Inspirasi

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Peran Aktif Koramil 04/Jebres KODIM 0735/Surakarta Dalam Membantu Korban Banjir

Post by On Wednesday, November 29, 2017


wartosolo.com - Surakarta, Hujan yang terus-menerus mengguyur Kota Solo akhir-akhir ini mengakibatkan terjadinya banjir di beberapa wilayah di Kota Solo,termasuk diantaranya di wilayah Kelurahan Sewu, Kecamatan Jebres.

Berkaitan dengan hal tersebut,Rabu( 29-11-2017) pkl 10.15 Wib Danramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Lettu inf Narno bersama dengan Babinsa Kelurahan Sewu  Serda Parno dan Serda Lalu memberikan bantuan  korban dampak luapan air sungai bengawan solo kepada ketua SIBAT sewu di posko Sibat,Kelurahan Sewu, bantuan di terima oleh ketua sibat sewu bpk Budi Utomo.


Ketua sibat sewu dalam hal ini bapak Budi Utomo menyampaikan banyak terimakasih kepada kodim 0735/surakarta dan koramil jebres yang sudi membantu warga yang terkena dampak luapan air bengawan solo,dan bantuan akan di salurkan kepada warga kampung sewu yang terkena musibah.

Simak Juga: Ini yang Dilakukan KODIM 0735/Surakarta untuk Memelihara Kondusivitas Kota Solo



Dalam hal ini Danramil Jebres Lettu Inf Narno memberikan bantuan berupa 6 Dus mie instant dan 2 Duz minuman Kalori Imukal kepada warga masyarakat yang terkena musibah banjir.

Danramil menyampaikan kepada masyarakat bahwasanya bantuan ini jangan di lihat dari besar kecilnya barang tapi manfaat yang bisa dimaanfaatkan dalam kondisi darurat seperti ini serta diharapkan bantuan ini dapat di gunakan  untuk mengurangi beban warga yang terkena dampak luapan air bengawan solo. 

Simak Juga: Suasana Kekeluargaan, Syukuran Kapenrem 074/Surakarta-Awak Media, Sederhana 

Silahkan berikan masukannya di kolom komentar. Jika anda merasa artikel ini bermanfaat, jangan lupa untuk meng KLIK tombol share agar semua orang tahu...
Klik juga
Ikuti akun twiter  (https://twitter.com/wartosolocom)

 Happy Weekend Shopping Hero, Ajang Kumpul Onlen Shop Se-Solo Raya

Post by On Monday, November 27, 2017

Happy-Weekend-Shopping-Hero


SOLO,wartosolo.com - Diambil dari nama salah satu program andalan Solo_Radio 92,9fm yang tayang setiap Sabtu & Minggu jam 16.00 – 20.00 WIB, Program Event Regular “Happy Weekend”, yang kali ini menggunakan tagline “Shopping Hero” adalah Sebuah event bazaar Fashion dan Food yang diselenggarakan oleh SoraPro (event organizer Solo Radio 92,9fm). Event dengan target pengunjung anak muda pecinta fashion dan kuliner ini merupakan sebuah wadah bagi para pelaku bisnis online shop di Soloraya yang belum memiliki lapak tetap untuk berjualan. Event ini bertujuan untuk memfasilitasi tempat bagi para pelaku bisnis online shop agar mereka bisa mempromosikan produknya secara langsung dengan cara mendisplay produknya di lapak yang sudah disediakan. 
Happy Weekend_Shopping Hero diselenggarakan pada Jumat, 24 November 2017 di halaman Solo Radio, Jl. Menteri Supeno No.6 Manahan, Solo 57139 mulai pukul 09.00 – 22.00 WIB. 

Baca : 

Dalam event bazaar online shop ini ada 24 tenant yang bergabung yang terdiri dari 16 stand fashion dan 8 stand kuliner. Pada awal acara diadakan ceremonial launching 2 (dua) “Sub_Brand” dari SoraPro (solo_radio Production) Yakni, regular event yang akan dilaksanakan secara periodik dengan tematik yang berbeda beda “Happy Weekend”, dan “F3 Party Planner” untuk meng-handling event organizing, creative concept & production, di area Social Functions (Party, Sweet Seventeen, Graduation, Wedding, dll)
Selain stand bazaar fashion dan food, event Happy Weekend_Shopping Hero juga memberikan edukasi melalui konten acara talkshow dengan keynote speaker berpengalaman seputar dunia marketing dan online. Talkshow yang mengangkat tema: “How to market your stuff in online era” ini, mengajak beberapa narasumber keren untuk sharing mengenai era online (Digital Economy), antara lain: Bambang Widiatmoko (Branch Manager JNE Solo), Retno Wulandari (General Manager The Sunan Hotel Solo), dan Mirza Ananda (IMA Chapter Solo sekaligus sebagai Founder Aplikasi “Lungo”)
"Happy Weekend_Shopping Hero yang berlangsung selama satu hari ini gratis dan terbuka untuk umum. Perform accoustic band,komunitas showcase, dan selfie competition by Instagram juga akan meramaikan acara ini tentunya dengan hadiah yang sangat menarik," terang Public Relations Solo_Radio 92,9 FM Solo, Dinar Widianita. (*/wartosolo.com)


