Hukum Kriminal    Inspirasi    Kesehatan    Ekonomi    Wisata    Komunitas    Pendidikan    Kuliner    News    Peta Situs   
Home » , » Petani Wonogiri Hanyut, Ditemukan Tewas Setelah Pencarian Tiga Hari

Petani Wonogiri Hanyut, Ditemukan Tewas Setelah Pencarian Tiga Hari

Posted by WARTO SOLO on Senin, 20 Maret 2017


WONOGIRI,wartosolo.com-Cuaca buruk disertai medan yang berat menyulitkan tim SAR dan relawan yang mencoba mencari korban atas nama Tukiman, petani yang beralamat di Desa Betek 2/3, Sumberagung, Batuwarno, Wonogiri, Jateng yang mengakami kecelakaan air pukul 16.00, Sabtu 18 Maret 2017. 
Petani-Wonogiri-Hanyut
Korban kecelakaan air diketemukan/foto relawan
Namun setelah pencarian yang menguras tenaga dan waktu, akhirnya pada Senin 20 Maret 2017, pukul 14.30,  tubuh kakek berusia 70 tahun ditemukan dengan kondisi meninggal dunia, di sekitaran waduk Gajah Mungkur wilayah Puthuk Tulung Wonoharja Nguntoronadi Wonogiri yang berjarak 30 km dari lokasi hanyutnya korban.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari komunitas relawan, proses pencarian dilakukan oleh Tim gabungan (PMI, SAR Kabupaten Wonogiri, Basarnas Pos Surakarta, SERI, Nelayan dan warga masyarakat, Polsek Batuwarno, Koramil Batuwarno, Perangkat Desa, TKSK dan Relawan Banyu Bening sejak diketahui korban hilang terbawa arus. Namun proses pencarian nihil, korban belum bisa ditemukan. Pada hari kedua, kembali dilakukan pencarian oleh tim gabungan. Dan hasilnya masih belum bisa menemukan korban. Pencarian oleh Tim Gabungan dilakukan kembali pada hari ke-3, pukul 13.30 WIB membuahkan hasil, korban ditemukan di Dusun Nggembol, Mboto, Baturetno, Wonogiri. Jarak penemuan dari tempat korban terbawa arus 8 km. Dari TKP kemudian korban dibawa ke Puskesmas 2 Baturetno untuk dilakukan pemeriksaan. Kemudian dibawa ke rumah duka.
"Pencarian pada hari pertama dan kedua kurang maksimal, dikarenakan cuaca yang tidak mendukung (mendung, terkadang disertai hujan) dan arus sungai yang cukup deras," kata relawan. 
Seperti diketahui, Sabtu petang (18/3), ada informasi korban hanyut saat menyeberangi di Kali Wiroko. Warga Dusun betek RT 2/RW 2, Desa Sumber Agung, Kecamatan Batuwarno, Kabupaten Wonogiri ini.
“Korban hanyut sampai sekarang belum ditemukan. Pencarian masih terus dilakukan di sepanjang alur Kali Wiroko,” tegas Kepala Desa (Kades) Sumber Agung, Edy Susanto.
Saat itu korban dalam perjalanan pulang dari bertani di sawahnya. Untuk mencari jalan pintas, Tukimin, memilih menyeberangi Kali Wiroko. Tapi malang, saat belum usai menyeberang, medadak datang arus banjir dan menghanyutkan korban.
Upaya berenang menuju tepi kali, gagal dia lakukan karena dahsyatnya arus banjir. Diduga, di bagian hulu Kali Wiroko, saat itu turun hujan deras, sehingga memicu terjadinya banjir besar ke arah hilir. (*/)

SHARE :
CB Blogger
 
Copyright © 2015 WARTO SOLO. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger
>