Inspirasi

Historia

Hari Pertama Coklit, KPU Sasar Pasangan Balon Pilkada Karanganyar

Post by On Saturday, January 20, 2018

kpu sasar balon pilkada karanganyar

(SOLO, wartosolo.com) - Komisi Pemilihan Umum (KPU) hari ini resmi mulai melakukan pencocokan dan penelitian (coklit)  daftar pemilih tetap (DPT) yang akan digunakan dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) maupun Kepala Daerah (Pilkada). 

Hari pertama Coklit yang dilakukan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) dari KPU  bersama Banwaslu Karanganyar, mendatangi  kediaman masing-masing pasangan bakal calon (balon), baik Bupati maupun Wakil Bupati Karanganyar.  

Diawali dari kediaman  bakal calon bupati Yuliatmono, bakal  calon wakil bupati Rober Christanto, bakal calon bupati Rohadi Widodo, bakal calon wakil bupati Ida Retno Wahyuningsih. Selain itu, KPU juga melakukan coklit di kediaman tokoh masyarakat Karanganyar, Ki Manteb Sudarsono.  

"Alhamdulillah hari pertama coklit tidak ada kendala, dan berjalan dengan lancar,"  ucap anggota Komisioner Divisi Teknis KPU Karanganyar, Muhammad Maksum kepada wartosolo, Sabtu (20/1/2018).
BACA : Petani Ngemplak Boyolali Serbu Pasar Murah Pupuk
Sementara itu, Ketua Banwaslu Karanganyar, Kustawa Esye menjelaskan, petugas KPU harus lebih cermat dan teliti dalam proses pencocokan dan penelitian daftar pemilih tetap (DPT). Sebab, tahapan coklit inilah yang nantinya menjadi pijakan dalam penetapatan DPT yang digunakan untuk pemilu, baik Pilgub maupun Pilkada. 

kpu sasar balon pilkada karanganyar

Alasan pihak Banwaslu meminta petugas Coklit lebih cermat  tak lain adanya perubahan terhadap warga,  baik  yang sudah meninggal dunia, baru, maupun pindah penduduk. Jika tidak cermat, dikhawatirkan output dari coklit akan menjadi  persoalan di kemudian hari. "Kalau proses coklit dilakukan dengan cermat, maka hasilnya pun juga akan akurat. Tentu ini untuk antisipasi persoalan yang timbul di kemudian hari," papar Kustawa,
BACA : Dua Pasang Balon Pilkada Karanganyar Jalani Test Kesehatan
Menurut dia, keterlibatakan Banwaslu dalam proses coklit  juga tak lain untuk memastikan salah satu tahapan Pilkada  itu berjalan dengan lancar. Banwaslu juga menghimbau masyarakat juga ikut terlibat agar tidak adanya warga yang tercecer dari DPT yang dicocokkan oleh KPU. 

"Bagaimanapun DPT menjadi persoalan yang sangat urgen. Sering kali gugatan muncul sampai di Mahkamah Konstitusi (MK) ditimbulkan dari DPT yang tidak akurat. Kami (Banwaslu) juga bertindak untuk memastikan tidak adanya warga tercecer dari DPT," tekannya. (hrn)

Silahkan berikan masukannya di kolom komentar. Jika anda merasa artikel ini bermanfaat, jangan lupa untuk mengKLIK tombol share agar semua orang tahu...
Klik juga 
Ikuti akun twiter  (https://twitter.com/wartosolocom)

Kualitas Beras OP di Karanganyar Dipertanyakan Warga

Post by On Saturday, January 20, 2018

Operasi-Pasar-Beras-1.jpg


(KARANGANYAR,wartosolo.com) - Operasi Pasar yang digelar Bulog bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Karanganyar, Solo, Jawa Tengah, tak  berjalan mulus. Sebab, Operasi Pasar yang menjual beras murah dengan harga Rp 9.000 perkilogram itu kurang diminati karena kualitasnya  yang kurang baik. 
"Mau beli banyak takut tidak bisa dimasak karena warna beras kusam dan baunya seperti raskin," kata Suwanti kepada awak media saat mengikuti OP di Pasar Jongke, Karanganyar, Rabu (17/1/2018). 
Warga Karanganyar itu menilai, kualitas beras yang dijual oleh Bulog tersebut memiliki kualitas dibawah beras medium. Sebab, selain terlihat kusam dan berbau, beras bulog juga pecah-pecah atau tidak utuh. Perempuan yang satu ini mengurungkan niatnya untuk membeli beras bulog dalam jumlah cukup banyak. 
"Sebenanya mau membeli 50 kilogram atau satu kwintal. Tapi melihat kualitas beras seperti ini (kurang bagus) tidak jadi saja," ucapnya. 