Silahkan berikan masukannya di kolom komentar. Jika anda merasa artikel ini bermanfaat, jangan lupa untuk mengKLIK tombol share agar semua orang tahu...
Klik juga 
Ikuti akun twiter  (https://twitter.com/wartosolocom)

Antara Babinsa-Petani dan Sawah yang Tersisa di Kota Solo

Post by On Friday, November 24, 2017

babinsa-tanam-padi

SOLO,wartosolo.com - Dua pemandangan berbeda semacam ini jarang-jarang dijumpai di kota sedang seperti Solo, Jateng. Areal persawahan yang hendak ditanami benih padi. Serta pria berbaju doreng bersama-sama petani yang terjun ke sawah. 
Dua hal itu memang unik, dan sulit dijumpai di tengah hiruk pikuknya Kota Bengawan. 
Seperti diketahui bersama, kota kelahiran Presiden Joko Widodo tak terlalu luas. Lahan yang tersedia umumnya dipakai untuk perumahan atau pembangunan gedung lainnya. Adanya areal pertanian, luasnya bisa dihitung dan lokasinya hanya segelintir saja. Praktis, adanya lahan pertanian hanya bisa dijumpai di wilayah pinggiran seperti, Karangasem, Kecamatan Laweyan, dan daerah dekat tempat tinggal presiden di Sumber, Kecamatan Banjarsari.
Kalau pun ada petani yang bercocok tanam, jumlahnya pasti tak lebih dari sepuluh orang, bahkan kurang.
Adapun kehadiran pria berbaju dan bercelana doreng yang turut terjun ke sawah. Perlu diketahui, pria itu adalah anggota TNI dari Koramil Laweyan.  


Prajurit bernama bernama Serda Widada, Babinsa Kelurahan Karangasem, Koramil 01/Laweyan Kodim 0735/Surakarta ini memilih ikut menanam padi. Layaknya kota-kota besar di Indonesia, aktivitas babinsa jarang sekali terjun ke sawah karena memang tidak ada areal pertanian. Namun Serda Widada berkesempatan untuk turun ke sawah menanam benih.
Kepada wartosolo, Jumat 24 November 2017 sekitar pukul 08.30, Serda Widada melaksanakan pendampingan kelompok tani dengan cara membantu petani melaksanakan penanaman padi di sawah milik Ibu Riyanti Rt. 03 Rw. 05 Kel. Karangasem, Laweyan, Kota Surakarta.
padi-babinsa-tanam

Kegiatan tersebut dilaksanakan sesuai program pemerintah tentang ketahanan pangan yang telah dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, agar Indonesia bisa menuju swasembada pangan khususnya beras.
Serda Widada selaku Babinsa menyampaikan bahwa pendampingan kelompok tani tersebut bertujuan untuk memberikan bimbingan kepada kelompok tani. Hal-hal yang kurang dimengerti mengenai pertanian, cara-cara bercocok tanam ataupun cara merawat tanaman bisa ditanyakan langsung kepada Babinsa.
"Diharapkan dengan adanya kegiatan ini kelompok tani menjadi lebih bersemangat dalam bekerja,dan hasil pertanian menjadi semakin meningkat," ungkap Serda Widada.
Humas Kodim 0735/Surakarta, Sertu Pardal menambahkan, aktivitas Serda Widada patut diacungi jempol. Ia rela berkotor-kotor ria membantu petani menanam benih padi. Kegiatan ini sekaligus mereketkan kedekatkan TNI dengan rakyat. "Babinsa di wilayah memang harus dekat dengan rakyat, itu sudah menjadi tugas babinsa dan TNI di wilayah," katanya. 
Menurutnya, kegiatan babinsa di wilayah selalu direkam dan dilaporkan kepada pimpinan. Dengan begitu, pimpinan bisa melihat secara tepat dinamisasi di masyarakat.
"Alhamdulillah ada kegiatan unik babinsa di Karangasem, Laweyan. Petugas IT kami langsung mengabadikan moment langka ini." (*/wartosolo.com)


Silahkan berikan masukannya di kolom komentar. Jika anda merasa artikel ini bermanfaat, jangan lupa untuk meng KLIK tombol share agar semua orang tahu...
Klik juga
Ikuti akun twiter  (https://twitter.com/wartosolocom)

