Berita Terkini

Kodim 0735/Surakarta menggelar Lattis intel

Kodim 0735/Surakarta menggelar Lattis intel

Senin, September 11, 2017 Add Comment
SOLO,wartosolo.com- Guna memelihara dan meningkatkan kemampuan para personil intelijen, Kodim 0735/Surakarta menggelar latihan taktis (Lattis) intel dengan bertempat di Aula Makodim 0735/Surakarta Jln A Yani, Senin (11/9).
Dalam kegiatan pembinaan latihan taktis intel ini diikuti oleh seluruh anggota Unit Intel Kodim dan dilaksanakan selama lima hari terhitung mulai tanggal 11 sampai dengan 15 September 2017, serta diisi dengan beberapa materi antara lain materi penjejakan, Matbar, Wawancara, Min Intel, dan Pengembangan Sistem Pengamanan(Bangsispam).

Dandim 0735/Surakarta Letkol inf Edwin Apria Candra S.E melalui Pasiops Kodim Kapten inf Edi Susilo menyampaikan bahwa tujuan dilaksanakannya kegiatan latihan ini adalah untuk memelihara dan meningkatkan kemampuan para aparat intelijen ditingkat Kodim agar lebih profesional sehingga bisa menjadi bekal untuk melaksanakan tugas yang telah diembannya sesuai dengan tugas dan fungsinya dalam rangka mendukung tugas pokok dari komando atas.


"Kodim 0735/Surakarta adalah merupakan satuan Komando kewilayahan yang mempunyai tugas untuk merencanakan, menyiapkan serta menyelenggarakan segala potensi yang ada guna mendukung tugas pokok Korem 074/Warastratama salah satunya adalah bidang latihan termasuk didalamnya latihan taktis intel Kodim," jelasnya.

Pasiops juga menegaskan bahwa waktu latihan yang relatif singkat ini agar dimanfaatkan dengan semaksimal mungkin."Laksanakan latihan dengan serius dan penuh rasa tanggung jawab sehingga hasil yang didapat bisa maksimal.Diharapkan dengan dilaksanakannya latihan ini akan menambah ilmu intelijen khususnya bagi anggota Unit intel Kodim 0735/Surakarta dan selanjutnya bisa diterapkan dan diaplikasikan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari." tegas Pasiops.(*/wartosolo.com)

Silahkan berikan masukannya di kolom komentar. Jika anda merasa artikel ini bermanfaat, jangan lupa untuk mengKLIK tombol share agar semua orang tahu...
Klik juga 
Ikuti akun twiter  (https://twitter.com/wartosolocom)

Syariah Hotel Solo Helat Haul Ibu Tien Soeharto Ke-22

Senin, September 11, 2017 Add Comment
haul-tien-bu.jpg


SUKOHARJO,wartosolo.com - Untuk kali ketiga, Syariah Hotel Solo menjadi tuan rumah peringatan hari kematian atau Haul Hj. R.A Fatimah Siti Hartinah alias Ibu Tien Soeharto ke-22. Dibandingkan tahun lalu, jumlah jamaah yang mengikuti peringatan Haul Ibu Negara RI ke-2 ini lebih banyak dibandingkan peringatan tahun lalu.
Public Relation Manager Syariah Hotel Solo, Paramita Sari Indah W menjelaskan Haul Ibu Tien Soeharto ke-22 dilaksanakan selama dua hari, yakni pada Sabtu-Minggu (2-3 September). Untuk hari pertama kegiatan dilaksanakan di Astana Giri Bangun, selanjutnya untuk hari kedua dilaksanakan di Syariah Hotel Solo.

“Bila tahun-tahun sebelumnya, pelaksanaan Haul Ibu Tien Soeharto kami selalu berkolaborasi dengan Lorin Hotel Solo, namun untuk tahun ini hanya diselenggarakan oleh manejemen Syariah Hotel Solo sepenuhnya. Selain itu, jumlah jamaah yang mengikuti haul Ibu Tien Soeharto ini lebih banyak dari tahun lalu,”jelasnya.


