Hukum Kriminal    Inspirasi    Kesehatan    Ekonomi    Wisata    Komunitas    Pendidikan    Kuliner    News    Peta Situs   
Home » » Gatsu Bakal Jadi Pedestrian Terkenal di Solo

Gatsu Bakal Jadi Pedestrian Terkenal di Solo

Posted by WARTO SOLO on Sabtu, 21 Januari 2017

 
SOLO,wartosolo.com-Penataan kawasan Jalan Gatot Subroto (Gatsu) Kota Solo yang dimulai Agustus 2016 merupakan satu dari sekian proyek yang diandalkan Pemerintah FX Hadi Rudyatmo-Achmad Purnomo. Proyek penataan kawasan di jantung Kota Solo ini menititikberatkan pada pengaturan jalan besar, pedestrian, street furniture, pembenahan drainase, serta penataan ulang jaringan listrik dan telepon. Tak tanggung tanggung anggaran senilai Rp 15 miliar dipersiapkan untuk menyukseskan proyek fisik ini. Lalu apa sih yang menjadi keistimewaan dari pembangunan koridor yang menghubungkan antara Pura Mangkunegaran, Jalan Gatot Subroto dan pusat bisnis Coyudan di sepanjanag Jalan Radjiman ini ? Bila dilihat dari letak geografisnya, kawasan di koridor Gatsu ini jelas terletak di pusat kota berjuluk Bengawan. Diapit Jalan Slamet Riyadi dan Jalan Gatot Subroto, kawasan ini jauh dari sepi. Mengingat di pusat kota, jelas di situ bertebaran pusat bisnis, restoran, hotel, perkantoran, perbankan, perdagangan, sekolah, pasar, dan lain sebagaianya. Sebelum dijadikan proyek penataan kota jujur saja, kawasan ini terbilang semrawut. 
Lalu lintasnya padat dan perparkiran sering sekali memakan badan jalan. Kawasan ini masuk dalam daftar yang masuk berpotensi macet pada hari sibuk dan liburan. Di sepanjang ruas jalan ini berdiri pula pedagang kaki lima (PKL). Lapak-lapak mereka menghiasi jalan searah yang memiliki luas tak lebih dari enam meter. Cukup komplit-kan. Atas masukan berbagai pihak dan tentu saja seiring dengan misi visi duet FX Hadi Rudyatmo dan Achmad Purnomo. Koridor Gatsu ini mulai ditata sedemikian rupa pada pertengahan 2016. Alasannya jelas, setelah ditata maka area ini ramah terhadap lingkungan, dan tentu saja nyaman dikunjungi.
 Gatsu Bakal Jadi Pedestrian Terkenal2
Pedestrian Solo

Nah, apakah konsepnya akan mengikuti objek wisata terkenal seperti Malioboro Yogyakarta, atau kawasan pusat kota di Bandung Jawa Barat ? Konsep dasarnya memang seperti itu ! Menurut Kepala Dinas Tata Ruang Kota (DTRK) Pemkot Surakarta, Agus Djoko Witiarso konsep penataan koridor Jalan Gatot Subroto (Gatsu) nantinya akan disulap seperti Malioboro, Yogyakarta. Penataan ini sekaligus membuka pintu kawasan segitiga budaya meliputi Keraton Kasunanan Surakarta, Pura Mangkunegaran dan Pasar Gede. “Konsep penataan koridor Gatsu sama seperti penataan kawasan Ngarsopura maupun Pasar Gede,” kata dia. Nah, sekali lagi patut ditunggu, apakah hasil akhirnya seperti apa yang dikatakan kepala DTRK Pemkot Surakarta di atas ? (*/)

SHARE :
CB Blogger
 
Copyright © 2015 WARTO SOLO. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger
>