Ini yang Dilakukan KODIM 0735/Surakarta untuk Memelihara Kondusivitas Kota Solo

Post by On Thursday, November 23, 2017

temu-kodim-ulama


SOLO,wartosolo.com-Lewat acara silaturahmi dan komunikasi antara TNI-masyarakat, khususnya pemuka agama. Kodim 0735/Surakarta berupaya menjaga suasana kondusif Kota Surakarta. Seperti pertemuan yang digelar di Markas Kodim 0735/Surakarta, Kamis (23/11). Dandim 0735/Surakarta Letkol Inf Edwin Apria Candra bertatap muka langsung dengan, Sobari (Ketua MUI), Dahlan Harjo Taruno (Ketua Komisi Ukhuwah MUI), Salman Alfarisi (Ketua II DPP LUIS), Endro Sudarsono (Humas DPP LUIS-Advokasi JAS), KH Moh Ali Shodiqin (Pengasuh Ponpes Ta'mirul Islam) dan tamu lainnya.  
Dandim Letkol Inf Edwin Apria Candra menuturkan, Kodim 0735/Surakarta dan pemuka agama di Solo arus terus memperkuat silaturahmi sampai kapan pun juga. "Silaturahmi harus terus diperkuat."
Terlebih pada 27 Juni 2018 akan digelar pemilihan langsung Gubernur Jateng. Maka jalinan kuat antara TNI dan masyarakat harus diperkuat. 
"Selama satu tahun ini Kota Solo kondusif aktivitas berjalan baik. Tahun depan adalah tahun politik, bahwa di Jateng akan digelar pilgub yang rencana akan jatuh pada 27 Juni 2018. Mari jaga kondusivitas Kota Solo, agar lebih aman lagi," ucap dandim.


Kepada peserta silaturahmi orang nomor satu di Kodim 0735/Surakarta menyampaikan beberapa hal, bahwa selama satu tahun menjabat di Kota Solo suasana kondusif ini bukan peran TNI saja tapi peran kita semua.
Tahun depan akan melaksanakan perang politik dan pasti baanyak isu-isu yang perlu disaring. Maka perlu adanya penyaringan dari Medsos. 
"Saya harpakan kita bijak dalam menyaring semua informasi yang masuk. Kita tidak ingin kejadian di tunisia yang gara gara pedagang buah yang mengakses kejadian dimedsos menjadi kerusuhan. Hubungan TNI dan masyarakat harus erat, kami udah melaksanakan bansos untuk masyarakat yang kurang mampu dan kami juga bekerja sama dengan ormas. Dengan adanya silaturohmi antara TNI dan Tokoh -tokoh umat Islam." 
ulama-temu-kodim

Berikan kesan pesan

Adapun Kesan pesan peserta tatap muka itu disampaikan Charis Muanis ( Mewakili Kemenag). Ia berterimaksih kepada komandan kodim, dan tokoh ormas,ponpes, masjid yang telah hadir dalam acara ini. "Allamdullah yang datang pada acara ini sangat menggembirakan bagi kami, kami dari kemenang mengucapkan terima kasih atas kehadiran bapak sekalian. Karena semua tupoksi yang di selenggarakan oleh Kemenag udah dilakukan. Dan apa yang dilakunan ini adalah bagian dari tugas kemenang. Apalagi semua yang diundang datang ,dan ini semua karena jasa dari kodim. Semoga dengan datangnya kita semua ini bisa menjadikan aman, tentram dan bisa menyatukan."
Ustadz Dahlan Harjo Taruno, Ketua Komisi Ukhuwah MUI Kota Surakarta-Wakil Ketua FKUB Surakarta mengungkapkan, rasa terima kasih  bahwa FKUB Surakarta sudah memasuki periode ke 3 Hubungan dengan lembaga lembaga baik dengan kodim, korem sangat baik. 


"Kami mengapreasi komandan kodim yang telah mengadakan kegiatan  silaturohmi dengan tokoh - tokoh semoga apa yang dilaksanakan pada hari ini ada manfaatnya."
Joko sudarmo, perwakilan dari ponpes Ibadurohman mengatakan, kurang lebih sudah  6 bulan ini dari pihak TNI datang ke ponpesnya, dan hampir  selama 7 tahun ini belum ada baru 6 bulan ini, berhubungan dengan TNI ada banyak bantuan baik fisik atau material, yang diberikan ke ponpes. "Semoga bantuan yang diberikan selama ini ada manfaatnya bagi ponpes kami. Karena keterbatasan Ust. Yang ada di ponpes maka kami yang mewakili.Semoga dengan adanya kerja sama ini jangan hanya sampai disini saja dan jangan samapai silaturohmi ini putus."
Ustadz Salman Alfarisi (Ketua II DPP LUIS) menambahkan dengan silaturohmi ini ada manfaatnya demi Kota Solo. "Mudah- mudahan dengan kondisi yang saat Ini TNI dan ormas, tokoh Solo bersatu. Harapan kami jangan sampai TNI / polri di pisahkan dari masyarakat, jangan sampai dalam keadaan genting baru merapat. Harapan kami hal tersebut jangan sampai terjadi. Kami berterimakasih karena kemarin kita disatukan, dan ini udah waktunya antara TNI danm ormas tokoh bersatu." (*/wartosolo.com)
ulama-kodim-temu