Menurut Mita, apabila tahun lalu jumlah jamaah hanya di sekitar 360 orang, tahun ini bertambah menjadi 380 bahkan lebih. Jamaah yang berpartisipasi 75 persen berasal dari jamaah lama yang tiap tahunnya telah mengikuti kegiatan haul. Sedangkan 25 persennya merupakan jamaah baru. Jamaah yang hadir pun lebih bervariasi dengan adanya anak-anak dan remaja, selain orang tua pada umumnya.
haul-bu-tien

Dilanjutkan Mita, jamaah yang berpartisipasi dalam kegiatan Haul Ibu Tien ini berasal dari Majelis Rintihan Doa Ismul A’dzom Sukabumi, Jawa Barat. Doa bersama peringatan haul meninggalnya Ibu Tien Soeharto ini dipimpin langsung oleh Pembina Majelis Rintihan Doa Ismul A’dzom Sukabumi sekaligus penanggung jawab acara, KH. AM. Saepudin yang juga merupakan guru spiritual putra bungsu Ibu Tien Soeharto, Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto. Dalam kesempatan tersebut, Abah Saepudin panggilan akrabnya akan mengumandangkan tawasul tasbih, tahmid, tahlil, shalawat, dzikurulloh, lalu dilanjutkan dengan membacaa surotul yasin sebanyak 5 balikan per jamaah
“Haul ini dilaksanakan untuk memualiakan arwah Bu Tien Soeharto agar seluruh amalan perbuatannya bisa diterima oleh Allah SWT. Doa Bersama ini sengaja diadakan Tommy Soeharto sebagai wujud pengabdiannya kepada ibunda tercintanya sebagai anak yang sholeh,”terang Pembina Majelis Rintihan Doa Ismul A’dzom Sukabumi sekaligus penanggung jawab acara, KH. AM. Saepudin.
Direktur PT. Hotel Anomsolo Sranatama sekaligus General Manager Syariah Hotel Solo, Purwanto Yudhonagoro menambahkan, selain mendoakan arwah Ibu Tien Soeharto, doa bersama yang yang dilakukan pihaknya ini juga untuk mendoakan kemajuan dan kelancaran usaha hotel Syariah Hotel Solo khususnya, dan Lorin Group umumnya agar dilancarkan rejekinya dan tetap jaya melebihi hotel lainnya. (*/wartosolo.com)  




Silahkan berikan masukannya di kolom komentar. Jika anda merasa artikel ini bermanfaat, jangan lupa untuk mengKLIK tombol share agar semua orang tahu...
Klik juga 
Ikuti akun twiter  (https://twitter.com/wartosolocom)

Kodim 0735/Surakarta Turut Gabung Pengamanan Idul Adha

Minggu, September 03, 2017 Add Comment
075 kodim surakarta.png


SOLO,wartosolo.com -  Bertempat di Lapangan Upacara Mapolresta Surakarta Jalan Adi Sucipto, Solo,  anggota Kodim 0735/Surakarta melaksanakan apel gelar pasukan dalam rangka pengamanan Hari Raya Idul Adha, Kamis, 31 Agustus 2017.
Apel gelar pasukan ini dipimpin langsung oleh Kapolresta Surakarta AKBP Ribut Hari Wibowo, dan diikuti oleh seluruh anggota Polres Surakarta baik itu dari Dalmas, Satlantas, Brimob,Polwan, Tim Intel, serta Anggota Kodim 0735/Surakarta.

Dalam kesempatan ini Kapolres menyampaikan bahwa mulai hari ini aparat gabungan siaga satu dalam rangka kesiapan pengamanan Hari Raya Idul Adha 1438 H yang jatuh pada Jumat 1  September 2017.

"Gelar pasukan ini dilaksanakan sebagai bagian dari pengamanan TNI/Polri dalam mengantisipasi keamanan dan lalulintas di libur panjang Idul Adha.  Pengamanan libur panjang kali ini bukan hanya konsen pada arus mudik dan balik, tetapi juga pengamanan terhadap malam takbir dan pelaksanaan Sholat Idul Adha, " jelas Kapolres.


Kapolres juga menyampaikan bahwa tujuan dari pelaksanaan Apel gelar pasukan tersebut adalah untuk pengecekan terhadap kesiapsiagaan Anggota Polres dan Kodim 0735/Surakarta dan juga kesiapan sarana dan prasarana yang akan dipergunakan dalam pelaksanaan tugas. Diharapkan Perayaan Idul Adha tahun ini dapat berjalan dengan tertib dan aman.
075 surakarta kodim.JPGSetelah Pelaksanaan Gelar Pasukan selesai dilanjutkan Patroli Gabungan dengan mengerahkan Panser Anoa, Rantis Baracuda, serta kendaraan roda empat dan roda dua dengan rute wilayah Surakarta.

