Hukum Kriminal    Inspirasi    Kesehatan    Ekonomi    Wisata    Komunitas    Pendidikan    Kuliner    News    Peta Situs   
Home » » Ini Alasannya, Kenapa Penghuni Rutan Solo Dipindahkan ke Cilacap

Ini Alasannya, Kenapa Penghuni Rutan Solo Dipindahkan ke Cilacap

Posted by WARTO SOLO on Jumat, 17 Maret 2017


SOLO,wartosolo.com-Kapasitas ideal Rumah Tahanan Kelas 1A Kota Surakarta adalah 225 tahanan/narapidana. Sehingga apabila ada tambahan penghuni, maka bisa dipastikan rumah tahanan (rutan) bakal kelebihan kapasitas. Ternyata, pada Jumat dan Sabtu kemarin, jumlah penghuni rutan melebih kapasitasnya. Kini jumlahnya membengkak nyaris dua kali lipat dari kapasitas ideal atau sebesar 586 orang. 
napi-rutan-solo-dipindah
Proses pemindahan napi

Guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan karena kapasitas yang overload itu, pada Jumat 17 Maret 2017 malam, puluhan penghuni dipindahkan dari Rutan Solo ke LP Nusakambangan Cilacap Jateng. Proses pemindahan penghuni rutan ini mendapatkan pengawalan ketat dari penjaga rutan dibantu aparat kepolisian. 
 Menurut Kepala Rutan 1A Solo, Oga Geovani Darmawan, sebanyak 23 tahanan dipindahkan semalam. "23 napi yang menghuni dipindah ke Lapas Nusakambangan lantaran kondisi rutan Solo mengalami overload. 22 dari 23 napi yang dipindahkan ini merupakan napi kasus narkoba, sedangan satu di antaranya merupakan napi kasus pembunuhan," kata Oga. Oga membenarkan, bila kapasitas rutan yang idealnya yakniuntuk 225 orang, namun kini justru jumlahnya mencapai 586 warga binaan.
 Dikatakan, sebanyak 23 narapidana diberangkatkan pada Jumat menjelang tengah malam. Pihaknya setiap bulan melakukan pemindahan napi ke-lapas lain untuk mengurangi jumlah warga binaan yang ada didalam rutan. Pemindahan ini ini bisa dilakukan dua hingga tiga kali.
napi-solo-rutan-dipindah
Napi diangkut kendaraan khusus

SHARE :
CB Blogger
 
Copyright © 2015 WARTO SOLO. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger
>