Silahkan berikan masukannya di kolom komentar. Jika anda merasa artikel ini bermanfaat, jangan lupa untuk meng KLIK tombol share agar semua orang tahu...
Klik juga
Ikuti akun twiter  (https://twitter.com/wartosolocom)

Suasana Kekeluargaan, Syukuran Kapenrem 074/Surakarta-Awak Media, Sederhana 

Post by On Friday, November 17, 2017

Syukuran Kapenrem 074/Surakarta-Awak Media 

SOLO,wartosolo.com- Kapenrem 074/Warastratama Surakarta Kapten Inf Alfian Yudha mengajak awak media Solo Raya mengikuti syukuran di kantor Penrem kompleks Korem 074/Surakarta, Jumat (17/11). Kegiatan yang bertujuan mempererat tali silaturahim dengan awak media memang rutin digelar jajaran Korem 074/Warastratama Surakarta.

"Hanya saja ini, kenapa digelar di sini karena lebih deka. Kalau syukuran digelar di rumah saya nanti kejauhan. Syukuran kecil-kecilan saja,"kata kapenrem yang juga disaksikan staf penrem. Kapten Inf Alfian Yudha menuturkan, rasa puji syukurnya karena masih diberikan kesempatan menjalankan tugas dengan baik. Rasa syukurnya bertambah setelah orang tuanya juga terus diberi kesehatan.

"Saya haturkan puji syukur atas kesembuhan bapak saya yang habis sakit."


Perwira pertama ini mengatakan, pelaksanaan hajatan putri Presiden Jokowi, Kahiyang Ayu-Bobby Nasution berjalan lancar. Peran serta wartawan peliput cukup besar mengekspos  hajatan itu. Dikatakan, acara syukuran yang disambung silaturahim ini juga dalam rangka penyegaran kembalk awak media yang bertugas di Solo Raya.

"Karena ada sejumlah wartawan yang berpindah area dan lembaga, maka kami juga membutuhkan data tersebut," imbuhnya. Agung dari media elektronik nasional mengungkapkan silaturahmi antara anggota Korem dan media selama ini berlangsung selaras. "Semoga semua sehat, selamat dunia akherat dan berlimpah rejeki," harapnya. (*/wartosolo.com)

Simak juga : Korem 074/Warastratama Surakarta Terima Bantuan Pengendali Banjir Banjir

Silahkan berikan masukannya di kolom komentar. Jika anda merasa artikel ini bermanfaat, jangan lupa untuk meng KLIK tombol share agar semua orang tahu...
Klik juga
Ikuti akun twiter  (https://twitter.com/wartosolocom)



Kebangetan, Gara-garaTruk ''Nakal'' ini Jadwal Keberangkatan KA Railbus Molor

Post by On Thursday, November 16, 2017


truk-railbus

SOLO,wartosolo.com - Perjalanan Railbus Bhatara Kresna dari Stasiun Solo-Balapan menuju Wonogiri tertunda, Kamis (16/11/2017). Semestinya seperti tercantum pada jadwal reguler, KA Railbus diberangkatkan dari stasiun pukul 04.00. Namun, kereta belum sempat diberangkatkan dari stasiun, masinis sudah menerima kabar, bahwa jalur KA terhalang sebuah truk. 
Informasi dari lapangan menyebutkan, pada dini hari sekitar pukul 02.00 sebuah dump truk bermuatan material nangkring di jalur aktif Solo-Wonogiri tepatnya di sisi selatan gedung Pengadilan Negeri Surakarta, Sriwedari.
 Hingga pukul 04.00 atau jadwal KA Railbus melintas. Truk bernopol AD 1565 TG tak juga disingkirkan oleh pengemudi. Akhirnya Daop VI Yogyakarta menunda keberangkatan KA perintis dan menghubungi kepolisian, dan diteruskan serta Dinas Perhubungan Surakarta untuk mengurus truk nakal tersebut. 


