Hukum Kriminal    Inspirasi    Kesehatan    Ekonomi    Wisata    Komunitas    Pendidikan    Kuliner    News    Peta Situs   
Home » » Konflik Internal Keraton Surakarta Memanas

Konflik Internal Keraton Surakarta Memanas

Posted by WARTO SOLO on Senin, 03 April 2017

SOLO,wartosolo.net - kubu Dewan Adat terus berjaga-jaga di lokasi sambil menyaksikan proses pelepasan pagar pembatas tersebut. Sementara gusti-gusti lain ada yang naik genting untuk melihat siapa yang melakukan perusakan. 
Saat sebagian pagar berhasil dibuka amarah kubu Dewan Adat pun memuncak. Gusti Mung berteriak teriak lantang ke arah kubu PB XIII demikian juga Gusti Harbanu berteriak kepada pihak kepolisian yang dinilai hanya diam saja melihat perusakan pagar tersebut.
Konflik-Keraton-Surakarta-Memanas
Dialog dengan aparat


Suasana itu terekam saat dilakukan pembukaan pagar pembatas seng yang ada di dalam keraton. Atas kejadian ini keluhan pembongkaran pagar pembatas itu terus disampaikan. 
Pihak Dewan Adat melalaui KPH  Eddy Wirabhumi, ketua Eksekutif Lembaga Hukum Keraton Kasunanan Surakarta menyayangkan pembongkaran pagar ini menyalahi kesepakatan bersama yang sudah dilakukan kedua pihak.  
"Mereka (kubu PB XIII) yang membangun pagar,  kita hanya menambal dengan seng. Sekarang mereka sendiri yang membongkar," keluhnya.
Pagar pembatas yang dipasang di dalam keraton/ merupakan penghubung antara sasana narendra (tempat tinggal raja) dengan langen katong yang berada di lokasi utama keraton kasunanan surakarta. Pagar tersebut disebut-sebut sebagai penghalang PB XIII untuk menghadiri peringatan kenaikan tahta raja atau tingalan jumenengan, yang sudah empat tahun terakhir ini tingalan jumenengan tidak dihadiri raja.
Kapolresta Solo AKBP Ribut Hari Wibowo yang memimpin langsung pengamanan lokasi meminta bahwa konflik ini bisa dibicarakan dan diselesaikan secara kekeluargaan. Kapolres meminta semua pihak menjaga kamtibmas di Kota Solo.

Konflik-Memanas-Keraton-Surakarta
Kubu Dewan Adat Keraton Surakarta

Keluarkan Maklumat 

Maklumat tersebut berisi tentang kejahatan terhadap ketertiban umum. Yang mana maklumat tersebut disebar dan ditempel diberbagai titik di wilayah hukum Polresta Solo.  Tujuan dari dikeluarkannya makulumat ini adalah untuk menciptakan kondusivitas keamanan dan ketertiban Solo, terutama di lingkungan sekitar Keraton Kasunanan Surakarta.

Pada 22 April mendatang akan dilaksanakan jumenengan atau peringatan naik tahta Raja Keraton Solo Paku Buwono (PB) XIII. "Intinya masyarakat Solo, khususnya di lingkungan Keraton Solo diperintahkan untuk menjaga ketertiban umum."
Ada sekitar seribu lembar maklumat Kapolresta Solo yang dipasang diberbagai titik. Maklumat Kapolres ini juga dipasang di sekitar lingkungan Polsek Pasarkliwon yang lokasinya berdekatan dengan lingkungan keraton. (*/)
Memanas-Konflik-Keraton-Surakarta
Pemasangan maklumat



Silahkan berikan masukannya di kolom komentar. Jika anda merasa artikel ini bermanfaat, jangan lupa untuk mengKLIK tombol share agar semua orang tahu...
Klik juga 
Ikuti akun twiter  (https://twitter.com/wartosolocom)





SHARE :
CB Blogger
 
Copyright © 2015 WARTO SOLO. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger
>