BACA : Dua Pasang Balon Pilkada Karanganyar Jalani Test Kesehatan

Hal senada diungkapkan Sardi, warga Karanganyar yang menyatakan beras yang dijual dalam Op itu kurang cocok untuk dikonsumsi. Kualitas beras medium, kata Sardi, seharusnya bisa lebih baik dibanding dengan beras yang saat ini di jual oleh bulog. 
Namun, karena membutuhkan beras untuk konsumsi  keluarga, dirinya  memutuskan tetap membeli dalam jumlah sedikit. "Saya beli 5 kilo untuk dicampur dengan beras yang kualitasnya lebih bagus sedikit," jawabnya. 
Melihat antusiasme masyarakat Karanganyar yang minat terhadap beras OP, Kasi Operasional dan Penyaluran (OPP) Bulog Subdivre Surakarta, Nanang Hariyanto menjelaskan jika beras yang disediakan telah diolah dengan baik. Beras Bulog yang digunakan OP sama seperti beras  pada umumnya. 
"Beras medium yang digunakan untuk OP  pada dasarnya juga baik, karena telah diolah secara maksimal. Kita juga langsung ambil dari gudang," kilahnya. 
Dalam OP kali ini, Bulog mengeluarkan sekitar 11 ton untuk dua lokasi yang berbeda. Yakni  7,2 ton di Pasar Jungke dan 4 ton di Pasar Palur. Bagi masyarakat yang ingin membeli, Bulog tidak membatasi berapapun jumlah yang ingin dibeli. "Kalau untuk stok di gudang masih aman hingga tiga bulan ke depan," tandasnya.  (hrn)

Operasi-Pasar-Beras-2.jpg

SIMAK JUGA : Petani Ngemplak Boyolali Serbu Pasar Murah Pupuk
Silahkan berikan masukannya di kolom komentar. Jika anda merasa artikel ini bermanfaat, jangan lupa untuk mengKLIK tombol share agar semua orang tahu...
Klik juga 
Ikuti akun twiter  (https://twitter.com/wartosolocom)

 Makanan Langka ini masih Ditemui di Klaten, Penjualnya Nenek Munari

Post by On Saturday, January 20, 2018

gulali-klaten-1.jpg


(KLATEN,wartosolo.com) - Tak mudah bagi Mbah Amat Munari untuk bisa menjual dagangannya. Tak hanya masa kejayaan  yang sudah mulai memudar, pelanggan setianya pun juga sudah mulai meninggalkan jenis jajanan yang berjaya di era 90-an. 
Ya, inilah sosok Mbah Amat Munari. Nenek 83 tahun ini dengan telaten berjualan gulali sutra, atau sejenis kembang gula tradisional yang sudah berlangsung lebih dari setengah abad. Hampir setiap hari, nenek berkrudung ini menempuh perjalanan hampir 15 kilometer dari kediamannya.  Usianya yang sudah senja, membuat nenek dengan enam anak inipun harus antar jemput oleh cucunya. 

"Sudah tidak kuat jalan jauh. Kalau pagi diantar, dan  kalau sudah sore dijemput putu (cucu) saya," ucap nenek yang mengenakan stelan batik dan jarik. 

BACA : Evie Pilih Bantu Suami Lewat Bisnis Makanan Beku

Terlihat,  nenek yang memiliki nama kecil Munari itu membuka lapak jualannya di sudut kecil disebuah rumah makan pemancingan di Janti, Kecamatan Polanharjo, Kabupate Klaten, Solo, Jawa Tengah. Ia pun setiap hari mengandalkan berjualan gulali sutra dari mereka yang tengah berwisata dengan keluarga maupun rekan sejawat. 
Diakui warga Sidorejan, Desa Kopen, Kecamatan Teras, Boyolali, untuk berjualan gulai saat ini tidak mudah. Sebab, mereka yang akrab dengan jajanan yang ada sejak tahun 60-an itu sudah banyak yang meninggal dunia. Meskipun masih ada pelanggan setia, mereka adalah gerenasi kedua maupun ketiga dari usianya. 
"Yang jajan (beli) banyak yang sudah tua, katanya inget jajanan waktu kecil dulu. Tapi ada pula anak muda yang beli, tapi tidak banyak jumlahnya," ungkap Munari. 

gulali-klaten-2.jpg

laba pahit

Berjualan gulai sutra di jaman yang sudah berganti banyak tantangannya. Disamping banyak saingan jajanan dan makanan modern, berjualan gulali sutra membutuhkan ketelatenan  dan  kesabaran tersendiri. Terlebih jika musim penghujan tiba, mereka yang akan liburan maupun makan di  rumah makan yang setiap hari dijadikan tempat berjualan pun kian sepi. 
Dalam sehari, nenek yang satu ini rata-rata mampu membawa pulang  uang tunai sampai Rp 200 ribu. Pendapatan yang didapatkan itu pun tidak sepenuhnya keuntungan, karena masih harus dikurangi modal yang digunakan untuk berbagai kebutuhan membuat gulali sutra. Namun, jika tengah bernasib baik saat jualannya ludes, Munari mampu meraup untuk bersih hingga Rp 150 ribu. 
"Banyak sedikit disyukuri, yang penting bisa buat ngopeni Mbah kakung (merawat kakek). Sekarang jualan gulali itu rasanya manis, labanya pahit. Beda kalau dulu," paparnya. 
Untuk membuat gulali sutra, nenek yang satu ini meracik sendiri berbagai bahan bakunya. Seperti gula pasir murni, tepung beras ketan, kelapa, serta dicampur pewarna. Untuk bisa mendapatkan gulali sutra yang enak, dirinya harus memastikan jika gula pasir yang digunakan benar-benar murni, demikian juga tepung ketan. "Kalau  ketannya tidak asli, hasilnya juga berbeda," imbuh Nenek yang mengaku sudah berjualan  sebelum tahun 1960 . 