Baru, setelah aparat kepolisian bersama Dishub  memanggil truk derek  dari Makamhaji, Sukoharjo. Truk dump bisa disingkiran dan diparkirkan di dekat gedung Pengadilan Negeri Surakarta.
Menurut Kasi Rekayasa Lalu Lintas Dishub Kota Surakarta, Ari Wibowo di akun facebooknya berkat kerja keras bersama truk itu bisa disingkirkan, sehingga KA Railbus Bhaara Kresna bisa melanjutkan perjalanan. 
"Kebangetannya sopir truk yang (diperkirakan) sejak jam 02.00 dini hari meninggalkan truk nya (muatan sirtu) diatas rel KA Jalan Slamet Riyadi (depan graha wisata niaga) sehingga KA Bathara Kresna harus menunda perjalanannya (baru berangkat sekitar jam 05.20, dari yang seharusnya jam 04.00)," ungkap Ari. 
railbus-truk

"Alhamdulillah sudah bisa diderek, digeser ke utara jalan (depan Pengadilan Negeri) berkat kerja keras tim Daop VI, Stasiun Purwosari, Polsek Laweyan dan Dishub serta penderek dari makam haji," imbuhnya.
Kini pihak terkait masih menunggu si empunya truk, dan meminta keterangan atas kejadian tersebut. 
"Tinggal kita tunggu si pemilik datang ambil truk dan memberi pembelajaran kepadanya...semangat!" tegas Ari. (*/wartosolo.com)

Sumber foto : facebook


Silahkan berikan masukannya di kolom komentar. Jika anda merasa artikel ini bermanfaat, jangan lupa untuk mengKLIK tombol share agar semua orang tahu...
Klik juga 
Ikuti akun twiter  (https://twitter.com/wartosolocom)

Gaga, Sulap Jerami Jadi Kerajinan Wayang Suket

Post by On Wednesday, November 15, 2017

wayang-suket

SOLO,wartosolo.com - Berawal dari hobi dan iseng. Lulusan mahasiswa di Solo  kreasikan wayang dari bekas jerami menjadi kerajinan cantik yang diminati. Selain melestarikan tradisi juga bisa meraup keuntungan. Di salah satu sudut Kota Solo, lulusan mahasiswa tekun menyelesaikan pesanan berupa wayang dari sisa jerami. Ya namanya wayang suket. Wayang suket dibuat dari sisa jerami yang dirangkai berbentuk tokoh wayang.
Nah kebetulan lulusan mahasiswa salah satu perguruan di Solo ini sengaja meluangkan waktu membuat wayang suket. Selain gemar dengan tokoh wayang Gaga Rizki ingin mengenalkan kembali wayang suket yang konon terkenal namun surut ditelan waktu.

Simak pula : Reni Widyawati, Wakil Rakyat yang Juga Ahli Bikin Roti

Alasan ekonomi yakni memanfaatkan barang limbah menjadi barang yang bisa dijual. Pria  27 tahun ini terus menggeluti wayang suket. Meski baru satu tahun  menjual hasil karyanya, wayang produksinya ini sudah merambah  ke Inggris. Sedangkan untuk penjualan di nasional sudah beredar di Jateng, Jatim dan Bali.
Ada dua tipe wayang, yakni wayang tokoh pria dan wanita. Karakter ini ditonjolkan pada anyaman di dada dan bagian pantat sebagai pembeda Meski hanya dua karakter, Gaga sedang mengembangkan karakter lain seperti punokawan dalam tokoh pewayangan.
Meski produksi terbatas, permintaan terus berdatangan terutama kantor dan instansi. Biasanya wayang ini digunakan untuk souvenir. Untuk membuat wayang ini tidak sulit cukup menghafal sudut  dan lipatan jerami saja.
suket-wayang

Dari hasil usahanya ini Gaga mampu memanfaatkan barang tak berharga menjadi bernilai ekonomis. Harga wayang suket jerami ini berkisar dua puluh lima ribu rupiah hingga lima ratus ribu rupiah. Tergantung ukuran besar dan kecil tokoh dan kesulitan karakternya. Dari usahanya ini Gaga berharap bisa meginspirasi bagi rekan-rekannya untuk berwirausaha dan mandiri. (*/wartosolo.com)

Baca : Evie Pilih Bantu Suami Lewat Bisnis Makanan Beku

Silahkan berikan masukannya di kolom komentar. Jika anda merasa artikel ini bermanfaat, jangan lupa untuk mengKLIK tombol share agar semua orang tahu...
Klik juga 
Ikuti akun twiter  (https://twitter.com/wartosolocom)



