Hukum Kriminal    Inspirasi    Kesehatan    Ekonomi    Wisata    Komunitas    Pendidikan    Kuliner    News    Peta Situs   
Home » » DPP IKAPPI Turunkan Tim Investigasi Kebakaran Pasar Baru Porong Sidoarjo

DPP IKAPPI Turunkan Tim Investigasi Kebakaran Pasar Baru Porong Sidoarjo

Posted by WARTO SOLO on Kamis, 10 November 2016

ikappi-investigasi-pasar-porong

SIDOARJO,wartosolo.com-Kebakaran Pasar Baru Porong Sidoarjo, Jawa Timur  kian menambah daftar panjang pasar tradisional di Indonesia yang terbakar dalam kurun waktu setahu kebelakang. Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI), Abdullah Mansuri mengatakan, kejadian tersebut menjadi seperti alarm peringatan bagi seluruh elemen bangsa untuk terus meningkatkan kewaspadaan atas potensi terjadi kebakaran. Terutama di pasar-pasar besar di seluruh Indonesia.
"Duka mendalam kami sampaikan kepada seluruh pedagang Pasar Baru Porong Sidoarjo yang menjadi korban kebakaran. Kami juga menerima ungkapan duka dari berbagai pedagang pasar yang ada di seluruh Indonesia. Musibah kebakaran Pasar Baru Porong Sidoarjo ini merupakan musibah besar yang menyita perhatian publik. Karenanya kebakaran Pasar Baru Porong Sidoarjo harus ditangani secara serius," kata Abdullah, Jumat, 11 November 2016.

Menurut data yang dihimpun oleh DPW IKAPPI Jawa Timur terdapat ratusan kios yang terbakar di Pasar Baru Porong Sidoarjo. Hal ini menyebabkan ratusan pedagang turut pula menjadi korban karena barang dagangannya ludes terbakar. Sementara ini total jumlah kerugian masih dihimpun di lapangan. IKAPPI memastikan bahwa kerugian yang timbul tidak kecil. Maka dari itu harus ada langkah cepat dari pemerintah daerah agar nasib para pedagang di Pasar Baru Porong Sidoarjo tidak semakin terpuruk.

Terkait indikasi kebakaran, IKAPPI masih menggali informasi dan data lebih mendalam. Terhitung mulai dari hari ini Tim Investigasi dari DPP IKAPPI bersama IKAPPI Jawa Timur turun langsung ke Pasar Baru Porong Sidoarjo guna mengumpulkan data dan informasi terkait musibah kebakaran pasar tersebut. "Mungkin dalam beberapa hari kedepan kami baru dapat menyimpulkan penyebab kebakaran dan berapa jumlah kerugian," terang Abdullah.

Pada bagian lain, DPP IKAPPI telah mengeluarkan 9 Rekomendasi dalam penangani korban kebarakan Pasar Baru Porong Sidoarjo. IKAPPI berharap rekomendasi tersebut mendapatkan perhatian serius dari Pemerintah Daerah setempat maupun Pemerintah Provinsi dan Pusat.

Berikut kami lampirkan 9 rekomendasi DPP IKAPPI terkait musibah kebakaran Pasar Baru Porong Sidoarjo.
Lampiran
Menyikapi kejadian kebakaran Pasar Baru Porong, Sidoarjo, DPP Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) merekomendasikan 9 rekomendasi:

1. Pemerintah Daerah Kabupaten Sidoarjo segera melakukan pendataan kepada seluruh pedagang korban kebakaran meliputi juga jumlah kerugian yang mereka terima dalam waktu sesegera mungkin. Pemerintah Kabupaten harus memastikan seluruh pedagang korban kebakaran terdata dan tidak ada yang terlewatkan.

2. Segera menurunkan tim psikologis dan kesehatan guna menanggulangi beban psikologis pedagang yang banyak terguncang akibat musibah ini.

3. Pemerintah Daerah Kabupaten Sidoarjo wajib mengupayakan dan memastikan percepatan pembangunan tempat berdagang sementara (penampungan) di lokasi Pasar Baru Porong, Sidoarjo agar pedagang tidak larut dalam duka dan bisa segera kembali berdagang. Dan mengijinkan berdagang di wilayah lokasi pasar serta memanfaatkan lokasi-lokasi strategis guna di jadikan tempat berdagang sementara sampai pasar selesai di bangun.

4. Pemerintah Daerah Kabupaten Sidoarjo maupun Pemerintah Provinsi Jawa Timur harus segera mengupayakan pemberian modal awal untuk para korban kebakaran serta berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat melalui Kementrian terkait agar para pedagang korban kebakaran dapat segera kembali berdagang dan melanjutkan roda ekonomi keluarga.

5. Pemerintah Daerah Kabupaten Sidoarjo sesegera mungkin berkoordinasi dengan Bank Indonesia dan OJK untuk mengupayakan pemutihan hutang (Kredit perbankan) para pedagang korban kebakaran Pasar Baru Porong, Sidoarjo. Ini sebagai langkah penyelamatan aset dan meringankan beban pedagang.

6. Pemerintah Daerah Kabupaten Sidoarjo tidak menggunakan pihak ketiga (investor) dalam pembangunan kembali Pasar Baru Porong, Sidoarjo dengan mengupayakan dan memanfaatkan anggaran dari pemerintah pusat serta dana pendampingan dari pemerintah propinsi serta pemerintah kabupaten. Selain itu pedagang korban kebakaran tidak boleh di pungut biaya apapun. Baik kelak dalam penempatan di pasar sementara maupun saat menempati kembali Pasar Baru Porong Sidoarjo.

7. Bangunan Pasar Baru Porong, Sidoarjo harus dibangun kembali dengan mencerminkan budaya lokal dan melibatkan pedagang dalam proses perencanaanya.

8. Pemerintah Daerah Kabupaten Sidoarjo wajib memastikan seluruh korban kebakaran Pasar Baru Porong, Sidoarjo mendapatkan tempat berdagang di pasar yang telah dibangun dengan tanpa memungut biaya sepeserpun dari pedagang korban kebakaran.

9. Pemerintah Daerah Kabupaten Sidoarjo wajib melibat pedagang dalam setiap proses kebijakan yang terkait dengan Pasar Baru Porong, Sidoarjo.


IKAPPI berharap 9 rekomendasi ini dilaksanakan secara serius oleh pemerintah setempat demi kelangsungan hidup para pedagang pasar yang menjadi korban dan kehilangan tempat berdagang untuk mencari rezeki. (*/)

SHARE :
CB Blogger
 
Copyright © 2015 WARTO SOLO. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger
>