Hukum Kriminal    Inspirasi    Kesehatan    Ekonomi    Wisata    Komunitas    Pendidikan    Kuliner    News    Peta Situs   
Home » » Destinasi Museum Solo, Ya Monumen Pers Nasional

Destinasi Museum Solo, Ya Monumen Pers Nasional

Posted by WARTO SOLO on Minggu, 17 Januari 2016

 


pers-solo -monumen
Bangunan Monumen Pers Solo
SOLO,wartosolo.com- Kota Solo Jawa Tengah menjadi salah satu kota di Indonesia yang memiliki warisan sejarah yang tak ternilai harganya. Salah satu warisan nenek moyang yang masih berdiri kokoh adalah Monumen Pers Nasional (MPN) Surakarta.
Koleksi museum yang berdiri 1978 antara lain,  mesin ketik underwood milik tokoh Bakrie Surya Atmaja (jurnalis Sipatahoenan dari Bandung), baju yang dipakai Hendro Dubroto saat meliput pendudukan Indonesia di Timor Timur tahun 1975, perlengkapan parasut Trisnojuwono ketika meliput gerhana matahari 11 Juni 1983 serta  kamera Fuad Muhammad Syafruddin, jurnalis Bernas dari Yogyakarta yang dibunuh setelah mengangkat skandal korupsi tahun 1995. Koleksi-koleksi itu menjadi magnet tersendiri salah satu cagar budaya di bidang jurnalistik ini. 
Salah satu benda cagar budaya (BCB) ini masih terawat baik properti bangunan maupun koleksi-koleksinya. 
Berkunjung ke museum yang menyimpan benda-benda bersejarah yang berisi cikal bakal berdirinya pers di Indonesia memang tiada ruginya. 
Museum dipinggir Jalan Gajahmada Solo masih menyimpan koran-koran terbitan zaman penjajahan Belanda, Jepang, masa revolusi, Orde Lama, Orde Baru dan reformasi. Bahkan koran-koran terbitan pelosok kota di seluruh Indonesia sudah tersedia. Koran-koran dari berbagai provinsi di Indonesia, seperti Lampung, Samarinda, Maluku dan Aceh. 
Selain menjadi lokasi penyimpanan benda-benda bernilai sejarah, museum peninggalan Mangkunegara VII (penguasa Pura Mangkunegaran) juga menjadi pusat studi pelajar, mahasiswa dari Solo dan luar Solo.  
Kepala Museum Pers Nasional  Surakarta, Suminto Yuliarso mengatakan, di antara museum-museum terkenal di Solo seperti Radya Pustaka, Museum Keris, Museum Ronggowarsito, Museum Batik. Museum Pers Nasional adalah museum yang aling ramai dikunjungi. Dalam setahun ada dua juta pengunjung datang ke sini 40.000 orang. 

monumen-pers-solo
Si Momon

Kunjungan Siswa

Pada masa libur sekolah ini, jumlah kunjungan ke MPN meningkat pesat dibandingkan hari biasanya. Pihak monumen bahkan memberlakukan sistem piket, di mana pada Sabtu dan Minggu tempat menyimpan benda bersejarah itu tetap melayani pengunjung.
 Mulai 2016 ini kami mencanangkan museum ini sebagai destinasi wisata khususnya permuseuman di Indonesia. Pengelola Museum Pers Nasional Surakarta bekerja sama dengan pelaku pariwisata dan Pemkot Surakarta sudah memasukan Monu,em Pers Nasional Surakarta  sebagai salah satu kawasan yang masuk dalam paket kunjungan wisatawan.

solo -monumen-pers
Perpustakaan MPN

SHARE :
CB Blogger
 
Copyright © 2015 WARTO SOLO. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger
>