Ratusan Tingkatkan Skil, Personil Kodim 0735/Surakarta Latihan Menembak

Post by On Wednesday, November 15, 2017

latihan-nembak.jpg

SUKOHARJO,wartosolo.com - Dalam rangka memelihara dan meningkatkan kemampuan menembak perorangan prajurit. Ratusan personil Kodim 0735/Surakarta bersama-sama dengan anggota Den Hub Rem 074/warastratama melaksanakan latihan menembak senjata ringan (Latbak jatri) Triwulan IV Tahun 2017 bertempat di lapangan tembak grup-2 Kopassus, Kandang Menjangan, Kartasura, Sukoharjo Rabu (15/11).
Pelaksanaan Latihan menembak tersebut dipimpin langsung oleh perwira seksi operasi (Pasi ops) Kodim Kapten inf Edi Susilo selaku Komandan Latihan.
Pada kesempatan ini Pasi ops menyampaikan bahwa menembak adalah kemampuan dasar yang harus dimiliki oleh setiap prajurit. Di samping itu latihan menembak ini merupakan salah satu program pembinaan latihan rutin TNI AD yang dilaksanakan setiap Triwulan.

Baca : Sertijab dan Korp Raport di Satuan Kodim 0735/Surakarta 

Lebih lanjut Pasiops Menyampaikan bahwa tujuan dilaksanakannya latihan menembak ini untuk mengasah kemampuan, meningkatkan ketrampilan dan kemahiran prajurit dalam bidang menembak, serta membina profesionalisme khususnya prajurit Kodim 0735/Surakarta.
Kapten Inf Paidi selaku Koordinator latihan menjelaskan dalam latihan menembak ini menggunakan dua jenis senjata yaitu laras panjang dan laras pendek. "Untuk laras panjang kita menggunakan Senapan M 16 A1 dan Senapan jenis SS 1 V 1, dan untuk laras pendek menggunakan Pistol jenis P 1 buatan PT Pindad." jelas Kapten Inf Paidi. (*/wartosolo.com)

Silahkan berikan masukannya di kolom komentar. Jika anda merasa artikel ini bermanfaat, jangan lupa untuk mengKLIK tombol share agar semua orang tahu...
Klik juga 
Ikuti akun twiter  (https://twitter.com/wartosolocom)



Hibah Tanah Semestinya Ditolak

Post by On Tuesday, November 14, 2017



WALI KOTA Solo pada medio akhir bulan Juli lalu mengajukan permohonan izin kepada DPRD terkait pelepasan tanah hak pakai (HP) Pemerintah Kota Surakarta, untuk dipindahtangankan kepada masyarakat yang menghuni tanah tersebut. Permohonan persetujuan pemindahtanganan tanah hak pakai atas nama Pemerintah Kota Surakarta dalam bentuk hibah kepada pemohon yakni masyarakat terdiri dari: hak pakai nomor 11 kelurahan Semanggi seluas 2250 M, hak pakai nomor 10 kelurahan Tipes seluas 1876 M, hak pakai nomor 40 kelurahan Pucang Sawit  seluas 509 M dan hak pakai nomor 43 kelurahan Pucang Sawit seluas 573 M. Jadi total luas tanah yang akan dipindahtangankan seluas 5.228 M persegi.  Adapun alasan pemkot melepaskan tanah HP ini ada dua alasan utama. pertama,sudah digunakan oleh masyarakat untuk hunian. Kedua, sudah tidak dimanfaatkan oleh pemkot untuk penyelenggaraan tugas dan fungsi penyelenggaraan pemerintahan daerah.
    
Sebelum lebih jauh membahas, saya selaku salah satu anggota pansus yang membahasnya, akan paparkan terlebih dahulu tentang peruntukan tanah-tanah Hak Pakai tersebut dan kondisi eksistingnya saat ini.  Pertama, Hak Pakai nomor 10 Kelurahan Tipes. Berdasarkan keputusan kepala kantor pertanahan kota surakarta nomor 40-1-530.3/33/72/2000 mengalokasikan tanah seluas1876 meter persegi dengan peruntukan perluasan puskesmas.  Adapun fakta empirik lapangan menunjukan lahan tersebut saat ini ditempati oleh penduduk untuk pemukiman, dan pemkot tidak pernah mengadakan kegiatan perluasan puskesmas di area tersebut.  Kedua, Hak Pakai nomor 11 Kelurahan Semanggi seluas 2250 meter persegi dengan peruntukan bangunan resosialisasi Silir. 


