Hukum Kriminal    Inspirasi    Kesehatan    Ekonomi    Wisata    Komunitas    Pendidikan    Kuliner    News    Peta Situs   
Home » » Pesan Moral dari Lagu Naik Kereta Api

Pesan Moral dari Lagu Naik Kereta Api

Posted by WARTO SOLO on Kamis, 06 Agustus 2015






Naik Kereta Api
"Naik kereta api … tut … tut … tutSiapa hendak turutKe Bandung … SurabayaBolehlah naik dengan percumaAyo kawanku lekas naikKeretaku tak berhenti lama
Lekas kretaku jalan …tut…tut…tutBanyak penumpang turutK’retaku sudah penatKarena beban terlalu beratDi sinilah ada stasiunPenumpang semua turun"


lagu-naik-kereta
Seberangi Bengawan Solo



WARTOSOLO.COM-Anda pasti kenal dan tahu lagu itu. Ya lagu itu berjudul, Naik Kereta Api. Sejak kecil selalu diajarkan orang tua. Setelah besar lagu itu juga diajarkan kepada siswa di kelas. Tidak cukup di situ saja, para anak biasanya menuntut kepada orang tua untuk menunjukkan bentuk asli dari transportasi massal. Dan pastinyalah orang tua memenuhi tuntutan itu atau bahkan mengajak anaknya untuk menjajal naik kereta api. Lagu tersebut memberikan pendidikan yang cukup mendalam terutama pengenalan anak terhadap alat transportasi massal, kecintaan terhadap kereta api, ketepatan waktu (kedisplinan) ketika hendak memanfaatkan sarana transportasi massal ini, serta pengenalan terhadap geografis dan kota-kota di Pulau Jawa. Para pembaca pasti yakin bahwa lagu ini tak akan ditelan jalan karena selalu dinyanyikan dari generasi ke genereasi.

Pembaca perlu mengetahui juga dari penelitan Fortunata Tyasrinestu, peraih gelar doktor Program Pascasarjana Fakultas Ilmu Budaya UGM yang mengambil tema Bahasa Lagu Anak Berbahasa Indonesia seperti yang dikutip dari ugm.ac.id mengatakan, lagu anak memiliki peranan yang sentral dalam pertumbuhan dan perkembangan anak, yakni sebagai sarana ekspresi diri dan pendidikan dalam rangka meningkatkan hidup dan kualitas manusia. Karena itu, anak-anak sejak dini perlu mendapatkan asupan lagu yang mampu menumbuhkan rasa saling berbagi, gotong-royong, cinta lingkungan, dan cinta tanah air.

“Lagu anak yang baik selalu mengandung moral (good lesson) yang disampaikan melalui lirik-lirik dalam lagu anak,”paparnya.

Dewasa ini banyak ditemui anak-anak yang menyanyikan lagu yang liriknya tidak sesuai dengan dengan perkembangan anak-anak, karena mereka menyanyikan lagu orang dewasa. Penyebabnya adalah program khusus untuk anak-anak yang menayangkan lagu-lagu anak klasik, tak pernah ada. Kondisi ini tentu saja menimbulkan kekhawatiran di kalangan orang tua dan para pendidik.
\
Pesan Moral dari lagu-lagu anak secara umum
- Ketika anak-anak mendendangkan lagu, anak secara tidak langsung juga belajar bahasa.
- Kata-kata mempunyai peranan yang penting karena menggambarkan isi atau pesan dari lagu tersebut.
- Lagu anak juga berperan sebagai musik pendidikan yang lebih memerhatikan efek dari musik terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak.
- Lewat lagu anak mereka akan memahami dan lagu anak klasik dan dikenang sepanjang masa.
- Lagu anak berbahasa Indonesia juga dapat mengembangkan karakter anak.
- Lagu anak mengandung nilai religiositas, kejujuran, kedisiplinan, kerja keras, kreativitas.
- Lagu anak juga bisa mengembangkan rasa ingin tahu, semangat kebangsaan dan cinta tanah air, peduli, bersahabat, dan cinta kasih.

SHARE :
CB Blogger
 
Copyright © 2015 WARTO SOLO. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger
>