Hukum Kriminal    Inspirasi    Kesehatan    Ekonomi    Wisata    Komunitas    Pendidikan    Kuliner    News    Peta Situs   
Home » » Hendak Kabur Residivis ini Dihadiahi Timah Panas Aparat

Hendak Kabur Residivis ini Dihadiahi Timah Panas Aparat

Posted by WARTO SOLO on Senin, 10 April 2017


SOLO,wartosolo.com-Inilah hadiah bagi penjahat yang berani melawan petugas saat hendak ditangkap. Dua pelor panas menghujam kaki kanan residivis spesialis pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
Tindakan tegas aparat itu terpaksa diambil saat terjadi penangkapan dari pengembangan kasus curanmor yang kerapterjadi di Kota Solo, Jateng. Petugas berhasil menangkap rekan pelaku bernama Erwin pada 2016. Dari hasil pemeriksaan muncul nama Setiawan. Setelah ditelusuri pelaku ternyata bersembunyi di rumah tempat tinggalnya di Klaten.
residivis-didor-polisi
Residivis ditangkap aparat

Saat aparat melakukan misi penangkapan pada Sabtu 8 april 2017, pelaku sempat melawan dan mencoba kabur dari kejaran petugas. Aksi kejar-kejaran itu membuat dua anggota Polresta Solo sempat terjatuh dari pagar lantaran ditendang oleh pelaku.  Tak ingin buruannya kabur polisi dengan sigap menembak bagian kaki kanan pelaku. Timah panas langsung melesat dan bersarang di bagian betis serta jari kaki residivis yang juga pernah melakukan aksi serupa di seputaran Klaten tersebut.
Dari hasil pemeriksaan, pelaku  pernah melakukan aksi curanmor di kawasan Laweyan, Solo sebanyak tiga kali. Sasaran pelaku merupakan sepeda motor yang di parkir di tempat kos tanpa dikunci stang. Modusnya yakni dengan menggunakan kunci T dan membuka kontak kendaraan setelah motor dikuasai  pelaku langsung membawa kabur motor tersebut.
polisi-residivis-didor
Residivis diperiksa aparat

Hasil kejahatan curanmor dijual oleh pelaku dengan harga miring. Pelaku berdalih bahwa motor yang dijualnya merupakan motor gadai. Selain menangkap pelaku polisi juga mengamankan satu unit sepeda motor hasil kejahatan. Motor tersebut dijual seharga tiga juta rupiah kepada penadah yang diketahui bernama Tri Handoyo.
Tri handoyo kini juga telah ditangkap dan diamankan oleh petugas kepolisian dalam kasus penadahan barang curian. Menurut Kasa Reskim Polresta Solo Kompol  Agus Puryadi, akibat perbuatannya tersangka Setiawan dijerat pasal 363 KUHP tentang, Pencurian dan Pemberatan dengan ancaman hukuman lima tahun penjara.
"Sedangkan tersangka lainnya yang berperan sebagai penadah yakni Tri
Handoyo  dijerat pasal 480 kuhp dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara."

residivis-polisi-didor
Pelor bersarang di kaki residivis

SHARE :
CB Blogger
 
Copyright © 2015 WARTO SOLO. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger
>