Saat ini sebagian besar lahan dipakai untuk hunian dan sisanya fasilitas umum jalan kampung. Pemkot tidak pernah membangun tempat resosialisasi sebagaimana peruntukannya.  Ketiga, Hak Pakai nomor 40 Kelurahan Pucang Sawit berasal dari tanah negara seluas 509 meter persegi dengan peruntukan taman perumahan daerah Pucang Sawit, dituangkan dalam surat keputusan kantor pertanahan kota Surakarta nomor 21-1-530.3-33-7-2004.  Sampai saat ini pemkot tidak pernah membangun taman perumahan daerah Pucang Sawit sebagaimana peruntukan hak pakai.  Keempat, Hak Pakai nomor 43 Kelurahan Pucang Sawit seluas 573 meter persegi dengan peruntukan taman pemuda.  Pada kenyataannya, sampai saat ini pemkot belum pernah membangunnya sebagai taman pemuda.
Ada beberapa catatan yang patut kita perhatikan. Pertama, sangat terlihat bahwa pemkot terkesan kurang memprioritaskan pemanfaatan lahan Hak Pakai itu untuk dipergunakan sebagaimana peruntukannya.  Pemkot semestinya melakukan penataan sesuai aturan hukum yang berlaku dan masyarakat yang terlanjur menempati bisa diberikan pengertian yang memadai untuk dipindah ke Rusunawa atau tempat legal lain yang mungkin bisa diberikan pemerintah Kota sebagai sebuah solusi terkait hunian masyarakat.
Catatan kedua, pemkot semestinya mempertahankan aset miliknya, bukan justru melepaskan atau memindahtangankan aset tersebut kepada pihak lain tanpa memberikan keuntungan baik profit maupun benefit kepada pemkot.  Jika pola hibah ini dipakai menjadi andalan pemkot, akan ada berapa banyak lagi lahan Hak Pakai milik pemkot yang akan diberikan kepada warga masyarakat yang sudah menempati lahan-lahan hak pakai tersebut?  Solo bukanlah kota yang luas areanya.  Sempitnya area kota Solo, dan tidak melimpahnya aset tanah milik pemkot, semestinya dipertahankan dan dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk menjadi kontributor solusi dari problematika kota yang kompleks dan multidimensi.  Pemkot perlu sadar, kota ini masih butuh banyak lahan untuk membangun lebih banyak lagi rumah susun bagi warga kota yang belum memiliki rumah, sehingga problem papan bisa teratasi.  Kota ini masih butuh sangat luas adanya ruang terbuka hijau sebagaimana diamanahkan perda tentang Rencana Tata Ruang Wilayah, agar warga kota makin sehat dan waras.  Kota ini masih menghajatkan penambahan taman cerdas dan perpustakaan dikampung-kampung, agar warganya menjadi semakin wasis.  Kota ini juga masih membutuhkan lahan untuk membangun inkubator-inkubator bisnis dikampung-kampung agar pelaku usaha kecil, mikro dan menengah makin menggeliat sehingga warganya menjadi wareg.


Negara kita adalah negara hukum.  Pemerintah memiliki kewajiban mendidik warga masyarakatnya untuk taat terhadap hukum.  Jangan sebaliknya, melegitimasi pelanggaran dengan stempel hukum dan kekuasaan.  DPRD selaku lembaga perwakilan rakyat memiliki tugas mengontrol jalannya pemerintahan dikota Solo ini agar selalu berada dijalur hukum.  Terkait dengan permohonan persetujuan pemindahtanganan tanah Hak Pakai pemkot dalam bentuk hibah kepada warga ini, perlu merujuk pada regulasi yang ada, yakni permendagri nomor 19 tahun 2016 tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah. Didalam pasal 399 ayat 1e, tertulis bahwa pihak yang dapat menerima hibah adalah perorangan atau masyarakat yang terkena bencana alam dengan kriteria Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), sesuai ketentuan perundang-undangan.  Saat pansus berkonsultasi ke kementrian dalam negeri, selaku pihak yang paling memahami ruh dan suasana kebatinan saat aturan ini dibuat, pihak kemendagri menyampaikan bahwa pasal ini merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan.  Artinya, hibah berupa tanah bisa dilakukan dengan dua syarat mutlak. Pertama, perorangan atau masyarakat yang terkena bencana alam. Kedua, masuk kategori masyarakat berpenghasilan rendah.  Jikapun masyarakatnya berpenghasilan rendah, tetapi tidak terkena bencana alam, maka hibah tidak diperbolehkan.  Sebaliknya, jikapun terjadi bencana alam, tetapi masyarakatnya tidak termasuk kategori MBR, pun hibah tidak diperbolehkan.
Atas dasar pemahaman ini, maka permohonan persetujuan pemindahtangan empat lokasi Hak Pakai milik pemkot dengan cara hibah, DPRD bisa menolaknya, karena tidak terpenuhinya dua syarat diatas yang merupakan satu kesatuan tak terpisahkan. Penolakan ini semata-mata karena regulasi tidak memperbolehkannya. DPRD wajib mendukung setiap upaya pemkot untuk mengentaskan warganya yang belum mapan, tetapi tidak dengan cara yang melanggar hukum. Masih banyak cara lain yang lebih mengentaskan, lebih memberdayakan dan tidak melanggar aturan.
Akan tetapi dalam demokrasi selalu mengakomodasi suara terbanyak. Maka saat rapat paripurna pekan kemarin yang dihadiri oleh 43 orang anggota DPRD, tidak terjadi musyawarah mufakat, maka pengambilan keputusan dilakukan dengan cara voting. Ada 16 anggota DPRD dari 4 fraksi yang tidak setuju hibah, yakni Fraksi PKS, Fraksi Demokrat Nurani Rakyat, Fraksi persatuan Indonesia Raya, dan Fraksi PAN. Sedangkan 27 orang anggota DPRD menyutujui hibah, terdiri dari anggota Fraksi PDIP dan Fraksi Golkar. Apapun hasilnya, akhirnya DPRD secara kelembagaan telah memutuskan untuk menyetujui hibah ini. Pesan saya kepada pemkot, pertimbangkan permendagri nomor 19 tahun 2016 pasal 399 ayat 1e, saat mengeksekusi hibah ini. Semoga tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari, dan apalagi di hari kemudian. Wallahu a'lam.