gulali-klaten-3.jpg

Ada perbedaan yang sangat kontras dalam perkembangan julan gulali sutra, sebagai salah satu jajanan tradisional seperti dirinya. Salah satu kendala yang dialami adalah mahalnya  bumbu (obat) sebagai resep tambahan membuat gulali. "Obatnya sekarang mahal, dulu hanya Rp 6 ribu, sekarang sudah Rp 32 ribu," jelas Munari. 
Di usianya yang  sudah memasuki kepala delapan, dirinya mulai menyiapkan putranya untuk melanjutkan berjualan gulali. Namun, dari enam putra yang dimiliki, satupun tidak ada yang mau menggeluti berjualan seperti dirinya. Tidak hanya karena enggan berjualan, ketrampilan membuat gulali juga tidak dikuasi putranya. 
"Besuk yang mau mewarisi jualan gulali malahan menantu saya. Kalau  anak-anak saya tidak mau semua. Satu tusuk gulali ini saya jual Rp 2 ribu," pungkasnya. (hrn) 

SIMAK JUGA :  Reni Widyawati, Wakil Rakyat yang Juga Ahli Bikin Roti
Silahkan berikan masukannya di kolom komentar. Jika anda merasa artikel ini bermanfaat, jangan lupa untuk mengKLIK tombol share agar semua orang tahu...
Klik juga 
Ikuti akun twiter  (https://twitter.com/wartosolocom)
Instagram (https://www.instagram.com/warto_solo/)

Bendungan Jebol, Belasan Hektar Lahan Pertanian Gagal Panen

Post by On Saturday, January 20, 2018

jembatan-rejosar-1


(KARANGANYAR,wartosolo.com) - Hujan deras yang melanda Solo dan daerah sekitarnya pada Kamis malam, membuat bendungan Rejosari, Gondangrejo, Karanganyar, jebol. Akibatnya, belasan hektare lahan pertanian dipastikan gagal panen karena terendam lumpur.
Jebolnya bedungan Rejosari, itu terjadi pada Jumat (19/1) dini hari, sekitar pukul 03.00 WIB. Bendungan yang berisi ribuan meter kubik air jebul akibat tidak kuat menahan derasnya air akibat hujan deras yang mengguyur sejak Kamis siang hingga tengah malam. Jebolnya tanggul itu juga memutus akses jalan antar desa.
“Banyak sawah milik petani yang ditanami padi siap panen yang ikut terendam. Kalau sebelas hektar sepertinya ada, rusak semua,” kata Sardimin salah satu warga Dukuh Kricikan, Desa Rejosari, Jumat (19/1/2018).


Jebolnya bendungan dengan panjang 25 meter dan lebar 8 meter itu juga membuat infrastruktur dan wahana wisata Telaga Rejobanget rusak parah. Sebab, hampir seluruh objek wisata yang baru diresmikan pada Desember 2017 itu juga tertimbun lumpur dan materal bendungan. Bahkan, material bendungan yang berupa batu dan pondasi semen terhempas hingga seratus meter lebih.
“Karena rusak parah, objek wisata milik BUMdes ini untuk sementara di tutup. Warga masih berusaha membersihkan sekaligus menghitung kerugian,” jelas Sardimin.

jembatan-rejosari-2

Akibat putusnya akses penghubung desa itu, warga harus memutar dengan jarak yang cukup jauh. Sementara, pihak desa sendiri hingga saat ini masih mendata tingkat kerugian yang diimbulkan jebolnya bendungan yang selama ini mengairi lebih dari 5 hektar lahan pertanian. “Kalau taksiran sementara kerugiannya mencapai Rp 500 juta lebih,” tambah Lurah Rejosari, Heritanto.
Menurutnya, tingkat kerugian yang ditimbulkan dari sisi infrastruktur bendungan mencapai Rp 500 juta, sedangkan untuk lahan pertanian yang rusak ditaksir mencapa Rp 120 juta. “Karena lahan padi yang rusak tersapu air dan lumpur semuanya siap panen. Usia padi sudah dua bulan lebih,” tekannya.
Pihak Desa juga pesimis jika wahana wisata berupa Telaga Rejobanget dalam waktu dekat dapat dibuka untuk umum. Sebab, wahana yang mewarkan wisata air itu rusak parah. “Spot perahu bebek, memancing dan selfi semunya rusak. Objek wisata ini belum bisa dibuka karena airnya habis akibat bendungan jebol,” pungkasnya. (hrn) 