Sembelih Korban

Sehari berikutnya, Surakarta, bertempat di Lapangan Upacara Makodim Jln A.Yani Kelurahan Kerten Kecamatan Laweyan telah dilaksanakan pemotongan hewan qurban yang diawali dengan penyerahan hewan qurban oleh Komandan Kodim 0735/Surakarta Letkol inf Edwin Apria Candra S.E kepada panitia berupa 1 ekor sapi dan 8 ekor kambing, Jumat (1/8).

Dalam Perayaan Idul Adha 1438 H kali ini Kodim 0735/Surakarta mengusung Tema "Melalui Hikmah Idul Adha Th 1438 H/2017 M Kita tingkatkan Keimanan dan Ketaqwaan serta sikap rela berkorban guna mewujudkan Prajurit yang kuat,hebat,profesional,dan dicintai rakyat.
surakarta kodim 075.JPG 
Dalam kesempatan ini Komandan Kodim 0735/Surakarta Letkol inf Edwin Apria Candra S.E menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan rangkaian dari perayaan Hari Raya Idul Adha 1438 H yang dilanjutkan dengan pembagian daging qurban kepada anggota Kodim 0735/Surakarta dan masyarakat di sekitarnya.

Dandim juga mengatakan bahwa banyak hikmah yang bisa kita petik dari perayaan Idul Adha seperti ini,disamping untuk memupuk rasa kepedulian kita terhadap sesama umat muslim,kita juga telah ikut membantu untuk membahagiakan saudara-saudara kita yang kurang mampu pada hari raya Idul Adha tersebut."Kegiatan ini juga sebagai bukti rasa syukur kita terhadap nikmat yang telah dilimpahkan oleh Allah SWT kepada kita,maka diwajibkan bagi umat muslim yang merasa mampu untuk melaksanakan ibadah Qurban."Pungkas Dandim.(*/wartosolo.com)
kodim 075 surakarta.JPG


Silahkan berikan masukannya di kolom komentar. Jika anda merasa artikel ini bermanfaat, jangan lupa untuk mengKLIK tombol share agar semua orang tahu...
Klik juga 
Ikuti akun twiter  (https://twitter.com/wartosolocom)
Instagram (https://www.instagram.com/warto_solo/)

Endang Geram Rumah Warga Giriroto Berdinding Gedek, Berlantai Tanah

Minggu, Agustus 27, 2017 Add Comment

rumah-tak-huni-layak

BOYOLALI,wartosolo.com-Anggota Fraksi Golkar DPR RI Endang Srikarti Handayani tak bisa menyimpan rasa geramnya dengan kondisi warga Dukuh Gumukrejo, Giriroto, Ngemplak, Boyolali, Jateng.  Saat melakukan sidak di desa leluruh Presiden Joko Widodo ini, Jumat 25 Agustus 2017 malam,  Wakil rakyat dari Komisi VI DPR RI ini melihat contoh rumah warga yang masih dalam kategori tinggal di rumah tidak layak huni (RTLH). 
Kondisi rumah-rumah warga ini reot, berdinding anyaman bambu (gedeg) dan berlantaikan tanah. Tak hanya itu saja, warga kurang mampu ini tiap bulannya harus dipungut tagihan listrik PLN yang di luar kemampuan mereka. 
"Nuwun sewu, zaman sekarang ini masih ada rumah berlanta tanah dan dinding gedeg. Ini tidak layak huni. Demi kemakmuran, kesehatan rakyat, rumah-rumah ini harus direvitalisasi," tegasnya kepada wartosolo.com.    
Menurutnya kebijakan BUMN yang memukul rata tarif listrik amat mencekik leher warga Gumukrejo yang berada di bawah kemiskinan. Kebijakan ini tidak bisa dibiarkan karena warga kecil yang terkena getahnya. Hal itu langsung disampaikan kepada perwakilan perusahan plat merah yang kebetulan ikut dalam sidak ini. 
"Ini ada orang miskin berlangganan listrik, kenapa bayaran terlalu tinggi, itu tidak masuk akal. Mereka itu bukan orang kaya, kenapa harus membayar listrik yang memberatkan begini," keluhnya. 
rumah-huni-tak-layak


