Hukum Kriminal    Inspirasi    Kesehatan    Ekonomi    Wisata    Komunitas    Pendidikan    Kuliner    News    Peta Situs   
Home » » Sedikit Cerita dari Sungai Kecil Cheong Gye Cheon Seoul Korsel

Sedikit Cerita dari Sungai Kecil Cheong Gye Cheon Seoul Korsel

Posted by WARTO SOLO on Selasa, 22 Desember 2015


WARTOSOLO-Siapa yang menyangka Sungai Cheong Gye Cheon yang dulunya kotor, kumuh, penuh sampah dan menjijikkan, kini menjadi salah satu andalah wisata Kota Seoul, Korea Selatan. Bila tidak berkat kerja keras Pemerintah Metropolitan Seoul yang dulu dipimpin Wali Kota Lee Myung-bak membersihkan menata dan mengubah (restorasi) sungai ini menjadi ruang terbuka hijau yang dikenal seantero jagad. 
Sungai sepanjang 5,84 km kini malah menjadi ikon Kota Seoul dan wajib dikunjungi para wisatawan. Karena pemandangan indah sungai di malam hari karena berbagai lampu kelap-kelip aneka warna yang dipasang. Pada pagi hari suara gemericik air, dan udara yang segar memberikan suasana yang beda. Apalagi bagi yang ingin jogging di kawasan ini.  Pasti berlari akan makin giat dan bersemangat.


sungai-kecil-cheong-gye
Ikon Kota Seoul
Nah, berdasarkan cerita dari sebuah kunjungan di Cheong Gye Cheon Museum, sungai kecil sedalam 40 sentimeter ini dulunya kumuh. Kalau dibandingkan seperti Sungai Ciliwung lah !
Banyak terdapat rumah-rumah papan kayu yang sering terbakar, dan masyarakat melakukan di MCK itu. Pokoknya kumuh dan tak teratur. 
Lalu munculah Wali Kota Lee Myung-bak. Dalam kampanyenya, ia ingin sungai ini diubah seratus persen menjadi lebih sehat, pusat habitat tumbuhan dan hewan, dan airnya bisa dijadikan sumber air minum. Maka proyek restorasi sungai pun dimulai !
Diawali dengan penggusuran rumah-rumah kumuh, pembongkaran bangunan-bangun yang tak berguna, serta membongkar bangunan jalan layang. 
Memang tak mudah membalik tangan dalam mengerjakan proyek ini. Masyarakat setempat menolak mentah-mentah. Demonstrasi berlangsung hampir tiap hari. Tak peduli apakah proyek itu akan berhasil aiau tidak !
Meski begitu pemeritah waktu itu tetap istiqamah, tetap bekerja dan tak menggubris protes-protes tersebut.


gye-sungai-kecil-cheong
Penataan sunga Cheong Gye
Kedepankan Dialog 

Tiga sektor yang digenjot pemerintah haru tetap berjalan yakni mengembalikan harkat martabat kehidupan warga Seoul yang menjadi korban restorasi, mempercepat pembanguan dan lain-lain. Upaya yang dilakukan untuk menyelarasakan ketiga hal itu dengan terus mengajak dialog warga. Berdasarkan keterangan pemandu museum setempat, ada sekitar 4.000 lebih pertemuan dengan warga untuk memastikan proyek berjalan baik, sebelum diresmikan. Hingga memasuki medio 2000-an wujud asli proyek ini terlihat. Maka masyarakat yang dulu menentang, berbalik arah mendukung restorasi ini. Hingga pada 2003 diresmikan dan dibuka untuk umum. 
cheong-gye-sungai-kecil
Pemandangan malam Cheong Gye
Kini sungai kecil itu telah menjadi kebanggan warga Seoul. Berbagai aktivitas di gelar di jantung kota Negara Ginseng itu. Dan kabar terakhir dari kesuksesan itu mengangkat wali kota Lee Myung-bak menjadi presiden Korea Selatan. 
Nah, bagi anda yang berkesempatan pergi ke Seoul mampirlah ke sungai ini dan berkunjung ke museum. Mata anda akan terbelalak, bahwa kenekatan dan mungkin kegilaan untuk berubah ke arah lebih baik bisa terwujud dengan kerja keras, tak peduli halangan di depan mata. Begitulah yang terjadi dengan Sungai kecil Cheong Gye Cheon. (*/)

SHARE :
CB Blogger
 
Copyright © 2015 WARTO SOLO. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger
>