Hukum Kriminal    Inspirasi    Kesehatan    Ekonomi    Wisata    Komunitas    Pendidikan    Kuliner    News    Peta Situs   
Home » » Eksotisme Candi Sukuh Karanganyar

Eksotisme Candi Sukuh Karanganyar

Posted by WARTO SOLO on Jumat, 07 Agustus 2015



 Eksotisme Candi Sukuh Karanganyar

KARANGANYAR,wartosolo.com- Candi ini terletak di lereng barat Gunung Lawu, Dusun Sukuh, Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Provinsi Jawa Tengah. Lokasi Candi terletak di ketinggian + 910 merer di atas permukaan laut. Candi ini ditemukan pertama kali pada tahun 1815 oleh Johnson, Residen Surakarta pada masa pemerintahan Raffles. Candi ini lalu dinamakan Candi Sukuh. Seorang peneliti masa itu Van der Vlis pada tahun 1842 menyebutkan
Candi Sukuh berlatar belakang agama Hindu dan diperkirakan dibangun didirikan pada akhir abad ke-15 M. Berbeda dengan umumnya candi Hindu di Jawa Tengah, arsitektur Candi Sukuh dinilai menyimpang dari ketentuan dalam kitab pedoman pembuatan bangunan suci Hindu, Wastu Widya.
Ketentuan yang adalah sebuah candi harus berdenah dasar bujur sangkar dengan tempat yang paling suci terletak di tengah. Adanya penyimpangan tersebut diduga karena Candi Sukuh dibangun pada masa memudarnya pengaruh Hinduisme di Jawa. Memudarnya pengaruh Hinduisme di Jawa rupanya menghidupkan kembali unsur-unsur budaya setempat dari zaman Megalitikum. Pengaruh zaman prasejarah terlihat dari bentuk bangunan Candi Sukuh yang merupakan teras berundak. Bentuk semacam itu mirip dengan bangunan punden berundak yang merupakan ciri khas bangunan suci pada masa pra-Hindu. Ciri khas lain bangunan suci dari masa pra-Hindu adalah tempat yang paling suci terletak di bagian paling tinggi dan paling belakang.
Seperti dilansir dari candi.perpusnas.go.id, menurut dugaan, Candi Sukuh dibangun untuk tujuan pengruwatan, menangkal atau melepaskan kekuatan buruk. Dugaan tersebut didasarkan pada relief-relief yang memuat cerita-cerita pengruwatan, seperti Sudamala dan Garudheya, dan pada arca kura-kura dan garuda yang terdapat di Candi Sukuh.

 Karanganyar Eksotisme Candi Sukuh

Cerita Sudamala mengisahkan tentang Sadhewa, salah satu dari satria kembar di antara kelima satria Pandawa, yang berhasil meruwat (menghilangkan kutukan) dalam diri Dewi Uma, istri Bathara Guru. Dewi Uma dikutuk oleh suaminya karena tidak dapat menahan kemarahannya terhadap suaminya yang minta untuk dilayani pada saat yang menurutnya kurang layak. Karena menunjukkan kemarahan yang meluap-luap, Sang Dewi dikutuk dan berubah wujud menjadi seorang raksasa bernama Bathari Durga. Bathari Durga yang menyamar sebagai Dewi Kunthi, ibu para Pandawa, mendatangi Sadewa dan meminta satria itu untuk meruwat dirinya. Kisah tersebut dituangkan dalam lima panel relief.
Upaya pelestarian Candi Sukuh telah dilakukan sejak jaman Belanda. Pemugaran pertama dilakukan oleh Dinas Purbakala pada tahun 1917. Pada akhir tahun 1970-an Candi Sukuh mengalami pemugaran kembali oleh Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Hingga kini Candi Sukuh merupakan objek wisata wajib yang harus dikunjungi lokal maupun internasional saat berada di Solo. 
Eksotisme candi inilah yang membuat Dinas pariwisata dan kebudayaan (Disparbud) Karanganyar terus mempromiosikan. Salah satu strategi promosi wisata dengan cara memanfaatkan dunia maya dan sosial media (sosmed). Timlo.net memberitakan Disparbud juga membuat website khusus untuk pariwisata Karanganyar, baik Candi Sukuh, Candi Cetho atau wisata Grojogan Sewu dan objek lainnya. Selama ini, promosi wisata melalui dunia maya baru lewat website pemerintah kabupaten Karanganyar.‬
‪”Website khusus ini akan dikelola sendiri Disparbud, sehingga bisa lebih fokus pada informasi pariwisata di Karanganyar,” terang Tarsa pengelola sosmed.‬ Sosmed cukup efektif untuk mempromosikan potensi-potensi pariwisata yang ada. Hal ini dikarenakan masih banyak objek wisata yang belum diketahui masyarakat luas. Sebut saja objek wisata baru seperti Taman Edukasi Dirgantara Karanganyar (Edupark) dan Museum Manusia Purba Klaster Dayu, Gondangrejo.‬ 

SHARE :
CB Blogger
 
Copyright © 2015 WARTO SOLO. All Rights Reserved. Powered by Blogger
Template by Creating Website and CB Blogger
>