Silahkan berikan masukannya di kolom komentar. Jika anda merasa artikel ini bermanfaat, jangan lupa untuk mengKLIK tombol share agar semua orang tahu...
Klik juga 
Ikuti akun twiter  (https://twitter.com/wartosolocom)
Instagram (https://www.instagram.com/warto_solo/)

Dua Pasang Balon Pilkada Karanganyar Jalani Test Kesehatan

Post by On Saturday, January 20, 2018

pilkada-kra.jpg


(KARANGANYAR,wartosolo.com) - Setelah hampir dua hari menjalani test kesehatan di RUSD dr. Moewardi Solo, dua pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Karanganyar, Solo, Jawa Tengah, hari ini dinyatakan telah selesai. Kendati selesai, hasil test kesehatan ini baru diumunkan pada 12 Februari 2018 mendatang.
Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD dr Moewardi, Ikhwan Hamzah menyatakan, test kesehatan yang diikuti pasangan Yuliatmono – Rober Christanto dan pasangan Rohadi Widodo – Ida Retno Wahyuningsih telah resmi selesai. Hasil serangkaian test kesehatan dalam tahapan Pilkada Karanganyar baru bisa diketahui pada Senin (22/1) mendatang.
“Dengan ini menyatakan rangkaian tes kesehatan bagi paslon bupati dan wakil bupati Karanganyar sudah selesai. Hasilnya baru diketahui pada Senin pekan depan, dan langsung disampaikan kepada KPUD Karanganyar,” paparnya kepada awak media, Jumat (19/1/2018).


Pemeriksaan kesehatan yang diikuti dua paslon ini meliputi tes narkoba oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi, Psikotes, pemeriksaan jantung, dan  telinga, mulut, dan mata. Selain itu, paslon juga mengikuti serangkaian pemeriksaan cek laboratorium. “Seperti cek laboratorium radiologi, paru, neurologi, hidung, telinga, tenggorokan serta kejiwaan,” urai Ikhwan.
Untuk mengetahui hasil serangkain test kesehatan paslon, Tim Dokter akan melakukan kajian terhadap masing-masing paslon yang sebelumnya telah mendaftar di KPUD Karanganyar. 
"Setelah selesai pemeriksaan kesehatan ini, tim dokter akan melakukan penelitian dan kajian terhadap hasil test yang telah dilakukan. Test kesehatan paslon dalam Pilkada yang ditetapkan KPU ini kualitasnya sangat baik,”  tandasnya. (hrn)


SIMAK JUGA :  Gegara Diserang Tawon, Sepur Kelinci Nyebur Sawah


Silahkan berikan masukannya di kolom komentar. Jika anda merasa artikel ini bermanfaat, jangan lupa untuk mengKLIK tombol share agar semua orang tahu...
Klik juga 
Ikuti akun twiter  (https://twitter.com/wartosolocom)

Pangdam IV/Diponegoro Kunjungan Kerja ke Kodim 0735/Surakarta

Post by On Saturday, January 20, 2018

Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Wuryanto jumpa Pers saat melakukan kunjungan kerja ke Kodim 0735/Surakarta
SOLO,Wartosolo.com - Panglima Kodam (Pangdam) IV Diponegoro Mayor Jenderal TNI Wuryanto melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke markas Kodim 0735/Surakarta, Jumat (19/1/2018). Pangdam tiba di markas Kodim Surakarta didampingi oleh Komandan Korem 074 Warastratama beserta jajaran pejabat Kodam IV Diponegoro.

Kedatangan Pangdam di markas Kodim 074 Warastratama disambut oleh Komandan Kodim 0735 Surakarta Letkol Inf Ali Akhwan dengan laporan, lalu dilanjutkan dengan tari gambyong dan nyanyian selamat datang dari segenap prajurit menuju ke loby Makodim.
Jenderal bintang dua ini melakukan lawatan ke Kodim Surakarta, selain memperkenalkan sebagai pejabat baru juga untuk melihat langsung kondisi prajuritnya di daerah. Pangdam juga mengingatkan kepada anggotanya di daerah agar waspada menghadapi tahun politik, selain fungsinya mendukung pengamanan Polri, juga senantiasa menjaga netralitasnya.

“saya ini sebagai pejabat baru, ini melakukan peninjauan kepada jajaran saya sekaligus saya mau mengingatkan kepada mereka tentang tahun politik saat ini.” Tutur Pangdam.
Mayjen Wuryanto juga mengucapkan terimakasih kepada jajaran TNI di bawah komandonya terutama para Babinsa, karena kerja kerasnya sehingga TNI saat ini mempunyai kedekatan dengan masyarakat. Pangdam mendorong agar para Babinsa jangan kecil hati dengan pangkat maupun jabatan mereka sebagai Babinsa.

“para Babinsa jangan berkecil hari kaena pangkat dan jabatan, kalian harus bangga, karena panglima TNI telah menyatakan kehebatan Babinsa ini, sehingga saat ini TNI menjadi insitusi yang paling dipercaya oleh masyarakat.” Tutur Pangdam.
Di akhir lawatannya ke Makodim Surakarta, Pangdam berpesan kepada prajurit agar tetap menjaga netralitas dalam tahun politik ini dan jangan sampai memihak salah satu kubu.
“jangan sampai melanggar.” Tegas Mayjen Wuryanto.

