Hukum Kriminal    Inspirasi    Kesehatan    Ekonomi    Wisata    Komunitas    Pendidikan    Kuliner    News    Peta Situs   
Home » , » Survei dan Pergerakan Alat Transportasi Massal

Survei dan Pergerakan Alat Transportasi Massal

Posted by WARTO SOLO on Senin, 17 Agustus 2015


WARTOSOLO- Survei yang jarang diketahui hasinya, mungkin juga tidak pernah ada surveinya, adalah survei mobilitas masyarakarat. Hasil survei sangat berguna antara lain untuk menentukan zona efektif dari sebuah angkutan umum. Apakah kita akan mengoperasikan bentor siantar hanya di pemukiman? Atau, apakah otokol hanya akan dioperasikan pada jalur antardesa?


survei-alat-transportasi
Survey transportasi
Zonasi angkutan begitu penting supaya tidak ada persinggungan antara satu moda angkutan dan angkutan lain. Bila dua atau tiga moda angkutan itu tidak bersifat saling melengkapi, tetapi saling bersaingan, maka dapat memicu inefisiensi dan akhirnya angkutan umum saling membunuh.

Jujur saja, Negara ini justru dalam kondisi defisit angkutan umum. Karena itu, sungguh aneh bin ajaib bila angkutan umum beroperasi tindih-menindih dalam sebuah zona atau jalur. Jadi, dibutuhkan insentif-disensitif untuk “menyebarkan” daerah operasi angkutan-angkutan umum.

Sementara itu, supaya beberapa angkutan umum yang khas dapat bertahan perlu dipikirkan pula upaya untuk mem-preseve angkutan umum tersebut. Tujuannya, bukan sekadar melayani pergerakan penumpang jarak dekat, melainkan juga untuk mempertahankan kekhasan sebuah kota. Syukur-syukur dapat menggenapi potensi pariwisata sebuah kota.

Lagi pula, kota didunia mana yang tidak mempunyai angkutan umum sebagai ciri khasnya? London misalnya mempunyai Black Cab, sedangkan Manila mempunyai jeepney yang sangat legendaries.

Begitu melekatnya dihati masyarakat, Black Cab di London tidak bergantian model walaupun mobil itu telah diremajakan. Model terbaru, Black Cab model TX4 tetap didesain sama dengan Black Cab lama.

Tahun 2020, supaya lebih hemat energi, ditargetkan seluruh Black Cab di London menggunakan mesin listrik atau berbahan bakar hydrogen. Menunggu peremajaan armada, pada tahun 2012 seluruh sopir taksi Black Cab sudah diberikan pelatihan eco-driving supaya operasional Black Cab lebih efisien.

Meski legendaries, belum terdengar upaya manila untuk meremajakan jeepney. Belum terdengar upaya jeepney supaya beroperasi lebih efisien dan ramah lingkungan. Meski jasa jeepney tidaklah sedikit karena menjadi atraksi bagi wisatawan yang hadir di Filipina.

Jakarta-kalau boleh sedikit memuji-lebih maju karena armada bajaj “oranye” perlahan namun pasti digantikan dengan armada bajaj “biru”. Bajaj dengan bahan bakar gas jelas lebih ramah lingkungan dibanding berbahan bakar premium campur.

Nah, ketika bajaj, bentor gorontalo, ataupun bentor siantar dapat diperkenalkan sebagai angkutan wisata, selain angkutan pemukiman, maka dapat berpeluang mendapat sedikit “subsidi” terhadap angkutan umum.

Tentu saja, subsidi tidak harus berupa uang tunai, tapi dapat berupa pelatihan hospitaly atau dana pengecatan bajaj sehingga bajaj menjadi laya jual. Di Siantar, misalnya, dana subsidi dapat berupa dana untuk menyempurnakan suku-suku cadang bentor yang mulai menua.

Tanpa subsidi tarif, dengan zonanisasi dan pengaturan “supply dan demand” penumpang, logikanya pelaku usaha angkutan umum juga mendapatkan jaminan penghasilan. Dengan demikian, saya jamin tidak ada lagi perilaku “saling membunuh” dalam pengoperasian angkutan umum.
Pemerintah. Pengusaha angkutan umum, dan kita semua, memang harus mendukung upaya untuk “membela” angkutan umum. Upaya tersebut, harus didukung supaya angkutan umum tidak saja bertahan untuk tahun ini, tahun depan, tahuntahun selanjutnya, tapi bahkan selamanya. Bisnis angkutan umum memang harus berjalan berkesinambungan (sustainable transportation) supaya terus dapat melayani masyarakat Indonesia secara cepat. (*)

 Sumber : Membela Angkutan Umum, Dari Otokol Flores Hingga Bajaj Jakarta, penerbit Buku Kompas 2015, PT Kompas Media Nusantara

SHARE :
CB Blogger
 
Copyright © 2015 WARTO SOLO. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger
>