Hukum Kriminal    Inspirasi    Kesehatan    Ekonomi    Wisata    Komunitas    Pendidikan    Kuliner    News    Peta Situs   
Home » » Dibangun Parapet, Bonbin Jurug Bakalan Terbebas dari Banjir

Dibangun Parapet, Bonbin Jurug Bakalan Terbebas dari Banjir

Posted by WARTO SOLO on Sabtu, 04 Februari 2017


SOLO,wartosolo.com - Koleksi satwa dan properti yang dimiliki Taman Satwa Taru Jurug (TSTJ) dalam beberapa tahun mendatang bakal aman tak terganggu ancaman luapan sungai Bengawan Solo. Sebuah dinding pembatas atau lazim disebut parapet sudah dibangun dan membentang dari jembatan Jurug ke selatan utara bibir sungai, sehingga memperkecil air Bengawan Solo masuk ke TSTJ.
parapet-jurug-solo
Parapat Bengawan Solo
Pembangunan dinding tinggi ini merupakan proyek yang dikerjakan oleh Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) dikerjakan sejak akhir 2016 hingga sekarang. Tinggi parapet diperkirakan sekitar empat meter hingga enam meter, dan panjang mencapai sekitar 1,5 km.
Seperti yang pernah terjadi belakangana ini, tiap kali sungai terpanjang di Jawa itu melupakan airnya, daerah pinggiran TSTJ selalu tergenang air. Bahkan beberapa waktu lalu, luapan air sempat masuk ke kandang sejumlah satwa, sehingga kejadian ini menimbulkan kecemasan pengelola kebon binatang dan masyarakat sekitar.
"Dulu pas banjir besar melanda Solo karena sungai Bengawan Solo meluap masyarakat cemas. Bisa jadi koleksi TSTJ seperti ular, buaya bisa lepas. Kini kecemasan itu berangsur-angsur hilang setelah dibangun dinding besar (parapet) di sana," kata Winda, warga Kentingan, Jebres, kepada wartosolo.com. 
Direktur Utama TSTJ, Bimo Wahyu Widodo Dasir Santoso mengatakan, pembangunan sangat penting karena fungsinya untuk melindungi kawasan bantaran, serta margasatwa milik TSTJ.  “Pemerintah pusat memprioritaskan pembangunan bangunan pengendali banjir. Salah satunya parapat itu, dan tidak lucu kebun binatang sudah dibiayai mahal-mahal tapi malah kebanjiran,” ujarnya.
Ia mengatakan, bangunan parapet jelas tidak akan mengganggu pemandangan di sekitar TSTJ. Ia yakin parapet itu bisa melindungi aset di TSTJ hingga 50 tahun ke depan. (*/)

SHARE :
CB Blogger
 
Copyright © 2015 WARTO SOLO. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger
>