Kunjungi Kodim Solo, Pangdam IV/Diponegoro Bicara Pilkada Jateng

Post by On Friday, January 19, 2018

Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Wuryanto berjabat tangan dengan seluruh Prajurit saat berkunjung ke Markas Kodim 0735/Surakarta,Jum'at (19-1-2018)
SOLO,Wartosolo.com - Panglima Kodam (Pangdam) IV Diponegoro Mayjen TNI Wuryanto melaksanakan kunjungan kerja di Daerah Solo Raya, khususnya di Kodim 0735/Surakarta, Jum'at (19-1-2018)

Hal itu Ia lakukan sebagai pejabat baru di Kodam IV/Diponegoro demi mengetahui secara langsung  kondisi prajurit di Wilayahnya,dan juga memastikan kesiapan anggotanya dalam persiapan pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah (Jateng) 2018 yang akan dilaksanakan pada bulan Juni mendatang.

Selain berkoordinasi dengan prajurit di wilayahnya, Pangdam juga menghimbau agar masyarakat dapat menyukseskan Pilkada serentak 2018.

"Saya berpesan kepada seluruh masyarakat Jawa Tengah, bahwasanya Pilkada adalah pesta demokrasi lima tahun sekali. sangat menentukan sekali proses lima tahun kedepan itu."Tegasnya.
Beliau juga meminta kepada masyarakat agar dapat melaksanakan coblosan dengan sebaik-baiknya dan penuh dengan kegembiraan.

"Yakini semua calon adalah yang terbaik,pilih dengan hati nurani dan jangan terpengaruh dengan apapun."kata dia.

Selain itu Perwira Tinggi yang berpangkat Bintang dua itu juga memerintahkan kepada seluruh anggotanya agar bersikap netral.
Atas kedatangannya itulah, dia ingin memastikan para anggota sudah paham akan netralitas terhadap Pilgub 2018.

Kepedulian Danramil 03 Serengan Kodim Solo Pada Pembangunan Tempat Ibadah

Post by On Wednesday, January 17, 2018

Batuud Koramil 03/Serengan Kodim Solo Pelda Maryana Bersama anggota menyerahkan bantuan semen kepada Masjid Baitussalam,Rabu (17/1)
SOLO,Wartosolo.com - TNI terus menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat. Terutama dalam bidang pembangunan fisik dan non fisik. Kususnya dalam bidang agama. Antara lain dengan membantu percepatan pembangunan Masjid Baitussalam. Baik secara langsung turun ke lapangan dengan membantu pengerjaan bangunan maupun tidak langsung dengan cara memberikan bantuan bahan- bahan bangunan.

Seperti yang di laksanakan pada hari selasa tanggal 17 Januari 2018 pukul 11.30 Batuud Ramil 03 Serengan Kodim 0735 Surakarta Pelda Maryana di dampingi oleh Babinsa Kel. Tipes Sertu Sugiono mewakili Danramil menyerahkan bantuan 10 sak semen kepada panitya dan pengurus pembangunan masjid Baitussalam. Bertempat di halaman Masjid Baitussalam kel. Tipes kec. Serengan.

Pada kesempatan kali ini Danramil 03 Serengan  melalui Batuud ramil 03 Serengan Pelda Maryana menyerahkan bantuan 10 sak Semen Gresik kepada panitia pembangunan masjid. Kegiatan kali ini sangat banyak manfaatnya yaitu bisa mendekatkan antara masyarakat dan TNI. Masyarakat bisa manunggal dengan TNI . Pelda Maryana mengatakan “ Semoga bantuan bisa di pergunakan sebaik mungkin utk pembangunan, berupa bahan bangunan. Semoga bisa membantu selesainya pembangunan masjid Baitussalam".  Dan dengan terbangunnya Masjid Baitussalam semoga masyarakat bisa lebih menjadi Abdan Sakuro" pungka Pelda Maryana.

Ketua Panitia Pembangunan Masjid Baitussalam Ust. H. Rosyidin dihadapan Batuud dan Babinsa menyampaikan ucapan terima kasih kepada Daramil 03 Serengan yang telah membantu dalam pembangunan Masjid Baitussalam dengan memberikan bantuan Semen. 
"Terimakasih atas kunjungan Batuud dan Babinsa yang mewakii Danramil, dan berkenan meninjau langsung kondisi pembangunan masjid Baitussalam serta menyerahkan bantuan bahan bangunan berupa semen. Semoga bantuan ini menjadi amal jariyah untuk seluruh anggota koramil 03 Serengan. Ucap Ust. H. Rosyidin.

