Hukum Kriminal    Inspirasi    Kesehatan    Ekonomi    Wisata    Komunitas    Pendidikan    Kuliner    News    Peta Situs   
Home » » Gempa 6,4 SR Guncang Bali dan NTB, Getaran Dirasakan hingga Banyuwangi

Gempa 6,4 SR Guncang Bali dan NTB, Getaran Dirasakan hingga Banyuwangi

Posted by WARTO SOLO on Selasa, 21 Maret 2017


WARTOSOLO-BMKG telah melaporkan kejadian gempa bumi dengan kekuatan 6,4 SR dengan pusat gempa di laut pada kedalaman 117 km di 23 km Tenggara Kota Denpasar atau 33 km Tenggara Badung Provinsi Bali pada Rabu 22 Maret 2017 pukul 06.10 WIB.
Sutopo Purwo Nugroho, kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB mengatakan, gempa tidak berpotensi tsunami. 
gempa-bali-ntb-banyuwangi
Peta lokasi Gempa Bali-NTB-Banyuwangi

Posko BNPB telah mengkonfirmasi dampak gempa ke BPBD Bali. Dampak gempabumi yang digambarkan oleh peta tingkat guncangan (shake map) menunjukkan bahwa wilayah selatan Bali seperti Kuta, Tabanan, Mataram mengalami guncangan dalam skala intensitas II SIG-BMKG atau III-IV MMI. kemudian Banyuwangi, Taliwang, Karangkates, Sawahan, dan Bima dengan skala intensitas I SIG-BMKG (II MMI). "Guncangan gempa bumi ini dilaporkan dirasakan oleh hampir semua orang di provinsi Bali." 
Di Kota Denpasar masyarakat merasakan guncangan kuat selama lima detik. Masyarakat berhamburan keluar rumah dan ruangan. kaca jendela bergetar, mobil bergoyang dan sebagian anak kecil menangis. Gempa dirasakan dua kali dengan guncangan susulan lebih keras. 
Masyarakat di Kabupaten Badung, Tabanan, Klungkung, Gianyar, Karangasem, Singaraja, Bangli dan Buleleng merasakan guncangan gempa. Belum ada laporan korban jiwa dan kerusakan bangunan akibat gempabumi. BPBD masih melakukan pemantauan dampak gempa.
Sumber gempa berasal dari pertemuan lempeng Hindia Australia dan Lempeng Eurasia. Gempabumi ini termasuk dalam klasifikasi gempabumi menengah di Zona Benioff, yaitu lajur lempeng tektonik yang sudah mulai menukik. BMKG melaporkan gempa susulan 3,9 SR.
Hastin dalam keteranngnya di media sosial facebook mengaku kaget dengan getaran gempa yang kuat. Saat itu ia sedang bersantai sambil sarapan pagi di kamar hotelnya.
"Tiba-tiba gedung hotel bergetar. Penghuni hotel banyak yang keluar ruang dan gedung hotel. Bahkan ada yang hanya pakai handuk. Baru kali ini merasakan getaran gempa," kata dia.(*/)

SHARE :
CB Blogger
 
Copyright © 2015 WARTO SOLO. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger
>