Hukum Kriminal    Inspirasi    Kesehatan    Ekonomi    Wisata    Komunitas    Pendidikan    Kuliner    News    Peta Situs   
Home » » Berikuat Alasan, Pria ini Buktikan Nazar Jalan Kaki Cilacap-Jakarta

Berikuat Alasan, Pria ini Buktikan Nazar Jalan Kaki Cilacap-Jakarta

Posted by WARTO SOLO on Senin, 01 Agustus 2016

CILACAP,wartosolo.com-Sebuah nazar yang diucapkan pantang untuk ditarik lagi. Apapun nazarnya, pihak yang sudah mengatakannya dalam batin dan lisan harus menjalankan, jika keinginan itu terwujud. Sebab ikatan dalam nazar ini hanya yang bersangkutan dan Tuhan yang menjadi saksinya.
Secara harafiah nazar atau nadzar memiliki arti perbuatan semula sunnah dan tidak diwajibkan secara syariah, akhirnya menjadi perkara yang wajib. Karena niatan awal dari nazar ini adalah mendekatkan kepada Sang Pencipta. Beberapa contyoh nazar adalah berpuasa sunnah, salat sunnah, bersedekah atau aktivitas lainnya.


watimin-cilacap-jakarta
Aksi jalan kaki
Di Dalam Islam ada sejumlah persyaratan bagi kaumnya yang mau bernazar yakni, akalnya sehat, yang jelas penganut Islam, dan nazar itu diucapkan dalam hati atau lisan.
Nah, dalam tulisan ini, sebuah nazar dilakukan seorang warga Cilacap Jawa Tengah berjalan kaki ke Ibu Kota Jakarta. Sosok ini bernama Watimin. Ia ingin berjalan kaki sejauh 400 km dari daerahnya Desa Pucung Lor, Kroya, Cilacap menuju Jakarta. Diperkirakan, perjalanan darat langkah demi langkah itu akan berlangsung selama satu bulan (30 hari).
Sosok 34 tahun ini menepati nazarnya jalan kaki, setelah orang tuanya sembuh total dari penyakit tumor yang didabnya. Diketahui, sang ibu menjalani perawatan di sebuah rumah sakit di Kota Yogyakarta. Kabar terakhir, kondisi ibundanya itu membaik dan nyaris sembuh.
"Sebelum Lebaran ibu sudah membaik. Nah saya ingin menepati nazar," katanya kepada sejumlah media massa.
Pekan lalu, perjalanan jauh Watimin sudah sampai Bogor dalam waktu beberapa hari ini diperkirakan ia akan mendekati wilayah pinggiran Kota Jakarta. Aksi yang dianggap gila ini langsung menjadi viral di sejumlah media sosial.
Bahkan, banyak netizen yang menanti kedatangan pemuda berbakti ini. Ada yang sekedar ingin memberiakan air minum, bekal atau sekedar rupiah. Sejumlah netizen mengatakan, hal seperti harus disyukuri. 
"Jangan kayak orang-orang kaya yang haus kekuasaan itu kalau nazar gak pernah di tepati," kata seorang netizen. Yang lain mengatakan, "Kebanyakan yang berani melaksanakan nazarnya orang-orang kaum bawah. Kemarin ada orang atas bernazar potong burung, jalan kaki, gantung di Monas ga dilaksanakan," tutur netizen seorang wanita. 
Sementara itu, sejumlah media sosial mengunggah posisi terakir Watimin. Nampak Watimin membawa bendera merah putih yang dipasang dikayu. Ia juga membawa tas punggung yang di atasnya ditulis'' Dari desa Pucunglor Kroya-Cilacap Menuju Jakarta Jalan Kaki Indonesia Sehat. Putra Cilacap Hebat. (*/) 
cilacap-jakarta-watimin
Ramai jadi bahasan di medsos

SHARE :
CB Blogger
 
Copyright © 2015 WARTO SOLO. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger
>