Kodim 0735/Surakarta Gelar Upacara 17 an Di Bulan Januari 2018

Post by On Wednesday, January 17, 2018

Kodim 0735/Surakarta melaksanakan Upacara pengibaran Bendera 17 an di Lapangan Upacara Makodim,Rabu (17-1-2018)
SOLO,Wartosolo.com - Bertempat dilapangan upacara Makodim Jln.A Yani No.349 Kelurahan Kerten Kecamatan Laweyan Seluruh Anggota Kodim 0735/Surakarta bersama dengan Anggota Minvet Cad 35/Surakarta melaksanakan upacara pengibaran bendera 17 an yang dilaksanakan pada hari Rabu (17-1-2018).

 Bertindak selaku inspektur Upacara Komandan Kodim 0735/Surakarta Letkol inf Ali Akhwan S.E dan sebagai Komandan Upacara Danramil 02/Banjarsari Kapten inf Paidi. Pembaca Pembukaan UUD 1945 Sertu Sugiono,Pengucap Sapta Marga Serda La owe,dan pembaca Sapta Prasetya Korpri ASN Rini. 

 Selaku inspektur Upacara Dandim 0735/Surakarta membacakan amanat Panglima TNI, Jenderal TNI Hadi Cahyanto yang menyatakan bahwa panglima TNI mengucapkan terimakasih dan pengharhaan kepada seluruh prajurit dan ASN TNI atas dedikasi dan semangat pengabdian,karena telah melewati tahun 2017 dengan sarat prestasi dan kinerja yang baik. Tentunya apa yang telah diperbuat dalam melaksanakan tugas bagi kepentingan TNI,bangsa, dan negara, merupakan wujud profesionalisme sebagai Dharma Bhakti yang terbaik para prajurit dan ASN TNI ditengah dinamika perubahan lingkungan strategis yang sedemikian cepat dan sulit diprediksi,sehingga kita harus bergerak cepat untuk dapat mengimbangi perubahan tersebut. 

 Untuk itu,prestasi kinerja optimal yang telah kita capai dan mendapatkan penilaian positif dari masyarakat selama ini harus dipertahankan dan lebih ditingkatkan dimasa yang akan mendatang dalam pelaksanaan serta pengendalian program dan anggaran sesuai ketentuan, tepat waktu, tepat sasaran dan akuntabel, mulai dari tahap perencanaan sampai tahap pelaksanaan guna mencapai opini wajar tanpa pengecualian,menjadi semangat yang bersama yang harus kita raih.

Tembok Keraton Solo Ambrol, Pertanda Apakah itu?

Post by On Monday, January 15, 2018


PUSDALOPS BPBD KOTA SURAKARTA
Laporan Kejadian

A. ijin melaporkan kejadian Tembok Roboh

Hari Kejadian : Senin
Tanggal : 15 January 2018
Pukul Kejadian : 19. 30 WIB
Laporan Masuk : 19. 45 WIB
Terkondisi : 22.15 WIB

B. Lokasi Kejadian
Kompleks Keraton, Kelurahan Baluawarti, Kecamatan Pasar Kliwon

C. Pelapor
Bpk Joko Susilo
(Anggota Linmas Kecamatan Pasar kliwon) 


D. Kronologi
Hari : Senin, 15 Januari 2018
Jam : 19.30 Wib
Alamat : Kelurahan Baluawarti, Kecamatan Pasar Kliwon Sebuah tembok Rumah Kosong di Kompleks Keraton Surakarta Roboh Dikarenakan usia Tembok yang sudah Tua dan Rapuh akhirnya Tembok Roboh. Sebelumnya akibat diguyur hujan lebat pada hari Minggu, 14 Januari 2018 Kemarin Tembok sudah Miring.
Simak : PLN Area Klaten Bantu 6 Tangki Air Bersih ke Cepogo
E. Korban Harta :
NIHIL

F. Korban Jiwa
NIHIL

G. Upaya yang di lakukan :
Pusdalops BPBD KOTA SURAKARTA melakukan Tahapan Evakuasi Tembok roboh & Pemotongan Pohon.

H. Kendala Yang di hadapi :
Proses Evakuasi harus menunggu abdi dalem keraton terlebih dahulu
Sebelum dilakukan pemotongan pohon, mengingat Lokasi Tembok roboh dan Pohon yang mau di tebang ada di dalam Kompleks Keraton Surakarta.

I. Aparat yang bergabung :
1. BPBD Surakarta
2. Sar Rajawali
3. Seri,
4. Crest,
5. PMI,
6. Linmas Ps kliwon,
7. Polsek Ps kliwon,
8. Warga masyarakat,
9. Babinsa Kelurahan Baluwarti

J. Petugas TRC - Pusdalops BPBD 1. Eko Prajudhy Noor Aly SE, MM (Kepala Pelaksana BPBD Kota Ska)
2. Ign. Dono Tumpo (Kasie Kedaruratan dan Logistik)
3. Yusron ( Staf BPBD )
4. Hananto
5. Arief Fahmi R
6. Ginarno
7. Rahmat Cahyo
8. Aditya Febri
9. Prayudha
10. Xa Aqira Gunawan
11. Muhammad Yusron
12.Ronny Muryanto
13. Orrys Nurdiansyah
14. Bimo Adhi N
15. Ign. Budy P
16. Bangun Indra Dwiama

