Hukum Kriminal    Inspirasi    Kesehatan    Ekonomi    Wisata    Komunitas    Pendidikan    Kuliner    News    Peta Situs   
Home » » Central City Seoul Bikin Iri Hati, Terminal Terbaik Di Dunia

Central City Seoul Bikin Iri Hati, Terminal Terbaik Di Dunia

Posted by WARTO SOLO on Kamis, 14 Januari 2016


WARTO SOLO - Kota Seoul sebagai salah satu kota terbesar di Asia menjadi kiblat sejumlah kota-kota di negara-negara di dunia ini dalam hal aplikasi sistem transportasi. Kota terbesar di Korea Selatan (Korsel) ini mampu melakukan transformasi sistem transportasinya dalam waktu yang relatif singkat yakni 12 tahun.


central-city-seoul
Ruang utama terminal
 Di antara bukti transformasi sistem transportasi yang sering diduplikasi sejumlah negara yakni dibangunnya Central City sebuah kawasan yang terintegrasi dengan terminal bus, subway, supermarket, pasar tradisional (gangnam market), hotel berbintang dan intregasi moda. Sejumlah awak media dari Solo yang berkunjung ke Negeri Ginseng khususnya kawasan Central City medio Desember 2015 melihat dari dekat bagaimana upaya keras Pemerintah Metropolitan Seoul memberikan pelayanan bagi penduduknya lewat terminal yang terintegrasi ini. Pelayanan prima, mudah, terjamin keamanan dan kenyamanan dan penumpang sampai tujuan dengan selamat benar-benar dipraktikan di sana. "Punya terminal yang terintegrasi ini bikin wah. Iri juga Solo tak memilikinya," ujar Ferdinand salah satu jurnalis media nasional  saat tiba di Tanah Air.  

seoul-central-city
Tempat parkir bu

 Bukan hal yang mustahil bila pelayanan publik di Central City Seoul ini diterapkan di Indonesia khususnya Kota Solo. Pemkot Surakarta yang saat itu (2004) dipimpin duet Joko Widodo-FX Hadi Rudyatmo sudah memulainya dengan mengembangkan Terminal Tirtonadi.
Terminal yang dulunya terkenal sebagai sarang preman, copet, kumuh, perlahan namun pasti disulap menjadi terminal yang memiliki pelayanan minimal mendekati kota-kota maju di Asia seperti Singapura dan Seoul itu. Waktu itu, agar tak pindah ke pinggir kota (Mojosongo) terminal yang letaknya tak jauh dengan Pura Mangkunegaran dipertahankan lokasinya. Baru memasuki tahun 2000-an perluasan terminal dilakukan ke barat, hingga lima tahun kemudian terminal di tepi Kalianyar ini dibangun. Dan setelah jadi pelayananya menggunakan sistem anyar yang dianut di dua negara itu yakni sistem boarding pass baik bagi penumpang maupun awak bus.
city-seoul-central
Pusat informasi terminal
Melihat prospeknya yang bagus, pemerintah pusat dan provinsi sepakat lantai satu terminal dibangun mulai tengah dan timur dengan alokasi anggaran ratusan milar.
Seluruh lantai dasar terminal rampung pengerjaanya pada 2015 (selama enam tahun), dengan tambahan fasilitas ruang tunggu nyaman ber AC, naik turun penumpang di hall dan tentunya parkir bus. Tahun ini direncanakan pengembangan lantai dua hingga lima bisa direalisasikan pada 2016.
Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Surakarta, Yosca Herman Soedrajad mengatakan, Terminal Tirtonadi siap dikembangkan lagi ke arah yang lebih luas yakni penyediaan fasilitas bisnis dan perdagangan.
Namun fungsi pokok terminal tipe A sebagai lokasi naik turun penumpang dan sirkulasi angkutan umum massal tetap dipertahankan. “Saat ini terminal menunggu pembangunan lantai dua dan lima sebagai lokasi bisnis,” katanya.
Herman optimistis Kota Solo bisa memiliki terminal sebagus di Seoul bila sejumlah pihak baik pemerintah pusat dan daerah, pelaku transportasi, pelaku bisnis dan masyarakat mendukungnya.
“Saya yakin masyarakat Solo sekitarnya memimpikan pelayanan terminal yang lebih layak tak seperti dulu. Semoga mulai tahun ini bisa direalisasikan di terminal ini mendekati di terminal di negara maju,” ungkapnya. (*/)

city-seoul-central-korsel
Jalan raya luar terminal

SHARE :
CB Blogger
 
Copyright © 2015 WARTO SOLO. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger
>