Hukum Kriminal    Inspirasi    Kesehatan    Ekonomi    Wisata    Komunitas    Pendidikan    Kuliner    News    Peta Situs   
Home » , » Mengejutkan Alasan Pemuda ini Nekat Menyuluh Pakai Baju Toga

Mengejutkan Alasan Pemuda ini Nekat Menyuluh Pakai Baju Toga

Posted by WARTO SOLO on Rabu, 22 Maret 2017


SUKOHARJO,wartosolo.com- Seratusan peserta pembekalan kader kelompok sadar wisata (pokdarwis) se-Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah dibuat terperangah dan terheran-heran. Betapa tidak, salah satu penyuluh yang mengisi acara penyuluhan di aula Dinas Pendidikan Kabupaten Sukoharjo, Rabu 22 Maret 2017 datang dengan mengenakan toga berikut asesoris penutup kepala layaknya mahasiswa yang habis diwisuda.
danar-bnk-sukoharjo
Berikan penyuluhan

Pria bertoga dan berkaca mata ini langsung memberikan materi penyuluhan berupa materi narkoba dan bahaya-bahayanya secara panjang lebar dan dibantu proyektor. Dengan terampil si pria ini mempresentasikan bahaya narkoba kepada peserta pokdarwis yang juga anggota kadarkum (kelompok sadar hukum). Tak pelak aksi penyuluh ini membikin peserta penyuluhan terheran-heran dan tersenyum-senyum.
"Lucu, nyuluh pakai baju toga. Biasanya pakai jas, kemeja atau batik. Kok ini pakai toga," kata salah satu peserta penyuluhan sambil tersenyum.


Mendengar ucapan lirih, si pria muda usia ini tetap santun, tersenyum dan melaksanakan tugasnya. Ia melahap seluruh waktu sesi penyuluhan yang diberikan panitia.
Dialah, Agus Widanarko. Salah satu penyuluh Narkoba dari BNK Sukoharjo. Sosok yang akrab disapa Danar BNK ini mengaku, sengaja memberikan surprise kepada peserta penyuluhan dengan pakaian ala wisudawan. Alasan melakukan hal yang nyleneh itu karena terikat dengan janji hatinya.  
"Masih mamakai toga menyuluh 100 peserta Pokdarwis se-Sukoharjo. Saya nazar jika lulus pendadaran tesis bertema narkoba akan nyuluh pakai toga," kata koordinator komunitas pemuda BNK. 
Danar sendiri dinyatakan lulus S2 Jurusan Magister Ekonomi dari Universitas Batik Surakarta. Bahkan pada saat pendadaran di depan pembimbing dan penguji, pria asli Gayam Kota Makmur itu juga melakukan aksi penyuluhan. "Pokoknya seru," katanya. 
Ia mengungkapkan, aksi penyuluhan narkoba ditekuninya demi pengabdian kepada masyarakat. Setiap kali penyuluhannya, tak pernah dirinya meminta imbalan sepeserpun. Berbagai wilayah, tempat, kampung demi kampung, desa demi desa, kota demi kota, dijelajahi demi menyadarkan dan memberikan penyuluhan tentang bahaya narkoba.
Sejumlah prestasi tingkat daerah, regional dan nasional pernah disabetnya. Di antaranya adalah dijuluki ''Kolaborasi Duo Blangkon''. Dianugerahi penghargaan nasional Warga Pratama BNN Award Wapres Budiono 2009. (*/) 
sukoharjo-danar-bnk

SHARE :
CB Blogger
 
Copyright © 2015 WARTO SOLO. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger
>