi Sekda Jateng November 2016. "Sampai akhir Mei ini warga disuruh menunggu lagi," keluhnya.

Turun ke lapangan

Aksi penutupan jalan tol ini ternyata didengar oleh Kasatker Pembangunan Jalan Tol Soker Kementerian PUPR, Agung Sutarjo. Bukanya membubarkan aksi itu, Agung malah menyampaikan dukungan agar masalah pembebasan lahan segera terselesaikan. "Kami mengucapkan terima kasih, warga mau meminjamkan lahannya untuk dibangun tol. Sayangnya itikad baik warga ini tak dibarengi dengan pembayaran kompensasi," katanya. 
Ketua PPK Lahan Waligi persoalan ganti rugi lahan tambahan yang terkena proyek tol secepatnya di selesaikan. "Akhir Mei ini pasti rampung," katanya. Pihaknya berencana melakukan negosiasi dan mediasi bersama. "Rencana besok akan mediasi," katanya. Berlarut-larutnya pembebasan lahan tol ini menarik perhatian masyarakat sekitar. Akibat penutupan jalur tol ini, aktivitas proyek sementara waktu dihentikan. (*/)  

warga-tol-tutup
Pasang spanduk 


Silahkan berikan masukannya di kolom komentar. Jika anda merasa artikel ini bermanfaat, jangan lupa untuk mengKLIK tombol share agar semua orang tahu...
Klik juga 
Ikuti akun twiter  (https://twitter.com/wartosolocom)
   

SHARE :
CB Blogger
 
Copyright © 2015 WARTO SOLO. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger
>