Endang mendesak pemerintah untuk tanggap dengan apa yang dibutuhkan rakyat. Bahkan, menteri yang ada di Jakarta juga diminta turun langsung untuk mengecek hal ini. 
"Cobalah menteri atau dirjen turun ke sini lihat ke rakyat tidak hanya di Jakarta saja," sindirnya.  
Endang mengaku keberadaanya di Boyolali ini karena warga setempat meminta untuk datang dan berdialog. Dirinya pun tak segan malam-malam berkunjung ke rumah warga di perbatasan Boyolali-Karanganyar ini. Dialog singkat juga dilakukannya dengan warga Gumukrejo dan Klelesan, Giriroto, Ngemplak, Boyolali
Supar warga setempat mengaku, puluhan warga di Gumukrejo ini memilik rumah yang tidak layak huni. Dirinya senang ada tokoh politik atau pemerintah yang peduli dengan kondisi desanya. (*/wartosolo.com)
rumah-tak-layak-huni
Silahkan berikan masukannya di kolom komentar. Jika anda merasa artikel ini bermanfaat, jangan lupa untuk mengKLIK tombol share agar semua orang tahu...
Klik juga Like fanpage  (https://facebook.com/solowarto)
Ikuti akun twiter  (https://twitter.com/wartosolocom)

Monyet Liar terbunuh, Warga Empat Desa di Karanggede Mulai Tenang

Jumat, Agustus 25, 2017 Add Comment
karanggede-monyet-tertembak.jpg

BOYOLALI,wartosolo.com - Usai monyet ekor panjang tertangkap oleh warga dan tim gabunga, Kamis 24 Agustus 2017 siang. Warga empat desa yakni Karangkepoh, Warak, Sendang dan Bangkong mulai tenang. Penduduk yang sebagian besar bekerja sebagai petani mulai melakukan aktivitas pertanian dengan nyaman. 
Camat Karanggede Ari Juwono mengatakan, sejumlah warganya menyampaikan ucapaan terima kasih kepada perangkat desa/kecamatan dan tim gabung serta berbagai pihak yang bahu membahu melumpuhkan monyet ganas itu. 
"Warga berterima kasih, satu monyet sudah dilumpuhkan. Warga kini bisa beraktivitas secara tenang," kata Ari. 

  
Terkait korban ke-15 yakni, Wagiyem (70), warga Desa Karangkepoh, Karanggede yang mengalami luka serius di jari kaki kanannya akibat digigit monyet. Ari mengatakan, korban sudah ditangani oleh pihak rumah sakit. Kondisi lansia ini kian membaik. 
Pihak kecamatan menyarankan kepada korban yang rata-rata manula dan warga tidak mampu memang perlu mendapatkan bantuan dari masyarakat. 
"Kalau dari pemerintah korban disarankan lewat BPJS," imbunnya.
Seperti diketahui, seekor monyet ekor panjang berhasil dilumpuhkan tim gabungan komunitas pemburu dan warga dengan cara ditembak mati di Desa Bangkok, Karanggede, Boyolali, Kamis (24/8) siang. Butuh 10 peluru dari senjata milik pemburu dan polisi untuk melumpuhkan monyet berukuran besar ini. 
Sebelum ditembak mati oleh petugas dari Polsek Karanggede, terlebih dahulu monyet ini menyerang warga Desa Karangkepoh, Wagiyem pukul 09.00 hingga harus dibawa ke rumah sakit karena lukanya serius.(*/ wartosolo.com )  

Silahkan berikan masukannya di kolom komentar. Jika anda merasa artikel ini bermanfaat, jangan lupa untuk mengKLIK tombol share agar semua orang tahu...
Klik juga Like fanpage  (https://facebook.com/solowarto)
Ikuti akun twiter  (https://twitter.com/wartosolocom)