K. Operator Datin
☆Hananto☆
Simak : Bersihkan Selokan, Langkah Nyata Babinsa Koramil 05/Pasar Kliwon Kodim Solo Peduli Lingkungan
J. Penutup 
Demikian Laporan Terbaru PUSDALOPS BPBD Kota Surakarta
Salam Tangguh Salam Kemanusiaan.
PUSDALOPS BPBD KOTA SURAKARTA
Jln. Ahmad Yani No 350 - 354 Surakarta
* : 0271 - 7464455
*: 0271 - 7464455
*: bpbd_surakarta@yahoo.co.id
*: 081 567 916 663

Tetap Siaga & Waspada




Demi Kemajuan Primer Koperasi D-02, Kodim 0735/Surakarta Gelar RAT 2018

Post by On Monday, January 15, 2018

Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0735/Surakarta Mayor inf Suratman S.I.P memberikan sambutan dalam pembukaan RAT,Senin (15/1)
SOLO,Wartosolo.com - Rapat Anggota Tahunan (RAT) bagi sebuah Koperasi merupakan hal yang mutlak harus dilaksanakan,karena RAT merupakan ciri dan sendi utama dalam menggerakkan Koperasi. Selain itu RAT juga merupakan implementasi dan semangat yang harus hidup dalam koperasi yaitu asas kekeluargaan dan sebagai wujud pertanggungjawaban mengemban tugas.
Berkaitan dengan hal tersebut,Senin (15-1-2018) dengan  Bertempat  di Aula Makodim Jln.A Yani No.349 Kelurahan Kerten Kecamatan Laweyan Primer Koperasi Kartika D-02  Kodim 0735/Surakarta menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke 46 tutup buku tahun 2017 yang diikuti oleh seluruh Anggota baik Militer maupun ASN.
Rapat Anggota Tahunan yang di gelar pada pagi ini mengusung tema " Dengan semangat Wira Usaha dan Kemitraan Kita Tingkatkan Peran Koperasi Kartika Guna Mendukung Pelayanan Yang Maksimal Kepada Prajurit, ASN, Dan Keluarganya."
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua Puskoad Dam IV/Dip Letkol CAJ Udik Wijayanto, Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0735/Surakarta Mayor inf Suratman S.I.P, dari Dinas UKM Surakarta Bpk Ir. Jati Utomo, dari Dekopinda Surakarta Bpk Bejo Amir, Keprim D-02 Kodim 0735/Surakarta Kapten CBA Kurdi,seluruh Danramil dan para Pasi Kodim, serta perwakilan Anggota Persit.
Dandim 0735/Surakarta Letkol inf Ali Akhwan S.E dalam sambutannya melalui Kasdim Mayor inf Suratman S.I.P menyampaikan bahwa  didalam kehidupan koperasi Rapat Anggota Tahunan adalah merupakan begian dari mekanisme organisasi yang harus bisa menjamin berlangsungnya managemen yang bersih dan terbuka kepada seluruh anggota. oleh karena itu sangat kita harapkan agar RAT ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.
Lebih lanjut Dandim menegaskan bahwa sesuai dengan tugas pokok koperasi didalam meningkatkan kesejahteraan anggotanya, koperasi baru bisa dinyatakan berhasil apabila bisa dan mampu membantu memenuhi kebutuhan primer maupun sekunder bagi para anggota beserta keluarganya. Kepada seluruh anggota saya harapkan untuk dapat memberikan kepercayaan, dorongan, dan dukungan sepenuhnya kepada pengurus untuk mengelola dan memajukan koperasi, maka dari itu diharapkan kepada seluruh pengurus, pengawas, dan anggota terjalin hubungan yang harmonis agar apa yang menjadi tujuan kita bersama dapat tercapai dengan hasil yang maksimal.

Bersihkan Selokan, Langkah Nyata Babinsa Koramil 05/Pasar Kliwon Kodim Solo Peduli Lingkungan

Post by On Sunday, January 14, 2018

Babinsa Kel.Kauman Koramil 05/Pasar Kliwon Kodim 0735/Surakarta Sertu Sugiyanto membersihkan selokan bersama warga,Minggu (14/1)
SOLO,Wartosolo.com - Minggu(14-1-2014) Babinsa Kelurahan Kauman Sertu Sugiyanto anggota Koramil 05/Pasar Kliwon , Kodim 0735/Surakarta  melaksanakan Komunikasi Sosial (Komsos) di RT 02 / RW 06 Kauman Kecamatan Pasar Kliwon dengan cara membantu membersihkan selokan-selokan yang ada di wilayah binaannya dengan warga.
 
Dengan tanpa ragu Babinsa ikut terjun langsung membantu pekerjaan warga masyarakat yaitu membersihkan selokan tersebut dikarenakan apabila hujan yang deras mengakibatkan air tidak bisa terbuang dengan baik sehingga menimbulkan banjir.
 
