Hukum Kriminal    Inspirasi    Kesehatan    Ekonomi    Wisata    Komunitas    Pendidikan    Kuliner    News    Peta Situs   
Home » » Tofan Andya, Bercita-cita Jadi Pemandu Bakat yang Baik

Tofan Andya, Bercita-cita Jadi Pemandu Bakat yang Baik

Posted by WARTO SOLO on Senin, 27 Maret 2017


YOGYAKARTA,wartosolo.com- Hanya sedikit anak muda di negeri ini yang memiliki keinginan kuat memajukan persepakbolaan daerah ke kancah nasional, lewat jalur yang satu ini. Dengan membentuk tim dari nol, mengajak pemuda berlatih bermain bola. Lalu mengasah membina, dilatih, ditempa karakternya hingga menjadi pesebakbola handal.  Upaya ini ditempuh sosok yang bernama Tofan Andya Pertapa Putra.
pemandu-andya-bakat-topan
Latihan fisik
Singkat cerita, usaha tanpa lelah sosok yang akrab disapa Topan ini membuahkan hasil. Terbukti sejumlah pemain bola yang berada di bawah binaanya sudah mendapatkan klub-klub di sejumlah daerah ada yang bermian di Lampung Sakti FC, Persip Pekalongan, dan Madiun Putra. 
Pria kelahiran Yogyakarta, 25 April 1985 ini mengakui ketertarikannya terjun sebagai pemandu bakat sepakbola bukan didasari karena uang semata. Sosok ber-KTP Gondolayu Lor JT 2/980 Yogyakarta ini mendedikasikan kecintaannya sebagai penggemar bola dengan cara tersendiri yakni mencetak pemain-pemain handal dan menikmati permainan anak asuhnya di klub-klub yang bermain di kompetisi Tanah Air. 

Baca Juga : http://www.wartosolo.com/2016/08/miris-ini-ungkapan-warga-solo-dengar-rio-terisngkir-dari-f1.html

Di awali dengan mengajak pemuda di kampungnya yang suka bola untuk ikut menyentuh si kulit bundar lewat futsal dan bermain lapangan hijau. Akhirnya Topan berhasil mendirikan sebuah klub futsal dan kesebelasan sekaligus berjuluk Topan Squad. 
Nah, Topan Squad sendiri bukan hanya tim ecek-ecek pemeriah kompetisi saja. Berbagai event yang diikuti baik di Kota Yogyakarta dan di luar daerah yang semula untuk mengasah mental, skill dan pengalam pemain. Ternyata malah berujung prestasi dengan berbagai trophy dan juara yang disabet. Di antaranya, juara di Paragon Futsal, kompetisi Pamela Futsal. Ajang-ajang itu diikuti selama dua tahun mulai 2012-2014. "Sekarang klub futsal ini jadi ajang kumpul-kumpul pemain bola Yogyakarta buat mengisi waktu libur kompetisi," ujar Topan.   
pemandu-bakat-topan-andya
Relaksasi di pemandian

Berbekal dari pembentukan tim sepak bola dan futsal amatir ini, Topan memiliki harapan untuk memiliki pemain yang bisa diandalkan. Cita-cita mulai Topan kian terlecut pasca-pertemuannya dengan pemain Timnas Nova Arianto. Mantan pemain Sriwijaya FC itu memberikan motivasi agar Topan terjun langsung untuk mencari bakat-bakat pemain muda. Lewat saran mantan pemain Persib Bandung dan pelatih Lampung Sakti FC ini Topan merapat dan memajukan Persatuan Sepak Bola Pringgondani Mrican (PS POM), atau klub yang dibelanya sejak masih SMA.
Lewat kesebelasan ini pulalah, pria yang sehari-hari berwiraswasta konveksi baju olahraga ini mencarikan kesebelasan latih tanding para pemainnya. Tak lupa sejumlah pemain dari kalangan pemuda kampung dan mahasiswa dirangkul untuk gabung. 
Usaha Putra pasangan (alm) Amilanto dan Yuli Lestari dibantu manajemen klub berhasil mewujudkan PS POM lebih bertaji dengan materi pemain berusia muda. Lewat berbagai ajang uji coba dan latih tanding, tim ini mulai menunjukkan taringnya. Sejumlah pemain penting PS POM yang memiliki skill di atas rata-rata mulai diarahkan untuk melamar sejumlah klub-klub sepak bola yang membutuhkan pemain baru. "Akhirnya banyak yang kecantol di sejumlah klub," katanya.

Pemandu bakat andal

Bagi Topan menjadi seorang agen butuh dedikasi yang tinggi. Agen yang baik yaitu agen yang tak asal melepas pemainnya. Semacam, pemain itu berangkat seleksi/dapat rekomendasi, selalu berusaha mengantar dan menemani pemain hingga memfasilitasi dari transportasi makan dan penginapan. "Ya intinya memfasilitasi biar pemain tidak asal jalan dan tanpa arahan," katanya. 
pemandu-topan-bakat-andya
Antar pemain  ke bandara
Setelah pemain keterima ia berusaha selalu intens berkomunikasi dengan pelatih di klub, agar pemain itu bisa terpantau bagaimana perkembangan dan prestasinya. WA nya di 081325168521 selalu aktif 24 jam.
"Intinya saya ingin pemain saya bisa maju dan berprestasi dalam bermain supaya tim yang dibelanya bisa meraih kesuksesan juga pastinya. Dan pastinya pelatih tidak kecewa dengan pemain saya karena saya selalu berusaha agar kerja sama membuahkan hasil yang baik," kata pemilik aku IG :topan_betajaya.
Bagi Topan mengarahkan pemain itu tidak hanya baik skillnya tapi pemain tapi sikapnya dan ibadahnya (attitude) baik juga harus dimiliki tiap pemain. Walaupun di luar sana kebanyakan pemandu bakat hanya melepas pemainnya, tanpa memikirkan akomodasi dan hidup pemain saat di klub barunya.
Karena tak dipungkiri, ada juga pemandu bakat setelah dapat fee tidak intens memperhatikan si pemain ataupun tanya kabar pemain ke pelatih.
Cita-cita Topan selama ini cukup sederhana yakni menjadi pemadu bakat yang baik. Yang bisa bekerja sama dengan pemain dan pelatih yang baik buat kemajuan bersama dan pastinya pemain bermanfaat buat timnya.
"Ya karena kadung suka bola dari kecil kadang tidak mikir untung rugi atau materi," pungkasnya. (*/)
pemandu-topan-andya-bakat
Wujud kebersamaan

SHARE :
CB Blogger
 
Copyright © 2015 WARTO SOLO. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger
>