Lomba Komsos, Jalin Komunikasi TNI AD dan Elemen Warga

Kamis, Agustus 24, 2017 Add Comment
kodim-surakarta.jpg


SOLO,wartosolo.com - Bertempat di Lapangan Upacara Makodim Jalan A Yani Kerten, Laweyan Komandan Kodim 0735/Surakarta Letkol inf Edwin Apria Candra S.E membuka pelaksanaan Lomba Komsos Kreatif Seni dan Budaya tingkat SLTA  Se Surakarta, Kamis 24 Agustus 2017.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Para Danramil, Para Pasi Kodim, Guru Pendamping, dan para peserta lomba. Adapun materi lomba meliputi paduan suara, lomba baca puisi, dan lomba tarian perjuangan. Dalam pelaksanaan lomba kali ini mengusung tema "Bersama Rakyat TNI Kuat, Hebat, Profesional, siap mewujudkan Indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian."
Komandan Kodim 0735/Surakarta Letkol inf Edwin Apria Candra S.E dalam sambutannya menyampaikan beberapa hal yakni Beliau memperkenalkan diri kepada para peserta lomba dan guru-guru pendamping sekolah,dilanjutkan dengan penjelasan Komsos.
Dandim menyampaikan bahwa arti Komunikasi Sosial (Komsos) adalah suatu bentuk komunikasi antara TNI AD dalam hal ini Kodim untuk menjalin hubungan, berkomunikasi, berinteraksi, dan bersilaturahmi kepada seluruh elemen masyarakat.
Dandim juga menyampaikan kenapa kegiatan ini dilaksanakan pada bulan Agustus agar sekaligus dalam rangka peringatan hari Kemerdekaan ke-72 RI.
Pihaknya berharap apa yang kita lakukan ini adalah sebagai ajang untuk menumbuhkan jiwa kreatif yang positif.
"Harapan kami didalam pelaksanaan lomba ini supaya seluruh peserta lomba melaksanakan dengan penuh rasa tanggung jawab.Laksanakan secara fairplay, bersaing secara bersih,dan maksimalkan kemampuan yang ada.Anda boleh berkompetisi, tetapi tetap menjunjung tinggi sportivitas." tegas Dandim.


surakarta-kodim.jpg

Komunikasi sosial

Pada bagian lain dalam rangka mengoptimalkan pembinaan generasi muda melalui wawasan kebangsaan dan bela negara melalui kegiatan Upacara bendera, dimana Danramil dan Babinsa untuk menjadi Irup ( pembina) upacara dari tingkat SD,SMP dan SMA serta perguruan tinggi di masing- masing wilayah maka pada hari Rabu Tanggal 23 Agustus 2017 pukul 09.00. Babinsa Kelurahan Joyontakan Ramil 03 Serengan Kodim 0735 Surakarta Sertu Darmono melaksanakan komunikasi sosial ke sekolah menengah pertama (SMP) Bhakti dan di terima oleh wakil kepala sekolah Dra. Yuliana. 
Kedatangan Babinsa Sertu Darmono Dengan tujuan kebersamaan antara dewan guru dan Babinsa dalam mendidik generasi muda yang mempunyai rasa cinta tanah air yang tinggi, memiliki wawasan kebangsaan yang baik dan memiliki keberanian dalam membela negaranya.  
Selain itu pada kesempatan tersebut Babinsa Sertu Darmono menyampaikan maksud kedatangannya ke sekolah yakni untuk koordinasi mengenai kegiatan upacara yang akan di ikuti oleh Danramil maupun Babinsa untuk menjadi Irup (pembina) upacara di sekolah. Tak lupa Babinsa juga menyampaikan bahwa  pembinaan terhadap siswa/pelajar sangat penting dan perlu dilakukan untuk mewujudkan kepribadian yang baik bagi siswa/pelajar pada masa-masa mendatang. 
Dan yang paling utama memiliki integritas dan cinta tanah air yang tinggi. Diharapkan Melalui jalinan komunikasi yang dilakukan antara Babinsa dan pihak sekolah dapat membantu para guru untuk memonitor haI-hal yang tidak diinginkan di lingkungan sekolah. Sehingga dapat dengan mudah segera diantisipasi sebelum berkembang. 
"Adanya pembinaan yang baik dengan pemberian wawasan kebangsaan dapat membentengi para siswa  menuju ke jenjang  pendidikan yang lebih tinggi yang lebih kompleks permasalahannya. Melalui pembinaan dan penyuluhan wasbang/belanegara dan kegiatan yang positif Iainnya, di harapkan pelajar akan mendapatkan ilmu yang lebih dan siap menghadapi tantangan dimasa yang akan datang" terang Babinsa Sertu Darmono. 
Dari pihak sekolah yang di wakili oleh wakil kepala sekolah Dra Yuliana menyampaikan terima kasihnya ataa kedatangan Babinsa. Dan mengenai kegiatan upacara yang akan di hadiri di pimpin Danramil/Babinsa  pihak sekolah amat mendukung. Dan siap kapan saja pihak TNI ( Koramil) akan melaksankannya. (*/wartosolo.com)

Silahkan berikan masukannya di kolom komentar. Jika anda merasa artikel ini bermanfaat, jangan lupa untuk mengKLIK tombol share agar semua orang tahu...
Klik juga 
Ikuti akun twiter  (https://twitter.com/wartosolocom)

REGIONAL

RAGAM

INSPIRASI