Hukum Kriminal    Inspirasi    Kesehatan    Ekonomi    Wisata    Komunitas    Pendidikan    Kuliner    News    Peta Situs   
Home » » Solo Butuh Solusi Atasi Masalah Transportasi

Solo Butuh Solusi Atasi Masalah Transportasi

Posted by WARTO SOLO on Minggu, 10 Januari 2016


SOLO,wartosolo.net- Sejak 2007 Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Surakarta mendesain sistem transportasi Kota Solo dalam sebuah masterplan peningkatan sarana angkutan umum massal. Setelah rampung disusun 2009, Dishubkominfo langsung bergerak cepat menyasar poin terpenting dari masterplan tersebut. Yakni menciptakan satu layanan berupa angkutan umum massal sebagai solusi pemecahan masalah transportasi yang bersumber dari meningkatnya penggunaan kendaraan pribadi.

solusi-atasi-masalah-transportasi
Kemacetn lalu lintas
Diskusi panjang dengan berbagai pihak seperti DPRD, konsultan, pelaku transportasi darat, perwakilan masyarakat dan komponen lain di masyarakat mulai digelar Dishubkominfo. Diputuskanlah perlunya layanan angkutan umum massal yang nyaman, aman, tepat waktu, dan tentu manusiawi di Kota Solo. Maka dibuatlah angkutan umum yakni bus kota yang bisa melayani warga Solo sekitarnya yang saat ini diberi nama Batik Solo Trans (BST).
Setelah melalui pendekatan yang cukup lama dengan operator bus, secara berturut-turut dua koridor Batik Solo Trans resmi dibentuk. Pada September 2010, Wali Kota Surakarta saat itu Joko Widodo resmi meluncurkan dan beroperasi Batik Solo Trans Koridor 1 hingga sekarang.  Empat tahun kemudian Batik Solo Trans koridor 2 diluncurkan oleh Wali Kota Surakarta waktu itu FX Hadi Rudyatmo di depan Stasiun Balapan.
Tiga tahun mendatang kekurangan 12 koridor terus direalisasikan, sehingga pada 2018 perjalanan warga Kota Solo ke berbagai penjuru kota bisa terlayani melalui 14 koridor Batik Solo Trans.
Batik Solo Trans amat diandalkan di Kota Solo. Booklet Sosialisasi Batik Solo Trans, Dishubkominfo Kota Surakarta 2015 menyebutkan, visi yang diemban adalah meningkatkan dan mengutamakan pelayanan kepada masyarakat serta merubah perilaku masyarakat untuk beralih ke moda transportasi umum. Sementara misi yang hendak dicapai adalah penyediaan transportasi massal dengan pelayanan yang berkualitas prima, cepat, tepat, aman, nyaman, efisien, terpercaya dan tarif terjangkau.
Selama penyelenggaraan Batik Solo Trans ini sejumlah pihak-pihak dilibatkan. Di antaranya, masyarakat (pelajar, mahasiswa, guru, pedagang, karyawan dll), operator (PT Damri dan PT Bengawan Solo Trans), penyedia jasa elektronik tiketing (PT Aino, PT Antama dll), penyedia jasa smart card (BRI, BNI 46, BCA, Bank Mandiri) dan pemerintah. (*/)


SHARE :
CB Blogger
 
Copyright © 2015 WARTO SOLO. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger
>