Biasanya banjir terjadi akibat air hujan yang meluap dari Selokan yang tersumbat akibat kotoran-kotoran atau sampah yang lama tersumbat.
Dengan dibersihkannya selokan tersebut bisa memperlancar air akibat hujan yang lebat dan bisa terbuang atau masuk ke selokan-selokan tersebut dan lancar,sehingga  banjir dapat dihindari.
 
Bapak Agus dan saudara Widodo mewakili warga masyarakat mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan Babinsa menambah semangat warga masyarakat dalam bekerja membersihkan selokan.

Dandim Solo Tegaskan Seluruh Anggotanya Bersikap Netral Dalam Pilkada

Post by On Friday, January 12, 2018

Dandim 0735/Surakarta Letkol Inf Ali Akhwan berfoto bersama anggota usai acara talkshow,Kamis (12/1) 
SOLO,Wartosolo.com - Komandan Kodim (Dandim) 0735/ Surakarta Letkol Inf Ali Akhwan S.E menjadi narasumber dalam acara talkshow “Prajurit” yang diadakan di studio TATV, Kamis (11/1/2018) pukul 16.30 – 17.30 WIB.
 
Dalam talkshow yang dipandu oleh presenter Henry Santoso tersebut membahas tentang peran Kodim 0735 Surakarta dalam melaksanakan pengamanan Pemilihan Gubernur 2018 mendatang. Selain Dandim, hadir juga perwakilan anggota dari Koramil di bawah jajaran Kodim 0735 Surakarta.
 
Dalam dialog tersebut, Letkol Inf Ali Akhwan menegaskan bahwa TNI dalam hal ini Kodim 0735 Surakarta siap mem-back up penuh aparat Kepolisian dalam mengamankan Kota Solo saat Pilkada nanti.
 
“Kita siap mem-back up Polri dalam Pilkada nanti.” Tegas Letkol Ali.
 
Selain mem-back up Polri, pihaknya juga menggandeng berbagai komponen, baik tokoh masyarakat, tokoh agama, ormas maupun LSM di Kota Solo untuk bersama-sama menjaga kondusifitas di Kota Solo.
 
“Ibaratnya mesin, saat ini sudah mulai dipanasi, di sinilah kita berusaha menjaga bagaimana agar suasana tetap sejuk. Kalau mesin kita seperti radiatornya lah.” Tutur Dandim.
 
Bagi Letkol Ali yang baru satu bulan tiga hari menjabat Dandim Kota ini, netralitas TNI dalam Pilkada adalah harga mati. Sesuai undang-undang yang berlaku, pihaknya bertekat jajarannya harus netral, jangan sampai memihak salah satu kubu calon.
 
“Netral itu tidak memilih ataupun membantu salah satu calon. Saat pilkada nanti misal ada tamu memakai atribut partai atau calon tidak diperbolehkan masuk area markas, ini untuk menjaga netralitas.” Tegas Dandim.

Donor darah, Bukti Nyata Koramil 03/Serengan Kodim Solo Peduli Sesama

Post by On Wednesday, January 10, 2018


Anggota Koramil 03/Serengan Kodim 0735/Surakarta sedang melaksanakan donor darah di Hotel Sunan,Rabu(10/1)
SOLO,Wartosolo.com - Darah merupakan salah satu komponen terpenting dalam tubuh manusia. Setetes darah dapat menjadi sangat berarti bagi mereka yang membutuhkan. saat ini ketersediaan darah di Indonesia jauh dari angka ideal. Kurangnya ketersediaan darah diperkirakan akibat dari rendahnya kesadaran masyarakat untuk mendonorkan darahnya. Manfaat donor darah ternyata bukan hanya pada penerima, tetapi juga bagi pendonor sendiri. Terutama bila mendonorkan darahnya secara rutin dan berkala.
Sehubungan dengan kegiatan Donor Darah tersebut maka pada hari Rabu tanggal 10 januari 2018 pukul 08.30  sertu Aris setyo utomo, anggota koramil 03/serengan,kodim 0735/surakarta. Melaksanakan donor darah yang di selenggarakan oleh pihak Sunan Hotel bekerja sama dengan PMI Surakarta. Dengan mengambil tema *SETETES DARAH YANG SEHAT DAPAT MENYELAMATKAN JIWA MANUSIA* Bertempat di  Gedung  soemaryo ballroom II Hotel sunan yang ber alamat di jalan Ahmad yani no 40 kerten Laweyan.
Dengan melakukan donor darah, pendonor akan memberikan sedikit darah dari dalam tubuh agar dapat dimanfaatkan guna membantu orang Iain. Sekitar 200 ml 450 ml darah diambil dari dalam tubuh ketika melakukan donor darah. Bagi pasien yang membutuhkan, mendapatkan donor darah dapat menyelamatkan nyawanya. Ada beberapa kondisi yang membutuhkan donor darah, seperti kecelakaan, transplantasi organ. Lalu yang memiliki penyakit kronis dan kritis seperti kanker, anemia dan lain sebagainya. Sedang bagi pendonor akan melancarkan peredaran darah dalam tubuh, sehingga tubuh akan terasa lebih sehat dan nyaman.