Dikirim oleh : Sugeng Riyanto, Anggota DPRD Kota Surakarta

Silahkan berikan masukannya di kolom komentar. Jika anda merasa artikel ini bermanfaat, jangan lupa untuk mengKLIK tombol share agar semua orang tahu...
Klik juga 
Ikuti akun twiter  (https://twitter.com/wartosolocom)


Sertijab dan Korp Raport di Satuan Kodim 0735/Surakarta

Post by On Tuesday, November 14, 2017

sertijam-kodim.jpg

SOLO,wartosolo.com - Pagi ini suasana berbeda nampak terlihat di Koridor Makodim Jalan A Yani Kelurahan Kerten Kecamatan Laweyan,yang mana seluruh prajurit berbaris dengan tertib dan rapi di ruang koridor. Keberadaan para prajurit ini dalam rangka korp raport secara resmi serah terima jabatan dalam ruang lingkup Kodim 0735/Surakarta dan korp raport pindah satuan. 

Serah terima jabatan dan korp raport pindah satuan tersebut, dipimpin langsung Dandim 0735/Surakarta Letkol Inf Edwin Apria Candra S.E dan dihadiri seluruh Danramil jajaran Kodim Surakarta beserta seluruh Pasi Kodim,serta perwakilan anggota, dan juga persit Cabang L Kodim 0735/Surakarta, Selasa (14/11/2017) 

Adapun serah terima jabatan yang dilaksanakan antara lain  yang semula menjabat Perwira seksi Logistik (Pasi Log) Kodim Kapten Cba Kurdi sekarang menjabat sebagai Danramil 05/Pasar Kliwon, dan untuk Jabatan Pasi Log di serah terimakan kepada Kapten inf Waluyo yang semula menjabat sebagai Danramil 05/Pasar Kliwon. Sementara itu Kapten Inf Kamalita yang semula menjabat sebagai Perwira seksi personil (Pasi Pers) Kodim pindah satuan ke Kodim 0725/Sragen,dan untuk jabatan Pasi Pers di serah terimakan kepada Lettu Kav Suhartono.


Dalam sambutannya Dandim 0735 Surakarta Letkol Inf Edwin Apria Candara S.E menyampaikan bahwa Kegiatan rotasi jabatan dan perpindahan Satuan lingkungan TNI  adalah hal yang lumrah dan wajar. Istilah kerennya  TOUR OF DUTY AND TOUR OF AREA. "Masalah promosi jabatan dan pindah satuan di kodim ini tidak ada unsur apa- apa. Semua adalah memang berjalan sesuai waktu dan aturannya serta kebutuhan organisasi," tegas Dandim.

Bagi personil yang melaksankan pindah satuan saya ucapkan selamat jalan dan terima kasih atas dedikasi dan pengabdiannya selama bertugas di kodim 0735/Surakarta. Walaupun sudah berada di tempat tugas yang baru tetap jaga nama baik Satuan Kodim 0735/Surakarta yang kita banggakan ini.

"Berikan karya-karya yang baik di satuan yang baru, hindari pelanggaran sekecil apapun, ikuti semua aturan , tingkatkan etos kerja, dan tetap jalin komunikasi yang baik dan harmonis,serta Silaturahmi jangan sampai putus," pungkas Dandim. (*/wartosolo.com)


Silahkan berikan masukannya di kolom komentar. Jika anda merasa artikel ini bermanfaat, jangan lupa untuk mengKLIK tombol share agar semua orang tahu...
Klik juga 
Ikuti akun twiter  (https://twitter.com/wartosolocom)